Target dan Capaian Pajak Kota Banjar Melenceng 20x Lipat

lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Kinerja pajak Kota Banjar tahun anggaran 2025 menuai sorotan. Di tengah lonjakan pendapatan yang signifikan, muncul kritik terkait akurasi perencanaan yang dinilai melenceng jauh dari realisasi.

Sekretaris Komunitas Media SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif), Hasan Soleh, menilai selisih antara target dan capaian pajak menunjukkan adanya persoalan dalam perencanaan kinerja pemerintah daerah.

Hasan, yang merupakan jebolan akuntansi manajemen dari Politeknik Bandung, menyoroti bahwa target pertumbuhan pajak yang ditetapkan hanya sebesar 2,5 persen, sementara realisasi justru mencapai 54,16 persen.

- Advertisement -

“Kalau kita lihat angkanya, ini bukan sekadar melampaui target, tapi melompat sangat jauh. Secara hitungan, capaian kinerjanya sampai sekitar 2.166 persen. Ini artinya realisasi lebih dari 20 kali lipat dari target,” ujar Hasan.

Berdasarkan data LKIP Kota Banjar, realisasi pajak Kota Banjar tahun 2025 mencapai Rp39,12 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp25,38 miliar. Kenaikan tersebut setara dengan tambahan sekitar Rp13,74 miliar.

Menurut Hasan, kondisi ini memang menggembirakan dari sisi penerimaan daerah. Namun di sisi lain, hal itu justru menunjukkan bahwa target yang disusun belum mencerminkan potensi riil.

“Secara fiskal tentu ini positif, karena pendapatan naik. Tapi dari sisi perencanaan, ini jadi catatan. Kalau targetnya hanya 2,5 persen, sementara realisasi bisa 54 persen, berarti ada yang tidak presisi dalam membaca potensi,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam sistem pengukuran kinerja pemerintah, capaian dihitung berdasarkan perbandingan antara realisasi dan target. Ketika target terlalu rendah, maka capaian akan terlihat sangat tinggi.

“Angka 2.166 persen itu terlihat luar biasa, tapi harus dilihat konteksnya. Itu terjadi karena targetnya terlalu kecil. Jadi ini bisa menimbulkan bias dalam menilai kinerja,” jelasnya.

Hasan juga menyoroti penjelasan dalam dokumen LKIP yang menyebutkan faktor-faktor seperti intensifikasi pajak, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta digitalisasi pembayaran sebagai pendorong kenaikan.

Menurutnya, faktor-faktor tersebut memang relevan, tetapi umumnya berdampak bertahap.

“Digitalisasi, sosialisasi, itu memang penting. Tapi biasanya efeknya bertahap, tidak langsung melonjak drastis dalam satu tahun. Jadi perlu dijelaskan lebih spesifik, apa faktor utama yang membuat kenaikan bisa setinggi itu,” ujarnya.

Ia menambahkan, laporan tersebut juga masih menunjukkan adanya kendala seperti terbatasnya basis pajak dan rendahnya kesadaran wajib pajak, yang justru berbanding terbalik dengan lonjakan penerimaan.

“Di satu sisi disebut masih ada keterbatasan, tapi di sisi lain realisasinya melonjak tinggi. Ini perlu penjelasan yang lebih dalam supaya tidak terkesan kontradiktif,” katanya.

Ke depan, Hasan mendorong agar penetapan target pajak Kota Banjar dilakukan dengan pendekatan yang lebih akurat dan berbasis data yang kuat.

“Target itu harus realistis dan mencerminkan potensi. Kalau tidak, capaian kinerja jadi kurang mencerminkan kondisi sebenarnya,” pungkasnya. (AS)

PRIANGAN TIMUR

Aksi Solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya, Ketua MUI Ajak Kota Santri Bergerak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ajakan aksi solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya...

Tiang WiFi Roboh Timpa Kabel Listrik di Ciamis, Tiga Pekerja Tersengat

LintasPriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemasangan tiang jaringan internet di...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis Berubah, Kick-off Jam Berapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

JAWA BARAT

Nasib Pedagang Bundaran Cibiru Usai 48 Bangunan Ditertibkan, Boleh Jualan tetapi Tanpa Relokasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penertiban 48 bangunan di kawasan Bundaran...

Banjir dan Longsor Jawa Barat: 197 Kejadian Tercatat hingga November 2026

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ancaman banjir dan longsor Jawa Barat...

Hujan Es di Kuningan Terjang Luragung, Angin Kencang Rusak Sejumlah Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hujan es di Kuningan disertai angin...

Video Viral Puskesmas Bantarujeg, Bupati Majalengka Datangi Pasien dan Siapkan Evaluasi

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Video viral Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka,...

Berulangnya Insiden Gas Pindo Deli Karawang, Sejauh Mana Pengawasan Keselamatan Industri?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Insiden paparan bahan kimia di PT...

BMKG Perbarui Peringatan Cuaca Cianjur, Pasirkuda Masuk Wilayah Waspada Hujan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Pemulihan Pascabencana Kuningan, Delapan Rumah Rusak Berat dan Dua Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemulihan pascabencana Kuningan menjadi perhatian setelah...

Tanggul Sungai Cikalintu Jebol, BPBD Soroti Belum Adanya Saluran Pengalihan Air di Hulu

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Tanggul Sungai Cikalintu di Kelurahan Cipaganti,...

Olahraga

Kategori Populer