KH. Tb. Miftah Fauzi: “Ayo Bantu Pemkot Tasikmalaya Tangani Banjir!”

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Di tengah menguatnya seruan kebersamaan dalam menghadapi banjir di Kota Tasikmalaya, suara itu kini datang dari ruang yang lebih dalam—ruang nilai, ruang iman.

KH. Tb. Miftah Fauzi, tokoh alim ulama yang dikenal kritis terhadap berbagai persoalan sosial dan pemerintahan, justru menyampaikan sikap yang meneduhkan. Ia tidak menanggalkan kritiknya. Namun, dalam situasi banjir yang mengancam semua, ia mengajak warga untuk berdiri bersama pemerintah.

Bukan karena setuju pada semua hal.

Melainkan karena ada hal yang lebih besar dari itu: keselamatan bersama.

“Dalam kondisi seperti ini, masyarakat Kota Tasikmalaya sudah sepatutnya turut membantu upaya pemerintah dalam menghadapi potensi banjir. Ini bukan soal siapa yang benar atau salah, tetapi soal bagaimana kita menyelamatkan lingkungan dan sesama,” ujarnya saat dihubungi Lintas Priangan.

Bagi KH. Miftah, sikap membantu bukan berarti kehilangan daya kritis. Justru sebaliknya, kritik dan kepedulian adalah dua sisi dari cinta yang sama.

Mencintai kota ini.
Mencintai lingkungan ini.
Mencintai kehidupan bersama.

Ia lalu mengutip satu ayat yang menjadi fondasi kuat dalam kehidupan sosial umat Islam:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى
Wa ta‘āwanū ‘alal-birri wat-taqwā

“Tolong-menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan.”

Menurutnya, ayat ini bukan sekadar anjuran moral, melainkan perintah yang hidup—yang harus diterjemahkan dalam tindakan nyata, termasuk dalam menghadapi bencana.

Lebih jauh, KH. Miftah menegaskan bahwa dalam perspektif hukum Islam, membantu menghadapi bencana seperti banjir memiliki kedudukan yang jelas.

“Dalam kondisi normal, membantu sesama menghadapi bencana itu hukumnya fardhu kifayah. Namun, dalam kondisi darurat, ketika kita berada di sekitar kejadian dan mampu membantu, maka bisa menjadi fardhu ‘ain,” tegasnya.

Artinya, tanggung jawab itu bisa berubah dari kolektif menjadi personal.

Bisa berubah dari “ada yang melakukan” menjadi “saya harus melakukan”.

Ia melanjutkan dengan mengingatkan satu sabda Nabi Muhammad ﷺ:

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ… كَالْجَسَدِ الْوَاحِدِ
Matsalul mu’minīna fī tawāddihim… kal-jasadil wāḥid

“Perumpamaan orang-orang beriman dalam kasih sayang dan kepedulian mereka seperti satu tubuh…”
(HR. Bukhari No. 6011, Muslim No. 2586 – Shahih)

Dalam penjelasannya, KH. Miftah menekankan bahwa ketika satu bagian tubuh merasakan sakit, bagian lain tidak mungkin diam.

Begitu pula dengan banjir.
Ketika satu wilayah terdampak, yang lain tidak bisa bersikap seolah tidak terjadi apa-apa.

“Kalau kita mengaku satu masyarakat, satu kota, maka kita harus merasakan dan bergerak bersama. Tidak boleh ada yang merasa ini bukan urusannya,” tegasnya.

KH. Miftah juga mengingatkan bahwa membantu pemerintah dalam situasi seperti ini bukan berarti membenarkan semua kebijakan.

Kritik tetap penting.
Evaluasi tetap harus ada.
Namun, di saat yang sama, ada kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda: aksi bersama.

“Mengkritik itu bentuk kepedulian. Membantu juga bentuk kepedulian. Keduanya lahir dari cinta yang sama kepada kebaikan,” ujarnya.

Dalam konteks Kota Tasikmalaya hari ini, pesan itu terasa begitu relevan.

Di satu sisi, masyarakat terus berharap perbaikan sistem, infrastruktur, dan kebijakan.
Di sisi lain, banjir tidak menunggu semua itu selesai. Ia datang setiap kali hujan turun. Dan ketika itu terjadi, pilihan paling manusiawi bukan saling menyalahkan, melainkan saling menguatkan.

Berita lainnya:

Ade Hendar: “Pancasila: Solusi Masalah Banjir di Tasikmalaya”

Hanafi: “Banjir di Tasikmalaya Tidak Bisa Menghanyutkan Kebersamaan”

Apa yang disampaikan KH. Miftah menjadi penegasan bahwa gotong royong bukan hanya nilai budaya, tetapi juga nilai spiritual.

Bahwa membantu bukan sekadar pilihan sosial, tetapi juga panggilan iman.

Di tengah air yang mengalir, di antara saluran yang tersumbat, dan di balik langit yang terus menurunkan hujan—ada satu hal yang harus dijaga: kepedulian.

Dan selama kepedulian itu hidup, kota ini tidak akan pernah benar-benar kalah oleh banjir dan genangan. (AS)

PRIANGAN TIMUR

Sambutan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya Akui Sempat Ingin Mundur

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sambutan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat...

Berhenti Saat Sambutan, Bupati Herdiat Tegur Bawahannya Gara-Gara Ini

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Momen tak biasa terjadi saat Bupati...

BPKPD Banjar Akui Dana Khusus Rp5,38 Miliar Dipakai Tidak Sesuai Peruntukan

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah atau...

Sebanyak 98 Titik dan 27.825 Warga Terdampak Krisis Air Bersih Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Krisis air bersih mulai meluas di...

5 Berita Positif Kabupaten Ciamis Sepanjang Juli 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Di tengah tekanan fiskal dan sejumlah persoalan yang...

JAWA BARAT

Pemprov Setop Tambang Kapur, Bagaimana Nasib 95 Industri Pengolahan?

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Hingga Rabu (29/7/2026), penghentian sementara produksi dan...

Tiga Bulan Warga Bogor Jadi Sandera di Somalia, Siapa Bertanggung Jawab?

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Komisi I DPR RI pada Rabu (29/7/2026)...

Pilkades Sumedang Tak Sepenuhnya Digital, 337 TPS Tetap Manual

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pilkades Sumedang 2026 mulai memasuki babak digital....

32 Angkot Listrik Bandara Husein Masih Tunggu Lampu Hijau

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sebanyak 32 angkot listrik Bandara Husein disiapkan...

Job Fair Bandung Barat: Ada Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Job Fair Bandung Barat digelar di Aula...

Sekolah Nasional Terintegrasi, Apa Bedanya dari Sekolah Biasa?

Kabupaten Cianjur menjadi salah satu daerah yang mulai menjalankan...

Nyuhun Buhun Tiba di Ujung Genteng Sukabumi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Semangat pelestarian tradisi Sunda bertajuk nyuhun buhun...

Ribuan Buruh Bekasi Konvoi ke Kemendagri Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Ribuan buruh Bekasi dijadwalkan menggelar konvoi sepeda...

Olahraga

Popular Categories