lintaspriangan.com, HIBURAN. Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah memasuki babak yang lebih panas. Setelah gugatan hak asuh anak Ruben resmi bergulir ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kubu Sarwendah memastikan tidak akan tinggal diam. Mereka mengaku telah menyiapkan berbagai bukti dan fakta yang disebut akan diungkap dalam persidangan nanti. Pernyataan itu menandai potensi memanasnya sengketa yang bukan hanya memperebutkan hak asuh anak, tetapi juga membuka lembaran baru mengenai dinamika rumah tangga pasangan yang telah berpisah tersebut.
Sidang perdana gugatan hak asuh dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sesuai ketentuan perkara keluarga, persidangan akan digelar secara tertutup dan diawali dengan proses mediasi antara kedua belah pihak.
Hak Asuh Anak Ruben Memasuki Babak Baru
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menegaskan kliennya siap menghadapi proses hukum yang diajukan Ruben Onsu.
Menurutnya, seluruh jawaban maupun bukti akan disampaikan pada saat persidangan berlangsung. Pihak Sarwendah memilih menghormati proses hukum dan tidak ingin membuka materi pembelaan di luar persidangan.
Chris juga mengungkapkan bahwa langkah hukum yang ditempuh Ruben membuat agenda pertemuan damai yang semula direncanakan pada 11 Juli 2026 dipastikan batal.
Dengan masuknya perkara ke pengadilan, penyelesaian sengketa kini sepenuhnya akan mengikuti mekanisme hukum, termasuk tahapan mediasi yang difasilitasi majelis hakim.
Sarwendah Klaim Punya Fakta yang Akan Diungkap di Sidang
Yang paling menyita perhatian adalah pernyataan kubu Sarwendah yang menyebut terdapat sejumlah fakta selama kehidupan rumah tangga yang akan diungkap apabila persidangan memasuki pokok perkara.
Namun hingga kini, pihak Sarwendah belum menjelaskan secara rinci bentuk bukti maupun fakta yang dimaksud.
Di sisi lain, kuasa hukum Ruben Onsu sebelumnya menyatakan gugatan hak asuh diajukan demi memperoleh kepastian hukum terkait pengasuhan anak-anak mereka. Salah satu dalil yang diajukan dalam gugatan disebut berkaitan dengan kesulitan Ruben untuk bertemu anak-anaknya setelah perceraian.
Sidang Digelar Tertutup Demi Kepentingan Anak
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memastikan sidang hak asuh anak Ruben akan berlangsung secara tertutup karena menyangkut perkara keluarga dan kepentingan anak.
Majelis hakim juga akan lebih dulu mengupayakan mediasi sebelum memasuki pemeriksaan pokok perkara.
Publik pun kini menanti bagaimana proses persidangan akan berjalan. Di satu sisi, Ruben Onsu mengajukan gugatan untuk memperoleh hak asuh anak. Di sisi lain, Sarwendah menyatakan siap membantah berbagai dalil yang diajukan sekaligus mengungkap fakta-fakta yang selama ini belum pernah disampaikan ke ruang publik.
Dengan posisi kedua belah pihak yang sama-sama bersikukuh mempertahankan argumentasinya, sidang hak asuh anak Ruben diperkirakan akan menjadi salah satu perkara keluarga yang paling menyita perhatian publik dalam beberapa pekan ke depan. (HS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
