Sekum HMI: Fenomena Spanduk di Balai Kota Tasikmalaya Bisa Picu Eskalasi

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Fenomena pemasangan spanduk bernada kritis di pagar Balai Kota Tasikmalaya kembali mencuri perhatian publik. Spanduk-spanduk tersebut tidak lagi berdiri sebagai kritik insidental, melainkan mencerminkan akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap pola komunikasi dan kehadiran pimpinan daerah dalam merespons aspirasi publik.

Dalam beberapa waktu terakhir, Balai Kota Tasikmalaya berulang kali menjadi lokasi munculnya spanduk protes. Sejumlah media lokal memberitakan, spanduk itu berisi sindiran tajam terhadap Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, mulai dari kritik soal minimnya dialog langsung dengan warga dan mahasiswa, hingga polemik kebijakan tata ruang seperti pembangunan lapangan padel di kawasan RS Hermina yang disorot karena dinilai bermasalah secara lingkungan dan aset daerah.

Fenomena spanduk di Balai Kota Tasikmalaya tersebut dinilai bukan sekadar ekspresi kemarahan sesaat, melainkan sinyal adanya jarak yang belum terjembatani antara pemerintah kota dan masyarakat.

Pandangan serupa disampaikan Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tasikmalaya, Galih Mauladin.
Dalam wawancara pada Selasa malam (03/02/2026), Galih menilai maraknya spanduk kritis tersebut tidak bisa dilepaskan dari pola komunikasi pemerintah kota yang dinilai belum memberi ruang dialog langsung secara memadai.

Ia mengatakan, ketika aspirasi masyarakat dan mahasiswa tidak direspons oleh pimpinan daerah, berbagai dinamika berpotensi muncul. Mulai dari kekecewaan, tumbuhnya ketidakpercayaan terhadap pemerintah, meningkatnya aksi protes, hingga lahirnya gerakan-gerakan sosial di luar jalur formal.

โ€œKalau kondisi seperti ini terus dibiarkan, eskalasi pasti akan ada dan jumlahnya semakin banyak,โ€ ujar Galih.

Baca Berita Tasikmalaya lainnya: 5 Masalah Krusial dalam 1 Tahun Kepemimpinan Viman

Menurutnya, fenomena spanduk yang berulang kali muncul di Balai Kota merupakan bentuk kritik yang lahir karena saluran komunikasi formal tidak berjalan optimal. Kritik visual itu, kata dia, menjadi cara publik menyuarakan keresahan ketika ruang dialog tidak tersedia.

Dalam konteks pencegahan eskalasi, Galih menegaskan bahwa kehadiran langsung wali kota memiliki peran yang sangat penting. Ia menilai, perwakilan birokrasi tidak cukup jika tidak disertai kehadiran nyata pimpinan daerah sebagai pengambil keputusan tertinggi.

โ€œKehadiran wali kota harus ada dan terlihat, terutama ketika masyarakat dan mahasiswa secara langsung meminta dialog. Itu penting untuk mencegah eskalasi,โ€ katanya.

Baca Berita Tasikmalaya lainnya: Ada Oknum Pejabat PNS Kota Tasikmalaya Doyan Main Proyek

Ia juga menilai, sikap diam atau menghindar justru berpotensi memperlebar jarak antara pemerintah dan publik. Kondisi inilah yang kemudian memicu munculnya berbagai ekspresi kritik di ruang publik, termasuk pemasangan spanduk di pagar Balai Kota Tasikmalaya.

Bersambung ke Halaman 2 โ†’ Jangan Paksa Eskalasi Membesar


JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Kanaya Whu, Vokalis Emka 9, Meninggal Dunia di RSHS Bandung

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kabar duka datang dari dunia musik...

Lowongan Kerja Tasikmalaya: Empat Posisi Tutup Pendaftaran 14 September

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Empat posisi lowongan kerja Tasikmalaya yang tercantum...

Benda Diduga Bom Tasikmalaya: Polisi Periksa Dua Pria, Asal-usul Masih Didalami

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Polisi masih mendalami asal-usul benda diduga bom...

Sayembara Jaipong Ciamis Masuki Hari Terakhir, 300 Penari Priangan Timur Tampil

lintaspriangan.com,ย BERITA CIAMIS. Sayembara Jaipong Ciamis bertajuk Ceta Ngajomantara memasuki...

Turbo Disebut Opsional, Ratusan Driver Maxim Tasikmalaya Tetap Minta Dihapus

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ratusan pengemudi ojek online (ojol) Maxim...

JAWA BARAT

Festival Tari Tradisional Jawa Barat Dijadwalkan Berlangsung 9 Jam Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA JAWA BARAT. Festival Tari Tradisional Jawa Barat dijadwalkan...

Jambore Relawan Kebencanaan 2026 Dijadwalkan Dibuka di Cimenyan Pagi Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Jambore Relawan Kebencanaan 2026 dijadwalkan dibuka di...

KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Suap Bupati Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan...

GIIAS Education Day di Bandung Masuki Hari Kedua, Pelajar Diajak Kenali Industri Otomotif

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. GIIAS Education Day memasuki hari kedua di...

PPAN Jawa Barat 2026 Dijadwalkan Umumkan Peserta Lolos Tahap Provinsi Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA JAWA BARAT.ย  Peserta PPAN Jawa Barat 2026 dijadwalkan...

1,96 Ton Beras Bantuan Pangan Cirebon Malah Menumpuk di Rumah Warga, Bantuan buat Siapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Beras bantuan pangan yang seharusnya berada...

Drama Sunda Palagan Bubat Tampil Lima Sesi di Bandung Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG.ย Drama Sunda Palagan Bubat dijadwalkan tampil dalam lima...

Sukabumi Expo 2026 Mulai 10 September, Job Fair Jadi Salah Satu Agenda

lintaspriangan.com,ย BERITA SUKABUMI.ย Sukabumi Expo 2026 dijadwalkan mulai berlangsung di Kabupaten...

Olahraga

Popular Categories