Instagram Menggaungkan, Website Menyimpan
Media sosial sangat berguna. Tidak ada yang mempersoalkan itu.
Instagram cocok untuk menyebarkan pengumuman singkat, foto, video, infografik, agenda, dan pesan yang membutuhkan jangkauan cepat. Ia kuat untuk menarik perhatian, membangun interaksi, dan menggaungkan pesan pemerintah.
Website memiliki karakter berbeda. Ia memungkinkan informasi disusun berdasarkan kategori, tahun, program, layanan, regulasi, kegiatan, anggaran, laporan kinerja, dokumen, dan bidang urusan. Setiap halaman dapat mempunyai alamat tetap yang dapat ditautkan, dirujuk, diperiksa kembali, dan disimpan sebagai arsip kelembagaan.
PermenPANRB Nomor 83 Tahun 2012 tentang Pedoman Pemanfaatan Media Sosial Instansi Pemerintah masih berstatus berlaku. Salah satu prinsip yang ditetapkan adalah terintegrasi, yakni menyelaraskan penggunaan media sosial dengan media komunikasi lainnya, baik yang berbasis internet maupun noninternet.
Jadi, regulasinya tidak memerintahkan pemerintah memilih Instagram lalu meninggalkan website. Justru keduanya harus bekerja bersama.
Alurnya mestinya sederhana. Informasi lengkap diterbitkan di website. Versi ringkas, foto, video, atau infografiknya disebarkan melalui Instagram. Media sosial kemudian mengarahkan masyarakat menuju sumber lengkap dan resmi.
Instagram adalah pengeras suara. Website adalah ruang dokumentasi.
Pengeras suara dapat membuat orang menoleh. Namun, pengeras suara tidak dapat menggantikan perpustakaan.







