lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Hasil Amerika Serikat vs Belgia, mimpi Amerika Serikat melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026 harus berakhir dengan cara yang menyakitkan. Bermain di hadapan publik sendiri, USMNT justru dipaksa mengakui keunggulan Belgia dengan skor telak 1-4 pada babak 16 besar, Selasa (7/7/2026) WIB.
Laga ini bukan sekadar tentang kemenangan Belgia. Pertandingan juga dibayangi kontroversi sejak sebelum sepak mula akibat keputusan FIFA yang membatalkan sanksi larangan bermain Folarin Balogun. Keputusan tersebut memicu protes dari Federasi Sepak Bola Belgia dan memantik perdebatan luas mengenai konsistensi penerapan regulasi disiplin FIFA. Meski akhirnya Balogun diizinkan tampil, kontroversi itu justru gagal mengubah nasib Amerika Serikat yang harus tersingkir di kandang sendiri.
Charles De Ketelaere Jadi Mimpi Buruk Amerika
Belgia langsung menunjukkan mental tim besar sejak menit awal. Charles De Ketelaere membuka keunggulan pada menit ke-9 sebelum Malik Tillman sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-31.
Namun harapan publik tuan rumah hanya bertahan dua menit. De Ketelaere kembali mencetak gol pada menit ke-33 dan membawa Belgia unggul 2-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Belgia tampil semakin efisien. Hans Vanaken memanfaatkan kesalahan fatal lini belakang Amerika untuk mencetak gol ketiga pada menit ke-57. Ketika tuan rumah mulai kehilangan organisasi permainan, Romelu Lukaku memastikan kemenangan Belgia lewat gol pada masa injury time.
Hasil Amerika Serikat Vs Belgia: Statistik Mengungkap Jurang Kualitas
Sepintas Amerika Serikat memang unggul penguasaan bola dengan 56 persen. Namun dominasi tersebut sama sekali tidak berbanding lurus dengan efektivitas serangan.
Belgia menghasilkan xG 2,15, jauh di atas Amerika yang hanya 0,67. Setan Merah juga melepaskan 15 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran, serta menciptakan empat peluang emas tanpa balasan dari tuan rumah.
Yang paling mencolok adalah kualitas penyelesaian akhir. Nilai xG on Target Belgia mencapai 3,64, sedangkan Amerika hanya 0,31. Artinya, setiap peluang Belgia benar-benar mengancam gawang Matt Freese.
Kesalahan individu juga menjadi faktor pembeda. Amerika tercatat melakukan tiga kesalahan yang berujung gol, sementara Belgia mampu menjaga disiplin sepanjang pertandingan.
Kontroversi Balogun Tak Mengubah Hasil
Sebelum pertandingan dimulai, perhatian publik justru tertuju kepada Folarin Balogun.
Penyerang utama Amerika itu sebelumnya menerima kartu merah pada laga melawan Bosnia-Herzegovina yang seharusnya membuatnya menjalani skorsing otomatis satu pertandingan. Namun FIFA secara mengejutkan menangguhkan hukuman tersebut sehingga Balogun tetap bisa dimainkan menghadapi Belgia. Keputusan itu memicu protes keras dari Federasi Belgia dan menjadi salah satu kontroversi terbesar sepanjang Piala Dunia 2026.
Ironisnya, kontroversi yang menyita perhatian dunia itu justru tidak memberi dampak berarti di atas lapangan. Balogun gagal menjadi pembeda, sementara Belgia tetap tampil jauh lebih matang, tenang, dan efektif.
Belgia Kirim Pesan Kuat ke Para Kandidat Juara
Kemenangan 4-1 bukan hanya memastikan Belgia melaju ke babak perempat final, tetapi juga menjadi sinyal bahwa generasi baru Setan Merah layak diperhitungkan sebagai kandidat serius perebutan gelar.
Charles De Ketelaere tampil luar biasa dengan dua gol dan satu assist, sementara Vanaken dan Lukaku melengkapi pesta gol Belgia. Kombinasi kreativitas lini tengah, efektivitas penyelesaian akhir, dan pertahanan yang disiplin membuat Belgia tampil sebagai salah satu tim paling komplet di fase gugur.
Di sisi lain, Amerika Serikat harus mengakhiri perjalanan mereka dengan kekecewaan besar. Bermain di rumah sendiri, dibayangi kontroversi sebelum pertandingan, lalu tumbang dengan skor telak menjadi penutup pahit bagi ambisi tuan rumah di Piala Dunia 2026. (HS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
