Gerakan Koperasi Lahir di Tasikmalaya, Tapi Peringatan Harkopnas “B Aja”

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Saat dunia merayakan kekuatan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat, Kota Tasikmalaya justru melewati Hari Koperasi Nasional 2025 dengan datar. Padahal, kota ini memiliki jejak historis yang kuat dalam pergerakan koperasi di Indonesia, dan kini berhadapan langsung dengan momentum besar: program nasional Koperasi Merah Putih. Sayangnya, Pemerintah Kota Tasikmalaya terkesan menjalani momen ini secara administratif—tanpa semangat historis, apalagi transformasional.

“Sayang sekali, momentum sebesar ini, hanya dilewati dengan apel,” kritik Diki Samani, pemerhati masalah sosial dan kebijakan pemerintah, Kamis (17/07/2025).

Kilas Balik: Kota dengan Jejak Koperasi

Boleh jadi tak semuanya tahu, bahwa Tasikmalaya adalah kota yang punya DNA koperasi. Pada tahun 1947, di kota inilah digelar Kongres Koperasi Indonesia Pertama—yang kemudian ditetapkan sebagai tonggak sejarah Hari Koperasi Nasional. Semangat ekonomi gotong royong, swadaya, dan kemandirian menjadi benih yang menumbuhkan koperasi di berbagai pelosok Nusantara. Tasikmalaya menjadi simbol dan pelopor.

Namun pada peringatan Hari Koperasi ke-78 tahun ini, semangat itu nyaris tak terdengar. Apresiasi pemerintah terhadap Hari Koperasi benar-benar datar, bahkan nyaris tak terdengar.

Saat Dunia Menjadikan Koperasi Pilar Ekonomi

Koperasi bukanlah milik negara berkembang saja. Beberapa negara dengan ekonomi paling kuat di dunia justru membangun koperasi sebagai struktur penting ekonomi rakyat dan kelas menengah:

  • Amerika Serikat memiliki lebih dari 225 juta anggota koperasi, dengan jenis koperasi seperti credit union, food co-op, dan koperasi listrik pedesaan. Koperasi di AS beroperasi sebagai entitas bisnis berbasis komunitas dan non-profit, tanpa terlalu bergantung pada negara.
  • India memiliki lebih dari 94 juta anggota koperasi, dengan model seperti PACS (Primary Agricultural Credit Societies) dan koperasi susu AMUL yang mendunia. Pemerintah bahkan memiliki Kementerian Koperasi tersendiri.
  • Tiongkok mendirikan jutaan koperasi petani melalui model Farmer Professional Cooperatives sejak 2007, bagian dari strategi revitalisasi pedesaan mereka.

Bandingkan dengan Indonesia yang saat ini memiliki sekitar 132 ribu koperasi aktif dengan 30 juta anggota. Dengan tambahan 80.000 Koperasi Merah Putih dari kebijakan Presiden Prabowo melalui Inpres No. 9 Tahun 2025, jumlah koperasi nasional akan melonjak hingga 210 ribuan unit, dan anggota bisa menyentuh 70 juta orang. Ini bukan kebetulan. Ini gerakan.

Tasikmalaya Harusnya Istimewa dan Berbeda

Di tengah gelombang nasional Koperasi Merah Putih yang digulirkan pemerintah pusat, Pemerintah Kota Tasikmalaya terkesan tidak menghidupkan ulang semangat koperasi lokal yang historis. Padahal, dengan jejak historis sebagai kota lahirnya gerakan koperasi nasional, Tasikmalaya seharusnya:

  • Menjadi role model digitalisasi koperasi desa
  • Mengembangkan koperasi pelajar dan milenial berbasis produk lokal
  • Membangun museum atau pusat edukasi koperasi
  • Mengemas ulang Hari Koperasi bukan sekadar seremoni, tapi sebagai ruang edukasi dan inovasi

Realitasnya, yang terlihat hanya undangan seremonial dan spanduk peringatan. Padahal koperasi bukan sekadar warisan sejarah—melainkan jawaban masa depan ekonomi inklusif.

Momentum Koperasi Merah Putih: Apakah Tasik Siap?

Dengan ditargetkannya 80 ribu koperasi baru di desa/kelurahan seluruh Indonesia, Kota Tasikmalaya seharusnya menyambut inisiatif ini dengan energi baru. Apalagi Tasik memiliki kekuatan home produksi, pondok pesantren, serta UMKM aktif. Semestinya, program koperasi Merah Putih bisa dikolaborasikan dengan koperasi syariah, koperasi pesantren, koperasi pemuda, dan koperasi digital.

Namun hingga pertengahan Juli 2025, belum ada gaung signifikan dari Pemerintah Kota tentang arah strategis koperasi lokal. Hal ini menunjukkan kurangnya political will dalam memperlakukan koperasi sebagai alat pemberdayaan struktural, bukan sekadar syarat administratif tahunan.

Koperasi Bukan Gagasan Lama, Tapi Jalan Baru

Dunia berubah. Globalisasi menekan usaha kecil. Kapitalisasi membuat akses keuangan tersentralisasi. Namun koperasi menawarkan jalan alternatif: keadilan ekonomi berbasis komunitas. Amerika Serikat, India, dan Tiongkok telah membuktikannya.

Tasikmalaya, sebagai “Bumi Lahirnya Koperasi Indonesia”, seharusnya menjawab tantangan masa kini dengan semangat yang sama seperti para pelopor 78 tahun lalu. (Lintas Priangan/AA)

Korban Kebakaran Rumah di Panjalu- lintas priangan

Kebakaran Rumah di Panjalu, Pemilik Alami Luka Bakar 75 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran Rumah di Panjalu menghanguskan sebuah rumah tinggal di Dusun Reumalega, Desa Kertamandala, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Sabtu 19 September 2026...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, 3 Keluarga Terdampak dan Butuh Bantuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, tepatnya...

Kebakaran Rumah di Panjalu, Pemilik Alami Luka Bakar 75 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran Rumah di Panjalu menghanguskan sebuah...

Haornas ke-43 di Ciamis, Warga Diajak Tidak ‘Mager’

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Olahraga tidak harus selalu identik dengan...

Logo Hari Jadi Tasikmalaya Dipilih dari 55 Karya, Abdul Hasim Jadi Pemenang

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Logo Hari Jadi Tasikmalaya ke-25 resmi menggunakan karya...

Kebakaran Bojonggambir Hanguskan Tiga Rumah, Kerugian Ditaksir Rp185 Juta

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran Bojonggambir menghanguskan tiga rumah panggung di Kampung...

JAWA BARAT

Gara-gara Pilkades, Ruang Bupati Bekasi Digembok Massa

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Suasana menjelang pelaksanaan Pilkades Kabupaten Bekasi...

PPPK Kementerian PU Tanam Ganja, Alasannya Bikin Geleng Kepala

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sulit mendapatkan ganja membuat seorang pegawai...

Danny Setiawan Berpulang, Dedi Mulyadi Kenang Jejaknya di Jabar

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Kabar duka datang dari Jawa...

Tambang Karawang Ditutup setelah Tiga Peringatan, Empat Syarat Harus Dipenuhi

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup operasional tambang Karawang...

Kebakaran Pabrik Losarang Padam Setelah Penanganan Berjam-jam, Penyebab Belum Dipastikan

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Kebakaran pabrik Losarang melanda Gedung 3 PT Food...

Pendakian Gunung Gede Pangrango Masih Ditutup, Belum Ada Jadwal Pembukaan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pendakian Gunung Gede Pangrango masih berada...

Rute Medan-Bandung Dibuka, 140 Penumpang Turun di Bandara Husein

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Rute Medan-Bandung yang dilayani Super Air Jet...

Pocari Run Bandung Diikuti 15 Ribu Pelari, Jalan Buka-Tutup Mulai Pukul 05.00 WIB

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pocari Run Bandung mulai digelar Sabtu, 19...

Olahraga

Popular Categories