Kawasan Rebana On, Tasikmalaya Jadi Penonton?

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Kawasan Metropolitan Rebana kini benar-benar โ€œonโ€. Ia bukan lagi sekadar konsep di atas kertas, melainkan proyek strategis yang sedang berjalan dan perlahan membentuk arah baru pembangunan Jawa Barat. Rebana dirancang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis industri dan logistik, dengan cakupan tujuh kabupaten/kota: Subang, Majalengka, Sumedang, Indramayu, Kuningan, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon. Dalam kawasan ini, pemerintah menyiapkan tiga belas Kawasan Peruntukan Industri dengan total luas sekitar 43.912,94 hektare, menandai skala industrialisasi yang serius dan jangka panjang.

Pengembangan Rebana ditopang oleh infrastruktur strategis yang selama ini menjadi kunci daya saing wilayah. Pelabuhan Patimban di Subang, Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, Tol Cipali dan Tol Cisumdawu, jalur Pantura, hingga Pelabuhan Cirebon membentuk satu jejaring konektivitas yang saling terhubung. Infrastruktur ini menjadikan Rebana bukan hanya kawasan industri, tetapi juga simpul logistik yang dirancang untuk melayani pergerakan barang dan manusia dalam skala regional hingga nasional.

Selain pertumbuhan ekonomi, Rebana juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hal ini terlihat dari penggunaan Indeks Pembangunan Manusia sebagai salah satu indikator penting dalam pengembangan kawasan. Data IPM 2025 menunjukkan beberapa daerah di Rebana telah berada di atas atau mendekati rata-rata Jawa Barat yang berada di angka 75,9. Kota Cirebon, misalnya, mencatat IPM 78,99, sementara Sumedang berada di angka 75,5. Fakta ini memperlihatkan bahwa Rebana tidak hanya mengejar investasi dan industri, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Tasikmalaya Jadi Penonton?

Di tengah laju Kawasan Rebana yang kian nyata, posisi Tasikmalaya sebagai pusat Priangan Timur patut dipertanyakan. Secara administratif, Tasikmalaya tidak termasuk dalam Kawasan Rebana. Fakta ini tampak sederhana, namun membawa implikasi kebijakan yang tidak kecil. Dalam pola pembangunan berbasis kawasan prioritas, perhatian pemerintahโ€”baik dari sisi anggaran, infrastruktur, maupun promosi investasiโ€”cenderung mengalir ke wilayah yang telah ditetapkan sebagai motor pertumbuhan.

Ketika Rebana menjadi pusat gravitasi baru ekonomi Jawa Barat, muncul risiko bahwa wilayah di luar kawasan tersebut akan tertinggal dalam arus utama pembangunan. Tasikmalaya berpotensi terdorong ke posisi sebagai wilayah penyangga pasif, terutama sebagai pemasok tenaga kerja bagi kawasan industri Rebana, sementara nilai tambah ekonomi, investasi, dan perputaran modal terjadi di tempat lain. Pola seperti ini lazim terjadi di sekitar kawasan industri besar apabila daerah penyangga tidak memiliki strategi penguatan ekonomi sendiri.

Di sisi lain, terdapat perbedaan orientasi ekonomi yang cukup mencolok. Rebana bergerak dengan fokus industri, logistik, dan manufaktur, sementara Tasikmalaya selama ini bertumpu pada sektor jasa, UMKM, perdagangan lokal, pendidikan, dan keagamaan. Tanpa konektivitas kebijakan yang dirancang secara sadar, kedua jalur ekonomi ini berpotensi berjalan sendiri-sendiri. Rebana melaju dengan kecepatannya, sementara Tasikmalaya berisiko tertinggal, bukan karena kekurangan potensi, tetapi karena tidak terhubung dalam peta besar pembangunan.

Pertanyaan โ€œTasikmalaya jadi penonton?โ€ pada akhirnya bukan tudingan, melainkan peringatan dini. Rebana sudah bergerak, infrastrukturnya beroperasi, dan arah kebijakannya kian jelas. Pada saat yang sama, peta ekonomi Jawa Barat sedang digambar ulang. Jika Tasikmalaya tidak segera menegaskan peran dan strategi dalam merespons Kawasan Rebana, maka risiko menjadi penonton dari perubahan besar ini bukan sekadar wacana, melainkan kemungkinan yang masuk akal.

Gabung Channel WhatsApp Lintas Priangan
Dapatkan update berita terbaru, isu lokal penting, dan informasi pilihan langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Channel WhatsApp โžœ

Berita lainnya:

Kasus Penyelewengan Anggaran di Dinkes Tasikmalaya, Ketegasan Hukum Dipertanyakan

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS.  Ada temuan yang terlalu serius untuk diperlakukan seperti catatan kecil di pinggir laporan keuangan. Dalam Laporan Hasil...

Website Pemkot Tasikmalaya: 2 Sehat, Sisanya Sakit, Sekarat, dan Mati Suri!

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA.ย Di zaman orang mencari jadwal layanan, izin usaha, informasi pajak, berita kebencanaan, sampai kabar kesehatan lewat layar ponsel,...

Selamat Jalan Hard Rock FM Bandung: Algoritma Digital Lebih Ganas dari MTV

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA.ย Kabar pamitnya Hard Rock FM Bandung terasa seperti kabar kecil yang datang dari masa lalu, lalu tiba-tiba mengetuk...

Terbaru

Ribuan Warga Pamarican Tumpah Ruah Ikuti Pawai Tarhib 1 Muharam

lintaspriangan.com,ย BERITA CIAMIS. Ribuan warga dari 14 desa di Kecamatan...

Dramatis Lewat Adu Penalti dan Koin Tos, Akademi Persib Bared Patroman U-12 Lolos ke Tingkat Jabar

lintaspriangan.com,ย BERITAย BANJAR. Perjalanan menuju panggung yang lebih besar harus ditempuh...

Apresiasi Melalui Seni, Dani Priyanto Persembahkan Lukisan untuk Bupati Herdiat

lintaspriangan.com,ย BERITA CIAMIS. Perayaan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis di...

HUT Ciamis ke-384: Harmoni Tanpa Batas Satukan Warga

lintaspriangan.com,ย BERITA CIAMIS. Ribuan masyarakat memadati Taman Lokasana Ciamis dalam...

Honor Pendamping Ohan Hafidz Mangkrak, Kas Pemkot Tasikmalaya Diduga Seret

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Kas Pemerintah Kota Tasikmalaya diduga sedang tidak...

Piala Dunia 2026

Hasil Austria vs Jordan 3-1: Menang, Tapi Bikin Deg-degan

lintaspriangan.com,ย BERITA OLAHRAGA. Hasil Austria vs Jordan pada laga pertama...

Hasil Argentina vs Aljazair 3-0: VAR Padamkan Kejutan, Messi Menggila

lintaspriangan.com,ย BERITA OLAHRAGA.ย Argentina mengawali laga babak pertama Piala Dunia 2026...

Inggris vs Kroasia: Meski Inggris Favorit, Kroasia Tetap Berbahaya

lintaspriangan.com,ย BERITA OLAHRAGA.ย ย  Inggris vs Kroasia menjadi salah satu laga...

Portugal vs Kongo DR: Penyerang Tajam Lawan Pengunci Rapat

lintaspriangan.com,ย BERITA OLAHRAGA.ย ย  Portugal vs Kongo DR menjadi salah satu...

Hasil Perancis vs Senegal 3-1: Mbappe Menggila, Senegal Runtuh!

lintaspriangan.com,ย BERITA OLAHRAGA.ย  Perancis membuka perjalanan di Grup I Piala...

Daerah lainnya

Indikasi Korupsi Kesbangpol Jabar Bagian 1: Makan Minum Tak Dikerjakan tapi Dibayar

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG.ย Temuan BPK atas kegiatan di Badan Kesatuan Bangsa...

Indikasi Korupsi Bank bjb, Nilai Bermasalah Tembus Rp1,178 Triliun

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG.ย  Indikasi korupsi Bank bjb mulai membuka ruang...

Ditanya Indikasi Korupsi, Kesbangpol Cirebon Berdalih Ini Ranah APIP

lintaspriangan.com,ย BERITA CIREBON. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol...

Hampir Rp900 Miliar Anggaran Jabar Bermasalah, KDM Diminta Bongkar Praktik Nakal

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi...

Perspektif

Popular Categories