lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis berkomitmen untuk tetap menjaga kinerja pelayanan publik dan program kesehatan meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya dalam kegiatan Halal Bihalal dan Deklarasi Open Defecation Free (ODF) tingkat Kabupaten Ciamis yang digelar Dinas Kesehatan, Kamis (16/04/2026).
Anggaran Terbatas, Kinerja Tidak Boleh Turun
Bupati mengakui kondisi fiskal daerah saat ini cukup menantang, terutama akibat menurunnya pendapatan dan dana transfer dari pemerintah pusat maupun provinsi.
Namun demikian, ia menegaskan keterbatasan tersebut tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Walaupun anggaran kita terbatas, jangan sampai kinerja ikut terbatas. Kita harus tetap maksimal dalam melayani masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, kekuatan utama Ciamis bukan semata pada anggaran, melainkan pada semangat gotong royong dan kebersamaan seluruh elemen.
“Kita mungkin terbatas secara anggaran, tetapi kaya akan semangat kebersamaan,” ujarnya.
ODF Bukti Kinerja di Tengah Tantangan
Di tengah kondisi tersebut, Pemkab Ciamis justru mampu mendorong capaian penting di sektor kesehatan melalui deklarasi Open Defecation Free (ODF) tingkat kabupaten.
Deklarasi ini menjadi simbol keberhasilan kolaborasi lintas sektor dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju sanitasi yang lebih baik.
Dalam kesempatan itu Bupati juga mengingatkan, capaian tersebut harus dijaga dengan konsistensi edukasi kepada masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat kembali ke kebiasaan lama. Peran tenaga kesehatan sangat penting untuk terus mengedukasi,” ujarnya.
Pelayanan Tetap Jadi Prioritas
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan kembali bahwa seluruh aparatur pemerintah adalah pelayan masyarakat yang harus bekerja dengan penuh dedikasi.
“Kita ini pelayan masyarakat. Jangan minta dilayani, tetapi harus memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar dalam bekerja tidak hanya berorientasi pada penghargaan, melainkan pada dampak nyata bagi masyarakat.
BACA JUGA: Gerakan Indonesia ASRI di Kabupaten Ciamis
Komitmen Jaga Sektor Vital
Meski kondisi anggaran terbatas, Pemkab Ciamis memastikan tetap memprioritaskan sektor vital, khususnya pendidikan dan kesehatan.
Bupati menegaskan bahwa keberlangsungan tenaga PPPK, terutama guru dan tenaga kesehatan, akan terus diperjuangkan.
“Tenaga guru dan kesehatan sangat dibutuhkan, dan akan terus kita upayakan,” tandasnya.
Momentum Perkuat Kebersamaan
Kegiatan yang dihadiri sekitar 200 peserta dari unsur OPD, tenaga kesehatan, rumah sakit, hingga organisasi profesi ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi pasca Idulfitri.
Selain itu, tausiyah yang disampaikan KH. Asep Muhsin Madani mengingatkan pentingnya keikhlasan dan kebersihan hati dalam menjalankan tugas pengabdian. (FSL)

