Kebakaran Rumah di Panumbangan Ciamis, 25 Jiwa Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS.  Kebakaran Rumah di Panumbangan Ciamis membuat 25 jiwa harus mengungsi ke rumah keluarga. Peristiwa itu terjadi di Dusun Warudoyong, RT 02 RW 03, Desa Sindangherang, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jumat, 29 Mei 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.

Rumah yang terbakar diketahui milik H. Bobon, warga setempat berusia 65 tahun. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, bangunan beserta seluruh isinya dilaporkan hangus terbakar. Kerugian sementara akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Asap Muncul dari Kamar Saat Penghuni Sedang Zikir

Ketua Tagana Kabupaten Ciamis, Anjar, membenarkan adanya kebakaran rumah di Ciamis tersebut. Ia menyampaikan, berdasarkan laporan awal, api pertama kali diketahui saat penghuni rumah sedang melaksanakan kegiatan zikir.

- Advertisement -

Dalam suasana kegiatan itu, penghuni tiba-tiba melihat asap dari bagian kamar. Asap tersebut kemudian menjadi tanda awal munculnya api. Tidak lama berselang, api diduga membesar dari ruangan tersebut dan merambat ke bagian bangunan lainnya.

“Awal mula api diperkirakan dari kamar. Saat itu penghuni sedang melaksanakan kegiatan zikir, lalu terlihat asap dari dalam kamar,” kata Anjar, berdasarkan laporan penanganan di lokasi.

Dalam waktu singkat, rumah terbakar di Panumbangan itu sulit diselamatkan. Kobaran api melahap bangunan berikut barang-barang yang berada di dalamnya. Para penghuni pun harus segera diamankan agar tidak terjadi korban jiwa.

Anjar menyebut, sebanyak 25 jiwa terdampak dalam peristiwa ini. Mereka sementara diungsikan ke rumah keluarga karena rumah yang ditempati sudah tidak memungkinkan untuk dihuni kembali.

Meski korban jiwa nihil, dampak kebakaran tetap berat. Para penghuni kehilangan tempat tinggal, perlengkapan rumah, dan berbagai kebutuhan harian. Dalam satu sore, rumah yang menjadi tempat berteduh puluhan orang berubah menjadi puing.

Situasi di lokasi sempat menyita perhatian warga sekitar. Apalagi, kebakaran terjadi di kawasan permukiman. Warga berdatangan untuk melihat kondisi rumah yang terbakar sekaligus membantu proses penanganan awal.

Menurut Anjar, laporan awal juga mencatat bahwa kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp500 juta. Nilai tersebut berasal dari bangunan dan seluruh isi rumah yang terbakar. Namun, pendataan lanjutan masih diperlukan untuk memastikan dampak keseluruhan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa api bisa datang tanpa aba-aba panjang. Awalnya hanya asap dari kamar, lalu dalam hitungan menit berubah menjadi musibah besar. Kalau api bisa bicara, mungkin ia tidak akan permisi dulu sebelum membuat semua orang panik.

Tagana Ciamis Turun ke Lokasi, Korban Butuh Sembako dan Terpal

Setelah menerima laporan, sejumlah unsur gabungan turun ke lokasi. Penanganan dilakukan bersama oleh Pemerintah Kecamatan Panumbangan, Pemerintah Desa Sindangherang, Polsek Panumbangan, Koramil Panumbangan, Tagana Kabupaten Ciamis, Karang Taruna, masyarakat sekitar, relawan Baznas, serta KSB Kecamatan Panumbangan.

Anjar mengatakan, Tagana Ciamis turun ke lokasi untuk melakukan assessment, pendataan, dan dokumentasi. Langkah tersebut dilakukan agar kondisi korban dan kebutuhan darurat dapat segera diketahui secara jelas.

Upaya penanganan di lokasi meliputi pemadaman api, pengamanan jiwa, pembersihan material, serta pendataan awal terhadap warga terdampak. Petugas juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Dalam kondisi darurat, kebutuhan para korban menjadi perhatian utama. Berdasarkan laporan penanganan, kebutuhan mendesak saat ini adalah sembako kedaruratan dan terpal. Bantuan itu dibutuhkan untuk membantu 25 warga mengungsi akibat kebakaran.

“Kebutuhan mendesak saat ini sembako kedaruratan dan terpal,” ujar Anjar.

Terpal dibutuhkan sebagai penunjang darurat, terutama untuk perlindungan sementara dan kebutuhan dasar keluarga terdampak. Sementara sembako diperlukan karena sebagian besar barang kebutuhan harian ikut terbakar bersama bangunan rumah.

Peristiwa kebakaran di Desa Sindangherang ini juga menjadi perhatian pemerintah setempat. Dengan jumlah penghuni mencapai 25 jiwa, penanganan pascakebakaran tidak cukup hanya berhenti pada pemadaman. Korban membutuhkan pendampingan, bantuan logistik, dan pendataan lanjutan.

Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang. Informasi awal baru menyebutkan bahwa api diperkirakan berasal dari kamar. Karena itu, kesimpulan resmi mengenai penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.

Pemerintah setempat bersama unsur kebencanaan masih melakukan pendataan lanjutan. Pendataan itu penting untuk memastikan kondisi seluruh penghuni, kebutuhan darurat, serta kemungkinan bantuan lanjutan bagi keluarga H. Bobon.

Musibah Kebakaran Rumah di Panumbangan Ciamis ini meninggalkan dampak besar bagi para penghuni. Tidak ada korban jiwa memang menjadi kabar yang melegakan. Namun, kehilangan rumah dan seluruh isinya tetap menjadi pukulan berat bagi keluarga terdampak. (AI/AS)


Baca Berita Ciamis lainnya di Google News

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

PEPATAH MANIS Ciamis Hadirkan 58 Layanan di Sukamantri, Warga Bisa Urus Dokumen hingga Beli Pangan Murah

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menghadirkan 58 jenis...

Hari Santri 2026 Pangandaran, PCNU dan Pemkab Rencanakan Upacara Bersama serta Berbagai Perlombaan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten...

Upacara Hari Jadi Pangandaran ke-14 Digelar 24 Oktober di Lapangan Parigi, Ini Rangkaian Acaranya

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pemerintah Kabupaten Pangandaran menjadwalkan upacara Hari...

Pangandaran Fest 2026 Berlangsung hingga 24 Oktober, Puluhan Stan UMKM Disiapkan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pangandaran Fest 2026 dijadwalkan berlangsung hingga...

Musabaqah Hari Santri 2026 Kota Tasikmalaya Jadi Ajang Pengembangan Kemampuan Santri

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Musabaqah Hari...

JAWA BARAT

BMKG Peringatkan Banjir Rob Jawa Barat hingga Awal November 2026, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Motor Trail di Lahan Kosong Bekasi Bikin Heboh, Siapa Pemilik Sebenarnya?

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Deretan sepeda motor trail yang terparkir...

103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan, Orang Tua Menanti Kepastian Penyebabnya

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kekhawatiran menyelimuti keluarga siswa SMP Negeri...

BPKH Bahas Dana Haji di Bandung, Kelolaan Capai Rp185,72 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membahas...

Angkot Bandung Diusulkan Tanpa Setoran, Sopir Didorong Jadi Pemilik Kendaraan Sendiri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan...

Wakil Bupati Indramayu Ditahan, Terungkap Dugaan Rekayasa Tunjangan DPRD Rp18,79 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. BANDUNG – Wakil Bupati Indramayu ditahan...

Pinjaman Pemprov Jabar Tak Direstui Kemendagri, Pemborong Pekerjaan 2026 Siap-Siap Gigit Jari

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Rencana pinjaman Pemprov Jabar sebesar Rp3,4...

Insentif Rp100 Ribu Sebulan, Ribuan Guru PAUD Indramayu Menanti

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Ribuan guru Pendidikan Anak Usia Dini...

Olahraga

Kategori Populer