Lewat Tol Getaci, Waktu Tempuh Pangandaran – Jakarta Hanya 4 Jam

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Warga pesisir selatan Jawa Barat bersiap menyambut lompatan besar dalam mobilitas. Jika Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap atau yang dikenal dengan Tol Getaci benar-benar beroperasi sesuai rencana, perjalanan dari Jakarta ke Kabupaten Pangandaran bisa ditekan menjadi hanya sekitar empat jam saja.

Apa Itu Tol Getaci

Tol Getaci merupakan proyek jalan tol ambisius yang menghubungkan dua provinsi sekaligus, yakni Jawa Barat dan Jawa Tengah. Nama Getaci sendiri diambil dari kependekan rute panjangnya: Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap. Panjang total ruas ini direncanakan mencapai 206,65 kilometer, menjadikannya salah satu tol terpanjang di Indonesia.

Proyek ini dibagi menjadi empat seksi utama, yaitu Seksi 1 Gedebage–Garut Utara sepanjang 45,20 kilometer, Seksi 2 Garut Utara–Tasikmalaya 50,32 kilometer, Seksi 3 Tasikmalaya–Patimuan 76,78 kilometer, dan Seksi 4 Patimuan–Cilacap 34,35 kilometer. Dari sisi pendanaan, pembangunan Tol Getaci menelan biaya fantastis, diperkirakan mencapai sekitar Rp56 triliun untuk keseluruhan proyek. Pembangunan ini masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020, yang berarti mendapat prioritas langsung dari pemerintah pusat.

- Advertisement -

Meski begitu, perjalanan pembangunan Tol Getaci tidak sepenuhnya mulus. Tantangan terbesar masih berkutat pada pembebasan lahan yang berjalan lambat dan penyesuaian skema investasi. Pemerintah bahkan sempat meninjau ulang konsesi dan mempertimbangkan pemangkasan tahap pertama hanya sampai Tasikmalaya terlebih dahulu. Namun demikian, optimisme publik tetap tinggi. Kehadiran tol ini diyakini akan menjadi pengubah peta ekonomi kawasan selatan Jawa Barat, termasuk Pangandaran, Garut, dan Tasikmalaya.

Mobilitas Semakin Gesit: Jakarta–Pangandaran 4 Jam

Begitu tol ini beroperasi penuh, manfaatnya akan langsung terasa. Laporan dari berbagai sumber menyebutkan, rute Jakarta ke Pangandaran yang sebelumnya membutuhkan waktu sekitar delapan hingga sembilan jam, akan dapat ditempuh hanya dalam waktu sekitar empat jam saja. Bandingkan dengan kondisi sekarang yang sering terhambat kemacetan dan jalan berliku di jalur selatan.

Dari Bandung, waktu tempuh menuju Pangandaran juga akan memangkas drastis, menjadi sekitar dua jam perjalanan saja. Perhitungan logisnya, jarak antara Jakarta dan Pangandaran yang mencapai kurang lebih 330 kilometer dapat ditempuh dengan kecepatan rata-rata 90 kilometer per jam di ruas tol, menghasilkan estimasi waktu perjalanan sekitar empat jam. Sementara dari Bandung, jarak sekitar 160 kilometer dapat diselesaikan dalam waktu dua jam.

Pengurangan waktu tempuh ini bukan hanya kabar baik bagi para wisatawan, tetapi juga menjadi dorongan besar bagi ekonomi lokal. Pangandaran sebagai destinasi wisata unggulan Jawa Barat akan semakin mudah diakses oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Jalur logistik pun akan lebih efisien, distribusi barang ke wilayah selatan akan meningkat, dan potensi investasi baru di sektor pariwisata serta perdagangan akan terbuka lebar.

Bagi masyarakat lokal, keberadaan Tol Getaci adalah harapan baru. Tidak hanya memperpendek jarak fisik, tetapi juga membuka peluang sosial dan ekonomi yang sebelumnya terasa jauh. Jika selama ini Pangandaran dianggap “terpencil” karena aksesnya panjang dan berliku, maka lewat Tol Getaci, daerah ini akan benar-benar menjadi bagian integral dari arus utama ekonomi Jawa Barat.

Dengan kata lain, Tol Getaci bukan hanya tentang beton, aspal, dan gerbang tol. Ia adalah simbol konektivitas baru yang akan mendekatkan Jakarta dengan pesisir selatan. Jika proyek ini berjalan sesuai target, maka pantai-pantai di Pangandaran akan terasa hanya “empat jam dari ibu kota” — bukan sehari perjalanan seperti dulu. Sebuah perubahan yang tak hanya memendekkan jarak, tetapi juga memperpanjang harapan bagi kemajuan wilayah selatan Jawa Barat. (GPS)

PRIANGAN TIMUR

Tiang WiFi Roboh Timpa Kabel Listrik di Ciamis, Tiga Pekerja Tersengat

LintasPriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemasangan tiang jaringan internet di...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis Berubah, Kick-off Jam Berapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Loket LPPOM Tasikmalaya Mulai 3 November, Ini Jadwal dan Jenis Layanannya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu...

JAWA BARAT

Banjir dan Longsor Jawa Barat: 197 Kejadian Tercatat hingga November 2026

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ancaman banjir dan longsor Jawa Barat...

Hujan Es di Kuningan Terjang Luragung, Angin Kencang Rusak Sejumlah Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hujan es di Kuningan disertai angin...

Video Viral Puskesmas Bantarujeg, Bupati Majalengka Datangi Pasien dan Siapkan Evaluasi

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Video viral Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka,...

Berulangnya Insiden Gas Pindo Deli Karawang, Sejauh Mana Pengawasan Keselamatan Industri?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Insiden paparan bahan kimia di PT...

BMKG Perbarui Peringatan Cuaca Cianjur, Pasirkuda Masuk Wilayah Waspada Hujan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Pemulihan Pascabencana Kuningan, Delapan Rumah Rusak Berat dan Dua Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemulihan pascabencana Kuningan menjadi perhatian setelah...

Tanggul Sungai Cikalintu Jebol, BPBD Soroti Belum Adanya Saluran Pengalihan Air di Hulu

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Tanggul Sungai Cikalintu di Kelurahan Cipaganti,...

Pohon Tumbang di Bandung Timpa Kendaraan di Jalan Mohammad Toha

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. BANDUNG – Pohon tumbang di Bandung...

Olahraga

Kategori Populer