lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Kesempatan baru terbuka bagi siswa di Kabupaten Ciamis untuk mengasah kemampuan berbicara di depan umum tanpa perlu mengeluarkan biaya. Program speaking center di Ciamis mulai disiapkan sebagai ruang belajar yang dirancang lebih santai, praktis, dan dekat dengan kebutuhan siswa masa kini.
Bukan sekadar latihan biasa, program ini diharapkan bisa membantu siswa lebih berani menyampaikan pendapat, tampil percaya diri, dan tidak lagi gugup saat berbicara di depan banyak orang. Kemampuan seperti ini kini semakin penting, bukan hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan dunia kerja ke depan.
Menariknya, program ini tidak lahir dari satu pihak saja. Ada kolaborasi yang mulai dibangun antara Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Pertemuan keduanya menjadi titik awal untuk merancang kegiatan yang benar-benar menyentuh kebutuhan siswa.
Perwakilan PMII, Husni, memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus membawa semangat bahwa mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi juga sebagai pihak yang bisa memberi dampak nyata bagi daerah. Salah satu bentuk konkretnya adalah mendorong lahirnya program pembinaan keterampilan komunikasi bagi pelajar.
Gagasan tersebut mendapat respons positif dari Dinas Pendidikan Ciamis. Kepala Dinas Pendidikan, Erwan Darmawan, menilai kolaborasi dengan organisasi kepemudaan seperti PMII dapat membuka ruang baru dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting. Kami berharap program yang dirancang tidak hanya berjalan, tetapi juga memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi siswa,” ujarnya.
Selain peningkatan keterampilan berbicara, kerja sama ini juga diarahkan untuk mendukung pembinaan karakter. Salah satu wacana yang muncul adalah keterlibatan PMII dalam kegiatan keputrian bagi siswi tingkat SMP, sebagai bagian dari penguatan nilai dan kepercayaan diri.
Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, pendekatan seperti ini dinilai lebih relevan. Siswa tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga mampu berkomunikasi dengan baik, menyampaikan ide secara jelas, dan memiliki karakter yang kuat.
Program speaking center di Ciamis sendiri dirancang sebagai pelatihan public speaking yang berfokus pada praktik langsung. Siswa akan mendapatkan kesempatan untuk berlatih berbicara, menyusun gagasan, serta tampil di depan umum dalam suasana yang lebih nyaman dan tidak kaku.
Kegiatan ini direncanakan mulai berjalan pada 7 Mei 2026 dan akan menyasar siswa di bawah binaan Dinas Pendidikan Ciamis. Seluruh rangkaian program disiapkan dalam format non-profit, sehingga dapat diikuti secara gratis oleh peserta.
Dengan konsep yang lebih aplikatif dan kolaboratif, program ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya ruang-ruang pembinaan yang lebih hidup. Tidak hanya melatih kemampuan berbicara, tetapi juga membangun generasi muda yang lebih percaya diri, komunikatif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

