lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Hadiah juara Piala Dunia 2026 menjadi pertaruhan besar lainnya dalam final Argentina vs Spanyol. Tim yang mengangkat trofi akan membawa pulang 50 juta dolar AS atau sekitar Rp903,2 miliar.
Sementara itu, tim yang kalah di final tetap menerima 33 juta dolar AS atau sekitar Rp596,1 miliar. Artinya, pertandingan di New York New Jersey Stadium pada Minggu, 19 Juli 2026, juga memperebutkan selisih hadiah sekitar Rp307 miliar.
Hadiah Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Nominal tersebut dihitung menggunakan kurs referensi JISDOR Bank Indonesia pada 15 Juli 2026 sebesar Rp18.064 per dolar AS. Nilai rupiahnya masih dapat berubah mengikuti pergerakan kurs.
Berdasarkan keputusan resmi Dewan FIFA, hadiah juara Piala Dunia 2026 ditetapkan sebesar 50 juta dolar AS. Nilai itu menjadi hadiah terbesar yang pernah diberikan kepada kampiun Piala Dunia.
Jumlahnya meningkat 8 juta dolar AS dibandingkan hadiah yang diterima Argentina ketika menjuarai Piala Dunia 2022. Saat itu, Argentina memperoleh 42 juta dolar AS setelah mengalahkan Prancis melalui adu penalti.
Jika dihitung dengan kurs saat ini, kenaikannya setara sekitar Rp144,5 miliar. FIFA juga memberikan hadiah lebih besar kepada tim yang finis di posisi lain.
Peringkat ketiga memperoleh 29 juta dolar AS atau sekitar Rp523,8 miliar. Tim peringkat keempat membawa pulang 27 juta dolar AS atau Rp487,7 miliar.
Empat tim yang tersingkir pada perempat final masing-masing mendapat 19 juta dolar AS. Tim yang berhenti di babak 16 besar memperoleh 15 juta dolar AS.
Peserta yang tersingkir pada babak 32 besar mendapatkan 11 juta dolar AS. Sementara itu, tim yang gagal melewati fase grup tetap memperoleh 9 juta dolar AS.
Total hadiah berdasarkan pencapaian seluruh peserta mencapai 655 juta dolar AS. Nilainya sekitar Rp11,83 triliun dan meningkat 50 persen dibandingkan Piala Dunia 2022 di Qatar.
Selain hadiah berdasarkan posisi akhir, setiap peserta menerima tambahan 1,5 juta dolar AS untuk biaya persiapan. Dana tersebut setara sekitar Rp27,1 miliar per tim.
Dengan demikian, Argentina atau Spanyol yang menjadi juara berpotensi menerima total 51,5 juta dolar AS jika dana persiapan ikut dihitung. Nilainya mencapai sekitar Rp930,3 miliar.
Uang Tidak Langsung Masuk Kantong Pemain
Hadiah juara Piala Dunia tidak otomatis dibagikan seluruhnya kepada Lionel Messi, Lamine Yamal, atau pemain lain. FIFA menyerahkan dana tersebut kepada federasi sepak bola negara peserta.
Jika Argentina menjadi juara, uang akan diterima Asosiasi Sepak Bola Argentina atau AFA. Apabila Spanyol menang, dana tersebut menjadi hak Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol atau RFEF.
Setiap federasi memiliki kebijakan sendiri dalam menentukan bonus pemain, pelatih, dan staf. Besaran bonus biasanya telah disepakati sebelum turnamen dimulai. Sisanya dapat digunakan untuk biaya operasional, pengembangan tim nasional, pembinaan usia muda, dan program federasi.
FIFA secara keseluruhan menyiapkan kontribusi finansial sebesar 727 juta dolar AS untuk Piala Dunia 2026. Angka tersebut mencakup dana hadiah 655 juta dolar AS serta biaya persiapan bagi 48 negara peserta.
Besarnya hadiah tidak akan menjadi motivasi utama saat Argentina dan Spanyol memasuki lapangan. Trofi, kehormatan negara, serta catatan sejarah tetap berada di atas semuanya.
Namun, selisih lebih dari Rp307 miliar antara juara dan runner-up memperlihatkan besarnya nilai pertandingan tersebut. Dalam waktu 90 menit, atau mungkin hingga perpanjangan waktu dan adu penalti, satu tim akan pulang membawa trofi sekaligus hadiah hampir Rp1 triliun.
Argentina berpeluang mempertahankan gelar yang direbut pada 2022. Spanyol mencoba kembali menjadi juara dunia setelah terakhir kali meraihnya pada 2010.
Final itu akan berlangsung Minggu pukul 15.00 waktu East Rutherford atau Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB. Pemenangnya bukan hanya menjadi penguasa sepak bola dunia, tetapi juga mencatatkan penerimaan hadiah terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia. (NS/AS)
