Ketika Masyarakat Mencari
Ada anggapan bahwa semua orang sudah berada di Instagram sehingga website tidak lagi penting. Anggapan itu terlalu terburu-buru.
Ketika masyarakat mencari informasi tertentu melalui mesin pencari—tentang pendidikan politik, organisasi kemasyarakatan, Pancasila, potensi konflik, bantuan partai politik, Paskibraka, atau layanan Bakesbangpol—website resmi seharusnya menyediakan halaman yang lengkap, terstruktur, dan dapat ditemukan.
Tidak tepat pula mengatakan domain pemerintah pasti selalu berada di atas media sosial dalam hasil pencarian. Mesin pencari tidak memberikan takhta otomatis hanya karena sebuah alamat memakai .go.id.
Namun, Google menjelaskan bahwa halaman web ditemukan melalui proses perayapan, dianalisis dan disimpan dalam indeks, lalu ditampilkan berdasarkan relevansi terhadap pencarian pengguna. Website memberi instansi ruang untuk membangun judul, isi, tautan, kategori, dokumen, dan halaman permanen yang dapat dirayapi serta diindeks.
Ketika website tidak diperbarui, Bakesbangpol sendiri yang membuang kesempatan membangun sumber primer yang kuat dalam pencarian publik.
Instagram mungkin menemukan orang saat mereka sedang menggulir layar. Website semestinya ditemukan orang saat mereka memang sedang mencari jawaban.







