“Kadis Impor” Bikin Pusing Bupati Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Isu pinjaman daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bergulir liar tanpa penjelasan utuh dari pihak teknis yang paling berkepentingan.

Sorotan kini mengarah pada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPU-TRPP-LH), Deden Ramdan Nugraha, yang hingga kini belum memberikan klarifikasi kepada wartawan maupun aktivis terkait isu yang berkembang.

Padahal, pejabat yang dilantik pada Februari 2026 itu diketahui berasal dari luar daerah dan terpilih melalui mekanisme open bidding yang disebut berlangsung kompetitif.

Ketua Presidium Komunitas Media SWAKKA, Ahmad Mukhlis, menilai sikap menghindari klarifikasi justru memperkeruh keadaan.

“Kalau pejabat publik memilih menghindari komunikasi, maka ruang publik tidak pernah kosong. Ia akan diisi oleh spekulasi,” ujarnya.

Mukhlis menyoroti, sebagai pejabat yang datang dari luar daerah melalui proses seleksi terbuka, semestinya Kepala Dinas memiliki keunggulan, tidak hanya dalam aspek teknis, tetapi juga dalam menghadapi situasi krisis komunikasi.

“Kalau disebut hasil open bidding, harusnya jadi sosok unggul dong. Salah satunya kemampuan mengelola komunikasi krisis. Kalau cuma bisa menghindar, di sini juga banyak yang bisa seperti itu,” katanya.

Menurutnya, dalam konteks isu pinjaman Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, keterbukaan informasi menjadi sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus meredam berkembangnya tafsir liar.

Ia menegaskan, sikap diam dari pejabat justru berdampak luas, bahkan bisa menyeret persepsi publik terhadap pimpinan daerah.

“Ujungnya bukan lagi soal kepala dinas. Bebannya naik ke kepala daerah. Karena publik melihatnya sebagai satu kesatuan pemerintahan. Bupati pasti pusing ini,” kata Mukhlis.

Sebagaimana pemberitaan yang berkembang, isu dugaan cashback dalam pinjaman daerah kepada pihak swasta mencuat setelah kepala dinas tidak memberikan respons terhadap klarifikasi wartawan. Gaya komunikasi seperti ini semakin memperlebar ruang spekulasi di tengah masyarakat.

“Kalau sejak awal ruang komunikasi dibuka, bahkan melalui media sekalipun, publik akan mendapatkan informasi yang berimbang. Tidak akan berkembang liar seperti sekarang. Ketika media diberi penjelasan, bukan mustahil topik tersebut tidak tayang. Andai pun tetap tayang, setidaknya ada penjelasan yang membuat berita jadi berimbang. Kalau kepala dinasnya malah menghindar, ya wayahna jadi liar,” ucap Mukhlis.

Ia mengingatkan, dalam situasi seperti ini, komunikasi bukan lagi pilihan, melainkan bagian dari tanggung jawab jabatan.

“Diam itu bukan netral. Dalam konteks krisis, diam justru memperbesar masalah. Saya kira, saatnya Bupati Tasikmalaya memberikan arahan yang tegas kepada para kepala dinas, jangan suka menghindar, itu hak publik untuk bertanya, dan celah bagi pemerintah daerah untuk menghindari krisis komunikasi seperti sekarang,” tegasnya.

Dengan belum adanya klarifikasi dari Kepala Dinas DPU-TRPP-LH, bukan mustahil, isu ini akan terus berkembang, dan mencari sumber informasi alternatif selain dari pemerintah. Waspadalah!

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Kebakaran Dapur Kopra di Cijeungjing Ciamis, Kerugian Ditaksir Rp5 Juta

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran dapur kopra Ciamis, sebuah...

Dedi Mulyadi Ikut Gotong Keranda Kanaya Whu hingga Liang Lahat di Cisayong

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana haru menyelimuti pemakaman Kanaya Whu...

Kanaya Whu, Vokalis Emka 9, Meninggal Dunia di RSHS Bandung

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kabar duka datang dari dunia musik...

Lowongan Kerja Tasikmalaya: Empat Posisi Tutup Pendaftaran 14 September

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Empat posisi lowongan kerja Tasikmalaya yang tercantum...

Benda Diduga Bom Tasikmalaya: Polisi Periksa Dua Pria, Asal-usul Masih Didalami

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polisi masih mendalami asal-usul benda diduga bom...

JAWA BARAT

Festival Tari Tradisional Jawa Barat Dijadwalkan Berlangsung 9 Jam Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Festival Tari Tradisional Jawa Barat dijadwalkan...

Jambore Relawan Kebencanaan 2026 Dijadwalkan Dibuka di Cimenyan Pagi Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jambore Relawan Kebencanaan 2026 dijadwalkan dibuka di...

KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Suap Bupati Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan...

GIIAS Education Day di Bandung Masuki Hari Kedua, Pelajar Diajak Kenali Industri Otomotif

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. GIIAS Education Day memasuki hari kedua di...

PPAN Jawa Barat 2026 Dijadwalkan Umumkan Peserta Lolos Tahap Provinsi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT.  Peserta PPAN Jawa Barat 2026 dijadwalkan...

1,96 Ton Beras Bantuan Pangan Cirebon Malah Menumpuk di Rumah Warga, Bantuan buat Siapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Beras bantuan pangan yang seharusnya berada...

Drama Sunda Palagan Bubat Tampil Lima Sesi di Bandung Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Drama Sunda Palagan Bubat dijadwalkan tampil dalam lima...

Sukabumi Expo 2026 Mulai 10 September, Job Fair Jadi Salah Satu Agenda

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Sukabumi Expo 2026 dijadwalkan mulai berlangsung di Kabupaten...

Olahraga

Popular Categories