Tragis! Pengeroyokan di Sukabumi, Korban Dituduh Mencuri dan Tewas Dikeroyok 6 Orang

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Berawal dari tuduhan mencuri, seorang pemuda di Kabupaten Sukabumi justru kehilangan nyawanya. Korban berinisial AYS (24) diduga menjadi sasaran aksi main hakim sendiri hingga akhirnya meninggal dunia. Peristiwa pengeroyokan di Sukabumi itu kini menyeret enam pemuda ke proses hukum setelah polisi bergerak mengungkap kasus tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan karena dugaan pencurian yang dituduhkan kepada korban berakhir dengan aksi kekerasan yang merenggut nyawa. Polisi menegaskan seluruh peristiwa kini ditangani sesuai prosedur hukum, sementara enam terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kronologi Pengeroyokan di Sukabumi Berawal dari Tuduhan Mencuri

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga dijemput oleh sekelompok orang yang menuduhnya terlibat dalam aksi pencurian.

Alih-alih menyerahkan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum, korban diduga mengalami pengeroyokan secara bersama-sama hingga mengalami luka berat.

Korban kemudian sempat mendapatkan penanganan medis. Namun, akibat luka yang dideritanya, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Dalam peristiwa tersebut, seorang rekan korban juga dilaporkan mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.

Polisi masih terus mendalami secara rinci kronologi kejadian, termasuk motif serta peran masing-masing terduga pelaku dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Polisi Amankan Enam Terduga Pelaku

Satreskrim Polres Sukabumi Kota bergerak cepat setelah menerima laporan terkait kejadian tersebut.

Sebanyak enam orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan telah diamankan untuk menjalani proses penyidikan.

Penyidik juga mengumpulkan berbagai alat bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta mendalami seluruh rangkaian peristiwa guna memastikan konstruksi perkara secara utuh.

Polisi menegaskan bahwa dugaan tindak pidana pencurian tidak dapat dijadikan alasan bagi siapa pun untuk melakukan aksi main hakim sendiri.

Seluruh dugaan pelanggaran hukum harus diproses melalui mekanisme yang berlaku agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun tindakan melawan hukum lainnya.

Kasus ini pun menjadi pengingat bahwa penyelesaian persoalan hukum harus diserahkan kepada aparat penegak hukum. Tindakan kekerasan yang dilakukan atas dasar dugaan atau tuduhan justru berpotensi melahirkan tindak pidana baru dengan konsekuensi hukum yang lebih berat.

Hingga kini, penyidik Polres Sukabumi Kota masih terus melengkapi berkas perkara dan mendalami keterangan para saksi untuk mengungkap secara utuh peristiwa yang menyebabkan meninggalnya korban. (HS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Lowongan Kerja Tasikmalaya: Empat Posisi Tutup Pendaftaran 14 September

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Empat posisi lowongan kerja Tasikmalaya yang tercantum...

Benda Diduga Bom Tasikmalaya: Polisi Periksa Dua Pria, Asal-usul Masih Didalami

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polisi masih mendalami asal-usul benda diduga bom...

Sayembara Jaipong Ciamis Masuki Hari Terakhir, 300 Penari Priangan Timur Tampil

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sayembara Jaipong Ciamis bertajuk Ceta Ngajomantara memasuki...

Turbo Disebut Opsional, Ratusan Driver Maxim Tasikmalaya Tetap Minta Dihapus

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ratusan pengemudi ojek online (ojol) Maxim...

KPK Geledah Rumah Guru SMA di Tasikmalaya, Diduga Jadi Pengepul Maba Unsoed

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Penggeledahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di...

JAWA BARAT

Festival Tari Tradisional Jawa Barat Dijadwalkan Berlangsung 9 Jam Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Festival Tari Tradisional Jawa Barat dijadwalkan...

Jambore Relawan Kebencanaan 2026 Dijadwalkan Dibuka di Cimenyan Pagi Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jambore Relawan Kebencanaan 2026 dijadwalkan dibuka di...

KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Suap Bupati Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan...

GIIAS Education Day di Bandung Masuki Hari Kedua, Pelajar Diajak Kenali Industri Otomotif

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. GIIAS Education Day memasuki hari kedua di...

PPAN Jawa Barat 2026 Dijadwalkan Umumkan Peserta Lolos Tahap Provinsi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT.  Peserta PPAN Jawa Barat 2026 dijadwalkan...

1,96 Ton Beras Bantuan Pangan Cirebon Malah Menumpuk di Rumah Warga, Bantuan buat Siapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Beras bantuan pangan yang seharusnya berada...

Drama Sunda Palagan Bubat Tampil Lima Sesi di Bandung Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Drama Sunda Palagan Bubat dijadwalkan tampil dalam lima...

Sukabumi Expo 2026 Mulai 10 September, Job Fair Jadi Salah Satu Agenda

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Sukabumi Expo 2026 dijadwalkan mulai berlangsung di Kabupaten...

Olahraga

Popular Categories