Tak Perlu Lagi Dirujuk, RS JHC Cetak Sejarah Lewat Ablasi Jantung Pasien Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Harapan baru hadir bagi penderita gangguan irama jantung di Priangan Timur. Kini masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan ke Bandung, Jakarta, bahkan Surabaya untuk mendapatkan tindakan ablasi jantung. RS JHC berhasil mencetak sejarah setelah sukses melakukan prosedur Ablasi Jantung Pasien Tasikmalaya melalui program bakti sosial yang digelar pada Rabu (8/7/2026).

Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan layanan kesehatan jantung di Priangan Timur, khususnya Tasikmalaya. Selain mendekatkan akses pelayanan medis, kehadiran layanan ablasi jantung juga diharapkan mampu mempercepat penanganan pasien yang selama ini harus menunggu rujukan ke rumah sakit di luar daerah.

Direktur RS JHC Tasikmalaya, dr. H. Idrus Dilawar, MARS, mengatakan dua pasien yang mengalami Supraventricular Tachycardia (SVT) atau gangguan irama jantung dengan detak yang terlalu cepat berhasil menjalani tindakan ablasi dan kini berada dalam kondisi stabil.

- Advertisement -

Ablasi Jantung Pasien Tasikmalaya Buka Akses Layanan Modern

Menurut dr. Idrus, selama ini tindakan ablasi jantung belum tersedia di wilayah Priangan Timur sehingga masyarakat harus dirujuk ke rumah sakit di kota-kota besar.

Padahal, penanganan yang cepat sangat penting untuk mencegah risiko komplikasi akibat gangguan irama jantung.

“Alhamdulillah, kedua pasien berhasil menjalani tindakan ablasi dengan baik dan saat ini masih dalam pemantauan tim medis. Kehadiran layanan ini diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat Priangan Timur,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aritmia merupakan kondisi ketika irama jantung berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan. Gejala yang sering muncul antara lain dada berdebar, pusing, sesak napas, mudah lelah, hingga pingsan.

Apabila tidak ditangani secara tepat, gangguan tersebut dapat meningkatkan risiko stroke, gagal jantung, bahkan kematian mendadak pada kondisi tertentu.

Teknologi Minim Sayatan, Pasien Pulih Lebih Cepat

Prosedur Ablasi Jantung Pasien Tasikmalaya dilakukan menggunakan metode minimal invasif tanpa operasi terbuka.

Dokter memasukkan kateter melalui pembuluh darah menuju jantung untuk menemukan titik penyebab gangguan irama, kemudian menghancurkan jaringan kecil yang memicu aritmia menggunakan energi khusus.

Teknik ini dinilai lebih aman, minim luka, dan memiliki waktu pemulihan yang jauh lebih cepat dibandingkan tindakan operasi konvensional.

Keberhasilan tindakan tersebut didukung kesiapan fasilitas Cath Lab RS JHC Tasikmalaya serta tim medis yang dipimpin dr. Irnizarifka, Sp.JP, Subsp.Ar(K), Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Aritmia, bersama tenaga perawat berpengalaman.

Warga Priangan Timur Kini Punya Harapan Baru

Keberhasilan layanan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Banjar, Pangandaran, hingga wilayah Priangan Timur lainnya yang membutuhkan penanganan gangguan irama jantung.

Selain memangkas waktu tunggu dan biaya perjalanan, pasien kini dapat memperoleh layanan medis berteknologi tinggi lebih dekat dengan tempat tinggalnya.

“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan penanganan lebih cepat sehingga terhindar dari komplikasi dan dapat kembali beraktivitas secara normal. Dengan adanya layanan ini, warga tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah,” kata dr. Idrus.

Manajemen RS JHC Tasikmalaya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dokter, perawat, dan tim Cath Lab yang telah menyukseskan tindakan perdana tersebut.

Ke depan, rumah sakit berharap layanan ablasi jantung dapat menjadi salah satu pusat rujukan penanganan aritmia di Priangan Timur sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan spesialistik bagi masyarakat.(KRS/AHOL)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Warga Ciamis Gelar Nobar PSGC di GGT, Dukungan untuk Laskar Singacala Berlanjut

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kegiatan nonton bareng atau nobar PSGC...

Puskesmas Ciawi Tasikmalaya Buka Layanan Pengaduan, Warga Bisa Sampaikan Keluhan Lewat WhatsApp

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Puskesmas Ciawi Tasikmalaya menyediakan sejumlah saluran...

Psikolog Ingatkan Bahaya Toxic Parenting, Orang Tua Diajak Terapkan Pola Asuh Positif

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pola asuh orang tua berperan penting...

PKB Ciamis Bidik 7 Kursi Pemilu 2029, Pengurus Diminta Turun ke Masyarakat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten...

Prioritas APBD Kabupaten Pangandaran Dipertanyakan, Warga Masawah Patungan Perbaiki Jalan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Prioritas APBD Kabupaten Pangandaran kembali menjadi...

JAWA BARAT

Korban yang Dilaporkan Mengalami Pengeroyokan di Jalan Laswi Bandung Ditangani PMI Dini Hari

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Seorang warga yang dilaporkan menjadi korban...

Magnumotion x Doomsday 2026 Digelar di Bandung Hari Ini, 24 Band Meriahkan Tiga Panggung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Magnumotion x Doomsday 2026 dijadwalkan berlangsung...

Judi Online di Cianjur Terbongkar, Polisi Buru Satu DPO Setelah Tetapkan 9 Tersangka

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polisi masih memburu seorang berinisial YN alias...

Festival Pesisiran Kota Cirebon Digelar 18 Oktober 2026, Tradisi Nadran Jadi Daya Tarik Budaya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Festival Pesisiran Kota Cirebon dijadwalkan berlangsung pada...

Gempa Bogor Berdampak pada Ratusan Rumah, BMKG Minta Warga Periksa Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Dampak gempa Bogor pada Kamis (15/10/2026)...

Sungai Cipadu Dikeruk, Pemkot Cirebon Minta Warga Jaga Aliran Tetap Bersih

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Pemerintah Kota Cirebon mengeruk sampah dan...

Banjir Cibiru Bandung, Normalisasi Pasir Biru Masih Memerlukan Persiapan Anggaran

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penanganan banjir Cibiru Bandung masih memerlukan...

Abiwara Culture Festival Katilu Digelar 17 Oktober di Bandung, Hadirkan Seni Budaya dan Bazar UMKM

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Abiwara Culture Festival Katilu dijadwalkan berlangsung pada...

Olahraga

Kategori Populer