Di Balik Panggung HUT Kota Tasikmalaya yang Kokoh, Ada Rumah Warga yang Hampir Roboh

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sorak sorai menggema di Lapangan Mangkubumi. Musik tradisional bertalu, payung-payung hias menari di atas kepala penari pencak yang menyambut Wakil Wali Kota Diky Chandra dalam gelaran Raksa Budaya Santun, Sabtu (25/10/2025). Di atas panggung, wajah-wajah sumringah, lampu warna-warni menyorot megah, dan tepuk tangan penonton bersahutan.

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kota Tasikmalaya memang berlangsung meriah. Dari gelaran budaya hingga panggung hiburan rakyat, semuanya berjalan semarak. Sejumlah pejabat tampak hadir, berbaur dengan warga, menegaskan citra “Tasik Berbudaya dan Santun” sebagaimana tema besar hari jadi tahun ini.

Namun, hanya berjarak beberapa kilometer dari pusat keramaian itu, ada kisah lain yang tak tersorot cahaya panggung. Di sebuah rumah di Kampung Nangela RT 01 RW 06, Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, seorang warga kerap duduk termenung di depan rumahnya yang sudah miring. Setiap kali hujan turun, rasa takut menjadi “tamu matuh” di rumahnya.

“Kasihan. Atapnya bocor di mana-mana, dindingnya sudah nyaris roboh. Kalau angin kencang datang, pemilik rumah sering keluar, takut ambruk,” ujar Soni, warga sekitar yang turut prihatin, Minggu (26/10/2025).

Menurut Soni, kondisi warga dan tempat tinggalnya tersebut sudah pernah dilaporkan ke kelurahan, dan bahkan sempat didata, tapi sampai berita ini ditayangkan, Minggu (26/10/2025), belum ada respon apapun dari pihak pemerintah.

“Pemilik rumah dibantu warga dan aparat RT/RW setempat sudah lapor, bahkan sudah pernah isi data. Tapi sampai sekarang belum ada kabar. Katanya nanti dicek, tanpa informasi yang jelas kapan,” terang Soni.

Ironi ini menampar rasa kemanusiaan siapa pun. Saat ribuan warga bersorak menikmati pesta hari jadi kota, ada warga yang justru menahan napas, khawatir atap rumahnya ambruk sewaktu tidur.

Kawasan Mangkubumi memang menjadi salah satu titik kegiatan utama dalam perayaan HUT ke-24 Kota Tasikmalaya. Panggung besar berdiri megah, dilengkapi tata cahaya profesional dan deretan spanduk yang memamerkan wajah bahagia para tokoh. Kemeriahan itu tentu layak disyukuri. Tapi di saat yang sama, ada ruang sunyi yang menuntut kepekaan: rumah-rumah warga miskin yang masih menunggu perhatian.

Kenyataan seperti ini tidak sekadar potret kemiskinan, melainkan cermin tentang bagaimana pembangunan sering kali lebih sibuk merayakan dirinya sendiri ketimbang memeluk rakyat kecil yang menjadi alasan keberadaannya.

Di era media sosial, wajah kota bisa tampak menawan. Jalanan disapu bersih, taman dihiasi lampu hias, dan baliho ucapan selamat hari jadi terpampang di setiap sudut. Namun di balik layar itu, ada realitas yang jauh dari indah. Seolah-olah kemiskinan cukup ditutupi dengan musik dan seremoni.

Padahal, jika pemerintah kota ingin benar-benar berbudaya dan santun, seperti yang diusung dalam tema “Raksa Budaya Santun”, maka budaya yang paling luhur adalah peduli pada warga yang terpinggirkan. Santun yang paling sejati bukan diucapkan di atas panggung, melainkan diwujudkan lewat tindakan nyata, seperti memperbaiki rumah yang hampir roboh.

Kisah warga Mangkubumi ini seolah menjadi metafora dari wajah Tasikmalaya hari ini: kota yang gemerlap di luar, tapi masih rapuh di dalam.

Perayaan memang perlu. Kegembiraan rakyat tentu penting. Tapi jika perayaan hanya menyentuh kulit, tanpa menyapa luka di dalam tubuh kota, maka ulang tahun hanyalah pesta yang kehilangan makna.

Kota Tasikmalaya, sejatinya lahir dari semangat gotong royong dan kepedulian. Dua puluh empat tahun sudah berlalu sejak diresmikan sebagai kota otonom. Kini, barangkali sudah saatnya ulang tahun tidak hanya diartikan sebagai pesta tahunan, tetapi juga momentum refleksi, sudah sejauh mana janji-janji itu ditepati untuk rakyat kecil di sudut Mangkubumi dan kampung lainnya.

Dan mungkin, di rumah reyot yang setiap hujan membuat resah penghuninya, kita bisa belajar bahwa ukuran kemajuan kota bukan dari megahnya panggung perayaan, melainkan dari seberapa kokoh rumah warganya menahan badai. (AC)

Berita lainnya:

Atmé Coffee Tasikmalaya: Muat 400 Orang, Nugas & Nongkrong Dijamin Nyaman!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sore di Jalan Merdeka, Kota Tasikmalaya, pelan-pelan berubah jadi ramai. Motor berdatangan, obrolan mulai pecah di sudut-sudut...

2 Jam Kebakaran di Tasikmalaya: Gang Sempit Seberang Matahari Mall Dibuat Membara

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa kebakaran di Tasikmalaya terjadi di kawasan permukiman padat, tepatnya di Gang Babakan Payung, Kelurahan Yudanegara, Kota...

Polisi Tasikmalaya Tangkap 6 Pengedar, Sita 2.571 Pil Obat Keras

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya mengungkap lima kasus peredaran obat keras selama periode Januari hingga...

Terbaru

Ternyata Ada Pesan Menggetarkan di Balik Lagu “Jikalau Kau Cinta – Judika”

lintaspriangan.com, INSPIRATIF.  Tahun 1999 saya mulai bekerja sebagai wartawan. Ketika itu...

Tak Hanya Ditertibkan, PKL Sekitar PA Ciamis Diberi Opsi Lapak Usaha

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Penataan pedagang kaki lima (PKL) di...

Atmé Coffee Tasikmalaya: Muat 400 Orang, Nugas & Nongkrong Dijamin Nyaman!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sore di Jalan Merdeka, Kota Tasikmalaya, pelan-pelan...

2 Jam Kebakaran di Tasikmalaya: Gang Sempit Seberang Matahari Mall Dibuat Membara

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa kebakaran di Tasikmalaya terjadi di kawasan...

Wali Kota Ngotot Cairkan Hibah Rp100 Juta per RW di Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Program Rp100 Juta per RW di Bekasi kembali...

10 Fakta di Balik Konflik UNMA: dari Aksi Mahasiswa Hingga Diambil-Alih

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Konflik UNMA di Universitas Majalengka memasuki...

Ini Susunan Pemain Persib vs Arema Malam Ini: Lumayan Bikin Deg-degan!

lintaspriangan.com. BERITA OLAHRAGA. Laga panas Liga 1 antara Persib Bandung...

Literasi Ciamis Melejit, Digitalisasi Perpustakaan dan Peran Bunda Literasi Kian Diperkuat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Transformasi layanan perpustakaan berbasis digital dan...

Tagana Muda Ciamis dan Tasikmalaya Ditempa, Siaga Hadapi Ancaman Bencana Priangan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ancaman bencana di wilayah Priangan mendorong...

Polisi Tasikmalaya Tangkap 6 Pengedar, Sita 2.571 Pil Obat Keras

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya...

Priangan Timur

Atmé Coffee Tasikmalaya: Muat 400 Orang, Nugas & Nongkrong Dijamin Nyaman!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sore di Jalan Merdeka, Kota Tasikmalaya, pelan-pelan...

2 Jam Kebakaran di Tasikmalaya: Gang Sempit Seberang Matahari Mall Dibuat Membara

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa kebakaran di Tasikmalaya terjadi di kawasan...

Tagana Muda Ciamis dan Tasikmalaya Ditempa, Siaga Hadapi Ancaman Bencana Priangan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ancaman bencana di wilayah Priangan mendorong...

Polisi Tasikmalaya Tangkap 6 Pengedar, Sita 2.571 Pil Obat Keras

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya...

Polsek Sukaraja Perketat Pengamanan Bank BJB, Jamin Keamanan Nasabah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polsek Sukaraja meningkatkan pengamanan di objek...

Polsek Cikatomas Gencarkan Patroli 24 Jam, Titik Rawan Disisir

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polsek Cikatomas meningkatkan patroli siang dan...

Jelang Libur Panjang, Polsek Bantarkalong Sisir Wisata Religi Pamijahan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Mengantisipasi lonjakan pengunjung saat libur panjang,...

Polisi Sisihkan Gaji untuk Santri, Aipda Arif Bagikan Kitab dan Al-Qur’an di Tanjungjaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Tak hanya menjaga keamanan, Bhabinkamtibmas Polsek...

Perspektif

Popular Categories