Suhu Dingin Tasikmalaya Tembus 17,6°C, Ternyata Ini Penyebabnya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suhu dingin Tasikmalaya terasa menusuk di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya pada dini hari Kamis, 9 Juli 2026. Suhu udara dilaporkan turun hingga sekitar 17,6 derajat Celsius pada rentang pukul 01.00 hingga 03.00 WIB.

Kondisi ini membuat banyak warga Tasikmalaya merasa cuaca malam hingga pagi hari jauh lebih dingin dibanding biasanya. Jaket yang biasanya cuma jadi hiasan kursi, dini hari tadi mendadak naik jabatan jadi perlengkapan utama.

Fenomena suhu dingin Tasikmalaya ini bukan tanpa sebab. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG menjelaskan, kondisi tersebut berkaitan dengan fenomena bediding, yakni udara dingin yang biasa muncul pada malam hingga pagi hari saat musim kemarau.

Bediding umumnya terasa lebih kuat pada Juli hingga Agustus. Pada periode ini, langit cenderung cerah, curah hujan menurun, kelembapan udara lebih rendah, dan tutupan awan tidak sebanyak musim hujan.

Akibatnya, panas yang tersimpan di permukaan bumi pada siang hari lebih cepat terlepas ke atmosfer pada malam hari. Proses inilah yang membuat suhu udara turun lebih tajam, terutama menjelang dini hari.

Menurut penjelasan BMKG, faktor penting lain yang memicu suhu dingin di Pulau Jawa, termasuk Tasikmalaya, adalah pengaruh Angin Monsun Australia. Angin ini membawa massa udara yang lebih kering dan dingin dari wilayah Australia menuju selatan Indonesia.

Karena udara yang dibawa bersifat kering dan minim uap air, suhu malam sampai pagi hari terasa lebih rendah. Itulah sebabnya warga Tasikmalaya bisa merasakan dingin lebih kuat, meski pada siang hari cuaca tetap terasa panas khas musim kemarau.

Fenomena ini juga tidak hanya dirasakan di Tasikmalaya. Dalam beberapa hari terakhir, udara dingin serupa dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa, mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.

Namun, suhu 17,6 derajat Celsius tetap terasa mencolok bagi warga Kota Tasikmalaya. Sebab, suhu malam normal di wilayah ini umumnya berada di kisaran 21–23 derajat Celsius. Pada fase bediding, suhu bisa turun ke kisaran 18–21 derajat Celsius.

Dengan catatan suhu menyentuh 17,6 derajat Celsius, udara dini hari ini terasa lebih dingin dibanding rata-rata kondisi malam pada masa bediding.

Kabupaten Tasikmalaya yang Berpotensi Lebih Dingin

Berdasarkan karakter wilayah, suhu dingin di Tasikmalaya tidak selalu merata. Beberapa kawasan dengan kontur lebih tinggi berpotensi merasakan udara lebih dingin dibanding pusat kota.

Di Kota Tasikmalaya, wilayah seperti Cihideung, Cipedes, dan Tawang berpotensi berada pada kisaran suhu rendah saat malam hingga dini hari. Sementara di Kabupaten Tasikmalaya, kawasan seperti Sariwangi, Sukaratu, Cisayong, hingga Ciawi dapat merasakan suhu lebih dingin karena faktor ketinggian dan kondisi geografis.

Wilayah perbukitan dan daerah yang lebih terbuka biasanya lebih cepat kehilangan panas pada malam hari. Kondisi itu membuat udara terasa lebih tajam, terutama menjelang subuh.

BMKG menyebut fenomena bediding merupakan kejadian musiman dan rutin terjadi saat kemarau. Artinya, suhu dingin seperti ini tidak otomatis menandakan cuaca ekstrem berbahaya.

Meski demikian, masyarakat tetap diminta menjaga kondisi tubuh. Anak-anak, lansia, dan warga dengan gangguan pernapasan perlu lebih berhati-hati karena perubahan suhu malam ke pagi bisa memengaruhi daya tahan tubuh.

Warga yang beraktivitas pada malam hingga dini hari disarankan mengenakan jaket, pakaian hangat, atau pelindung tubuh tambahan. Pengendara motor juga perlu lebih waspada karena udara dingin dapat membuat tubuh lebih cepat kaku dan menurunkan konsentrasi.

Untuk aktivitas rumah tangga, warga juga disarankan menjaga suhu ruangan tetap nyaman, terutama bagi bayi, anak kecil, dan lansia. Minuman hangat, selimut yang cukup, dan pengurangan aktivitas luar ruangan dini hari bisa membantu tubuh beradaptasi.

Sampai Kapan Tasikmalaya Terasa Dingin?

Peluang suhu dingin di Tasikmalaya masih bisa berlanjut dalam beberapa pekan ke depan. Sebab, puncak musim kemarau di sebagian wilayah Jawa Barat umumnya berlangsung pada Juli hingga Agustus, bahkan dapat terasa hingga September di beberapa daerah.

Selama pola angin dari Australia masih dominan, langit cerah, dan hujan berkurang, suhu malam hingga pagi hari berpotensi tetap rendah.

Karena itu, warga Tasikmalaya tidak perlu panik, tetapi tetap perlu bersiap. Bediding memang musiman, tapi kalau tidak siap, dinginnya bisa bikin orang salah paham: dikira sedang di Lembang, padahal masih di Tasik.

BMKG mengimbau masyarakat terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi. Informasi prakiraan cuaca penting untuk warga yang bekerja pada malam hari, petani, pengendara, pedagang pasar pagi, hingga masyarakat yang biasa beraktivitas sebelum subuh. (AS)


FAQ Suhu Dingin Tasikmalaya

Berapa suhu Tasikmalaya dini hari ini?
Suhu Tasikmalaya pada dini hari Kamis, 9 Juli 2026 dilaporkan turun hingga sekitar 17,6 derajat Celsius pada rentang pukul 01.00–03.00 WIB.

Kenapa Tasikmalaya dingin sekali?
Penyebabnya berkaitan dengan fenomena bediding pada musim kemarau, langit cerah, minim awan, kelembapan rendah, serta pengaruh Angin Monsun Australia yang membawa udara kering dan dingin.

Apakah bediding berbahaya?
BMKG menjelaskan bediding merupakan fenomena musiman. Kondisi ini tidak otomatis berbahaya, tetapi warga tetap disarankan menjaga kesehatan, terutama anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan.

Sampai kapan suhu dingin di Tasikmalaya berlangsung?
Suhu dingin berpotensi masih terasa hingga puncak musim kemarau pada Juli–Agustus 2026, dan dapat berlanjut hingga September di sejumlah wilayah.

[td_block_2 limit="7" offset="1" category_id=""]

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

INU Ciamis Tekankan Mutu Pascasarjana: Kuliah S2 Terjangkau, Lulusan Harus Kompeten

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis...

KondisiJembatan Ciangir Tasikmalaya, Anak Sekolah dan Warga Bertaruh Keselamatan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kondisi Jembatan Ciangir yang menghubungkan...

PAN Usulkan Asep Rahmat Jadi Wakil Bupati Ciamis, PKB Belum Berikan Rekomendasi Resmi

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ciamis...

Peserta BPJS Kesehatan Garut Berkurang 60 Ribu, Anggaran Justru Naik Jadi Rp196 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Jumlah peserta BPJS Kesehatan Garut yang iurannya...

Peta Politik Wabup Ciamis, Asep Rahmat Dapat Respons PKB

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peta politik pengisian kursi Wabup...

JAWA BARAT

Sindikat Pecah Kaca di Cianjur Terungkap, Kerugian Korban Rp4,1 Miliar dari 15 Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polres Cianjur mengungkap sindikat pecah kaca...

Polisi Temukan 27 Batang Ganja di Atap Rumah Bandung, Bibit Disebut Dibawa dari Amerika Serikat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polrestabes Bandung mengungkap kasus penanaman ganja...

Pilkades 47 Desa di Cianjur Ditunda hingga November 2026, Jadwal Baru Tunggu Perbup

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pelaksanaan Pilkades 47 desa di Cianjur,...

Pilkades Digital Sumedang Digelar di 424 TPS, Pemkab Siapkan 92 Tim Teknis

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pemerintah Kabupaten Sumedang menyiapkan 424 tempat pemungutan...

65 RSUD di Jawa Barat Jalin Kerja Sama, Warga Bisa Berobat Lintas Daerah

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Sebanyak 65 Rumah Sakit Umum...

Petani Pebayuran Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bekasi Prioritaskan Normalisasi Irigasi BKG 22–38

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pemerintah Kabupaten Bekasi memprioritaskan normalisasi irigasi...

Warga Lima Kecamatan di Majalengka Kekurangan Air Bersih, 26 Truk Tangki Dikerahkan

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Warga di lima kecamatan Kabupaten Majalengka,...

Kecelakaan Tol Cipularang Libatkan 15 Kendaraan, Satu Orang Luka Berat dan Seluruh Lajur Sempat Tertutup

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Kecelakaan Tol Cipularang yang melibatkan 15...

Olahraga

Popular Categories