Workshop SPAB Tasikmalaya Tertutup untuk Pers, Ada Apa?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Workshop Satuan Pendidikan Aman Bencana atau Workshop SPAB Tasikmalaya di Hotel Horison menjadi sorotan setelah sejumlah awak media tidak diperkenankan masuk untuk melakukan peliputan.

Kegiatan yang diikuti tenaga pendidik dan pengawas se-Tasikmalaya itu sebenarnya mengangkat isu penting, yakni kesiapsiagaan satuan pendidikan dalam menghadapi bencana. Namun, tujuan edukatif tersebut justru memunculkan tanda tanya setelah akses informasi bagi pers dibatasi.

Seorang petugas penerima tamu menyampaikan bahwa media tidak dapat masuk ke lokasi kegiatan.

“Maaf, kami tidak mengundang media,” ujarnya singkat kepada awak media yang datang ke lokasi.

Pernyataan itu disampaikan tanpa penjelasan rinci mengenai dasar larangan peliputan. Padahal, kegiatan SPAB berkaitan langsung dengan kepentingan publik, terutama orang tua siswa, guru, pengawas, dan masyarakat yang ingin mengetahui sejauh mana sekolah disiapkan menghadapi potensi bencana.

Workshop tersebut juga disebut diusung Anggota DPR RI Komisi X, H. Ferdiansyah. Karena itu, publikasi kegiatan semestinya menjadi bagian penting agar pesan kesiapsiagaan bencana dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Panitia Sebut Sudah Ada Media Partner

Saat dikonfirmasi, panitia berdalih bahwa kegiatan tersebut telah memiliki media partner. Dengan alasan itu, hanya media tertentu yang diperbolehkan masuk dan melakukan peliputan.

Dalih tersebut justru memunculkan pertanyaan baru. Menunjuk media partner untuk dokumentasi dan publikasi tentu sah. Namun, membatasi akses media lain dalam kegiatan yang menyangkut kepentingan publik dapat menimbulkan kesan eksklusif dan tertutup.

Apalagi, SPAB bukan isu kecil. Program ini berkaitan dengan keselamatan peserta didik, kesiapan guru, mitigasi bencana, serta kemampuan sekolah dalam merespons situasi darurat seperti gempa bumi, banjir, longsor, kebakaran, dan bencana lainnya.

Jika tujuan utama kegiatan adalah edukasi, sosialisasi, dan penguatan kapasitas sekolah, semestinya informasi dibuka seluas-luasnya. Bukan malah dipersempit hanya melalui saluran tertentu.

Pers memiliki fungsi menyampaikan informasi kepada publik. Dalam konteks pendidikan dan kebencanaan, peran pers menjadi semakin penting karena informasi yang tersampaikan dengan baik dapat meningkatkan kesadaran masyarakat.

Orang tua siswa berhak tahu apakah sekolah anak-anak mereka sudah memiliki pemahaman mitigasi bencana. Guru dan pengawas di luar peserta kegiatan juga berhak mendapat gambaran. Masyarakat pun perlu mengetahui bagaimana pemerintah, wakil rakyat, dan lembaga pendidikan membangun kesiapan menghadapi risiko bencana.

Larangan Meliput Picu Kecurigaan Publik

Sikap tertutup panitia dalam Workshop SPAB Tasikmalaya dinilai dapat mencederai semangat keterbukaan informasi. Terlebih kegiatan tersebut membawa isu pendidikan dan keselamatan, dua hal yang sangat dekat dengan kepentingan masyarakat luas.

Publik tentu wajar bertanya. Jika tidak ada hal yang perlu ditutupi, mengapa peliputan harus dibatasi? Jika kegiatan murni untuk penguatan kapasitas sekolah, mengapa akses informasi tidak dibuka kepada semua media yang datang secara profesional?

Kehadiran media seharusnya tidak dipandang sebagai gangguan. Pers justru dapat membantu memperluas pesan kegiatan, memperkuat edukasi publik, sekaligus memastikan kegiatan berjalan dalam semangat akuntabilitas.

Workshop SPAB pada dasarnya merupakan agenda penting. Sekolah memang harus siap menghadapi bencana. Guru perlu dibekali pengetahuan, pengawas perlu memahami standar kesiapsiagaan, dan siswa harus dilindungi melalui sistem sekolah yang lebih aman.

Namun, tujuan baik itu bisa kehilangan kekuatan moral ketika proses komunikasinya dilakukan secara tertutup. Bicara sekolah aman bencana, tetapi ruang informasi tidak aman dari pertanyaan publik, tentu menjadi ironi. Bencananya belum datang, tapi kecurigaannya sudah evakuasi duluan.

Karena itu, panitia perlu memberi penjelasan terbuka mengenai alasan pembatasan peliputan. Penjelasan tersebut penting agar tidak muncul spekulasi liar di masyarakat.

Keterbukaan bukan ancaman bagi kegiatan publik. Sebaliknya, keterbukaan adalah cara paling sederhana untuk menjaga kepercayaan.

Publik berhak tahu. Pers berhak menjalankan tugas jurnalistiknya. Dan kegiatan pendidikan yang membawa nama kesiapsiagaan bencana semestinya tidak menutup pintu terhadap peliputan. (DH/AS)

Jurnalistik Tasikmalaya Berduka, Hendra Herdiana Kontributor Metro TV Tutup Usia

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kabar duka datang dari dunia jurnalistik Tasikmalaya. Hendra Herdiana, kontributor Metro TV sekaligus Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Tasikmalaya,...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Lintas Priangan Buka Pelatihan Gratis Mata Rakyat, Aplikasi Pemantau Belanja Pemkot Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Lintas Priangan membuka pelatihan gratis penggunaan...

Jurnalistik Tasikmalaya Berduka, Hendra Herdiana Kontributor Metro TV Tutup Usia

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kabar duka datang dari dunia jurnalistik...

ETLE Pangandaran Ditargetkan Mulai Penindakan 28 September, Uji Coba Rekam Hampir 700 Pelanggaran

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Sistem ETLE Pangandaran ditargetkan memasuki tahap penindakan...

Diskon Sambungan Air Kota Banjar 35 Persen, Berlaku 1–20 Oktober 2026

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Perumda Air Minum Tirta Anom memberikan...

Longsor Salawu Tasikmalaya Putus Irigasi Cibiuk, Rumah Warga Terancam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Tanah longsor di Kampung Warung Peuteuy,...

JAWA BARAT

63 Atlet Tenis Meja Jawa Barat Berlaga di Kejurnas 2026

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Sebanyak 63 atlet tenis meja...

Miras hingga Simulator Golf Lenyap, 5 Pejabat Lapas Cibinong Dicopot

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Ada yang berubah di Lapas Kelas...

IPB University Buka 117 Lowongan Pegawai Kontrak, Ada 50 Formasi Dosen

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Peluang kerja di lingkungan perguruan tinggi...

Gapura Pecinan Cirebon Diresmikan, Winaon Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Gapura Pecinan Cirebon di kawasan Jalan...

Festival Sastra Ciwidey 2026 Digelar Dua Hari di Bandung Selatan

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Festival Sastra Ciwidey 2026 mulai berlangsung...

378 Pelajar dari 27 Kabupaten/Kota Berlaga di Pentas PAI Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Sebanyak 378 pelajar SMP dari...

Dua Pria Jadi Tersangka, Polisi Bongkar Dugaan Bisnis Konten Asusila di Cirebon

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Sebuah video bermuatan konten asusila yang...

Akhir Pekan Jawa Barat, Enam Agenda Wisata dan Budaya Digelar 26–27 September

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Sedikitnya enam event Jawa Barat...

Olahraga

Popular Categories