lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Swiss lolos dari laga menegangkan melawan Kolombia setelah menang 4-3 dalam adu penalti, Rabu, 8 Juli 2026 dini hari WIB.
Pertandingan Swiss vs Kolombia berjalan alot sejak awal. Selama 120 menit, tidak ada gol yang tercipta. Skor 0-0 bertahan sejak paruh pertama, paruh kedua, hingga waktu tambahan selesai.
Namun drama terbesar justru lahir dari titik putih. Swiss akhirnya keluar sebagai pemenang setelah adu penalti berakhir 4-3. Gregor Kobel menjadi salah satu tokoh utama dalam kemenangan ini.
Kobel tampil penting bukan hanya karena menjaga gawang Swiss tetap bersih sepanjang pertandingan, tetapi juga karena mampu menjadi pembeda saat tekanan adu penalti memuncak. Dalam daftar rating pemain, Kobel mendapat nilai 7,5, tertinggi bersama gelandang Kolombia, Juan Quintero.
Kolombia sebenarnya tidak tampil buruk. Pada paruh pertama, Kolombia lebih banyak mengancam dengan 5 tembakan berbanding 2 milik Swiss. Kolombia juga unggul tendangan sudut 4 berbanding 1 dan memegang penguasaan bola tipis 51 persen.
Meski begitu, Swiss tetap punya ketenangan. Mereka tidak panik meski Kolombia lebih sering menekan pada awal laga. Swiss justru mampu menjaga pertandingan tetap tertutup, membuat Kolombia kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar bersih.
Pada paruh kedua, Swiss mulai lebih berani keluar. Mereka unggul penguasaan bola 56 persen dan mencatat 4 tembakan. Namun lagi-lagi, tidak ada gol yang lahir dari permainan terbuka.
Laga kemudian berlanjut ke waktu tambahan. Situasi tetap tidak berubah. Swiss dan Kolombia sama-sama gagal memecahkan kebuntuan, sehingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.
Kolombia membuka adu penalti dengan baik setelah Juan Quintero sukses menjalankan tugasnya. Swiss membalas melalui Granit Xhaka. Namun tekanan mulai berubah ketika Davinson Sanchez gagal mencetak gol. Bola eksekusinya membentur mistar gawang.
Swiss kemudian unggul lewat Zeki Amdouni. Kolombia sempat menjaga asa melalui Jaminton Campaz, meski bola sempat dijangkau Gregor Kobel. Swiss kemudian kehilangan peluang saat Manuel Akanji gagal karena tembakannya melambung.
Drama belum selesai. Cucho Hernandez maju sebagai eksekutor Kolombia, tetapi tendangannya berhasil dihentikan Kobel. Momen ini menjadi salah satu titik balik terbesar dalam adu penalti.
Cedric Itten lalu membawa Swiss kembali dalam posisi kuat. Luis Diaz sempat menjaga napas Kolombia lewat eksekusi sukses. Namun Ruben Vargas tampil tenang sebagai penendang terakhir Swiss dan memastikan kemenangan 4-3.
Swiss pun menang dalam laga yang sangat tipis. Tidak ada pesta gol, tidak ada dominasi mutlak, tetapi ada ketenangan, mental, dan kiper yang muncul di saat paling menentukan.
Kemenangan ini membuat Swiss melangkah ke babak berikutnya. Sementara Kolombia harus pulang dengan luka besar setelah bertahan 120 menit, tetapi tumbang dalam adu keberanian dari titik penalti. (NS/AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
