Klarifikasi Disdik Ciamis Tentang Proyek Ratusan Milyar yang Terindikasi Janggal

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Terkait dengan pemberitaan di Lintas Priangan berjudul: “Proyek Belasan Milyar Terindikasi Janggal, Kadisdik Ciamis Pilih Bungkam”, hari ini, Senin (07/07/2025), Dinas Pendidikan Ciamis memberikan klarifikasi langsung perwakilan Redaksi Lintas Priangan untuk Kabupaten Ciamis, Nanang Irawan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Dr. Erwan Darmawan, S.STP., M.Si., hadir langsung dalam klarifikasi tersebut, didampingi dengan tim yang bertugas mengelola pengadaan beberapa proyek yang menjadi materi pemberitaan.

Dalam klarifikasi tersebut pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis mengungkapkan beberapa poin penting. Antara lain, mengenai fakta tentang ketidaksesuaian data dalam eKatalog dengan data yang tersaji pada aplikasi LPSE, khususnya pada halaman AMEL.

“Proses pengadaan waktu tahun 2024 itu melibatkan dua aplikasi milik LKPP. Yang pertama aplikasi eKatalog, dan yang kedua aplikasi AMEL. Fungsi  kedua aplikasi ini berbeda. Kalau eKatalog ini untuk pelaksanaan ePurchasing, pelaksanaan pembelanjaan. Sementara AMEL itu untuk monitoring dan evaluasi pelaksanaan. Masalah timbul ketika data di kedua aplikasi ini tidak terkoneksi secara baik, sehingga kemudian menyajikan informasi publik yang tidak valid. Sebagai pelaksana, sebenarnya di aplikasi eKatalog, datanya tidak seperti yang tersaji pada aplikasi AMEL. Tentang hal ini, kami akan segera koordinasi ke LKPP,” terang Erwan.

AMEL merupakan singkatan dari Aplikasi Monitoring-Evaluasi Lokal, sebuah fitur berbasis web yang dapat diakses oleh publik. Berita Lintas Priangan sebelumnya memang berdasarkan pada data yang tersaji pada AMEL. Dan sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam AMEL tersebut cukup banyak data yang janggal, terutama karena tahapan pengadaan yang cukup kompleks bisa diselesaikan hanya dalam beberapa hari, bahkan diantaranya ada yang selesai dalam satu hari.

“Kami akan konsultasikan perbedaan sajian data dari dua aplikasi tersebut ke LKPP. Karena kalau di eKatalog, tahapannya tidak seperti yang disajikan di AMEL. Jangankan masyarakat, kami pun kaget saat melihat data di AMEL. Tidak mungkin kontrak bisa diselesaikan sampai tahap serah-terima dalam satu hari. Pengadaan barang apapun, mustahil itu,” tegas Erwan.

Erwan meyakinkan, bahwa semua berkas manual dan tahapan di eKatalog sudah tertib, bahkan sudah lolos dari pemeriksaan BPK.

Tak sampai di situ, Disdik Ciamis kemudian melakukan penelusuran ke beberapa SKPD dan Daerah lain. Hasilnya, ternyata fenomena ketidaksesuaian data antara eKatalog dengan AMEL banyak terjadi.

“Kami juga mencoba melihat di SKPD lain, bahkan daerah dan provinsi lain. Ternyata fenomena ini banyak terjadi, tidak hanya di Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis. Administrasi yang kami pegang tentu administrasi fisik. Alhamdulillah, secara administrasi Dinas Pendidikan sudah memenuhi prosedur yang seharusnya,” tegas Erwan.

Sejauh pengalaman Lintas Priangan dalam melakukan penelusuran data, apa yang disampaikan Erwan memang cukup banyak ditemui di beberapa daerah. Namun apakah hal tersebut disebabkan oleh sistem yang belum sinkron, atau human error, pihak pemerintah yang lebih faham, dalam hal ini LKPP tentunya.

Mengapa demikian? Karena kalau benar-benar masalah sistem, seharusnya pola masalah yang ditemukan dalam AMEL berlaku menyeluruh. Namun faktanya, tidak semuanya terjadi demikian.

Sebagai contoh, misalnya mengenai paket Pengadaan Perangkat Mobile Interaktif untuk Pembelajaran Kelas Digital Jenjang SD (BKK Jabar). Paket ini bisa ditemukan di AMEL Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis. Bedanya, di Kota Tasikmalaya, tahapan jadwalnya tersaji relatif logis, dimana pengumuman ditayangkan tangggal 20 Mei, dan serah terima serta realisasi pembayaran dilakukan pada 27 Juni.

Adapun pada AMEL Kabupaten Ciamis, data yang tersaji benar-benar tidak logis. Bukan lagi mepet-mepet, tapi tidak masuk akal. Hal ini karena tanggal pada Pengumuman RUP adalah 25 Juli 2024, sementara kontrak sudah lebih dulu selesai, tanggal 19 Maret 2024. Artinya, belanjanya duluan, prosedurnya dilaksanakan belakangan.

Apakah data tersebut memastikan adanya error system pada AMEL? Berdasarkan data yang dimiliki Tim Data dan Litbang Lintas Priangan, hal tersebut bisa jadi ya, bisa juga tidak. Sangat mungkin AMEL belum menyajikan data sesungguhnya, karena faktanya memang banyak data yang tidak logis tersaji begitu saja. Rasanya, tim pengadaan mustahil tidak faham tentang tahapan yang harus dilalui.

Namun demikian, dalam tataran praktis, faktanya ada juga memang yang terjadi demikian. Artinya, proses pengadaan dilakukan di belakang, sementara transaksi sudah dilakukan lebih dulu. Dengan dalih apapun, hal ini tidak bisa dibenarkan menurut aturan.

Contoh nyata misalnya seperti yang pernah dilakukan Dinas Sosial Kota Tasikmalaya. Tahun 2023, Dinas Sosial Kota Tasikmalaya sempat tersandung masalah lantaran proyek pembelanjaan seperti dipaparkan di atas, ketika transaksi mendahului prosedur. Dinsos Kota Tasikmalaya merealisasikan pembagian sembako sebagai bantuan sosial pada Oktober 2023, tapi proses pengadaannya baru dimulai pada November 2023. Itu pengakuan dinas, cuma beda sebulan, tatap saja salah. Apalagi ketika ternyata perusahaan penyedia ketika itu mengaku sudah diminta mengirim barang sejak Januari 2023.

Apa yang pernah terjadi di Dinas Sosial Kota Tasikmalaya akhirnya jadi temuan BPK RI, sebagaimana dipaparkan dalam LHP BPK 2024 Kota Tasikmalaya (halaman 312). Walhasil, ketika proses-proses serampangan seperti ini tidak ada yang mengawasi, ujung-ujungnya harus berurusan dengan Aparat Penegak Hukum (APH).

Kembali ke klarifikasi Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan, memberikan apreasiasi kepada Lintas Priangan. Tentunya hal tersebut disambut baik oleh Redaksi Lintas Priangan.

“Alhamdulillah, dengan komunikasi yang terbuka, meski belum sepenuhnya benderang karena ada faktor LKPP di pusat, setidaknya yang tadinya gelap menjadi lebih terang.” Demikian komentar Pandu Adjie Kusumah, Pemimpin Redaksi Lintas Priangan.

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Mata Rakyat: AI yang Dirancang Khusus untuk Memantau Rencana Belanja Pemerintah Kota Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ketika ruang fiskal daerah semakin sempit,...

APBD Perubahan Tasikmalaya Prioritaskan Infrastruktur, Gaji PPPK Paruh Waktu Masuk Anggaran

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. APBD Perubahan Tasikmalaya tahun anggaran 2026 diarahkan untuk...

Jembatan Pongpet Pangandaran Dibangun Ulang, Ditargetkan Rampung Dua Bulan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Jembatan Pongpet Pangandaran di Desa Margacinta, Kecamatan...

10 Korban KM Virgo Asal Garut Masih Dicari, Pencarian Bawah Laut Diperkuat

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Pencarian 10 korban KM Virgo asal Kabupaten...

Terjerat Cinta di Mobile Legends, Perempuan Cianjur Jadi Korban Baru Penipuan JCP

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kasus dugaan penipuan bermodus hubungan asmara...

JAWA BARAT

KDM Rombak Besar-Besaran OPD Jabar, 6 Dinas Bakal Digabung: Benarkah Anggaran Bisa Lebih Hemat?

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan...

Jalan Kolonel Masturi Ditutup Total Mulai 14 September, Ini Jalur Alternatifnya

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jalan Kolonel Masturi di Kabupaten Bandung Barat ditutup...

Vonis Ade Kuswara Dijadwalkan Dibacakan Hari Ini di Tipikor Bandung

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Sidang vonis Ade Kuswara Kunang dan ayahnya,...

Festival Tari Tradisional Jawa Barat Dijadwalkan Berlangsung 9 Jam Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Festival Tari Tradisional Jawa Barat dijadwalkan...

Jambore Relawan Kebencanaan 2026 Dijadwalkan Dibuka di Cimenyan Pagi Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jambore Relawan Kebencanaan 2026 dijadwalkan dibuka di...

KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Suap Bupati Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan...

GIIAS Education Day di Bandung Masuki Hari Kedua, Pelajar Diajak Kenali Industri Otomotif

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. GIIAS Education Day memasuki hari kedua di...

PPAN Jawa Barat 2026 Dijadwalkan Umumkan Peserta Lolos Tahap Provinsi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT.  Peserta PPAN Jawa Barat 2026 dijadwalkan...

Olahraga

Popular Categories