Pendakian Gunung Garut Ditutup Sementara Selama Musim Kemarau

lintaspriangan.comBERITA GARUT. Kebijakan penutupan sementara pendakian gunung Garut memasuki Jumat, 4 September 2026, setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta pengelola kawasan pegunungan menghentikan sementara aktivitas pendakian untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Instruksi tersebut diumumkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 1 September 2026. Dalam keterangan resminya, Pemprov belum mencantumkan tanggal pembukaan kembali aktivitas pendakian. Penutupan dikaitkan dengan kondisi lahan yang semakin kering dan risiko munculnya api dari aktivitas manusia di kawasan pegunungan.

Gunung Guntur Lima Kali Terbakar pada Juli

Risiko kebakaran menjadi perhatian khusus di Kabupaten Garut. Pemerintah Kabupaten Garut sebelumnya mencatat kawasan Gunung Guntur sebagai salah satu titik yang perlu diwaspadai selama musim kemarau.

Sepanjang Juli 2026, kawasan tersebut mengalami lima kejadian kebakaran dengan luas lahan yang terbakar sekitar 13 hektare. Seluruh kejadian itu telah ditangani, menurut keterangan Pemkab Garut yang dipublikasikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pemkab Garut juga menetapkan status siaga bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan untuk periode 1 Juli hingga 30 September 2026. Status tersebut menjadi salah satu konteks penting bagi masyarakat yang merencanakan pendakian gunung Garut selama September.

Di tingkat Jawa Barat, data BPBD hingga 31 Agustus 2026 mencatat kebakaran lahan dan hutan telah mencapai luas 228,07 hektare. Sebanyak 156 kejadian tercatat di 178 desa atau kelurahan yang tersebar di 107 kecamatan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan penutupan sementara diperlukan karena aktivitas seperti menyalakan api maupun membuang puntung rokok berpotensi memicu kebakaran ketika vegetasi berada dalam kondisi kering.

Status Pendakian Mengikuti Risiko Kawasan

Kementerian Kehutanan juga menerapkan pengaturan wisata pendakian selama puncak musim kemarau mulai 1 September 2026. Kebijakan nasional tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor SE.4/KSDAE/SKSDAE/KSA.02.02/B/8/2026 tentang penutupan sementara dan pembukaan terbatas wisata pendakian di kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam.

Kementerian menegaskan status setiap kawasan tidak ditetapkan secara seragam. Pengelola harus mempertimbangkan tingkat kerentanan kebakaran, keberadaan bahan bakar kering di permukaan, konsekuensi ekologis, serta kemampuan pengendalian di lapangan.

Karena itu, calon pendaki perlu memastikan status jalur kepada pengelola resmi sebelum melakukan pendakian gunung Garut, terutama selama status siaga kebakaran hutan dan lahan masih berlangsung. Informasi dari agen perjalanan atau unggahan tidak resmi tidak dapat dijadikan dasar bahwa suatu jalur telah dibuka kembali.

Hingga kebijakan penutupan dicabut atau pengelola kawasan mengeluarkan pengumuman baru, informasi resmi dari pemerintah dan pengelola jalur menjadi rujukan utama bagi masyarakat yang merencanakan kegiatan pendakian. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Ohan Hafiz Tasikmalaya Wisuda 44 Peserta, 26 Tuntaskan Hafalan 30 Juz

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebanyak 44 peserta Ohan Hafiz Tasikmalaya Angkatan I...

Pangandaran Air Show 2026 Dimulai Hari Ini, Pesta Rakyat Gratis Digelar Malam

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pangandaran Air Show 2026 mulai digelar Jumat,...

7.520 Anak Tidak Sekolah Tasikmalaya, Apa langkah Disdik Kota Tasikmalaya?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Angka 7.520 anak tidak sekolah di...

Kebakaran Rumah di Pawindan Ciamis, Dapur Ludes dan Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran rumah terjadi di Dusun Ranca...

Hadiri Haul Akbar KH Abdul Kohar, H. Aslim: Jaga Pesantren, Teruskan Perjuangan Ulama

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, menghadiri...

JAWA BARAT

Kasus Kematian Wanita Cianjur, Pelaku ditangkap di Sukabumi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR – Misteri kematian Imas Maska, perempuan...

PGRI Jabar Kawal Kasus Oknum Wartawan Sukabumi

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kasus dugaan intimidasi terhadap Kepala SDN...

Sopir Pikap Cium Bau Aneh, Kardus Berisi Mayat Perempuan di Bandung Terbongkar

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Misteri penemuan jasad perempuan berinisial SM...

Dua ASN Disnaker Cimahi Ditahan, Dugaan Korupsi Program Pelatihan Kerja

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Program pelatihan dan produktivitas tenaga...

SIM Keliling Bandung 2 September Buka di ITC Kebon Kalapa dan Tenth Avenue

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Layanan SIM Keliling Bandung tersedia di dua...

Wanita dalam Kardus di Bandung, Tersangka Ditangkap Kurang dari Enam Jam

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Perkembangan kasus wanita dalam kardus di Kota...

Tak Diberi Pulus, Pria Mengaku Wartawan Ngamuk di SD Sukabumi

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Permintaan uang Rp100 ribu berujung keributan...

Misteri Kematian Perempuan di Mes Peternakan Ayam Cianjur

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Misteri kematian seorang perempuan yang ditemukan...

Olahraga

Popular Categories