lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan kepada NV, seorang siswi Madrasah Tsanawiyah yang mengalami depresi diduga akibat perundungan di lingkungan sekolah.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung kepada pihak keluarga sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap kondisi korban yang saat ini masih dalam tahap pemulihan
Kepala Dinas Sosial Ciamis, Ihsan Rasyad, mengatakan kehadiran pemerintah tidak hanya sebatas memberikan bantuan, tetapi juga memastikan korban mendapat perhatian yang layak.
“Bantuan ini kami harapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus memberi semangat bagi NV agar bisa pulih dan kembali melanjutkan pendidikannya,” ujarnya.
Bantuan yang diberikan meliputi paket kebutuhan pokok serta perlengkapan sekolah, termasuk seragam baru untuk menunjang aktivitas belajar korban ke depan.
Selain bantuan material, Dinsos juga menyiapkan langkah lanjutan berupa pendampingan psikososial.
Upaya ini dilakukan melalui koordinasi dengan pihak terkait guna membantu proses pemulihan mental korban pascakejadian.
Pendampingan tersebut dinilai penting agar kondisi psikologis NV dapat berangsur stabil, sekaligus mencegah dampak lanjutan yang berpotensi mengganggu perkembangan pendidikan dan sosialnya.
Pihak keluarga menyambut baik perhatian yang diberikan pemerintah. Orang tua NV mengaku terbantu dan berharap kondisi anaknya segera membaik.
“Terima kasih atas bantuan dan perhatian dari pemerintah. Kami berharap anak kami bisa segera pulih dan kembali seperti semula,” ungkapnya.
Baca Juga : Umtas Lepas 244 Lulusan Pada Wisuda ke-15 Tasikmalaya
Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Selain penanganan terhadap korban, langkah pencegahan juga terus didorong agar lingkungan sekolah tetap aman dan terbebas dari praktik perundungan.
Pemerintah Kabupaten Ciamis mengimbau seluruh elemen pendidikan dan masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis anak.
Setiap indikasi kekerasan atau perundungan diharapkan dapat segera dilaporkan agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.(NID)









