Kesbangpol Kota Tasikmalaya Sampaikan Tiga Cara Antisipasi Terorisme

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Berita penangkapan terduga teroris di Tasikmalaya oleh tim Densus 88 Antiteror (Kamis, 06/02/2025), menyedot banyak perhatian warga. TE, adalah inisial terduga teroris yang ditangkap kemarin. Laki-laki asal Bandung berusia 52 tahun itu ternyata sudah sekitar 10 tahun tinggal di wilayah Tasikmalaya. Adanya sinyalemen jaringan terorisme di Tasikmalaya mengundang reaksi dari Drs. Ade Hendar, M.M., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tasikmalaya.

“Dari berita yang beredar, bisa kita cermati bersama, karakter terduga pelaku yang kemarin ditangkap itu eksklusif, alias tidak terbuka dengan masyarakat sekitar. Banyak testimoni warga sekitar yang menyatakan tidak tahu apa sebenarnya pekerjaan terduga pelaku, karena memang tertutup. Nah, ini karakter yang paling dominan dari jaringan teroris, mereka itu tertutup, alias eksklusif, tidak mau berbaur dan terbuka dengan warga sekitar,” terang Ade Hendar, kepada Deni Heryanto, Reporter Lintas Priangan, Jumat (07/02/2025).

Karena itu menurut Ade, warga sudah sepatutnya waspada ketika ada pendatang baru yang punya karakter eksklusif. Setidaknya, ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi potensi terorisme di lingkungan warga.

“Minimal, lakukan tiga cara ini ketika ada pendatang baru di lingkungan kita. Yang pertama, silaturahmi. Harus disempatkan ini ya, jangan cuek ketika di lingkungan kita ada pendatang baru. Tapi hati-hati, ini silaturahmi biasa, harus ramah, ajak ngobrol dan tanya hal-hal ringan seperti asal darimana, aktivitasnya apa. Jangan juga seperti interogasi,” terang Ade. Menurut Ade, dari hasil silaturahmi ini, minimal kita bisa mendapatkan informasi dasar tentang latar belakang pendatang baru tersebut.

Selain silaturahmi, cara kedua yang bisa dilakukan warga kepada pendatang baru adalah dengan mengajak diskusi ringan. Menurut Ade, mereka yang terlibat teroris itu selain memiliki karakter tertutup, pemikiran mereka juga biasanya radikal. Karakter radikal ini bisa kentara ketika dia diajak diskusi.

“Kata radikal itu berasal dari bahasa latin “radix”, yang artinya “akar”. Maksudnya, orang yang punya pemikiran radikal itu biasanya ingin mencerabut akar, ingin mengganti sesuatu itu secara paksa dari akarnya. Apa yang dimaksud akar untuk negara kita? Tentu saja dasar negara kita, Pancasila. Orang yang radikal itu ingin mengganti Pancasila, mencabut akar bangsa dan negara kita secara paksa. Ini akan terukur oleh kita, ketika kita berdiskusi dengan dia. Coba ajak diskusi ringan tentang keadaan bangsa dan negara kita, nanti akan segera terlihat seperti apa pemikiran dia,” tambah Ade.

Lalu cara ketiga yang bisa dilakukan warga adalah, cermati. Yang paling harus menjadi perhatian salah satunya adalah interaksi pendatang baru dengan lingkungan sekitar, khususnya dalam hal peribadatan. Kalau eksklusif, ini harus diwaspadai.

“Melalui Lintas Priangan saya titip ya. Cermati bagaimana interaksi pendatang baru dalam beribadah. Apakah pendatang baru itu mau sholat berjamaah dengan warga sekitar? Atau dia punya tempat sholat berjamaah sendiri dengan komunitasnya khusus. Jangan fokus pada busana atau atribut yang dipakai, karena hal tersebut tidak bisa dijadikan patokan. Tapi fokus pada interaksi dalam beribadah,” jelas Ade.

Masih menurut Ade, tiga cara di atas bisa dijadikan strategi untuk mengantisipasi adanya jaringan terorisme di sekitar kita. Kalau tiga hal tersebut ternyata mengarah pada hal negatif, Ade menyarankan segera lapor aparat setempat, minimal ke aparat desa atau kelurahan.

“Jadi kalau kita ingin silaturahmi tapi susah, pintu rumah mereka selalu tertutup dan terkesan menghindar. Atau ketika diajak diskusi ternyata anti Pancasila, atau sholatnya tidak mau bareng warga, saya himbau segera sampaikan informasi tersebut kepada aparat di desa atau kelurahan. Ingat, jangan bertindak sendiri. Segera lapor ke aparat setempat. Atau kalau mau lapor ke Kesbangpol Kota juga tentu kami sangat siap menerima,” pungkas Ade. (Lintas Priangan)

Berita lainnya:

Peras Pedagang, 8 Bea Cukai Gadungan di Tasikmalaya Diringkus Aparat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Aksi bea cukai gadungan di Tasikmalaya akhirnya terbongkar. Delapan orang pelaku yang menyamar sebagai petugas resmi...

Innalillahi, Pria yang Meninggal di Dalam Mobil di Tasikmalaya Ternyata Seorang Polisi

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana Jalan HZ Mustofa di Tasikmalaya mendadak berubah mencekam, Kamis (30/4/2026) pagi. Sebuah mobil Daihatsu Sigra...

Heboh Mayat di Dalam Mobil, Ratusan Warga Padati KHZ Mustofa

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana di Jalan KHZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, mendadak berubah mencekam, Kamis pagi (30/04/2026) Sebuah mobil Daihatsu Sigra...

Terbaru

Line Up Resmi Bhayangkara vs Persib: Maung Bandung Bakal Tempur Habis-Habisan!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Line up resmi Bhayangkara vs Persib...

O2SN SLB Ciamis Jadi Ajang Pembibitan Atlet Disabilitas

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebanyak 25 Sekolah Luar Biasa (SLB)...

Peras Pedagang, 8 Bea Cukai Gadungan di Tasikmalaya Diringkus Aparat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Aksi bea cukai gadungan di Tasikmalaya...

Innalillahi, Pria yang Meninggal di Dalam Mobil di Tasikmalaya Ternyata Seorang Polisi

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana Jalan HZ Mustofa di Tasikmalaya...

Heboh Mayat di Dalam Mobil, Ratusan Warga Padati KHZ Mustofa

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana di Jalan KHZ Mustofa, Kota...

Pria Meninggal di Dalam Mobil di KHZ Mustofa, Sudah Terparkir Sejak Sore

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana Jalan HZ Mustofa di Tasikmalaya...

Prediksi Bhayangkara vs Persib: Maung Bandung Tertekan di Kandang Lawan

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi Bhayangkara vs Persib menjadi sorotan...

Karawang Perkuat Posisi sebagai Lumbung Pangan Nasional

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menegaskan komitmennya...

Dorong Konsumsi Ikan, Pemkot Banjar Salurkan 600 Paket Bergizi Lewat Safari Gemarikan

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Pemerintah Kota Banjar kembali mendorong peningkatan...

Long Weekend ke Pangandaran? Simak Rekayasa Lalu Lintas Kawasan Wisatanya

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Menghadapi lonjakan kunjungan saat libur panjang...

Priangan Timur

O2SN SLB Ciamis Jadi Ajang Pembibitan Atlet Disabilitas

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebanyak 25 Sekolah Luar Biasa (SLB)...

Peras Pedagang, 8 Bea Cukai Gadungan di Tasikmalaya Diringkus Aparat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Aksi bea cukai gadungan di Tasikmalaya...

Innalillahi, Pria yang Meninggal di Dalam Mobil di Tasikmalaya Ternyata Seorang Polisi

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana Jalan HZ Mustofa di Tasikmalaya...

Heboh Mayat di Dalam Mobil, Ratusan Warga Padati KHZ Mustofa

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana di Jalan KHZ Mustofa, Kota...

Pria Meninggal di Dalam Mobil di KHZ Mustofa, Sudah Terparkir Sejak Sore

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana Jalan HZ Mustofa di Tasikmalaya...

Dorong Konsumsi Ikan, Pemkot Banjar Salurkan 600 Paket Bergizi Lewat Safari Gemarikan

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Pemerintah Kota Banjar kembali mendorong peningkatan...

Long Weekend ke Pangandaran? Simak Rekayasa Lalu Lintas Kawasan Wisatanya

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Menghadapi lonjakan kunjungan saat libur panjang...

Pewarta Pramuka Ciamis Ditempa, Bidik Ruang Publik Digital

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ruang kelas itu tak hanya diisi...

Perspektif

Popular Categories