lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA.ย Pendaftaran Lomba Poskamling Kabupaten Tasikmalaya resmi memasuki hari terakhir, Rabu, 15 Juli 2026. Di balik tenggat tersebut, tersimpan pertanyaan yang lebih besar: dari 8.337 poskamling yang tercatat dalam data pemerintah, berapa yang benar-benar masih aktif melaksanakan ronda malam?
Lomba Poskamling 2026 digelar Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Satuan Polisi Pamong Praja. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya.
Mengusung tema โPoskamling Berdaya, Lembur Kajagaโ, lomba tersebut tidak sekadar mencari bangunan pos ronda terbaik. Pemerintah ingin mendorong kembali fungsi poskamling sebagai pusat keamanan lingkungan yang hidup, terawat, dan digerakkan oleh warga.
Berdasarkan pengumuman resmi Pemkab Tasikmalaya, pendaftaran telah dibuka sejak 1 Juli dan berakhir hari ini, 15 Juli 2026.
Poskamling Kabupaten Tasikmalaya Harus Aktif Ronda
Peserta lomba merupakan poskamling tingkat RT atau RW yang berada di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Salah satu persyaratan utamanya adalah poskamling masih aktif melaksanakan ronda malam.
Bangunan poskamling juga harus berdiri secara mandiri, tidak berada di area sengketa, tidak mengganggu lingkungan, serta memiliki kondisi lingkungan yang bersih, rapi, dan tertata.
Pengusul pendaftaran wajib berasal dari unsur pengurus RT, RW, Satlinmas, atau Karang Taruna setempat.
Sejumlah informasi dan dokumen yang harus disiapkan peserta meliputi:
- Nama dan alamat poskamling
- Wilayah pelayanan poskamling
- Identitas penanggung jawab
- Minimal tiga foto kondisi poskamling
- Video profil dengan durasi maksimal 60 detik
- Jadwal ronda malam
- Buku mutasi atau catatan kegiatan
- Laporan kejadian dan dokumentasinya
Ukuran maksimal setiap foto ditetapkan 10 megabita. Sementara itu, video maksimal berukuran 100 megabita.
Poskamling juga diharapkan memiliki sarana pendukung seperti sistem alarm, alat komunikasi, perlengkapan pertolongan pertama, perlengkapan kebencanaan, dan peralatan keamanan.
Penilaian Fisik Mendominasi
Lomba Poskamling Kabupaten Tasikmalaya menggunakan empat komponen utama penilaian.
Komposisi nilainya terdiri atas:
- Kondisi fisik bangunan: 40 persen
- Sarana dan prasarana: 30 persen
- Administrasi, laporan kejadian, dan dokumentasi: 20 persen
- Inovasi kreatif: 10 persen
Dengan susunan tersebut, kondisi bangunan serta sarana dan prasarana menguasai 70 persen nilai keseluruhan.
Sementara itu, keaktifan melaksanakan ronda malam ditempatkan sebagai syarat peserta, tetapi tidak tercantum sebagai komponen nilai tersendiri.
Hal ini membuka ruang pertanyaan mengenai bagaimana tim juri memastikan kegiatan ronda berlangsung secara rutin, bukan hanya disiapkan menjelang perlombaan.
Dokumen jadwal ronda, buku kegiatan, laporan kejadian, dan pemeriksaan lapangan kemungkinan akan menjadi alat untuk menguji keaktifan tersebut.
Sepuluh Poskamling Terbaik Akan Diperiksa
Setelah pendaftaran ditutup, panitia akan melaksanakan penjurian tahap pertama pada 16โ17 Juli 2026.
Pada tahap ini, penilaian dilakukan terhadap dokumen, foto, dan video yang diunggah peserta.
Dari hasil seleksi administrasi dan dokumentasi, panitia akan menentukan 10 poskamling terbaik. Kesepuluh peserta tersebut kemudian menjalani penjurian tahap kedua dan pemeriksaan lapangan pada 20โ23 Juli 2026.
Jadwal lengkap perlombaan adalah sebagai berikut:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Sosialisasi dan pendaftaran | 1โ15 Juli 2026 |
| Batas akhir pendaftaran | 15 Juli 2026 |
| Penjurian dokumentasi | 16โ17 Juli 2026 |
| Pemeriksaan lapangan 10 besar | 20โ23 Juli 2026 |
| Pleno dewan juri | 24 Juli 2026 |
| Pengumuman hasil lomba | 25 Juli 2026 |
| Penyerahan hadiah | 26 Juli 2026 |
Pemenang akan diumumkan pada 25 Juli. Hadiah diserahkan sehari kemudian dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya.
Pengusul dan penanggung jawab poskamling akan menjadi perwakilan penerima hadiah.
Total Hadiah Rp22,5 Juta
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyiapkan hadiah pembinaan dengan total Rp22,5 juta.
Rinciannya:
- Juara I memperoleh Rp10 juta
- Juara II memperoleh Rp7,5 juta
- Juara III memperoleh Rp5 juta
Ketentuan, jadwal, hadiah, dan saluran konsultasi panitia dapat dilihat melalui laman resmi Lomba Poskamling 2026.
Ada 8.337 Poskamling dalam Data Pemerintah
Lomba ini menjadi semakin relevan ketika disandingkan dengan data jumlah poskamling di Kabupaten Tasikmalaya.
Berdasarkan dataset resmi Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya, terdapat 8.337 poskamling yang tercatat pada 2025.
Jumlah itu berkurang 85 unit dibandingkan 2024 atau turun sekitar satu persen.
Perkembangan jumlah poskamling dalam data pemerintah adalah:
| Tahun | Jumlah poskamling |
|---|---|
| 2021 | 8.422 |
| 2022 | 8.422 |
| 2023 | 8.422 |
| 2024 | 8.422 |
| 2025 | 8.337 |
Angka 8.337 tersebut merupakan jumlah poskamling yang tercatat secara administratif. Data itu tidak menjelaskan berapa pos yang masih aktif melaksanakan ronda dan berapa yang sudah tidak beroperasi.
Karena itu, jumlah poskamling aktif menjadi salah satu data penting yang perlu dibuka pemerintah setelah pendaftaran lomba berakhir.
Angka 8.337 juga tidak boleh diartikan sebagai jumlah peserta lomba. Jumlah peserta baru dapat diketahui berdasarkan pendaftaran yang masuk hingga batas akhir.
Karangnunggal Memiliki Poskamling Terbanyak
Dalam data 2025, Kecamatan Karangnunggal tercatat memiliki jumlah poskamling terbanyak, yaitu 545 unit.
Sepuluh kecamatan dengan jumlah poskamling terbanyak adalah:
| Kecamatan | Jumlah |
|---|---|
| Karangnunggal | 545 |
| Cipatujah | 410 |
| Sodonghilir | 347 |
| Salawu | 345 |
| Cikalong | 331 |
| Cigalontang | 325 |
| Cikatomas | 313 |
| Manonjaya | 305 |
| Bojonggambir | 298 |
| Taraju | 284 |
Sementara itu, jumlah paling sedikit tercatat di Kecamatan Karangjaya dan Sukaresik. Masing-masing memiliki 80 poskamling.
Sepuluh kecamatan dengan jumlah terendah adalah:
| Kecamatan | Jumlah |
|---|---|
| Karangjaya | 80 |
| Sukaresik | 80 |
| Culamega | 102 |
| Bojongasih | 104 |
| Jamanis | 110 |
| Gunungtanjung | 123 |
| Sukarame | 124 |
| Sariwangi | 134 |
| Sukahening | 134 |
| Bantarkalong | 147 |
Jumlah poskamling yang banyak belum tentu menunjukkan seluruhnya aktif. Sebaliknya, kecamatan dengan jumlah lebih sedikit belum tentu memiliki kegiatan ronda yang lebih lemah.
Kualitas pengelolaan, konsistensi jadwal ronda, partisipasi warga, administrasi, dan kemampuan merespons kejadian menjadi unsur yang sama pentingnya.
Data Empat Tahun Tidak Berubah
Terdapat pola menarik dalam data Satpol PP. Jumlah poskamling pada 2021, 2022, 2023, dan 2024 tercatat sama persis, yakni 8.422 unit.
Perubahan baru terlihat pada data 2025. Itu pun hanya terjadi di tiga kecamatan:
| Kecamatan | 2024 | 2025 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Culamega | 182 | 102 | Turun 80 |
| Manonjaya | 350 | 305 | Turun 45 |
| Kadipaten | 115 | 155 | Naik 40 |
Secara keseluruhan, perubahan di ketiga kecamatan tersebut menghasilkan penurunan bersih sebanyak 85 poskamling.
Poskamling Bukan Sekadar Bangunan
Secara hukum, satuan keamanan lingkungan dibentuk masyarakat secara sukarela untuk membantu menciptakan keamanan dan ketertiban.
Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 menjelaskan bahwa pos satkamling merupakan tempat yang berfungsi sebagai pusat kegiatan satkamling.
Artinya, poskamling bukan hanya bangunan yang dicat, dihias, dan dilengkapi fasilitas menjelang penilaian. Fungsi utamanya terletak pada kegiatan warga yang berlangsung di dalamnya. Perpol Nomor 4 Tahun 2020.
Keberadaan jadwal ronda, pembagian petugas, buku kejadian, sistem komunikasi, kesiapan menghadapi kebakaran atau bencana, hingga koordinasi dengan aparat menjadi penanda bahwa sebuah poskamling benar-benar berfungsi.
Laman lomba menampilkan hitung mundur, tetapi tidak mencantumkan jam penutupan secara tertulis. Calon peserta disarankan tidak menunggu hingga menit terakhir dan dapat menggunakan layanan konsultasi panitia yang tersedia pada laman tersebut.
Setelah pendaftaran berakhir, perhatian publik kini tertuju pada jumlah peserta, persebaran kecamatan, proses verifikasi, dan cara tim juri membuktikan bahwa poskamling yang dinilai benar-benar aktif.
Sebab, tantangan sesungguhnya bukan sekadar membangun pos ronda. Tantangannya adalah menjaga agar lampunya tetap menyala, jadwalnya tetap berjalan, dan warga merasa aman bahkan setelah perlombaan selesai. (AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
