Diteror Kutu Beras, Warga Karawang Menunggu Bukti Tanggung Jawab Bulog

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Siang dan malam, warga di sekitar gudang Bulog di Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, hidup dalam situasi yang tak biasa. Bukan banjir, bukan pula asap pabrik, melainkan serbuan ribuan kutu beras yang masuk ke rumah-rumah warga, menempel di dinding, plafon, tempat tidur, hingga menggigit penghuni rumah. Keluhan yang disebut telah berlangsung selama berbulan-bulan itu akhirnya memaksa Bulog turun tangan dan berjanji bertanggung jawab. Namun bagi warga, persoalannya bukan sekadar janji, melainkan seberapa cepat solusi benar-benar dirasakan.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan yang lebih besar. Bagaimana hama dari gudang penyimpanan beras bisa terus menyebar hingga mengganggu kehidupan masyarakat sekitar? Apakah pengendalian hama selama ini sudah berjalan optimal, atau justru persoalan baru ditangani setelah keluhan warga menjadi sorotan publik?

Teror Kutu Beras Bukan Terjadi Sehari Dua Hari

Sejumlah warga mengaku gangguan tersebut bukan baru terjadi beberapa hari terakhir.

Setiap malam, kutu-kutu beras masuk ke dalam rumah dalam jumlah sangat banyak. Setelah disapu, dibersihkan, bahkan disemprot insektisida, hama itu kembali bermunculan keesokan harinya.

Kamil, salah seorang warga yang rumahnya berada tepat di depan gudang beras Bulog, mengatakan keluarganya sudah berulang kali membersihkan rumah, tetapi jumlah kutu tidak kunjung berkurang.

“Jumlahnya sangat banyak, sudah disapu, ada lagi, ada lagi,” ungkapnya.

Sejumlah warga juga mengeluhkan rasa gatal hingga bentol akibat gigitan kutu beras yang masuk ke ruang tidur maupun ruang keluarga. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-hari menjadi terganggu.

Bulog Akui Ada Penyebaran Hama, Janji Bertanggung Jawab

Setelah keluhan warga mencuat, Bulog Karawang akhirnya memberikan penjelasan.

Pemimpin Cabang Bulog Karawang, Rafki Ismael, mengakui pihaknya telah menerima laporan masyarakat dan langsung melakukan koordinasi untuk menangani penyebaran hama yang diduga berasal dari gudang penyimpanan beras.

Menurutnya, gudang tersebut merupakan milik pihak ketiga yang disewa Bulog sebagai tempat penyimpanan beras pemerintah.

Bulog menyatakan telah menerapkan pengendalian hama secara berkala melalui fumigasi komoditas, penyemprotan lingkungan gudang, hingga berbagai metode pengendalian lainnya sesuai standar operasional penyimpanan beras.

Selain itu, Bulog juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak dan memastikan akan terus melakukan langkah penanganan agar penyebaran kutu tidak lagi mengganggu permukiman warga.

Persoalan Tak Hanya Soal Fumigasi

Meski Bulog telah menyampaikan komitmennya, persoalan ini dinilai tidak cukup diselesaikan hanya dengan penyemprotan atau fumigasi.

Yang menjadi perhatian warga adalah bagaimana sistem pengawasan gudang dapat mencegah hama berkembang hingga keluar dari area penyimpanan dan memasuki lingkungan permukiman.

Karena lokasi gudang berada sangat dekat dengan rumah warga, pengendalian hama semestinya menjadi bagian dari manajemen risiko yang dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika keluhan masyarakat mencuat ke ruang publik.

Bulog sendiri memastikan keberadaan kutu tersebut tidak memengaruhi kualitas beras yang akan disalurkan kepada masyarakat karena setiap stok tetap melalui proses pemeriksaan kualitas sebelum didistribusikan.

Warga Menunggu Solusi Nyata

Kini warga berharap persoalan itu tidak berhenti pada permintaan maaf maupun janji penanganan.

Yang mereka inginkan adalah kondisi lingkungan kembali normal tanpa dihantui serbuan kutu beras setiap hari.

Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa pengelolaan fasilitas penyimpanan pangan bukan hanya menyangkut kualitas komoditas, tetapi juga dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

Sebab ketika aktivitas penyimpanan mulai mengganggu kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat, maka penyelesaiannya harus dilakukan secara cepat, transparan, dan menyeluruh, bukan sekadar meredam polemik sesaat. (HS)



JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Kebakaran Purbaratu Dilaporkan Melanda Rumah Warga, Penyebab Masih Dugaan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran Purbaratu dilaporkan melanda sebuah rumah di...

Gempa Pangandaran M4,2 Terasa di Ciamis dan Sejumlah Wilayah

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Gempa Pangandaran berkekuatan magnitudo 4,2 terjadi pada...

Rahasia Wawangi Situ Gede, Sendratari Budaya Tasikmalaya Siap Bawa Legenda ke Panggung

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kisah legenda dan kekayaan budaya lokal...

Pilkades Ciamis 2026 Pakai Sistem Digital, 72 TPS Disiapkan Perangkat Khusus

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak...

Viral Dangdutan di Masjid Ciamis, Kadus Akui Salah dan Minta Maaf

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pagelaran hiburan dalam rangka memeriahkan HUT...

JAWA BARAT

Bandung Great Sale Mulai 21 Agustus, Lebih dari 700 Pelaku Usaha Terlibat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandung Great Sale 2026 dijadwalkan mulai Jumat,...

Warga Perbatasan Kuningan-Cirebon Siaga Kebakaran Bentuk MPA

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Masyarakat di kawasan perbatasan Kabupaten Kuningan...

Pemuda Kabupaten Bogor Punya Usaha? Kesempatan Emas Program Inkubasi, Kuota Terbatas

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kabar baik bagi pemuda Kabupaten Bogor...

12 Daerah Berstatus Awas Kekeringan Meteorologis Jabar hingga 20 Agustus

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menempatkan 12...

Rahasia Wawangi Situ Gede Pentas di Taman Budaya Jabar Sore Ini

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pementasan Rahasia Wawangi Situ Gede dari Kota Tasikmalaya...

Hari Jadi Jawa Barat ke-81, DPRD Gelar Paripurna Malam Ini di Gedung Sate

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Hari Jadi Jawa Barat ke-81 diperingati Rabu,...

Citilink Bandung Balikpapan Dijadwalkan Mulai Terbang 18 Agustus dari Husein

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penerbangan langsung Citilink Bandung Balikpapan dijadwalkan mulai...

HUT ke-81 RI, Keliling Bandung Naik Bandros Cuma Rp81

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Peringatan HUT ke-81 RI di Kota...

Olahraga

Popular Categories