lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sertijab Polresta Tasikmalaya digelar untuk posisi Wakapolresta dan Kasat Reskrim. Upacara serah terima jabatan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Andi Purwanto, di Mapolresta Tasikmalaya, Selasa, 9 Juni 2026.
Pergantian pejabat ini menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri. Selain sebagai penyegaran internal, mutasi jabatan juga menjadi bagian dari pembinaan karier serta penguatan kinerja pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Wakapolresta dan Kasat Reskrim Berpindah Tugas
Sertijab Polresta Tasikmalaya tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolda Jawa Barat Nomor ST/713/V/KEP/2026 tanggal 22 Mei 2026 tentang mutasi jabatan di lingkungan Polda Jawa Barat.
Dalam mutasi itu, Kompol Wahyu Maduransyah Putra yang sebelumnya menjabat Wakapolresta Tasikmalaya mendapat tugas baru sebagai Wakapolres Cianjur.
Jabatan Wakapolresta Tasikmalaya selanjutnya diisi oleh Kompol Aulia Robby Kartika Putra, S.I.K., M.I.K. Sebelum mendapat amanah baru tersebut, Kompol Aulia Robby Kartika Putra menjabat sebagai Kapolsek Gunung Putri Polres Bogor.
Pergantian juga terjadi pada posisi Kepala Satuan Reserse Kriminal atau Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya. AKP Herman Saputra yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya mendapat amanah baru sebagai Kasat Reskrim Polres Garut.
Posisi Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya kini dipercayakan kepada AKP Januar Rangga Fardhela. Sebelumnya, AKP Januar Rangga Fardhela bertugas sebagai Panit 2 Subdit 1 Ditreskrimum Polda Jawa Barat.
Pergantian dua posisi strategis ini menjadi perhatian karena Wakapolresta dan Kasat Reskrim memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, baik dalam menjaga stabilitas kamtibmas maupun penegakan hukum di wilayah hukum Polresta Tasikmalaya.
Kapolresta: Mutasi Bagian dari Kebutuhan Organisasi
Dalam amanatnya, Kapolresta Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto menyampaikan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal biasa dalam dinamika organisasi Polri.
Menurutnya, mutasi dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta upaya meningkatkan kinerja dan profesionalisme personel.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi, sekaligus bentuk kepercayaan pimpinan kepada personel yang dinilai mampu mengemban tugas dan tanggung jawab yang lebih besar,” ujar Kapolresta.
AKBP Andi Purwanto juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama bertugas di Polresta Tasikmalaya.
Kepada pejabat baru, Kapolresta berharap agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas. Ia juga meminta pejabat baru dapat melanjutkan program, inovasi, serta pelayanan yang telah berjalan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian pejabat lama. Kepada pejabat baru, selamat bertugas. Semoga dapat mengemban amanah dengan tanggung jawab dan memberikan kontribusi terbaik bagi institusi dan masyarakat,” tambahnya.
Melalui sertijab Polresta Tasikmalaya ini, jajaran kepolisian diharapkan semakin optimal dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pergantian pejabat juga diharapkan memperkuat pelayanan Polri, terutama dalam perlindungan, pengayoman, pelayanan masyarakat, serta penegakan hukum yang profesional, modern, dan terpercaya.
Bagi masyarakat, mutasi pejabat mungkin terlihat seperti seremoni biasa. Namun di tubuh organisasi kepolisian, pergantian posisi strategis seperti ini ibarat mengganti gir dalam mesin besar: tidak selalu terlihat dari luar, tetapi menentukan halus tidaknya laju pelayanan di lapangan. (DH/AS)

