lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melakukan perombakan terhadap jajaran pejabat struktural pada Juni 2026. Sebanyak 56 pejabat tercantum dalam lampiran Keputusan Bupati Tasikmalaya tentang pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, serta pejabat pengawas.
Perubahan paling menonjol terjadi pada kursi Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya. Jabatan tersebut kini dipercayakan kepada Dr. H. Kurniawan, Ak., CA.
Sebelum ditetapkan sebagai Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Kurniawan menjabat Kepala Biro Umum dan Keuangan Universitas Singaperbangsa Karawang di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Selain kursi sekda, dua jabatan pimpinan tinggi pratama lainnya juga diisi pejabat baru. Lala Heryana, S.STP., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, dipromosikan menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah.
Sementara itu, dr. A.A. Ahmad Nurdin, M.M., yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan, kini dipercaya menduduki jabatan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya.
Posisi Sekretaris Dinas Kesehatan yang ditinggalkan Ahmad Nurdin kemudian diisi oleh Agus Achmad Hamdani, S.Si.Apt., M.H. Sebelumnya, Agus menjabat Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya.
Sembilan Jabatan Camat Diisi Nama Baru
Perombakan kali ini juga menyentuh sembilan jabatan camat. Sejumlah pejabat dipromosikan dari jabatan sekretaris kecamatan dan kepala bidang, sedangkan beberapa camat dipindahkan ke wilayah lain.
Didin Budyana, S.IP., M.Si., yang sebelumnya menjadi Sekretaris Kecamatan Rajapolah, ditunjuk menjadi Camat Sukahening.
Gugun Gunawan, S.Sos., M.Si., sebelumnya Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian pada BKPSDM, dipercaya menjadi Camat Bojonggambir.
Camat Sukahening sebelumnya, Hanifan Nugraha, S.E., dipindahkan menjadi Camat Cikatomas. Adapun Roni Imroni, S.Sos., M.M., yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika, ditempatkan sebagai Camat Cigalontang.
Perubahan berikutnya terjadi di Kecamatan Ciawi. Roni Ruhimat, S.Sos., M.Si., yang sebelumnya menjadi Camat Salopa, ditunjuk menjadi Camat Ciawi. Posisi Camat Salopa kemudian diisi Rosid, S.IP., yang sebelumnya menjabat Sekretaris Kecamatan Cibalong.
Soufian, S.E., M.Si., yang sebelumnya menjadi Camat Bojongasih, dipindahkan menjadi Camat Sukarame. Kursi Camat Bojongasih kemudian dipercayakan kepada Suhendar, S.Sos., sebelumnya Sekretaris Kecamatan Bojongasih.
Sementara itu, Ucu Mulyana, S.IP., yang sebelumnya menjabat Camat Bojonggambir, dipindahkan menjadi Camat Cikalong.
Perubahan di Kecamatan Ciawi juga melibatkan Agianto Ahmad Tahir, S.STP., M.Si. Setelah meninggalkan jabatan Camat Ciawi, Agianto ditempatkan sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintahan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya.
Rotasi Lintas Dinas dan Kecamatan
Rotasi juga berlangsung di sejumlah organisasi perangkat daerah. Hilmy Budiman, S.IP., yang sebelumnya menjadi Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukaresik, dipromosikan menjadi Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika.
Posisi Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKPSDM yang ditinggalkan Gugun Gunawan diisi oleh Arief Frifantio, S.IP. Sebelumnya, Arief menjabat Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Parungponteng.
Di lingkungan Dinas Kesehatan, dr. Bonbon Sahroni, M.Si. dipindahkan dari Dinas Sosial ke posisi Kepala Bidang Fasilitasi Pendukung Layanan Kesehatan.
Sementara itu, Priliana Susanty, S.T., M.Si. mendapat jabatan baru sebagai Kepala Bidang Pengawasan Fasilitasi Pelayanan Kesehatan dan Tempat Usaha pada Dinas Kesehatan.
Pejabat Dinas Kesehatan lainnya, Raden Mauludin Muchamad, S.KM., M.KM., dipindahkan menjadi Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada BPBD Kabupaten Tasikmalaya.
Secara keseluruhan, daftar mutasi tersebut terdiri atas tiga pejabat pimpinan tinggi pratama, 24 pejabat administrator, dan 29 pejabat pengawas. Perubahan menjangkau sekretariat daerah, dinas, badan, kecamatan hingga unit pelaksana teknis daerah.
Lampiran keputusan yang beredar memuat nama, pangkat, golongan, jabatan lama, jabatan baru, dan tingkat eselon masing-masing pejabat. Namun, dokumen tersebut tidak memerinci pertimbangan atau hasil evaluasi yang menjadi dasar penempatan setiap pejabat. (NS/AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
