Pernikahan Menghentikan Banyak Mimpi Terlalu Cepat
Perkawinan anak juga menjadi bagian yang tidak boleh disembunyikan.
Bank Data Peradilan Agama mencatat Pengadilan Agama Garut menangani 366 perkara dispensasi kawin sepanjang 2025. Angka itu terdiri atas 360 perkara baru dan enam sisa tahun sebelumnya. Sebanyak 344 perkara telah diputus. Badilag Mahkamah Agung
Data dispensasi kawin tidak otomatis menunjukkan bahwa seluruh pemohon berhenti sekolah. Namun, angka tersebut menggambarkan besarnya kelompok remaja yang berhadapan dengan perkawinan sebelum berusia 19 tahun.
Begitu seorang remaja menikah, peluangnya kembali ke sekolah formal menjadi lebih sempit. Beban rumah tangga, pekerjaan dan kehamilan dapat menggantikan buku pelajaran dalam waktu yang sangat singkat.
Masalah putus sekolah dan perkawinan anak akhirnya saling mengunci. Pendidikan yang terhenti meningkatkan kerentanan ekonomi. Kemiskinan kemudian memperbesar kemungkinan pendidikan anak pada generasi berikutnya kembali terputus.
