Kisah Asmara yang Membuat Pemuda Tasikmalaya Minum Racun

lintaspriangan.comBERITA TASIKMALAYA. Minggu sore, 8 Maret 2026. Matahari mulai condong ke barat ketika suasana di Pertigaan Mangin, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya perlahan berubah.

Sore di kawasan itu biasanya berjalan seperti biasa. Kendaraan melintas tanpa banyak perhatian. Orang-orang pulang dari aktivitas harian, sebagian bersiap menyambut waktu berbuka puasa.

Namun di pinggir jalan itu, sebuah peristiwa kecil nyaris berubah menjadi tragedi.

Seorang pemuda Tasikmalaya minum racun, lalu ambruk di tepi jalan.

Pemuda itu berinisial MSH (22), warga Desa Gunungsari, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Usianya baru 22 tahun—usia yang biasanya identik dengan tenaga yang kuat, rencana masa depan yang panjang, dan langkah hidup yang masih penuh harapan.

Namun sore itu, yang paling kuat dari seorang pemuda bukanlah tenaganya. Yang paling terasa justru luka dalam dada.

Di usia seperti itu, cinta sering datang dengan cara yang sangat serius. Bukan sekadar perasaan singkat, melainkan sesuatu yang terasa seperti janji masa depan. Dan ketika janji itu tiba-tiba berakhir, rasa kehilangan bisa terasa jauh lebih dalam dari yang orang bayangkan.

Begitulah yang diduga terjadi pada pemuda ini.

Kabar yang beredar menyebutkan, ia baru saja mengalami putus cinta. Entah bagaimana perpisahan itu terjadi. Mungkin dalam percakapan yang singkat. Mungkin dalam pesan yang dingin. Atau mungkin dalam kalimat sederhana yang memutuskan harapan yang selama ini ia simpan.

Yang jelas, sesuatu dalam dirinya runtuh.

Dalam keadaan batin yang rapuh itulah keputusan nekat itu diduga muncul. Pemuda itu membeli racun tikus, benda kecil yang biasanya hanya digunakan untuk membasmi hama di sudut rumah.

Namun di tangan seseorang yang sedang patah hati, benda kecil itu berubah menjadi sesuatu yang sangat berbahaya.

Racun itu kemudian dicampurkan ke dalam segelas kopi.

Barangkali kopi itu awalnya hanya minuman biasa, seperti pengusir lelah di sore hari. Namun sore itu, kopi tersebut berubah menjadi medium bagi keputusan yang lahir dari perasaan yang tidak lagi menemukan jalan keluar.

Beberapa teguk pertama mungkin terasa biasa saja. Namun racun tidak pernah benar-benar menunggu lama.

Perlahan tubuhnya mulai bereaksi. Rasa mual datang, tenaga melemah, dan keseimbangan tubuh mulai goyah. Ia masih berada di atas motornya ketika efek racun mulai terasa semakin kuat.

Perjalanan yang seharusnya sederhana berubah menjadi perjuangan menahan tubuh sendiri.

Motor yang ia kendarai akhirnya berhenti di pinggir jalan kawasan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Tidak jauh dari Pertigaan Mangin, tubuh pemuda itu tak lagi mampu melawan racun yang sudah bekerja di dalam tubuhnya.

Entah ia turun, atau langsung ambruk. Yang pastinya, warga menemukan tubuhnay sudah tergeletak di tepi jalan.

Sepeda motor matik hitam yang ia kendarai ikut tergeletak tidak jauh dari tempat ia rebah. Aspal sore itu menjadi saksi bisu dari keputusan yang lahir dari hati yang sedang hancur.

Orang-orang yang melintas mulai memperlambat kendaraan. Ada yang berhenti, ada yang hanya menoleh dengan wajah bingung.

Dalam beberapa menit saja, puluhan warga berkumpul di sekitar lokasi. Kerumunan kecil menyemut di pinggir jalan, mencoba memahami apa yang sedang terjadi.

Seorang pemuda terbaring di aspal. Matanya terbuka, tetapi tubuhnya tak lagi kuat bergerak.

Sebagian orang mengira ia hanya pingsan karena kelelahan saat berpuasa. Dugaan itu terdengar masuk akal di tengah panasnya sore Ramadan.

Namun situasi itu segera berubah ketika kabar sebenarnya mulai beredar: pemuda Tasikmalaya minum racun setelah mengalami putus cinta.

Peristiwa itu kemudian berlanjut dengan datangnya petugas yang mengevakuasi pemuda tersebut menuju fasilitas kesehatan. Racun yang diminum ternyata belum lama masuk ke tubuhnya, sehingga tindakan medis masih dapat dilakukan untuk mengeluarkannya dari lambung sebelum menyebar lebih jauh.

Pertolongan datang tepat waktu. Nyawa pemuda itu akhirnya berhasil diselamatkan.

Namun sore di Mangkubumi hari itu menyisakan sebuah gambaran yang tidak mudah dilupakan: seorang pemuda berusia 22 tahun, usia ketika seseorang biasanya sedang membangun mimpi, justru terkapar di pinggir jalan gara-gara asmara.

Di tengah hiruk-pikuk Kota Tasikmalaya, kisah nyata ini layak jadi renungan bersama. Bahwa kadang yang paling rapuh bukanlah tubuh manusia, melainkan hati yang sedang hancur karena asmara.

Dan di suatu sore yang biasa di Mangkubumi, luka itu hampir saja merenggut sebuah kehidupan yang masih sangat muda. (AS)

Berita lainnya:

Aksi Nyata HPN 2026 di Ciamis Bersih Sungai, Santuni Marbot, Hadirkan Artis Nasional

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kabupaten Ciamis diarahkan menjadi gerakan konkret, tidak sekadar seremoni. Panitia...

FOSSMA Tagih Transparansi APBD 2026, Sodorkan 5 Tuntutan ke Pemkot Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Forum Silaturahmi Salasar Masjid Agung Kota Tasikmalaya (FOSSMA) mendesak transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan...

Tol Getaci Gagal Lelang 2 Kali, Proyek Raksasa Ini Sepi Peminat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Proyek ambisius Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) kembali tersandung. Isu Tol Getaci gagal lelang bukan sekadar kabar biasa,...

Terbaru

Prediksi Liverpool vs Crystal Palace: Absennya Alisson Bisa Jadi Petaka

lintaspriangan.com. BERITA OLAHRAGA.  Prediksi Liverpool vs Crystal Palace selalu menyedot...

Prediksi Liverpool vs Crystal Palace: The Reds Difavoritkan 67%, Yakin?

lintaspriangan.com. BERITA OLAHRAGA.  Laga prediksi Liverpool vs Crystal Palace di...

Hadiri Pelantikan Pengurus PWI 2025-2028, Ini Kata Bupati Ciamis

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Bupati Ciamis, Dr. H Herdiat Sunarya...

Aksi Nyata HPN 2026 di Ciamis Bersih Sungai, Santuni Marbot, Hadirkan Artis Nasional

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026...

Ratusan Petinju Muda Adu Jotos di Dadaha, Boxing Van Java Serap 358 Peserta

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. GOR Sukapura Dadaha, Kota Tasikmalaya, dipenuhi...

FOSSMA Tagih Transparansi APBD 2026, Sodorkan 5 Tuntutan ke Pemkot Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Forum Silaturahmi Salasar Masjid Agung Kota...

Tol Getaci Gagal Lelang 2 Kali, Proyek Raksasa Ini Sepi Peminat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Proyek ambisius Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) kembali...

Samsung Galaxy A37 5G & A57 5G Hadirkan Awesome Intelligence bagi Generasi Muda

lintaspriangan.com, RILIS. Jakarta, 20 April 2026 — Samsung memperkenalkan dua ponsel...

Ternyata Ada Pesan Menggetarkan di Balik Lagu “Jikalau Kau Cinta – Judika”

lintaspriangan.com, INSPIRATIF.  Tahun 1999 saya mulai bekerja sebagai wartawan. Ketika itu...

Tak Hanya Ditertibkan, PKL Sekitar PA Ciamis Diberi Opsi Lapak Usaha

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Penataan pedagang kaki lima (PKL) di...

Priangan Timur

Hadiri Pelantikan Pengurus PWI 2025-2028, Ini Kata Bupati Ciamis

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Bupati Ciamis, Dr. H Herdiat Sunarya...

Aksi Nyata HPN 2026 di Ciamis Bersih Sungai, Santuni Marbot, Hadirkan Artis Nasional

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026...

FOSSMA Tagih Transparansi APBD 2026, Sodorkan 5 Tuntutan ke Pemkot Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Forum Silaturahmi Salasar Masjid Agung Kota...

Tol Getaci Gagal Lelang 2 Kali, Proyek Raksasa Ini Sepi Peminat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Proyek ambisius Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) kembali...

Atmé Coffee Tasikmalaya: Muat 400 Orang, Nugas & Nongkrong Dijamin Nyaman!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sore di Jalan Merdeka, Kota Tasikmalaya, pelan-pelan...

2 Jam Kebakaran di Tasikmalaya: Gang Sempit Seberang Matahari Mall Dibuat Membara

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa kebakaran di Tasikmalaya terjadi di kawasan...

Tagana Muda Ciamis dan Tasikmalaya Ditempa, Siaga Hadapi Ancaman Bencana Priangan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ancaman bencana di wilayah Priangan mendorong...

Polisi Tasikmalaya Tangkap 6 Pengedar, Sita 2.571 Pil Obat Keras

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya...

Perspektif

Popular Categories