lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Program Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana Garut resmi dibuka hari ini, Rabu (15/7/2026). Kesempatan ini ditujukan bagi lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat dari keluarga kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi.
Waktu pendaftarannya terbatas hingga 20 Juli 2026. Lebih penting lagi, penerimaan kali ini hanya diperuntukkan bagi 109 desa dan kelurahan yang belum mengisi formasi pada 2025. Karena setiap wilayah hanya memiliki satu formasi, calon peserta perlu segera memastikan ketersediaan kuota kepada pemerintah desa atau kelurahan masing-masing.
Kuota Tersedia untuk 109 Desa dan Kelurahan
Berdasarkan pengumuman resmi Pemerintah Kabupaten Garut, Kabupaten Garut memiliki 442 desa dan kelurahan.
Pada pelaksanaan 2025, sebanyak 333 desa dan kelurahan telah memiliki calon penerima. Dengan demikian, masih terdapat 109 wilayah yang belum mengisi formasi dan kembali menjadi sasaran penerimaan tahun akademik 2026/2027.
Rinciannya:
| Formasi | Jumlah | Persentase |
|---|---|---|
| Total desa dan kelurahan | 442 | 100 persen |
| Telah terisi pada 2025 | 333 | 75,3 persen |
| Masih tersedia pada 2026 | 109 | 24,7 persen |
Artinya, pendaftaran Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana Garut tidak terbuka untuk semua desa dan kelurahan. Calon peserta harus berasal dari salah satu wilayah yang formasinya belum terisi.
Pemkab Garut belum mencantumkan daftar lengkap 109 wilayah tersebut dalam pengumuman terpusat. Masyarakat disarankan segera mendatangi kantor desa atau kelurahan untuk memastikan wilayahnya memperoleh kuota.
Bantuan Maksimal Mencapai Rp32 Juta
Penerima program berpeluang memperoleh bantuan pendidikan sebesar Rp4 juta setiap semester selama maksimal delapan semester.
Jika penerima memenuhi seluruh persyaratan hingga menyelesaikan pendidikan, nilai bantuan maksimal yang dapat diterima mencapai Rp32 juta.
Secara matematis, apabila seluruh 109 formasi pada 2026 terisi dan setiap penerima memperoleh bantuan selama delapan semester, nilai maksimal program untuk formasi tersebut mencapai Rp3,488 miliar sepanjang masa studi.
Angka itu bukan nilai anggaran yang langsung dibelanjakan pada 2026. Realisasi bantuan tetap bergantung pada keberlanjutan studi, pemenuhan ketentuan setiap semester, dan mekanisme pembayaran yang ditetapkan pemerintah.
Calon peserta juga perlu memahami bahwa bantuan tersebut tidak mencakup uang saku. Dalam keterangan resmi Pemkab Garut mengenai kerja sama perguruan tinggi, program ini dijalankan melalui kolaborasi pemerintah daerah dan kampus mitra.
Pemerintah menanggung bantuan sesuai ketentuan, sedangkan perguruan tinggi diharapkan membantu menutup kekurangan biaya kuliah. Calon mahasiswa tetap perlu menanyakan kemungkinan biaya praktikum, pembangunan, KKN, tugas akhir, wisuda, buku, transportasi, dan kebutuhan hidup.
Syarat Satu Desa Satu Sarjana Garut
Mengacu pada petunjuk seleksi dan materi sosialisasi program, calon penerima harus memenuhi sejumlah persyaratan.
Syarat utamanya meliputi:
- Berusia maksimal 21 tahun
- Lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat tahun 2024–2026
- Berasal dari desa atau kelurahan yang formasinya belum terisi
- Memiliki nilai rata-rata rapor minimal 75
- Memiliki rekam jejak, etika, dan moral yang baik
- Berasal dari keluarga tidak mampu
- Tidak sedang menerima bantuan pendidikan dari APBN atau APBD Provinsi Jawa Barat
- Bersedia menyelesaikan pendidikan tinggi
- Bersedia membantu pembangunan desa melalui KKN mandiri gotong royong
- Memilih perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Pemkab Garut
Pendapatan kotor gabungan orang tua atau wali maksimal Rp4 juta per bulan. Alternatif lainnya, pendapatan keluarga per anggota paling tinggi Rp750 ribu per bulan.
Status keluarga kurang mampu dapat dibuktikan menggunakan salah satu dokumen, seperti kartu PKH, Kartu Keluarga Sejahtera, bukti penerima Program Indonesia Pintar, keterangan Dinas Sosial, data DTSEN desil 1–5, surat dari panti sosial, atau surat keterangan tidak mampu dari desa dan kelurahan.
Calon peserta tetap perlu mencocokkan persyaratan tersebut dengan pengumuman resmi di wilayah masing-masing karena desa dan kelurahan menjadi pintu pertama pendaftaran.
Dokumen yang Harus Dipersiapkan
Pendaftar sebaiknya mempersiapkan dokumen lebih awal agar tidak tertinggal pada hari terakhir.
Dokumen yang kemungkinan diperlukan antara lain:
- Fotokopi KTP atau identitas kependudukan
- Fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi
- Salinan rapor yang dilegalisasi
- Surat keterangan nilai rata-rata rapor
- Surat keterangan berkelakuan baik dari sekolah
- Dokumen yang membuktikan kondisi ekonomi keluarga
- Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua
- Keterangan jumlah anggota dan tanggungan keluarga
- Surat pernyataan tidak menerima bantuan pendidikan lain
- Surat kesanggupan menyelesaikan pendidikan
- Surat kesediaan membantu pembangunan desa melalui KKN
Pendaftaran dilakukan secara langsung di kantor desa atau kelurahan. Peserta perlu membawa dokumen asli untuk dicocokkan dengan berkas yang diserahkan.
Pendaftaran program ini tidak dipungut biaya.
Nilai Rapor Menentukan Hasil Seleksi
Seleksi awal dilaksanakan oleh tim tingkat desa atau kelurahan. Tim seleksi dapat melibatkan perangkat desa, lembaga kemasyarakatan desa, dan tokoh masyarakat.
Apabila terdapat lebih dari satu pendaftar yang memenuhi persyaratan, peserta dengan nilai rata-rata rapor paling tinggi akan diprioritaskan.
Jika dua peserta atau lebih memiliki nilai yang sama, pemenangnya ditentukan berdasarkan pendapatan keluarga per anggota. Peserta dari keluarga dengan kemampuan ekonomi paling rendah akan diprioritaskan.
Hasil seleksi tingkat desa belum otomatis menjadikan peserta sebagai penerima beasiswa. Nama calon terpilih masih harus diusulkan dan divalidasi oleh tim teknis Kabupaten Garut sebelum ditetapkan melalui keputusan bupati.
Masyarakat juga diberi ruang untuk mengajukan sanggahan terhadap hasil seleksi.
Jadwal Pendaftaran dan Seleksi
Berikut tahapan Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana Garut 2026:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran di desa/kelurahan | 15–20 Juli 2026 |
| Perpanjangan jika diperlukan | 21–22 Juli 2026 |
| Seleksi administrasi dan wawancara | 23–25 Juli 2026 |
| Pengumuman tingkat desa/kelurahan | 23–25 Juli 2026 |
| Masa sanggah | 27 Juli 2026 |
| Pengusulan ke tingkat kabupaten | 28–31 Juli 2026 |
| Validasi tim teknis | 3–5 Agustus 2026 |
| Pengusulan keputusan bupati | 6 Agustus 2026 |
Perpanjangan pada 21–22 Juli bersifat kondisional. Karena itu, calon peserta tidak disarankan menunggu pengumuman perpanjangan.
Tersedia 16 Perguruan Tinggi
Program ini melibatkan 16 perguruan tinggi di Kabupaten Garut dengan pilihan jurusan pendidikan, teknologi, kesehatan, hukum, pertanian, peternakan, ekonomi, administrasi publik, dan keagamaan.
Perguruan tinggi yang tersedia meliputi:
- Universitas Garut
- Institut Teknologi Garut
- Institut Pendidikan Indonesia
- Institut Muhammadiyah Darul Arqam Garut
- IAI Persis
- STISIP Samudera Indonesia Selatan
- STIE Yasa Anggana
- STIEBS NU
- STIKES YPSDMI
- Sekolah Tinggi Hukum Garut
- STAI Muhammadiyah
- STAI Siliwangi
- STAI KH Badruzzaman
- STAI Al Musaddadiyah
- STIT Qurrota Ayun
- STEI Yapisha
Pilihan program studinya antara lain Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Sipil, Teknik Industri, Arsitektur, Administrasi Publik, Ilmu Hukum, Kesehatan Masyarakat, Akuntansi, Pariwisata, Agribisnis, Peternakan, Teknologi Pangan, PGSD, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, serta sejumlah program studi ekonomi dan pendidikan Islam.
Peluang Mengubah Masa Depan Desa
Program ini hadir ketika Kabupaten Garut masih menghadapi tantangan besar dalam bidang pendidikan.
Data yang dipaparkan Dinas Pendidikan Garut pada 2025 menunjukkan IPM Garut berada pada angka 69,9 dan menempati peringkat ke-26 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Rata-rata lama sekolah penduduk Garut tercatat 7,85 tahun. Sementara harapan lama sekolah berada pada angka 12,17 tahun. Data tersebut tercantum dalam keterangan resmi Pemkab Garut mengenai kondisi pendidikan daerah.
Satu penerima beasiswa mungkin terlihat kecil di tengah besarnya jumlah penduduk. Namun, bagi keluarga yang selama ini menganggap kuliah sebagai sesuatu yang terlalu jauh dan mahal, satu kursi tersebut dapat mengubah arah masa depan.
Kesempatan itu telah dibuka. Sekarang, informasi harus benar-benar sampai kepada keluarga yang paling membutuhkan—bukan hanya kepada mereka yang paling dekat dengan kantor desa. (AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
