Seperti Ini Ternyata Truk ODOL yang Dilarang KDM

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya menuju jalan bebas truk Over Dimension Over Loading (ODOL) pada 2 Januari 2026. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyatakan seluruh pelaku industri di wilayahnya wajib menghentikan penggunaan truk yang melebihi batas dimensi dan tonase. Larangan ini menimbulkan pertanyaan di masyarakat: sebenarnya apa itu ODOL dan mengapa pemerintah begitu serius menertibkannya?

ODOL merupakan istilah untuk menggambarkan dua jenis pelanggaran sekaligus. Pertama, over dimension, yaitu ketika truk dimodifikasi sehingga ukurannya tidak lagi sesuai standar pabrikan. Modifikasi biasanya dilakukan dengan memperpanjang bak, menambah tinggi, atau memperlebar bodi kendaraan. Perubahan tersebut membuat truk bisa memuat barang lebih banyak dari kapasitas teknis yang seharusnya.

Kedua, over loading, yaitu kondisi ketika truk mengangkut muatan melebihi batas tonase yang ditentukan regulasi. Contohnya, truk dengan kapasitas delapan ton dipaksa membawa muatan belasan ton. Beban berlebih ini membuat sistem rem, suspensi, dan struktur kendaraan bekerja melebihi kemampuan, sehingga risiko kecelakaan meningkat tajam.

Di berbagai daerah, truk ODOL kerap dikaitkan dengan sejumlah insiden kecelakaan akibat rem yang tak mampu menahan beban berat. Selain membahayakan pengendara lain, ODOL memberikan dampak serius terhadap infrastruktur jalan. Data dari berbagai instansi menunjukkan bahwa truk bermuatan berlebih menjadi penyebab utama kerusakan jalan berupa retakan, amblas, dan lubang yang muncul dalam waktu singkat. Anggaran perbaikan jalan pun melonjak setiap tahun.

Situasi inilah yang mendorong KDM mengambil langkah tegas. Ia menilai anggaran perbaikan jalan di Jawa Barat tidak sebanding dengan kerusakan yang terus terjadi akibat kendaraan ODOL. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bahkan meningkatkan anggaran pembangunan jalan hingga tiga kali lipat dalam beberapa tahun terakhir, namun kerusakan terus berulang karena praktik ODOL masih marak.

Melalui kebijakan larangan ODOL pada 2 Januari 2026, KDM menargetkan terciptanya kondisi transportasi yang lebih aman dan adil bagi semua pelaku usaha. Industri yang selama ini mematuhi aturan tidak lagi dirugikan oleh operator yang membawa muatan berlebih. Pemerintah daerah kini menyiapkan langkah pengawasan, sementara sejumlah pihak industri mulai menyesuaikan armada mereka sebelum kebijakan ini resmi berlaku.

Kebijakan bebas ODOL di Jawa Barat menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah tidak lagi menoleransi praktik yang merugikan infrastruktur dan membahayakan keselamatan masyarakat. Dengan penertiban ini, Pemprov Jabar berharap kualitas jalan dan keselamatan lalu lintas dapat meningkat signifikan pada 2026.

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Lowongan Kerja Tasikmalaya: Empat Posisi Tutup Pendaftaran 14 September

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Empat posisi lowongan kerja Tasikmalaya yang tercantum...

Benda Diduga Bom Tasikmalaya: Polisi Periksa Dua Pria, Asal-usul Masih Didalami

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polisi masih mendalami asal-usul benda diduga bom...

Sayembara Jaipong Ciamis Masuki Hari Terakhir, 300 Penari Priangan Timur Tampil

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sayembara Jaipong Ciamis bertajuk Ceta Ngajomantara memasuki...

Turbo Disebut Opsional, Ratusan Driver Maxim Tasikmalaya Tetap Minta Dihapus

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ratusan pengemudi ojek online (ojol) Maxim...

KPK Geledah Rumah Guru SMA di Tasikmalaya, Diduga Jadi Pengepul Maba Unsoed

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Penggeledahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di...

JAWA BARAT

Festival Tari Tradisional Jawa Barat Dijadwalkan Berlangsung 9 Jam Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Festival Tari Tradisional Jawa Barat dijadwalkan...

Jambore Relawan Kebencanaan 2026 Dijadwalkan Dibuka di Cimenyan Pagi Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jambore Relawan Kebencanaan 2026 dijadwalkan dibuka di...

KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Suap Bupati Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan...

GIIAS Education Day di Bandung Masuki Hari Kedua, Pelajar Diajak Kenali Industri Otomotif

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. GIIAS Education Day memasuki hari kedua di...

PPAN Jawa Barat 2026 Dijadwalkan Umumkan Peserta Lolos Tahap Provinsi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT.  Peserta PPAN Jawa Barat 2026 dijadwalkan...

1,96 Ton Beras Bantuan Pangan Cirebon Malah Menumpuk di Rumah Warga, Bantuan buat Siapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Beras bantuan pangan yang seharusnya berada...

Drama Sunda Palagan Bubat Tampil Lima Sesi di Bandung Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Drama Sunda Palagan Bubat dijadwalkan tampil dalam lima...

Sukabumi Expo 2026 Mulai 10 September, Job Fair Jadi Salah Satu Agenda

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Sukabumi Expo 2026 dijadwalkan mulai berlangsung di Kabupaten...

Olahraga

Popular Categories