lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kota Tasikmalaya mendapat kepercayaan menjadi pusat pemusatan latihan (home training) Timnas Mini Soccer Indonesia yang akan berlaga di Roma, Italia. Penunjukan tersebut dinilai bukan sekadar agenda olahraga, tetapi juga menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus menggerakkan sektor ekonomi dan sport tourism.
Sebanyak 25 atlet, didampingi jajaran pelatih dan manajer, dijadwalkan menjalani training camp (TC) di Tasikmalaya sebagai bagian dari persiapan menuju turnamen internasional di Italia. Kehadiran tim nasional ini diharapkan menjadi momentum bagi Kota Tasikmalaya untuk menunjukkan kualitas fasilitas olahraga yang dimiliki.
Tasikmalaya Dipilih Jadi Home Training Timnas Mini Soccer Indonesia
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyambut positif penunjukan Kota Tasikmalaya sebagai lokasi home training Timnas Mini Soccer Indonesia.
Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi daerah untuk ikut berkontribusi dalam persiapan tim nasional sekaligus memperkuat citra Kota Tasikmalaya sebagai kota yang layak menjadi tujuan berbagai kegiatan olahraga berskala nasional.
“Ini jadi kesempatan besar bagi Tasikmalaya. Kami akan berperan dan berkontribusi sebagai bagian dari persiapan Timnas Mini Soccer,” ujar Viman di Bale Kota, Sabtu (11/7/2026).
Ia berharap momentum tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi olahraga, tetapi juga memberikan efek ekonomi bagi masyarakat, terutama sektor usaha yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Apalagi, kegiatan ini berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24.
Belum Ada Atlet Kota Tasikmalaya Masuk Skuad Timnas
Di balik kabar membanggakan itu, Viman mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Hingga saat ini, belum ada atlet asal Kota Tasikmalaya yang berhasil menembus skuad Timnas Mini Soccer Indonesia yang menjalani pemusatan latihan.
Atlet yang mengikuti TC diketahui berasal dari Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya dari wilayah Mangunreja.
“Kedepan kami bersama KONI Kota Tasikmalaya akan fokus pada pembibitan atlet. Kami berharap bisa melahirkan atlet terbaik dari Kota Tasikmalaya sendiri,” katanya.
Fasilitas Jadi Nilai Plus Kota Tasikmalaya
Ketua KONI Kota Tasikmalaya, Anton Suherman, menjelaskan pemilihan Tasikmalaya sebagai lokasi TC tidak terlepas dari kesiapan fasilitas olahraga yang dimiliki.
Selain lapangan yang dinilai memadai, kawasan Bukit Peusar dengan panorama Gunung Galunggung serta keberadaan sirkuit balap motor di sekitarnya menjadi daya tarik tersendiri.
Menurut Anton, kondisi tersebut membuka peluang agar Tasikmalaya menjadi tujuan berbagai cabang olahraga lain untuk menggelar pemusatan latihan.
“Ini akan menarik minat cabang olahraga lain untuk TC di Tasikmalaya. Mudah-mudahan ke depan ada cabor lain yang mau latihan di sini,” ujarnya.
Ia menambahkan, meski mini soccer belum menjadi cabang olahraga resmi di bawah KONI Kota Tasikmalaya, pihaknya akan terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak agar fasilitas olahraga yang dimiliki daerah dapat dimanfaatkan lebih luas.
Uji Coba Jadi Hiburan Masyarakat
Sebagai bagian dari rangkaian training camp, Timnas Mini Soccer Indonesia dijadwalkan menggelar pertandingan uji coba di kawasan Bukit Peusar pada Sabtu sore sekitar pukul 15.00 WIB.
Laga tersebut terbuka untuk masyarakat sehingga menjadi kesempatan bagi warga menyaksikan langsung persiapan tim nasional sebelum bertolak ke Roma, Italia.
Dengan kepercayaan menjadi home training Timnas Mini Soccer Indonesia, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap semakin banyak agenda olahraga berskala nasional maupun internasional yang digelar di daerah tersebut. Selain meningkatkan prestasi atlet, langkah itu juga diharapkan mampu memperkuat citra Tasikmalaya sebagai salah satu destinasi sport tourism di Jawa Barat. (FSL/HS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
