Daerahnya Masuk 3 Besar Risiko Bencana, Wabup Tasikmalaya Serukan Warga Siaga

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Wabup Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi menegaskan peringatan serius soal kerawanan bencana di wilayahnya. Dalam apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) ke-62 di Kecamatan Cigalontang, Selasa (28/4/2026), ia menyebut Tasikmalaya kini berada di papan atas risiko bencana di Jawa Barat. Warga diminta bersiap, bukan sekadar waspada.

Apel digelar di halaman Kantor Kecamatan Cigalontang, Desa Jayapura. Suasananya formal, tapi pesannya lugas. Pemerintah daerah tak ingin kesiapsiagaan berhenti pada seremoni tahunan.

Data memperkuat pernyataan itu. Rilis InaRISK dari BNPB menunjukkan Tasikmalaya berada di peringkat ketiga indeks risiko bencana Jawa Barat pada 2025. Skornya 156,20, di bawah Sukabumi dan Subang. Angka ini bukan sekadar statistik; ia menggambarkan akumulasi ancaman yang nyata di lapangan.

Karakter wilayah menjadi faktor utama. Tasikmalaya didominasi perbukitan dengan banyak aliran sungai. Kombinasi ini membuat wilayah rawan longsor dan banjir. Dalam kondisi tertentu, ancaman bisa datang berlapis.

Klasifikasi InaRISK menunjukkan ragam potensi bencana yang mengintai. Mulai dari gempa bumi, banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem. Di musim kemarau, ancaman bergeser: kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan ikut meningkat. Artinya, risiko tidak pernah benar-benar โ€œliburโ€.

Wakil Bupati Tasikmalaya mengingatkan, perubahan pola cuaca membuat situasi makin sulit diprediksi. Hujan bisa turun tiba-tiba saat kemarau. Sebaliknya, kekeringan bisa berlangsung lebih panjang dari biasanya. Kondisi ini menuntut kewaspadaan yang lebih disiplin.

Titik rawan menjadi perhatian utama. Kawasan perbukitan dan bantaran sungai disebut sebagai wilayah yang perlu pemantauan ekstra. Di lokasi-lokasi itu, satu hujan deras bisa cukup untuk memicu longsor atau banjir bandang.

Menurut Wabup Asep, kesiapsiagaan harus dibangun bersama. Ia meminta seluruh unsur bergerak dalam satu komando. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga aparat keamanan, relawan, hingga masyarakat.

โ€œSemua harus satu garis. Jangan berjalan sendiri-sendiri,โ€ ujarnya.

Ia menekankan, perlindungan warga adalah prioritas utama. Pemerintah daerah, kata dia, berkewajiban memastikan rasa aman tetap terjaga, terutama saat potensi bencana meningkat.

Asep Sopari juga mengingatkan bahwa bencana kerap datang tanpa tanda. Karena itu, kesiapan sejak dini menjadi satu-satunya cara untuk menekan risiko dan dampak.

Momentum HKB ke-62, lanjutnya, harus menjadi pengingat kolektif. Bukan hanya agenda tahunan, tetapi refleksi atas kondisi riil daerah yang berada di zona rawan.


Kabupaten Tasikmalaya Sudah Punya Peta Bencana

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah menetapkan peta risiko bencana sebagai acuan resmi penanggulangan untuk periode 2025โ€“2029. Dokumen ini menjadi dasar arah kebijakan daerah dalam menghadapi berbagai ancaman, mulai dari banjir, longsor, hingga gempa bumi.

Peta tersebut disusun melalui kajian yang mencakup ancaman, kerentanan, dan kapasitas daerah. Dengan dasar hukum yang kuat, dokumen ini wajib menjadi rujukan dalam perencanaan pembangunan, penataan ruang, hingga program kesiapsiagaan. Artinya, pembangunan ke depan tidak lagi bisa mengabaikan faktor risiko di wilayah rawan.

Bagi masyarakat, peta risiko ini berfungsi sebagai panduan kesiapsiagaan. Dari jalur evakuasi hingga langkah mitigasi di tingkat desa dan kecamatan, semuanya merujuk pada dokumen tersebut. Namun, tantangan muncul ketika tidak semua warga mengetahui atau memahami posisi wilayahnya dalam peta risiko.

Ke depan, efektivitas peta ini akan sangat bergantung pada implementasi. Tanpa sosialisasi dan penerapan yang konsisten, peta risiko berpotensi hanya menjadi arsip. Padahal, dalam kondisi Tasikmalaya yang berada di zona rawan, dokumen ini seharusnya menjadi alat utama untuk menekan dampak bencana.


Dari Cigalontang, pesan itu ditegaskan kembali. Tasikmalaya bukan sekadar wilayah indah di Priangan Timur. Ia juga wilayah dengan risiko tinggi yang menuntut kewaspadaan bersama. Saat musim kemarau mendekat, kesiapan bukan pilihanโ€”melainkan kebutuhan. (AS/DH)

Berita lainnya:

Pasien BPJS Harus Bayar, RS Jasa Kartini Tasikmalaya Disorot

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sorotan publik mengarah ke RS Jasa Kartini setelah muncul keluhan dari keluarga pasien peserta BPJS Kesehatan...

Identitas Media Tak Jelas, Hak Jawab SMAN 11 Kota Tasikmalaya Terhambat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. SMAN 11 Kota Tasikmalaya kembali menjadi sorotan publik. Bukan hanya terkait isu dugaan penyimpangan anggaran pembangunan...

Dandim 0612/Tasikmalaya Terima Kunjungan DPR RI Komisi I, Ini yang Dibahas

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim,S.Sos., M.Han., menerima kunjungan kerja Anggota DPR RI Komisi...

Terbaru

Siswi MTs di Ciamis Alami Depresi, Jejak Bullying Terbuka

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kasus dugaan perundungan kembali mencuat di...

Sat Samapta Polres Bogor Gelar Patroli Jam Kecil

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat...

Pasien BPJS Harus Bayar, RS Jasa Kartini Tasikmalaya Disorot

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sorotan publik mengarah ke RS Jasa...

Identitas Media Tak Jelas, Hak Jawab SMAN 11 Kota Tasikmalaya Terhambat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. SMAN 11 Kota Tasikmalaya kembali menjadi...

DAMRI Tak Kebagian PMN, PUKIS Kritik Lemahnya Komitmen Negara

lintaspriangan.com, RILIS. Jakarta, 22 April 2026 โ€“ Pusat Kajian...

Dandim 0612/Tasikmalaya Terima Kunjungan DPR RI Komisi I, Ini yang Dibahas

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M....

Pasien Tak Mampu Tetap Dilayani, Dilan Pulih Usai Dirawat di RSUD Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. RSUD Ciamis memastikan pelayanan kesehatan tetap...

9 Fakta Tabrakan Kereta Bekasi Timur: Tragedi yang Seharusnya Bisa Dicegah!

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Peristiwa tabrakan kereta api Bekasi Timur...

BAZNAS Ciamis Pastikan Warga Tak Tertahan di Rumah Sakit Lewat Program Ciamis Sehat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten...

Perjuangan Penakluk Sampah di Tasikmalaya: Haruskah Mereka Sendirian?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Masalah sampah di Tasikmalaya bukan lagi...

Priangan Timur

Siswi MTs di Ciamis Alami Depresi, Jejak Bullying Terbuka

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kasus dugaan perundungan kembali mencuat di...

Pasien BPJS Harus Bayar, RS Jasa Kartini Tasikmalaya Disorot

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sorotan publik mengarah ke RS Jasa...

Identitas Media Tak Jelas, Hak Jawab SMAN 11 Kota Tasikmalaya Terhambat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. SMAN 11 Kota Tasikmalaya kembali menjadi...

Dandim 0612/Tasikmalaya Terima Kunjungan DPR RI Komisi I, Ini yang Dibahas

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M....

Pasien Tak Mampu Tetap Dilayani, Dilan Pulih Usai Dirawat di RSUD Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. RSUD Ciamis memastikan pelayanan kesehatan tetap...

BAZNAS Ciamis Pastikan Warga Tak Tertahan di Rumah Sakit Lewat Program Ciamis Sehat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten...

Ratusan Botol Miras Dimusnahkan di Polsek Karangnunggal Bersama Ulama

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ratusan botol minuman keras berbagai jenis...

Polisi Sambangi Bantarkalong, Ajak Warga Jaga Keamanan Bersama

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana kampung di Desa Bantarkalong, Kecamatan...

Perspektif

Popular Categories