Pasangan Kekasih Pembuang Bayi di Ciamis Resmi Jadi Tersangka

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kasus pembuangan bayi di Ciamis akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap dua pelaku yang diduga sebagai pembuang bayi di wilayah Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Kedua pelaku diketahui merupakan sepasang kekasih yang tega membuang darah dagingnya sendiri.

Peristiwa tragis ini bermula ketika warga Desa Panawangan menemukan sesosok bayi pada Sabtu (26/10/2025) dini hari. Warga yang kaget segera melaporkan temuan itu ke pihak kepolisian. Tim dari Polsek Panawangan dan Unit Reskrim Polres Ciamis langsung bergerak ke lokasi.

Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., menjelaskan bahwa hasil penyelidikan mengarah pada pasangan muda berinisial ARR (20) dan NPW (20. Keduanya merupakan warga Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis. Polisi mengamankan keduanya setelah mengumpulkan berbagai bukti dan keterangan saksi di lapangan.

โ€œDari hasil penyelidikan dan pemeriksaan, kami pastikan keduanya terlibat langsung dalam aksi pembuangan bayi tersebut. Keduanya sudah kami tetapkan sebagai tersangka,โ€ kata AKBP Hidayatullah, Rabu (29/10/2025), dalam konferensi pers yang digelar di Aula Pesat Gatra, Mapolres Ciamis.


Motif dan Kronologi Pembuangan Bayi di Ciamis

Menurut keterangan polisi, kedua pelaku diketahui menjalin hubungan asmara di luar pernikahan. Dari hubungan tersebut, yang perempuan kemudian hamil tanpa sepengetahuan keluarga. Setelah bayi lahir, keduanya panik dan memilih jalan pintas dengan membuang bayi yang baru lahir itu.

โ€œPelaku melahirkan di rumah salah satu kerabat tanpa bantuan medis. Karena takut diketahui orang tua, mereka sepakat untuk membuang bayi tersebut di Panawangan,โ€ jelas Kapolres.

Usai melahirkan, pelaku membawa bayi itu menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanan, mereka berhenti di area sepi di Kecamatan Panawangan. Di lokasi itulah bayi malang itu diletakkan, kemudian ditinggalkan begitu saja.

Warga sekitar yang mendengar tangisan bayi segera datang dan menemukan bayi masih hidup dalam kondisi lemah. Bayi itu kemudian dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. โ€œBeruntung bayi cepat ditemukan warga, sehingga nyawanya bisa diselamatkan,โ€ ujar kapolres.


Proses Hukum dan Ancaman Hukuman

Polres Ciamis kini telah menahan kedua tersangka pembuang bayi di Ciamis itu. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, seperti pakaian bayi, selimut, dan kendaraan yang digunakan saat pembuangan.

โ€œPasangan ini kami jerat dengan Pasal 305 KUHP dan Pasal 308 KUHP tentang penelantaran dan pembuangan anak. Ancaman hukumannya maksimal lima tahun enam bulan penjara,โ€ tegas Kapolres.

Kasus ini menjadi perhatian besar masyarakat Ciamis. Banyak warga menyesalkan tindakan kedua pelaku yang dianggap tidak manusiawi. โ€œIni jadi pelajaran penting bagi para remaja agar tidak melakukan hubungan di luar nikah. Selain melanggar norma, juga bisa menjerumuskan pada tindakan kriminal seperti ini,โ€ ujar Tata, seorang tokoh masyarakat Panawangan.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk memperkuat pengawasan terhadap remaja di lingkungan masing-masing. โ€œKami berharap kasus pembuangan bayi di Ciamis ini menjadi yang terakhir. Orang tua dan masyarakat harus lebih peduli terhadap pergaulan anak muda,โ€ tambah Kapolres.

Saat ini, bayi hasil pembuangan itu dalam kondisi stabil dan masih dalam pengawasan medis. Dinas Sosial Kabupaten Ciamis turut menangani perawatan serta memastikan hak-hak bayi tersebut terpenuhi.


Pentingnya Kepedulian Sosial untuk Cegah Kasus Serupa

Kasus pembuang bayi di Ciamis menambah daftar panjang tragedi kemanusiaan akibat lemahnya kontrol sosial dan pendidikan moral di kalangan remaja. Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga melakukan pembinaan terhadap generasi muda.

Para tokoh agama dan masyarakat diminta ikut aktif memberikan penyuluhan tentang pentingnya tanggung jawab moral dan sosial. Sebab, tindakan membuang bayi bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mencerminkan hilangnya nilai kemanusiaan.

Kasus ini menjadi peringatan bagi semua pihak bahwa persoalan moral remaja harus mendapat perhatian serius. Pembuang bayi di Ciamis menjadi contoh nyata bahwa pengawasan, pendidikan, dan komunikasi dalam keluarga memegang peran penting dalam mencegah tragedi serupa. (GPS)

Wisuda OHAN

H. Aslim: Wisuda OHAN Bukan Sekadar Mencetak Hafidz, tapi Menyiapkan Masa...

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim menghadiri Wisuda OHAN (One Kelurahan One Hafidz) di Kota Tasikmalaya, Jumat (4/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Pelantikan GEKRAFS Kota Tasikmalaya, H. Aslim: Ekonomi Kreatif Harus Naik Kelas

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA.ย Pelantikan GEKRAFS Kota Tasikmalaya bukan sekadar menambah satu...

H. Aslim: Wisuda OHAN Bukan Sekadar Mencetak Hafidz, tapi Menyiapkan Masa Depan

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim menghadiri...

Ohan Hafiz Tasikmalaya Wisuda 44 Peserta, 26 Tuntaskan Hafalan 30 Juz

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA.ย Sebanyak 44 peserta Ohan Hafiz Tasikmalaya Angkatan I...

Pendakian Gunung Garut Ditutup Sementara Selama Musim Kemarau

lintaspriangan.com,ย BERITA GARUT. Kebijakan penutupan sementara pendakian gunung Garut memasuki...

Pangandaran Air Show 2026 Dimulai Hari Ini, Pesta Rakyat Gratis Digelar Malam

lintaspriangan.com,ย BERITA PANGANDARAN. Pangandaran Air Show 2026 mulai digelar Jumat,...

JAWA BARAT

Kasus Kematian Wanita Cianjur, Pelaku ditangkap di Sukabumi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR โ€“ Misteri kematian Imas Maska, perempuan...

PGRI Jabar Kawal Kasus Oknum Wartawan Sukabumi

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kasus dugaan intimidasi terhadap Kepala SDN...

Sopir Pikap Cium Bau Aneh, Kardus Berisi Mayat Perempuan di Bandung Terbongkar

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Misteri penemuan jasad perempuan berinisial SM...

Dua ASN Disnaker Cimahi Ditahan, Dugaan Korupsi Program Pelatihan Kerja

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Program pelatihan dan produktivitas tenaga...

SIM Keliling Bandung 2 September Buka di ITC Kebon Kalapa dan Tenth Avenue

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Layanan SIM Keliling Bandung tersedia di dua...

Wanita dalam Kardus di Bandung, Tersangka Ditangkap Kurang dari Enam Jam

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Perkembangan kasus wanita dalam kardus di Kota...

Tak Diberi Pulus, Pria Mengaku Wartawan Ngamuk di SD Sukabumi

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Permintaan uang Rp100 ribu berujung keributan...

Misteri Kematian Perempuan di Mes Peternakan Ayam Cianjur

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Misteri kematian seorang perempuan yang ditemukan...

Olahraga

Popular Categories