Derasnya Kritik Soal Banjir di Tasikmalaya, dari KNPI, Akademisi hingga Aktivis

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Setelah DPD KNPI Kota Tasikmalaya mengkritisi lemahnya antisipasi banjir, kini suara serupa datang dari berbagai kalangan. Dari kampus, lembaga masyarakat, hingga komunitas lingkungan, semua menyorot satu hal: lemahnya pengawasan tata ruang oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Kritik awal datang dari DPD KNPI Kota Tasikmalaya. Mereka menilai, pemerintah kota seolah hanya menunggu hujan datang tanpa kesiapan nyata menghadapi potensi genangan dan banjir. Dalam rilis yang disampaikan KNPI, antisipasi banjir seharusnya bukan sekadar wacana, melainkan program yang nyata di lapangan, terutama pada titik-titik rawan yang sudah berulang kali terendam.


Akademisi Singgung Lemahnya Pengawasan Tata Ruang

Kritik berikutnya disuarakan oleh pengamat kebijakan publik Universitas Siliwangi, Faisal F. Noorikhsan. Ia menegaskan, persoalan banjir di Tasikmalaya bukan hanya karena intensitas hujan, melainkan akibat lemahnya pengawasan tata ruang oleh pemerintah.

โ€œBangunan di atas saluran irigasi dan sempadan sungai menjadi biang genangan air. Ini bukan bencana alam, tapi bencana tata kelola,โ€ ujarnya dalam keterangan yang dimuat Radar Tasikmalaya.

Menurut Faisal, Pemkot Tasikmalaya perlu melakukan audit tata ruang secara serius. Banyak bangunan berdiri di lokasi yang seharusnya steril dari aktivitas pembangunan, tapi tetap dibiarkan. โ€œKalau dibiarkan, hujan sedikit pun bisa berubah jadi bencana,โ€ tambahnya.

Pandangan senada datang dari Dadi Abidarda, Ketua Umum Tasik Progressive Society (TPS). Ia menyebut, banjir yang berulang ini menandakan gagalnya pengawasan pembangunan. โ€œKondisi ini menunjukkan pemerintah lalai. Banyak izin pembangunan keluar tanpa memperhatikan daya dukung lingkungan,โ€ ucapnya, sebagaimana dirilis Fokus Jabar.

TPS menilai, Pemerintah Daerah gagal menegakkan aturan tata kelola lingkungan. โ€œBanjir di Tasikmalaya bukan faktor alam semata, tapi buah dari kelalaian birokrasi,โ€ tegas Dadi.


Aktivis Lingkungan dan Komunitas Turut Menyuarakan

Suara keras juga datang dari aktivis lingkungan Sangga Buana Garda (SABUGA) yang berbasis di Bandung. Ketua umum SABUGA, Helmi Novriansyah, menilai banjir di Tasikmalaya sebagai potret nyata lemahnya tata ruang kota.

โ€œSaat saya ke Tasik dan melihat banjir, yang muncul di kepala cuma satu: seperti tidak ada pemerintah yang mengurus masalah tata ruang. Semua masalahnya terlihat begitu telanjang,โ€ ujarnya. Menurut Helmi, bangunan yang berdiri di lahan konservasi, sempadan sungai, dan area resapan air adalah sumber bencana yang dibiarkan begitu saja.

Kritik terakhir datang dari Gabungan Barudak Tasikmalaya (Gabrutas) yang dipimpin Asep Marinda. Ia menilai, kondisi ini merupakan ujian serius bagi pemerintah daerah.

โ€œDengan dukungan anggaran dan fasilitas dari rakyat, mereka harus cari solusi untuk rakyat. Kalau tidak sanggup, lebih baik mundur, jangan jadi pejabat,โ€ tegas Asep. Ia menambahkan, pemerintah jangan hanya menikmati fasilitas dari uang rakyat, tetapi lelet mencari solusi untuk rakyat. Justru yang ada, gara-gara mereka abai menegakkan aturan, rakyat jadi korban.

Gabrutas bahkan memberi ultimatum. Jika musim hujan kali ini kembali membawa banjir dan penderitaan, mereka akan turun ke jalan. โ€œKalau tidak ada langkah nyata, kami akan gelar aksi massa. Pemberitaan sudah satu suara, seharusnya pemerintah segera bikin gebrakan solusi,โ€ tandasnya.


Pemerintah Didesak Bertindak Nyata

Beragam kritik itu menggambarkan satu hal: publik sudah jenuh dengan janji dan wacana. Mereka menuntut langkah konkret, bukan sekadar rapat koordinasi atau studi banding.

Para pengamat menegaskan, penataan ruang harus menjadi prioritas utama agar banjir tak lagi menjadi agenda tahunan. Pemerintah Kota Tasikmalaya kini berada di persimpangan: membenahi tata ruang dengan tegas, atau kehilangan kepercayaan publik yang kian menipis. (GPS)

Berita lainnya:

Hilang Kendali, Angkot Cigalontang-Singaparna Terjun ke Jurang

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Warga Kampung Cibaeud, Desa Lengkongjaya, Kecamatan Cigalontang, digegerkan insiden angkutan kota (angkot) yang terjun bebas ke...

UMTAS Lepas 244 Lulusan Pada Wisuda ke-15 di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-15 di salah satu hotel di Jalan...

Pemkot Tasikmalaya Mulai Tertibkan Kabel Semrawut Bersama Provider

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menertibkan kabel utilitas yang selama ini semrawut di ruang publik. Langkah itu...

Terbaru

Guru Honorer 2027 Dihapus, Ratusan Ribu Pengajar Terancam!

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Kebijakan guru honorer 2027 menjadi sorotan...

Hilang Kendali, Angkot Cigalontang-Singaparna Terjun ke Jurang

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Warga Kampung Cibaeud, Desa Lengkongjaya, Kecamatan...

Tembus Level Jabar, Disdukcapil Ciamis Sabet Penghargaan Layanan Inklusif

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. kinerja pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten...

Dinsos Ciamis Salurkan Bantuan untuk Siswi Korban Perundungan, Pendampingan Psikososial Disiapkan

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Sosial...

Mahasiswi UMB Tasikmalaya Hilang, HP-nya Ditemukan di Kamar Kost dalam Kondisi Sudah Direset

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Seorang mahasiswi UMB Tasikmalaya dilaporkan hilang...

UMTAS Lepas 244 Lulusan Pada Wisuda ke-15 di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) menggelar Sidang...

Ceritakan Fakta Perundungan Siswa Ciamis Tetap Ingin Sekolah

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dugaan perundungan di salah satu sekolah...

H-1 Bhayangkara vs Persib: Data Tandang Persib Mengkhawatirkan

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Satu hari jelang laga Bhayangkara...

Limbah Dapur MBG di Cianjur Dikeluhkan Warga

lintas Priangan.com, BERITA CIANJUR. Permasalahan terkait operasional dapur Makan...

Ciamis Percepat Pembentukan FKDM hingga Desa

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis mempercepat pembentukan Forum...

Priangan Timur

Hilang Kendali, Angkot Cigalontang-Singaparna Terjun ke Jurang

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Warga Kampung Cibaeud, Desa Lengkongjaya, Kecamatan...

Tembus Level Jabar, Disdukcapil Ciamis Sabet Penghargaan Layanan Inklusif

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. kinerja pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten...

Dinsos Ciamis Salurkan Bantuan untuk Siswi Korban Perundungan, Pendampingan Psikososial Disiapkan

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Sosial...

UMTAS Lepas 244 Lulusan Pada Wisuda ke-15 di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) menggelar Sidang...

Ceritakan Fakta Perundungan Siswa Ciamis Tetap Ingin Sekolah

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dugaan perundungan di salah satu sekolah...

Ciamis Percepat Pembentukan FKDM hingga Desa

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis mempercepat pembentukan Forum...

Pemkot Tasikmalaya Mulai Tertibkan Kabel Semrawut Bersama Provider

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menertibkan kabel...

Wakil Walikota Banjar Gaungkan K3 Lewat Senam Sehat Bersama Kapolres

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Wakil Wali Kota Banjar, DR. H....

Perspektif

Popular Categories