Kualitas Proyek Jalan Desa di Tasikmalaya Buruk, Warga dan LSM Buka Suara

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kualitas pembangunan jalan di Desa Cibatuireng, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, menuai sorotan Proyek yang baru selesai diaspal itu dinilai tidak sesuai harapan, dan jadi bahan protes oleh warga setempat.

Informasi mengenai kondisi jalan tersebut pertama kali mencuat di media sosial, tepatnya di platform TikTok, melalui unggahan akun resmi LSM Berantas. Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu terlihat jalan yang baru diaspal namun lapisannya mudah sekali rusak. Sebagai bentuk protes, warga menancapkan batang bambu di tengah badan jalan.

Lebih lanjut, perekam video juga memperlihatkan kondisi aspal yang bisa dikupas dengan tangan kosong. Material yang seharusnya padat justru tampak rapuh. Aspal yang diambil bisa diremas, hancur, lalu ditaburkan kembali layaknya segumpal tanah. Kondisi tersebut menguatkan dugaan pekerjaan tersebut tidak sesuai spesifikasi teknis.

Warga Kirim Video ke LSM

Ketua LSM Berantas, Heri Ferianto, mengatakan pihaknya menerima video dari warga yang merasa kecewa dengan kualitas pembangunan. Menurutnya, tindakan itu menjadi sinyalemen ketidakpercayaan masyarakat terhadap aparat yang seharusnya mengawasi.

“Warga kirim video ke kami, ke LSM. Apakah ini pertanda mereka sudah tidak percaya pada pemerintah daerah? Jadi biar mendapat apresiasi warga, tolong lembaga-lembaga terkait segera turun ke lapangan. Jangan selalu menunggu laporan resmi,” ujar Heri, Sabtu (23/08/2025).

Heri menegaskan, pengawasan seharusnya dilakukan secara berlapis, mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten. Ia mendorong pejabat terkait untuk tidak menutup mata atas kondisi yang viral tersebut.

“Saya kira mulai dari camat, Dinas PMD, inspektorat, bahkan lebih bagus kalau Bupati dan Wakil Bupati juga lihat langsung. Mereka punya peran dan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ujian Awal bagi Kepala Daerah

Menurut Heri, kasus semacam ini bisa menjadi pedang bermata dua bagi kepemimpinan bupati yang baru. Jika tidak ditindaklanjuti, hal tersebut justru bisa merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

“Kalau bupati diam, berarti apa yang selama ini jadi materi kampanye hanya jargon belaka. Tapi kalau beliau langsung turun dan memberikan solusi yang cepat dan tepat, saya kira patut diapresiasi,” pungkasnya.

Pentingnya Jalan Desa

Pembangunan jalan desa memiliki arti strategis bagi masyarakat pedesaan. Jalan yang baik bukan hanya memudahkan akses warga dalam aktivitas sehari-hari, tetapi juga berpengaruh terhadap kelancaran distribusi hasil pertanian, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.

Di Kabupaten Tasikmalaya, sebagian besar desa masih sangat bergantung pada program pembangunan infrastruktur yang bersumber dari dana desa maupun anggaran pemerintah daerah. Karena itu, kualitas pekerjaan sangat menentukan manfaat jangka panjang yang bisa dirasakan masyarakat.

Kasus di Cibatuireng ini memperlihatkan pentingnya pengawasan ketat agar proyek infrastruktur tidak sekadar seremonial. Dengan kualitas yang baik, pembangunan jalan desa diharapkan benar-benar bisa menunjang perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan warga. (Lintas Priangan/AA)

PRIANGAN TIMUR

Wow! Rektor Universitas Termewah di Indonesia Cari Putra Daerah Tasikmalaya untuk Diberi Beasiswa

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peluang besar segera menghampiri putra daerah Tasikmalaya....

Warga Purbaratu Kelola Air Bersih Secara Swadaya, 150 KK Tetap Nikmati Pasokan Saat Musim Kemarau

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Saat sejumlah wilayah mulai menghadapi ancaman...

Wakil Wali Kota Banjar Bantu Korban Kebakaran, Lansia di Neglasari Terima Bantuan Pascamusibah

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Dua hari setelah rumahnya hangus dilalap...

Ini Alasan Kenapa Langit Papandayan Cocok untuk Festival Layang-Layang Dunia

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Langit Papandayan akan memasuki babak yang tidak...

Cuaca Priangan: Kemarau tapi Hujan, Apa yang Terjadi?

lintas priangan.com, BERITA PRIANGAN. Cuaca Priangan memasuki akhir Juli...

JAWA BARAT

32 Angkot Listrik Bandara Husein Masih Tunggu Lampu Hijau

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sebanyak 32 angkot listrik Bandara Husein disiapkan...

Job Fair Bandung Barat: Ada Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Job Fair Bandung Barat digelar di Aula...

Sekolah Nasional Terintegrasi, Apa Bedanya dari Sekolah Biasa?

Kabupaten Cianjur menjadi salah satu daerah yang mulai menjalankan...

Nyuhun Buhun Tiba di Ujung Genteng Sukabumi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Semangat pelestarian tradisi Sunda bertajuk nyuhun buhun...

Ribuan Buruh Bekasi Konvoi ke Kemendagri Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Ribuan buruh Bekasi dijadwalkan menggelar konvoi sepeda...

Mengenal Jagawana: Penjaga Sunyi di Tepi Hutan Jabar

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Setiap 31 Juli, dunia memperingati Hari Jagawana Sedunia...

Hari Persahabatan: Masih Relevankah Silih Asah, Asih, Asuh?

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Hari Persahabatan Internasional akan diperingati pada Kamis, 30...

Dago Tea House: Jejak Panjang Panggung Seni Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Nama Dago Tea House kembali bergema sepanjang...

Olahraga

Popular Categories