Bisnis Syahwat di Tasikmalaya Melejit Hingga 300% Saat HUT Kota

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Malam itu udara Tasikmalaya terasa hangat. Panggung hiburan di eks Terminal Cilembang Kota Tasikmalaya masih bergemuruh meski jarum jam sudah hampir menyentuh pukul sebelas. Di antara riuh musik dan cahaya lampu panggung, Deni Heryanto, salah seorang wartawan Lintas Priangan tanpa sengaja menangkap percakapan tak biasa dari dua sejoli di dekatnya.

Ya, dua sejoli ini tak biasa. Gestur keduanya begitu akrab. Si pria terlihat melingkarkan lengannya di pundak perempuan di sebelahnya. Namun isi pembicaraan mereka membuat sang wartawan heran. Kalimat yang terdengar samar justru bernada canggung, khas perkenalan awal.

“Aslinya dari Tasik?” tanya si pria.
Si perempuan menjawab dengan anggukan samar.

Percakapan sederhana itu menimbulkan tanda tanya besar di benak wartawan: siapa mereka? bagaimana bisa belum saling kenal, tapi secara fisik mereka terlihat begitu intim.

Keesokan harinya, rasa penasaran itu menemukan jawabannya. Setelah beberapa kali mencoba berkomunikasi, Deni akhirnya berhasil berbicara dengan si perempuan.

Sebut saja namanya Mawar (bukan nama sebenarnya), usianya 24 tahun. Wajahnya lembut, tutur katanya sopan, dan penampilannya jauh dari kesan glamor. Namun dari balik kesederhanaannya, tersimpan kisah tentang bisnis syahwat di Tasikmalaya yang diam-diam menggeliat di bulan hari jadi.

“Dua minggu terakhi ini order meningkat. Biasanya paling dua atau tiga order dalam seminggu, sekarang saya sudah lebih dari 10,” aku Mawar.

Ia bercerita dengan nada datar, seolah sedang menjelaskan hal biasa. Menurutnya, banyak pelaku sejenis yang mengalami hal sama. Banyak platform digital yang kini menjadi ruang pertemuan baru antara permintaan dan penawaran di dunia malam digital. Lonjakan aktivitas bahkan mencapai 300 persen sepanjang bulan HUT Kota Tasikmalaya.

“Kami tidak mengandalkan satu aplikasi. Saya sendiri aktif di tiga aplikasi. Teman saya ada yang sampai 7 aplikasi,” katanya, menatap kosong.

Mawar bukan warga kota. Ia berasal dari sebuah desa di Kabupaten Tasikmalaya. Jarak ke pusat kota lebih dari satu jam perjalanan dengan sepeda motor. Siang hari ia bekerja sebagai penjaga toko pakaian, sementara malam selepas Isya, ia berubah menjadi seseorang yang berbeda. Di balik layar ponsel, ia menawarkan waktu, perhatian dan “kasih sayang” kepada lelaki asing yang bersedia membayar.

“Saya harus bantu ibu dan dua adik di rumah. Sejak ayah meninggal tiga tahun lalu, saya yang paling tua. Kalau tidak begini, untuk kebutuhan sehari-hari tidak akan cukup,” kilah Mawar, pelan.

Euforia Perayaan dan Kehidupan Mawar yang Temaram

Kisah Mawar adalah potret dari sisi lain euforia kota yang tengah merayakan ulang tahunnya. Ketika panggung hiburan memanggil tawa dan sorak penonton, di lorong-lorong sunyi dan kamar penginapan, roda ekonomi gelap ikut berputar. Bisnis syahwat di Tasikmalaya menemukan momentumnya di tengah hiruk-pikuk pesta rakyat.

Namun di balik semua itu, tersimpan renungan, bagaimana sebuah kota bisa begitu hidup di satu sisi, tetapi menyimpan luka sosial di sisi lainnya. Mawar hanyalah satu dari sekian banyak perempuan muda yang terjebak dalam persimpangan antara kebutuhan dan harga diri.

“Saya tidak tahu sampai kapan. Mungkin sampai ada pekerjaan lain yang bisa menolong kami,” ujarnya sebelum pamit, meninggalkan bangku kafe tempat kami berbincang dini hari tadi, Minggu (19/10/2025).

Dan malam akan kembali datang ke Tasikmalaya, bersama lampu-lampu kota yang berkelip. Di antara cahaya itu, kisah Mawar menyala samar. Ia ibarat pengingat, bahwa di balik gemerlap perayaan, selalu ada kehidupan yang berjalan diam-diam, mencari arti dari kata “bertahan”. (AC)

PRIANGAN TIMUR

Sambutan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya Akui Sempat Ingin Mundur

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sambutan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat...

Berhenti Saat Sambutan, Bupati Herdiat Tegur Bawahannya Gara-Gara Ini

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Momen tak biasa terjadi saat Bupati...

BPKPD Banjar Akui Dana Khusus Rp5,38 Miliar Dipakai Tidak Sesuai Peruntukan

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah atau...

Sebanyak 98 Titik dan 27.825 Warga Terdampak Krisis Air Bersih Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Krisis air bersih mulai meluas di...

5 Berita Positif Kabupaten Ciamis Sepanjang Juli 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Di tengah tekanan fiskal dan sejumlah persoalan yang...

JAWA BARAT

Pemprov Setop Tambang Kapur, Bagaimana Nasib 95 Industri Pengolahan?

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Hingga Rabu (29/7/2026), penghentian sementara produksi dan...

Tiga Bulan Warga Bogor Jadi Sandera di Somalia, Siapa Bertanggung Jawab?

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Komisi I DPR RI pada Rabu (29/7/2026)...

Pilkades Sumedang Tak Sepenuhnya Digital, 337 TPS Tetap Manual

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pilkades Sumedang 2026 mulai memasuki babak digital....

32 Angkot Listrik Bandara Husein Masih Tunggu Lampu Hijau

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sebanyak 32 angkot listrik Bandara Husein disiapkan...

Job Fair Bandung Barat: Ada Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Job Fair Bandung Barat digelar di Aula...

Sekolah Nasional Terintegrasi, Apa Bedanya dari Sekolah Biasa?

Kabupaten Cianjur menjadi salah satu daerah yang mulai menjalankan...

Nyuhun Buhun Tiba di Ujung Genteng Sukabumi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Semangat pelestarian tradisi Sunda bertajuk nyuhun buhun...

Ribuan Buruh Bekasi Konvoi ke Kemendagri Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Ribuan buruh Bekasi dijadwalkan menggelar konvoi sepeda...

Olahraga

Popular Categories