DBD di Kota Tasikmalaya Tembus 607 Orang, Waspada!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Warga Kota Tasikmalaya harus makin waspada: DBD di Kota Tasikmalaya kembali melonjak. Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat, dari Januari hingga September 2025 tercatat 607 orang positif terkena demam berdarah dengue (DBD) โ€” dan dua orang meninggal dunia. Media Indonesia+1

Meski angka kematian relatif kecil dibanding jumlah kasus, peningkatan seperti ini mengingatkan bahwa ancaman DBD di Kota Tasikmalaya belum usai. โ€œKasus DBD masih meningkat karena cuaca tidak menentu dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan,โ€ ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Tasikmalaya, Budi Tirmadi, sebagaimana dilansir Media Indonesia.


Distribusi Kasus dan Tren Bulanan

Menurut data yang dirilis, dari 607 kasus DBD di Kota Tasikmalaya, enam di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit atau puskesmas. 2 Kasus ini tersebar di 10 kecamatan.

Rinciannya berdasarkan kelompok umur memperlihatkan bahwa DBD di wilayah Kota Tasikmalaya menyerang semua tingkat usia:

  • 0โ€“5 tahun: 118 kasus
  • 6โ€“12 tahun: 178 kasus
  • 13โ€“18 tahun: 90 kasus
  • 19โ€“30 tahun: 93 kasus
  • 31โ€“50 tahun: 93 kasus
  • 50 tahun: 38 kasus

Taraf jenis kelamin juga menyatakan bahwa kasus relatif merata: 297 orang laki-laki dan 313 orang perempuan.

Dilihat dari tren bulanan, lonjakan DBD di wilayah Kota Tasikmalaya terjadi sejak awal tahun. Berikut ringkasan bulanan:

BulanKasus
Januari75
Februari98
Maret74
April79
Mei65
Juni72
Juli71
Agustus42
September50

Data ini menandakan tidak ada bulan dengan nol kasus, menunjukkan DBD di Kota Tasikmalaya tetap aktif setiap bulan.

Menurut SIDBD Kota Tasikmalaya, update data per 13 Agustus 2025 memperlihatkan sudah 551 kejadian tercatat sebelum tiga bulan terakhir โ€” yang berarti tambahan signifikan muncul di periode Agustusโ€“September.


Penyebab, Tantangan, dan Upaya Mitigasi DBD di Kota Tasikmalaya

Menurut Budi Tirmadi, penyebab utama lonjakan kasus DBD Kota Tasikmalaya adalah cuaca yang tidak stabil dan lemahnya kepedulian lingkungan warga. Banyak area domestik masih menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti karena sampah, genangan air, dan kebocoran wadah air.

Dinas Kesehatan mendorong strategi-strategi berikut agar DBD di Tasikmalaya tidak makin meluas:

  • Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin
  • Gerakan 1 Rumah, 1 Jumantik
  • Edukasi warga menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS)
  • Upaya fogging di kawasan rawan
  • Pengawasan intensif di sekolah, pesantren, dan ruang publik

Budi menegaskan: โ€œMasyarakat agar rutin menguras bak air, menutup dan mengubur wadah airโ€ โ€” strategi klasik namun terbukti โ€” agar jentik nyamuk tak berkembang menjadi dewasa penyebar penyakit.

Meski begitu, tantangan nyata adalah rendahnya disiplin warga serta kesulitan menjangkau daerah padat dan permukiman kumuh yang minim infrastruktur sanitasi.


Dengan kenaikan DBD di Kota Tasikmalaya hingga 607 kasus, sudah seyogyanya masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga swadaya bekerja sama lebih masif. Tak cukup menunggu fogging, pencegahan sehari-hari menjadi garis pertahanan utama. Jika tiap warga menyadari 3M (menguras, menutup, mengubur), bukan tidak mungkin lonjakan kasus DBD di Kota Tasikmalaya bisa segera ditekan. (AC)

PRIANGAN TIMUR

Sambutan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya Akui Sempat Ingin Mundur

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sambutan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat...

Berhenti Saat Sambutan, Bupati Herdiat Tegur Bawahannya Gara-Gara Ini

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Momen tak biasa terjadi saat Bupati...

BPKPD Banjar Akui Dana Khusus Rp5,38 Miliar Dipakai Tidak Sesuai Peruntukan

lintaspriangan.com,ย BERITA BANJAR. Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah atau...

Sebanyak 98 Titik dan 27.825 Warga Terdampak Krisis Air Bersih Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Krisis air bersih mulai meluas di...

5 Berita Positif Kabupaten Ciamis Sepanjang Juli 2026

lintaspriangan.com,ย BERITA CIAMIS.ย Di tengah tekanan fiskal dan sejumlah persoalan yang...

JAWA BARAT

9 Indikasi Korupsi Kabupaten Karawang Paling Telanjang, Belum Ada yang Digelandang?

lintaspriangan.com,ย BERITAย KARAWANG. Barang tidak pernah dikirim, tetapi dana BOS tetap...

Pemprov Setop Tambang Kapur, Bagaimana Nasib 95 Industri Pengolahan?

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Hingga Rabu (29/7/2026), penghentian sementara produksi dan...

Tiga Bulan Warga Bogor Jadi Sandera di Somalia, Siapa Bertanggung Jawab?

lintaspriangan.com,ย BERITA BOGOR. Komisi I DPR RI pada Rabu (29/7/2026)...

Pilkades Sumedang Tak Sepenuhnya Digital, 337 TPS Tetap Manual

lintaspriangan.com,ย BERITA SUMEDANG. Pilkades Sumedang 2026 mulai memasuki babak digital....

32 Angkot Listrik Bandara Husein Masih Tunggu Lampu Hijau

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Sebanyak 32 angkot listrik Bandara Husein disiapkan...

Job Fair Bandung Barat: Ada Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG.ย  Job Fair Bandung Barat digelar di Aula...

Sekolah Nasional Terintegrasi, Apa Bedanya dari Sekolah Biasa?

Kabupaten Cianjur menjadi salah satu daerah yang mulai menjalankan...

Nyuhun Buhun Tiba di Ujung Genteng Sukabumi Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA SUKABUMI. Semangat pelestarian tradisi Sunda bertajuk nyuhun buhun...

Olahraga

Popular Categories