Beranda blog Halaman 88

Peran Pers dalam Pemantauan Dana Desa

0

lintaspriangan.com, BERITA DESA. Pers memiliki peran penting dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana desa. Sebagai pilar keempat demokrasi, pers bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi kepada publik dan mengawasi pelaksanaan kebijakan pemerintah, termasuk pengelolaan dana desa. Partisipasi pers dalam pemantauan dana desa tidak hanya dapat mencegah potensi penyimpangan, tetapi juga membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaannya untuk kesejahteraan masyarakat desa.

Landasan Hukum Partisipasi Pers dalam Pemantauan Dana Desa

Partisipasi pers dalam pengawasan dana desa memiliki dasar hukum yang kuat. Berikut adalah beberapa regulasi yang mendukung peran pers dalam pemantauan dana desa:

  1. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers
    • Pasal 6 menyatakan bahwa pers memiliki fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Dalam hal ini, pers dapat melakukan investigasi dan menyebarkan informasi terkait pengelolaan dana desa agar dapat diakses oleh masyarakat luas.
  2. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
    • Pasal 82 ayat (1) menyebutkan bahwa masyarakat desa berhak mendapatkan informasi dan mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa. Pers, sebagai bagian dari masyarakat, memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi mengenai penggunaan dana desa.
  3. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 73 Tahun 2020 tentang Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa
    • Regulasi ini menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pers, dalam pengawasan pengelolaan keuangan desa. Transparansi dalam pengelolaan dana desa sangat diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan anggaran. (Peraturan BPK)
  4. Instruksi Jaksa Agung Nomor 5 Tahun 2023 tentang Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa)
    • Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap dana desa dan memastikan penggunaannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pers dapat berperan sebagai mitra dalam menyebarluaskan informasi mengenai program ini serta mengawasi pelaksanaannya. (Kejaksaan RI)

Peran Pers dalam Pengawasan Dana Desa

Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dana desa, pers dapat melakukan beberapa langkah berikut:

  1. Investigasi Jurnalistik
    • Pers dapat melakukan investigasi mendalam terkait penggunaan dana desa, mengidentifikasi potensi penyimpangan, dan memberikan laporan berbasis fakta. Investigasi ini dapat dilakukan melalui wawancara dengan aparat desa, pemantauan proyek pembangunan desa, serta analisis laporan keuangan desa.
  2. Publikasi Temuan
    • Hasil investigasi harus dipublikasikan kepada masyarakat melalui berbagai platform media, seperti surat kabar, portal berita online, dan media sosial. Publikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan dana desa dan mendorong transparansi.
  3. Kolaborasi dengan Lembaga Pengawas
    • Pers dapat bekerja sama dengan lembaga seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta Kejaksaan dalam mengungkap dan menindaklanjuti kasus penyimpangan dana desa. (BPKP)
  4. Edukasi Masyarakat
    • Pers juga berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai hak dan kewajiban mereka dalam mengawasi dana desa. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat lebih aktif dalam melaporkan penyimpangan yang terjadi.

Tantangan dan Solusi dalam Pengawasan Dana Desa oleh Pers

Meskipun pers memiliki peran penting dalam pengawasan dana desa, terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi:

  1. Akses terhadap Informasi
    • Tidak semua desa bersedia membuka akses informasi terkait penggunaan dana desa kepada pers. Untuk mengatasi hal ini, pers perlu memperjuangkan hak akses informasi dengan mengacu pada Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.
  2. Ancaman terhadap Jurnalis
    • Dalam beberapa kasus, jurnalis menghadapi intimidasi atau ancaman ketika mengungkap kasus penyimpangan dana desa. Oleh karena itu, perlindungan terhadap jurnalis harus diperkuat melalui dukungan hukum dan advokasi dari organisasi pers.
  3. Kurangnya Sumber Daya dan Pelatihan
    • Tidak semua jurnalis memiliki keterampilan investigasi yang memadai dalam mengawasi dana desa. Solusinya adalah dengan mengadakan pelatihan jurnalistik investigatif yang difasilitasi oleh organisasi pers atau lembaga independen.

Kesimpulan

Pers memiliki peran strategis dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana desa. Dengan melakukan investigasi jurnalistik, mempublikasikan temuan, bekerja sama dengan lembaga pengawas, dan mengedukasi masyarakat, pers dapat membantu mencegah penyalahgunaan anggaran desa. Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, diperlukan dukungan regulasi yang kuat, perlindungan bagi jurnalis, serta peningkatan kapasitas wartawan dalam melaksanakan tugasnya. Dengan demikian, pengelolaan dana desa dapat berjalan lebih transparan dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa. (Lintas Priangan)

Kades di Ciamis Mundur dari Jabatannya untuk Kerja di Jepang

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dodi Romdani, Kepala Desa Sukamulya di Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, telah membuat keputusan yang mengejutkan dengan mengundurkan diri dari jabatannya untuk kembali bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jepang. Keputusan ini menarik perhatian publik dan memicu berbagai tanggapan dari masyarakat serta pejabat setempat.

Kronologi Pengunduran Diri

Dodi Romdani menjabat sebagai Kepala Desa Sukamulya sejak tahun 2019 dan telah mengabdi selama empat tahun. Sebelum menjabat sebagai kepala desa, Dodi pernah bekerja sebagai PMI di Jepang. Namun, pada awal Februari 2025, Dodi memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya meskipun masa jabatannya masih tersisa dua tahun lagi. Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan matang dan konsultasi dengan keluarga serta tokoh masyarakat setempat.

Alasan Pengunduran Diri

Dalam pernyataannya, Dodi mengungkapkan bahwa alasan utama di balik pengunduran dirinya adalah keinginan untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya dan berkontribusi lebih besar bagi desanya. Ia berencana untuk kembali bekerja di Jepang guna mengumpulkan dana yang akan digunakan untuk merenovasi masjid di desanya. Dodi merasa bahwa dengan bekerja di Jepang, ia dapat memperoleh penghasilan yang lebih besar dibandingkan dengan gajinya sebagai kepala desa, sehingga dapat mewujudkan niat baiknya tersebut.

Tanggapan Pihak Lain

Keputusan Dodi menuai berbagai tanggapan dari masyarakat dan pejabat setempat. Sebagian masyarakat mendukung langkah Dodi dan mengapresiasi niat baiknya untuk merenovasi masjid desa. Mereka melihat keputusan ini sebagai bentuk pengorbanan dan dedikasi Dodi terhadap desanya. Namun, ada juga yang menyayangkan pengunduran diri tersebut, mengingat peran penting kepala desa dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menyatakan bahwa mereka menghormati keputusan Dodi dan akan segera memproses pengunduran dirinya sesuai dengan prosedur yang berlaku. Mereka juga berkomitmen untuk memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat Desa Sukamulya tetap berjalan lancar selama proses transisi kepemimpinan.

Perspektif Hukum

Menurut peraturan yang berlaku, seorang kepala desa memiliki hak untuk mengundurkan diri dari jabatannya dengan alasan tertentu. Proses pengunduran diri harus diajukan secara tertulis kepada Bupati atau Walikota melalui Camat setempat. Setelah pengunduran diri disetujui, pemerintah daerah akan menunjuk pejabat sementara untuk mengisi kekosongan jabatan hingga dilaksanakannya pemilihan kepala desa yang baru. Dalam kasus Dodi, prosedur ini telah diikuti dengan benar, dan pemerintah daerah memastikan bahwa pelayanan publik di Desa Sukamulya tidak terganggu selama masa transisi.

Keputusan Dodi Romdani untuk mengundurkan diri dari jabatan Kepala Desa Sukamulya demi bekerja kembali di Jepang merupakan langkah yang didasarkan pada niat baik untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan desanya. Meskipun menuai beragam tanggapan, keputusan ini mencerminkan komitmen Dodi terhadap pembangunan desanya, khususnya dalam upaya renovasi masjid. Pemerintah daerah diharapkan dapat mendukung proses transisi kepemimpinan di Desa Sukamulya agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. (Lintas Priangan)

Ini Persyaratan dan Biaya Buat Paspor di Garut

0

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, telah resmi membuka layanan pembuatan paspor di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Garut. Langkah ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Garut dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, yang bertujuan memudahkan masyarakat Garut dalam mengurus paspor tanpa perlu pergi ke luar kota.

Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, menyatakan bahwa layanan pembuatan paspor ini akan tersedia dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Senin dan Kamis. Masyarakat dapat melakukan verifikasi data dan pendaftaran paspor di MPP Garut, dan paspor yang telah selesai dapat diambil tiga hari setelah proses verifikasi. “Kami Pemerintah Kabupaten Garut dan masyarakat Garut berterima kasih kepada Kementerian Imigrasi yang memberikan kerja sama dalam rangka pelayanan paspor,” ujar Barnas di hadapan wartawan, Jumat (14/02/2025).

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat, Filianto Akbar, menambahkan bahwa pelayanan paspor di Kabupaten Garut menjadi prioritas karena sebelumnya masyarakat harus pergi ke Kantor Imigrasi Tasikmalaya yang jaraknya cukup jauh. “Sekarang, masyarakat Garut bisa mengakses pelayanan pembuatan paspor lebih dekat di Kantor MPP Garut yang dilaksanakan dua kali dalam sepekan, yakni Senin dan Kamis,” kata Filianto. Ia juga mengungkapkan rencana untuk membentuk Unit Layanan Paspor yang dapat beroperasi penuh selama seminggu guna memenuhi tingginya permintaan masyarakat di Garut.

Prosedur Pembuatan Paspor di MPP Garut:

  1. Pendaftaran: Masyarakat dapat datang langsung ke MPP Garut pada hari Senin atau Kamis untuk mengajukan permohonan pembuatan paspor.
  2. Verifikasi Dokumen: Petugas akan memeriksa kelengkapan dan keabsahan dokumen yang disyaratkan.
  3. Pengambilan Data Biometrik: Setelah dokumen diverifikasi, pemohon akan menjalani proses pengambilan foto dan sidik jari.
  4. Wawancara: Pemohon akan diwawancarai oleh petugas imigrasi terkait tujuan pembuatan paspor.
  5. Pengambilan Paspor: Paspor yang telah selesai dapat diambil tiga hari setelah proses verifikasi dan wawancara.

Syarat-syarat Pembuatan Paspor:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP): KTP yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri.
  • Kartu Keluarga (KK): Salinan KK terbaru.
  • Dokumen Pendukung: Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis yang mencantumkan nama, tempat dan tanggal lahir, serta nama orang tua.
  • Surat Pewarganegaraan Indonesia: Bagi orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia.
  • Surat Penetapan Ganti Nama: Jika telah melakukan perubahan nama, diperlukan surat penetapan dari pejabat yang berwenang.

Biaya Pembuatan Paspor:

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2024, biaya pembuatan paspor adalah sebagai berikut:

  • Paspor Biasa Non-Elektronik (5 Tahun): Rp350.000
  • Paspor Biasa Non-Elektronik (10 Tahun): Rp650.000
  • Paspor Elektronik (5 Tahun): Rp650.000
  • Paspor Elektronik (10 Tahun): Rp950.000
  • Layanan Percepatan Paspor (Selesai pada Hari yang Sama): Rp1.000.000

Fungsi Paspor:

Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada warga negara sebagai identitas dan izin untuk bepergian ke luar negeri. Selain sebagai bukti kewarganegaraan, paspor juga berfungsi sebagai:

  • Dokumen Identitas Internasional: Menunjukkan identitas pemegangnya saat berada di negara lain.
  • Izin Masuk ke Negara Lain: Sebagai syarat untuk memasuki negara lain, baik dengan visa maupun tanpa visa, tergantung pada perjanjian antarnegara.
  • Perlindungan Hukum: Memungkinkan pemegangnya mendapatkan perlindungan dan bantuan dari perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri jika menghadapi masalah.

Dengan adanya layanan pembuatan paspor di MPP Kabupaten Garut, diharapkan masyarakat setempat dapat lebih mudah dan efisien dalam mengurus dokumen perjalanan internasional mereka tanpa perlu melakukan perjalanan jauh ke kota lain. (Lintas Priangan)

Barongsai Tonggak, Atraksi Spektakuler di Penutupan Imlek Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Perayaan Imlek 2025 di Kota Tasikmalaya ditutup dengan pertunjukan spektakuler Barongsai Tonggak yang memukau para penonton. Atraksi ini berlangsung di Plaza Asia Tasikmalaya pada Jumat, 14 Februari 2025, dan menarik ribuan warga yang antusias menyaksikan pertunjukan seni tradisional tersebut.

Manager Marketing Plaza Asia Tasikmalaya, Lucy Sosilawaty, menyatakan bahwa pertunjukan Barongsai Tonggak kali ini menjadi puncak rangkaian perayaan Imlek di kota tersebut. “Kami ingin menghadirkan sesuatu yang istimewa untuk masyarakat Tasikmalaya dalam perayaan Imlek tahun ini. Barongsai Tonggak dipilih karena selain unik, pertunjukan ini sangat dinantikan setelah sekian lama tidak tampil di sini,” ungkap Lucy, sebagaimana dilansir RMOL.

Atraksi Barongsai Tonggak menampilkan gerakan akrobatik di atas deretan tiang dengan ketinggian bervariasi. Para penari yang mengenakan kostum singa berloncatan dari satu tiang ke tiang lainnya dengan presisi dan keseimbangan tinggi. Pertunjukan ini tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan pengalaman menegangkan bagi penonton.

Apa Itu Barongsai Tonggak?

Barongsai Tonggak merupakan salah satu jenis barongsai yang mempertontonkan keahlian akrobatik tingkat tinggi. Kata “tonggak” dalam bahasa Indonesia berarti “tiang”, yang merujuk pada properti utama dalam pertunjukan ini. Dibandingkan dengan barongsai biasa yang lebih banyak bergerak di permukaan datar, Barongsai Tonggak membutuhkan teknik keseimbangan dan kekuatan fisik yang luar biasa dari para pemainnya.

Dalam atraksi ini, sepasang penari mengendalikan barongsai di atas tiang-tiang dengan berbagai ketinggian. Tiang-tiang ini biasanya disusun dalam pola tertentu agar memungkinkan para pemain untuk melompat dan melakukan gerakan-gerakan lincah. Selain itu, musik pengiring yang terdiri dari tabuhan drum dan gong menambah semangat serta intensitas pertunjukan.

Jenis-Jenis Barongsai dan Perbedaannya

Secara umum, terdapat dua jenis utama barongsai yang berkembang dalam budaya Tionghoa, yaitu Barongsai Utara dan Barongsai Selatan. Keduanya memiliki perbedaan yang cukup mencolok dalam hal penampilan, gerakan, serta tujuan pertunjukannya.

1. Barongsai Utara (Pekingsai)

  • Asal: Berasal dari wilayah utara Tiongkok.
  • Ciri Khas: Memiliki bulu yang lebih panjang dan lebat dengan warna mencolok seperti merah, emas, dan putih. Kepala barongsai ini lebih besar dengan hiasan bulu panjang di bagian wajah.
  • Gerakan: Cenderung lebih akrobatik, sering kali melibatkan gerakan seperti melompat tinggi, berguling, atau berjalan di atas bola besar. Banyak gerakannya yang terinspirasi dari seni bela diri tradisional.
  • Penggunaan: Umumnya digunakan dalam acara resmi seperti perayaan militer atau upacara kenegaraan.

2. Barongsai Selatan

  • Asal: Berkembang di wilayah selatan Tiongkok, terutama di Provinsi Guangdong.
  • Ciri Khas: Kostumnya lebih ramping dan lebih ringan dengan ornamen yang lebih detail. Kepala barongsai memiliki cermin kecil di dahi, yang diyakini dapat mengusir roh jahat, serta tanduk di bagian atas kepala.
  • Gerakan: Lebih menekankan ekspresi wajah dan gerakan kepala untuk menggambarkan emosi. Gerakannya meniru perilaku singa seperti menggaruk, menggigit, atau menjilat tubuhnya.
  • Penggunaan: Sering ditampilkan dalam acara-acara komunitas seperti perayaan Imlek, pembukaan bisnis, dan pernikahan untuk membawa keberuntungan.

Perbedaan Barongsai Tonggak dengan Barongsai Lainnya

Barongsai Tonggak sendiri merupakan bagian dari Barongsai Selatan, tetapi dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi karena memerlukan keahlian akrobatik yang ekstrem. Perbedaannya terletak pada teknik yang digunakan, di mana para pemain tidak hanya menampilkan tarian biasa, tetapi juga harus melompat dari satu tiang ke tiang lainnya dengan ketinggian yang cukup menantang.

Pertunjukan Barongsai Tonggak memadukan seni, olahraga, dan keseimbangan yang membutuhkan latihan intensif selama berbulan-bulan. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal bagi pemain, sehingga disiplin dan kekompakan tim menjadi faktor utama keberhasilan pertunjukan ini.

Melestarikan Tradisi dan Budaya

Dengan semakin populernya Barongsai Tonggak di Indonesia, pertunjukan seperti yang digelar di Tasikmalaya menjadi bagian penting dalam melestarikan tradisi budaya Tionghoa. Kehadiran seni ini di berbagai acara menunjukkan bahwa budaya Tionghoa telah diterima secara luas di masyarakat Indonesia, bahkan menjadi bagian dari perayaan multikultural di berbagai daerah.

Selain sebagai hiburan, Barongsai juga diyakini membawa keberuntungan dan menjauhkan pengaruh buruk. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak perayaan besar seperti Imlek atau pembukaan usaha baru selalu menghadirkan pertunjukan Barongsai.

Perayaan Imlek 2025 di Tasikmalaya yang ditutup dengan atraksi Barongsai Tonggak telah memberikan pengalaman tak terlupakan bagi masyarakat setempat. Diharapkan, pertunjukan seperti ini bisa terus hadir dan menjadi bagian dari kekayaan budaya yang terus dilestarikan dari generasi ke generasi.

Ternyata Haji Toni Itu Koruptor Kelas Kakap yang Sedang Nyamar

0

lintaspriangan.com, KLIP JABAR. Setelah hampir dua dekade dalam pelarian, Nader Taher (69), terpidana kasus korupsi kredit macet Bank Mandiri senilai Rp. 35,9 miliar, akhirnya ditangkap oleh tim gabungan Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Riau. Penangkapan dilakukan di Apartemen Gateway Ciracas, Bandung, Jawa Barat, pada Kamis, 13 Februari 2025.

Kasus Korupsi Kredit Macet

Kasus yang menjerat Nader Taher bermula pada tahun 2002, ketika Bank Mandiri memberikan fasilitas kredit untuk pengadaan empat unit rig beserta perlengkapannya yang dipesan oleh PT Caltex Pacific Indonesia. Namun, kredit tersebut mengalami kemacetan, yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp35,9 miliar.

Proses hukum terhadap Nader Taher dimulai di Pengadilan Negeri Pekanbaru, di mana ia divonis 14 tahun penjara, lebih berat dari tuntutan jaksa. Nader kemudian mengajukan banding, dan Pengadilan Tinggi Riau mengurangi hukumannya menjadi 7 tahun. Namun, pada tingkat kasasi, Mahkamah Agung kembali memperberat hukuman menjadi 14 tahun penjara, denda Rp. 250 juta subsidair 4 bulan kurungan, serta kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp. 35,9 miliar.

Pelarian dan Penangkapan

Setelah putusan Mahkamah Agung pada 24 Juli 2006, Nader Taher melarikan diri dan berhasil menghindari penangkapan selama 19 tahun. Selama masa pelariannya, ia diduga mengubah identitasnya menjadi Haji Toni pada tahun 2014, dengan memperoleh KTP baru di Cianjur, Jawa Barat. Kemudian, ia juga mendapatkan KTP elektronik di Kabupaten Bandung dengan status sebagai wiraswasta yang telah berkeluarga.

Perubahan identitas ini membuat pelacakan terhadap Nader menjadi lebih sulit. Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Akmal Abbas, mengungkapkan bahwa dalam identitas barunya, Nader tercatat sebagai seorang wiraswasta dan sudah berkeluarga dengan warga setempat. “Dalam identitas barunya, ia tercatat sebagai seorang wiraswasta dan sudah berkeluarga dengan warga setempat,” ujar Akmal Abbas.

Keberadaan Nader Taher sempat menjadi misteri selama bertahun-tahun. Ada dugaan bahwa ia melarikan diri ke luar negeri sebelum akhirnya kembali ke Indonesia. “Apakah ia sempat ke luar negeri atau tidak, kita tidak bisa melacak. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, kami mendapatkan informasi bahwa dia kembali berada di Indonesia,” tambah Akmal.

Penangkapan Nader Taher dilakukan tanpa perlawanan di Apartemen Gateway Ciracas, Bandung. Ketika ditemukan, kondisi fisiknya telah banyak berubah dibanding saat pertama kali menjadi buronan. “Dulu masih muda dan gagah, sekarang sudah tua,” kata Akmal menggambarkan perubahan penampilan Nader.

Eksekusi Hukuman

Setelah penangkapan, Nader Taher dibawa ke Pekanbaru untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia akan dieksekusi di Lembaga Pemasyarakatan Pekanbaru untuk menjalani hukuman sesuai dengan putusan Mahkamah Agung. Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Niky Junismero, menyatakan, “Dieksekusi di Lapas Pekanbaru.”

Penangkapan ini menegaskan komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi dan memastikan bahwa pelaku tindak pidana korupsi tetap mempertanggungjawabkan perbuatannya, meskipun telah lama buron. “Tidak ada tempat bagi buronan. Cepat atau lambat pasti kita eksekusi,” tegas Akmal Abbas.

Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa upaya pelarian dan perubahan identitas tidak akan mampu menghindarkan pelaku dari jerat hukum. Kerja sama antara berbagai instansi dan pemanfaatan teknologi informasi menjadi kunci dalam penangkapan buronan yang telah lama menghilang.

Dengan tertangkapnya Nader Taher, diharapkan menjadi efek jera bagi pelaku korupsi lainnya dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia. (Lintas Priangan)

Seharusnya Rincian Pokok Pikiran DPRD Dipublikasikan Secara Luas

0

lintaspriangan.com, OPINI. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memiliki peran strategis dalam menyerap, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Salah satu instrumen yang digunakan dalam proses ini adalah Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, yang mencerminkan hasil reses dan aspirasi masyarakat yang kemudian diusulkan dalam perencanaan pembangunan daerah. Sayangnya, rincian mengenai Pokir DPRD sering kali kurang transparan dan tidak mudah diakses oleh masyarakat umum. Padahal, publikasi yang luas atas rincian Pokir DPRD sangat penting demi meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan daerah.

Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas

Salah satu alasan utama mengapa rincian Pokir DPRD seharusnya dipublikasikan secara luas adalah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pokir DPRD merupakan bagian dari perencanaan pembangunan daerah yang didanai oleh APBD. Dengan adanya keterbukaan informasi, masyarakat dapat memahami dengan jelas bagaimana aspirasi mereka diterjemahkan ke dalam program pembangunan dan alokasi anggaran. Hal ini juga mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang atau tumpang tindih program yang dapat mengakibatkan pemborosan anggaran.

Dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, disebutkan bahwa setiap informasi yang berkaitan dengan kebijakan publik harus dapat diakses oleh masyarakat. Termasuk dalam kategori ini adalah dokumen perencanaan pembangunan daerah, yang mencakup Pokir DPRD. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi DPRD untuk menutupi atau membatasi akses terhadap informasi ini.

Mempermudah Pemantauan oleh Masyarakat

Publikasi rincian Pokir DPRD juga akan mempermudah masyarakat dalam memantau perencanaan dan pelaksanaan program yang bersumber dari Pokir tersebut. Dengan akses informasi yang lebih luas, masyarakat dapat menilai apakah program-program yang diusulkan benar-benar mencerminkan kebutuhan mereka atau hanya sekadar proyek politik tanpa dampak nyata. Masyarakat juga dapat berperan aktif dalam mengawal implementasi program agar tidak terjadi penyimpangan.

Sebagai contoh, jika sebuah Pokir mengusulkan pembangunan jalan di suatu desa, maka warga desa tersebut berhak mengetahui anggaran yang dialokasikan, waktu pelaksanaan, serta pihak yang bertanggung jawab. Dengan demikian, warga dapat memastikan bahwa proyek tersebut berjalan sesuai dengan rencana dan tidak mengalami penyimpangan atau penyelewengan dana.

Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan

Publikasi rincian Pokir DPRD juga akan mendorong partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Ketika masyarakat mengetahui dengan jelas program-program yang dirancang oleh wakil mereka di DPRD, mereka dapat memberikan masukan yang lebih konstruktif serta berpartisipasi aktif dalam musyawarah perencanaan pembangunan daerah (Musrenbang). Hal ini sejalan dengan prinsip demokrasi yang menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek dari kebijakan pemerintah.

Dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dinyatakan bahwa perencanaan pembangunan harus dilakukan secara partisipatif, di mana seluruh elemen masyarakat harus diberi ruang untuk berkontribusi dalam menentukan arah pembangunan. Oleh karena itu, keterbukaan informasi terkait Pokir DPRD merupakan bagian penting dalam mewujudkan sistem perencanaan yang inklusif dan demokratis.

Menghindari Konflik Kepentingan dan Korupsi

Selain itu, keterbukaan dalam publikasi Pokir DPRD dapat membantu menghindari potensi konflik kepentingan dan praktik korupsi. Tidak jarang ditemukan kasus di mana Pokir digunakan sebagai alat politik untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, bukan untuk kepentingan masyarakat secara luas. Dengan adanya transparansi, publik dapat dengan mudah menilai apakah Pokir yang diusulkan benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat atau hanya untuk menguntungkan segelintir pihak.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah beberapa kali mengungkap kasus korupsi yang berkaitan dengan Pokir DPRD, di mana terjadi praktik mark-up anggaran dan penyalahgunaan dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat. Oleh karena itu, publikasi yang lebih luas terhadap rincian Pokir DPRD dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah praktik koruptif di lingkungan legislatif daerah.

Kesimpulan

Berdasarkan berbagai alasan di atas, sangat jelas bahwa rincian Pokir DPRD seharusnya dipublikasikan secara luas. Transparansi dalam Pokir DPRD akan meningkatkan akuntabilitas, memungkinkan masyarakat untuk memantau perencanaan dan pelaksanaan program, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, serta mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang dan korupsi. Regulasi yang ada, seperti Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik dan Undang-Undang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, juga menggarisbawahi pentingnya keterbukaan informasi dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Oleh karena itu, pemerintah daerah dan DPRD harus berkomitmen untuk menyediakan informasi ini secara terbuka, baik melalui situs web resmi, media sosial, maupun forum-forum publik. Dengan demikian, masyarakat dapat berperan aktif dalam mengawal pembangunan daerah dan memastikan bahwa setiap program yang dibiayai oleh APBD benar-benar memberikan manfaat yang maksimal bagi rakyat.

Giuliana Puti Sesarani
Redaktur Pelaksana Lintas Priangan

Program Makan Gratis Jadi Berita Internasional dan Disorot PBB

0

lintraspriangan.com, BERITA DUNIA. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto telah menarik perhatian berbagai organisasi internasional, termasuk Program Pangan Dunia (WFP) di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Wakil Direktur Eksekutif WFP, Carl Skau, menyatakan kekagumannya terhadap proyek percontohan MBG yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia. Dalam pernyataannya, Skau menekankan pentingnya program semacam ini dalam upaya global memerangi malnutrisi dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak.

Program MBG, yang mulai berjalan pada 6 Januari 2025, bertujuan untuk menyediakan makanan bergizi gratis kepada jutaan anak sekolah dan ibu hamil di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk mengurangi angka malnutrisi dan stunting yang masih menjadi permasalahan serius di Indonesia. Menurut data terbaru, prevalensi stunting di Indonesia mencapai 21,5% pada anak di bawah usia lima tahun. Melalui program ini, pemerintah berharap dapat menurunkan angka tersebut secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Selain mendapatkan apresiasi dari WFP, program MBG juga menarik perhatian Badan Pangan Nasional (Bapanas) Indonesia. Deputi II Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Bapanas, Nyoto Suwignyo, menyoroti pentingnya pengelolaan yang efektif dalam pelaksanaan program ini untuk menghindari pemborosan pangan. Dalam sebuah acara di Solo, Nyoto menyatakan bahwa pemborosan pangan di Indonesia mencapai 30% setiap tahunnya, dan program MBG diharapkan dapat menjadi solusi untuk menekan angka tersebut. Ia juga menekankan perlunya evaluasi terhadap sisa makanan yang tidak dikonsumsi oleh siswa sebagai bahan perbaikan ke depan.

Namun, tidak semua tanggapan terhadap program ini bersifat positif. Bank Dunia, misalnya, menyampaikan pandangannya bahwa program makan gratis di sekolah mungkin tidak sepenuhnya efektif dalam mengatasi masalah stunting. Dalam laporannya, Bank Dunia menyebut bahwa stunting terutama terjadi pada periode 1.000 hari pertama kehidupan, sehingga intervensi pada usia sekolah mungkin kurang berdampak signifikan. Meskipun demikian, Bank Dunia mengakui bahwa program seperti MBG dapat berkontribusi pada peningkatan kehadiran dan konsentrasi belajar siswa di sekolah.

Menanggapi berbagai sorotan dan masukan tersebut, pemerintah Indonesia melalui Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas dan efektivitas program MBG. Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk sekolah, penyedia makanan, dan dinas kesehatan, untuk memastikan distribusi makanan berjalan lancar dan tepat sasaran. Selain itu, Dadan juga menekankan pentingnya edukasi kepada siswa dan orang tua mengenai pola makan sehat guna mendukung tujuan jangka panjang program ini.

Dalam upaya memastikan keberlanjutan program, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan para kepala daerah untuk menyiapkan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah masing-masing. Langkah ini bertujuan untuk mendukung operasionalisasi program MBG secara efektif di seluruh Indonesia. Presiden juga menekankan pentingnya penggunaan bahan baku lokal dalam penyediaan makanan, guna memberdayakan petani dan produsen lokal serta memastikan ketersediaan pangan yang berkelanjutan.

Selain itu, pemerintah juga berencana untuk melibatkan sektor swasta dalam pelaksanaan program ini. Badan Pangan Nasional mendorong kolaborasi dengan pelaku usaha, termasuk industri pangan dan UMKM, untuk berkontribusi dalam penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta diharapkan dapat memperkuat rantai pasok pangan dan memastikan kualitas serta keberlanjutan program MBG.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, seperti potensi pemborosan pangan dan kritik mengenai efektivitasnya dalam mengatasi stunting, program Makan Bergizi Gratis tetap menjadi salah satu prioritas utama pemerintah Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan dukungan dari berbagai pihak, baik domestik maupun internasional, diharapkan program ini dapat berjalan sukses dan membawa dampak positif bagi generasi mendatang.

Sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan, pemerintah berencana untuk melakukan pemantauan dan penilaian rutin terhadap pelaksanaan program MBG. Masukan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk organisasi internasional seperti PBB dan Bank Dunia, akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam penyempurnaan program ini ke depannya. Dengan komitmen dan kerjasama semua pihak, Indonesia optimis dapat mencapai target penurunan angka malnutrisi dan stunting, serta mewujudkan generasi emas pada tahun 2045.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Sekolah Adakan Study Tour

0

lintaspriangan.com, KLIP JABAR. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, telah mengeluarkan kebijakan yang melarang sekolah-sekolah di wilayahnya untuk mengadakan kegiatan study tour. Keputusan ini diambil dengan tujuan utama meringankan beban finansial orang tua siswa yang seringkali terbebani oleh biaya tambahan dari kegiatan tersebut.

Dalam pernyataannya pada Jumat, 7 Februari 2025, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa sekolah tidak diperbolehkan menyelenggarakan kegiatan study tour yang melibatkan pungutan biaya dari orang tua siswa. Ia juga menyoroti bahwa kegiatan seperti ini kerap menimbulkan kecurigaan dan tekanan psikologis bagi para guru. “Sekolah tidak boleh menyelenggarakan kegiatan study tour yang di dalamnya ada pungutan, termasuk kegiatan seperti renang dan sejenisnya yang diadakan di luar sekolah,” ujar Dedi Mulyadi, sebagaimana dilansir di berbagai media.

Beragam Tanggapan Masyarakat

Kebijakan ini memicu berbagai tanggapan dari masyarakat. Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyatakan dukungannya terhadap larangan tersebut. Ia menilai bahwa kondisi ekonomi masyarakat, khususnya di Kabupaten Bandung, masih terbatas dengan pendapatan per kapita sekitar Rp11 juta per tahun. “Saya sepakat dengan pernyataan Pak Gubernur terpilih bahwa tidak usah ada study tour dan sebagainya. Kalau pun ada, jangan terlalu sering,” ujar Dadang.

Selain itu, Dadang juga mengusulkan pemanfaatan destinasi wisata lokal sebagai alternatif kegiatan edukatif bagi siswa. Menurutnya, Kabupaten Bandung memiliki banyak tempat wisata dan budaya yang dapat dijadikan sarana pendidikan tanpa membebani orang tua dengan biaya besar.

Di sisi lain, beberapa pihak mengkritisi kebijakan ini. Mereka berpendapat bahwa study tour memiliki nilai edukatif yang penting dan dapat memperluas wawasan siswa. Namun, mereka juga menekankan perlunya pengawasan agar tidak ada pungutan liar yang memberatkan orang tua. Pengusaha bus pariwisata, misalnya, mengeluhkan bahwa larangan ini dapat berdampak negatif pada pendapatan mereka. “Kalau kami dari pengusaha wisata pastinya akan terpukul kalau memang ada larangan. Kalau itu direalisasikan anak sekolah tak boleh berwisata atau karya wisata itu sektor wisata akan sangat terpukul,” ujar Ketua PHRI KBB, Eko Suprianto.

Menanggapi berbagai pandangan tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa fokus utama kebijakan ini adalah untuk menghindari beban finansial tambahan bagi orang tua dan menjaga integritas proses pendidikan di sekolah. Ia juga mengingatkan agar sekolah tidak mencari cara lain untuk membebankan biaya tambahan kepada siswa dengan alasan kegiatan di luar sekolah. “Fokus utama pendidikan adalah pembelajaran di kelas. Jika ada kegiatan di luar sekolah, itu harus benar-benar bermanfaat dan tidak boleh membebani orang tua siswa,” tegasnya.

Ke depan, kebijakan ini masih bisa dievaluasi sesuai dengan kebutuhan pendidikan di Jawa Barat. Namun, untuk saat ini, sekolah diharapkan lebih kreatif dalam memberikan pengalaman belajar tanpa harus membebani siswa dan orang tua dengan biaya tambahan.

Selain itu, Dinas Pendidikan Jawa Barat juga telah mengeluarkan surat edaran yang melarang seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta, untuk mengadakan kegiatan study tour di luar lingkungan sekolah. Langkah ini diambil sebagai respons atas kekhawatiran terhadap keselamatan siswa dan efektivitas pendidikan.

Sementara itu, beberapa sekolah dan orang tua siswa menyambut baik kebijakan ini. Mereka berharap dengan adanya larangan ini, beban finansial yang selama ini dirasakan dapat berkurang. “Dengan pendapatannya yang kecil, kebijakan study tour sangat memberatkan. Ia pun berharap larangan study tour bisa segera direalisasikan,” ujar salah satu orang tua siswa.

Namun, ada juga yang berharap agar kebijakan ini dapat dievaluasi kembali dengan mempertimbangkan manfaat edukatif dari kegiatan study tour. Mereka mengusulkan agar kegiatan tersebut tetap dapat dilaksanakan dengan pengawasan ketat dan tanpa membebani orang tua.

Dengan berbagai tanggapan yang muncul, pemerintah diharapkan dapat mencari solusi terbaik yang dapat mengakomodasi kepentingan semua pihak, baik dari segi pendidikan, ekonomi, maupun kesejahteraan masyarakat. (Lintas Priangan)

Dikit-Dikit Salah Jokowi, Coba Sesekali Salahin Prabowo!

0

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan jika ia terkena dampak kuatnya dukungan rakyat terhadap Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, karena kuatnya dukungan terhadap Prabowo, sampai tak ada yang berani memberikan kritik ke Prabowo.

“Yang jadi sasaran adalah Jokowi. Karena saking kuatnya Presiden Prabowo Subianto, dikit-dikit yang salah Jokowi, dikit-dikit yang salah Jokowi. Coba sekali-sekali nyalahin Pak Prabowo, enggak berani. Karena kepemimpinan dan determinasi Pak Prabowo sangat teruji,” ungkap Jokowi, Sabtu (15/2/2025).

Bahkan, karena kuatnya dukungan terhadap Prabowo, Jokowi meyakini Prabowo merupakan presiden yang paling kuat di dunia. Masih menurut Jokowi, Presiden Prabowo mendapat dukungan 80%. Jauh di atas dukungan yang didapatkan dirinya ketika awal menjabat yang hanya sebesar 62%.

“Dukungan rakyat sangat kuat sekali, dukungan politik dari parlemen sangat kuat sekali. Sehingga saya boleh menyampaikan Presiden Prabowo yaitu presiden dengan dukungan terkuat baik dari rakyat maupun DPR,” tambah Jokowi.

“Saking kuatnya sampai detik ini saya tidak melihat ada yang berani mengkritik,” pungkas Mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Diki Albadar: Pejabat Bisa Celaka Karena Pekerjaan Bawahan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kesimpulan yang menarik mengemuka di akhir diskusi yang digelar Forum Diskusi Albadar Institute, Sabtu (15/02/2025). Setelah sekitar 3 jam adu data dan argumen, tujuh orang aktivis Albadar Institute menyepakati sebuah kesimpulan, bahwa pejabat bisa celaka karena pekerjaan bawahan. Jadi, seorang pejabat bisa saja tersandung kasus, padahal dia tidak salah. Dia celaka karena terlalu percaya pada bawahannya, sehingga melonggarkan aspek pengawasan dan pemeriksaan.

“Contoh yang paling hangat tentang hal ini seperti yang sekarang terjadi di Kabupaten Sukabumi. Ada kepala yang ditangkap karena kasus korupsi. Tapi sebenarnya dia tidak salah. Yang bermain sebetulnya bawahannya. Tapi ya dia jadi tersandung juga,” terang Diki.

Diki menyoroti apa yang saat ini telah menjadi pemberitaan di Kabupaten Sukabumi. Pertengahan bulan lalu, dua orang ASN di kabupaten tersebut ditangkap dan dijebloskan ke Rutan Polres Sukabumi gara-gara korupsi anggaran pengadaan peralatan produksi IKM, alias industri kecil dan menengah.

Yang menarik dari kasus ini adalah pernyataan dari Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. Menurut Marwan, sebenarnya Si Kepala itu tidak salah, dia celaka karena kebodohannya, terlalu percaya pada bawahan, sampai-sampai perencanaan dan pelaksanaan tersebut diserahkan sepenuhnya pada bawahan.

Kembali pada Diki Albadar, ia pun sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Marwan Hamami. Salah satu yang membuat pejabat bisa celaka itu karena faktor tersebut.

“Sejauh amatan saya ya, ini fakta di lapangan. Banyak pejabat yang memang tidak terlalu memahami secara teknis tentang pengadaan barang dan jasa. Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran itu kan kerap dijabat Kepala SKPD. Lalu Pejabat Pembuat Komitmen dijabat sekretarisnya. Mereka banyak yang tidak faham detil tentang sistem pengadaan. Kalau mereka tidak cermat dan ketat, bisa-bisa dibodohi oleh bawahannya yang nakal,” ujar Diki.

Masih menurut Diki, pejabat harusnya intens membangun komunikasi dengan bawahan yang menangani pengadaan barang dan jasa. Dengan komunikasi intens inilah, celah celaka itu bisa dihindari.

“Kalau setara kepala dinas atau badan itu kerjaannya sudah kebayang numpuk dan kompleks. Hampir mustahil kalau harus memahami rinci urusan pengadaan misalnya. Nah, ini bisa disiasati dengan komunikasi yang intens dengan pejabat pengadaan. Harus ditanya betul setiap aspek yang terkait dengan pengadaan yang akan dilaksanakan. Kalau perlu, rekam. Agar jadi bukti bahwa sebagai pejabat dia sudah menjalankan fungsinya. Jadi komunikasi ya. Jangan abai. Bahaya,” pungkas Diki. (Lintas Priangan)

Rudapaksa Anak Tiri, Pria di Ciamis Terancam Belasan Tahun Penjara

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Entah setan mana yang sudah membuat mata dan hati WS buta. Pria berusia 45 tahun ini tega menodai kesucian ON (22) dan SF (15), yang tak lain adalah anak tirinya. Perilaku amoral itu ia lakukan berulang kali di kediamannya, ketika istrinya tengah keluar rumah. Gara-gara perilaku bejatnya, WS terancam belasan tahun penjara.

Perilaku bejat WS terbongkar ketika AH, istri WS, memergoki suaminya tengah berada di kamar anaknya. Dengan gugup, ketika itu WS mengaku sedang mencari handphonenya yang lupa disimpan dimana. Melihat gelagat suaminya yang mencurigakan, AH kemudian meminta kedua anaknya untuk terbuka. Ketika itulah, kedua buah hatinya menceritakan perilaku amoral ayah tirinya. Mendengar keterangan dari kedua putrinya, AH langsung membuat laporan ke pihak kepolisian.

Gilanya, WS ternyata sudah melakukan perbuatan bejat tersebut sejak ON masih berusia di bawah umur. Hal ini terungkap dalam hasil penyelidikan, sebagaimana disampaikan Kasat Reskrim Polres Ciamis, Ajun Komisaris Joko Prihatin,

“Perbuatan pelaku terhadap korban ON dilakukan sejak korban masih di bawah umur,” ujar Joko pada Jumat, 14 Februari 2025, sebagaimana dilansir Tempo.

Sementara itu, dari pengakuan ON dan SF juga diperoleh keterangan, selain menjanjikan akan mengurus biaya pendidikan hingga kuliah, ayah tiri mereka juga kerap mengancam akan membunuh jika ON dan SF berusaha menolak. Ancaman pembunuhan juga dilontarkan WS kepada kedua anak tirinya jika berani buka mulut.

WS adalah warga Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Sejak tanggal 10 Januari 2024 lalu, WS sudah diamankan petugas kepolisian. Ayah tiri tak bermoral ini akan mendapat ganjaran sesuai ketentuan Pasal 81 ayat 1 dan ayat 2, Pasal 82 ayat 1 Undang-undang nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. WS terancam penjara paling singkat 5 tahun, dan paling lama 15 tahun, dengan denda paling banyak Rp 5 miliar. (Lintas Priangan)

Prakiraan Cuaca Sabtu-Minggu, 3 Daerah di Priangan Diprediksi Hujan Petir

0

lintaspriangan.com, PRAKIRAAN CUACA. Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, enam daerah di Priangan Timur, yakni Kota Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran, pada hari Sabtu dan Minggu besok (15 dan 16 Februari 2025), semuanya akan mengalami hujan. Meski begitu, intensitas di tiap daerah tidak akan sama. Tiga daerah diantaranya, diprediksi akan mengalami hujan disertai petir.

Ketiga daerah yang diprediksi akan mengalami hujan petir antara lain Kota Tasikmalaya pada hari Minggu, Kabupaten Garut pada hari Sabtu dan Kabupaten Tasikmalaya pada hari Sabtu dan Minggu. Daerah lainnya akan mengalami hujan ringan dan sedang, terkecuali hari hari Minggu di Kabupaten Pangandaran, yang diprediksi akan mengalami hujan lebat.

Berikut prakiraan cuaca di enam daerah di Priangan Timur

Sabtu, 15 Feb 2025Minggu, 16 Feb 2025
Kota TasikmalayaHujan SedangHujan Petir
Kabupaten GarutHujan PetirHujan Sedang
Kabupaten TasikmalayaHujan PetirHujan Petir
Kabupaten CiamisHujan SedangHujan Ringan
Kota BanjarHujan RinganHujan Ringan
Kabupaten PangandaranHujan SedangHujan Lebat

(Lintas Priangan)

Penemuan Mayat di Sawah Gegerkan Warga Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Seorang pria ditemukan meninggal dunia di pematang sawah Kampung Sayuran, Desa Cilangkap, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis, 13 Februari 2025 Sore.

Penemuan jasad tersebut mengejutkan warga setempat yang segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.

Pria yang kerap dipanggil Mang Otong tersebut ditemukan tergeletak di selokan antara pematang sawah sekitar pukul 15.30 WIB.

Hingga kini, penyebab kematian pria itu belum diketahui secara pasti, namun pihak kepolisian dan petugas medis masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab kematian.

Menurut keterangan warga sekitar, korban sehari-harinya bekerja sebagai pengepul ayam di daerah tersebut.

Korban pertama kali ditemukan oleh Kepala Dusun setempat, Ucup, saat dalam perjalanan pulang ke rumah setelah berada di sawah.

“Saat itu, saya lagi di sawah, tiba-tiba anak saya memanggil untuk pulang. Saat melintas di lokasi kejadian, saya melihat ada mayat,” kata Kepala Dusun Ucup kepada wartawan, Kamis petang.

Saat ditemukan, korban dalam posisi telentang miring, dengan kepala mengarah ke pematang sawah dan selokan. Korban masih mengenakan topi serta memegang karung berisi dua ekor ayam.

“Korban dikenal warga, sering dipanggil Mang Otong. Dia pengepul ayam kampung, sering beli ayam di sini,” ujar Ucup.

Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota juga dikerahkan untuk memastikan penyebab kematian korban.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penemuan orang meninggal tersebut. (Lintas Priangan)

Pergeseran Tanah di Tasikmalaya, Puluhan Keluarga Terdampak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pergeseran tanah terjadi di Kampung Margaluyu, Desa Cikondang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 13 Febuari 2025 Malam Kemarin.

Kejadian ini mengakibatkan kerusakan pada beberapa infrastruktur dan menimbulkan ancaman terhadap keselamatan warga yang berada di sekitar lokasi bencana.

Menanggapi situasi ini, Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat langsung melakukan pengecekan di lokasi bencana. Kegiatan ini dipimpin oleh Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar, Kompol Fajar Cahyono.

Kompol Fajar Cahyono mengatakan bahwa timnya melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi terkini di lokasi bencana serta mengambil langkah-langkah penanganan lebih lanjut.

“Kami melakukan Pengecekan Ke lokasi dan Pengecekan ini, untuk memantau situasi dan kondisi bencana pergeseran tanah Tersebut,” Kata Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar, Kompol Fajar Cahyono Kepada Wartawan Kamis 13 Febuari 2025 Siang.

Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar, Tim SAR, pemerintah setempat, dan pihak Kepolisian Polsek Cineam serta Polres Tasikmalaya Kota melakukan koordinasi untuk memberikan bantuan dan memastikan keselamatan warga yang terdampak.

“Pengecekan ini juga untuk memeriksa kesehatan anggota yang terlibat dalam tugas SAR di lokasi,” jelasnya kepada wartawan, Kamis 13 Febuari 2025 siang.

Hingga saat ini, upaya evakuasi dan penanggulangan bencana terus dilakukan dengan penuh kewaspadaan.

Dalam pengecekan tersebut, selain Kompol Fajar Cahyono, hadir juga, Camat Cineam Denny, Kapolsek Cineam AKP Ikhwan, Kepala Desa Cikondang Eros Rosita, anggota BPBD Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya.

Kompol Fajar Cahyono menambahkan bahwa pergeseran tanah di kawasan tersebut sudah terjadi sejak hari Jumat, 31 Januari 2025, dengan pergeseran tanah mencapai 1 sentimeter setiap malamnya. Akibatnya, tanah amblas sekitar 20 hingga 30 sentimeter.

“Kami bersama unsur terkait akan terus memantau perkembangan pergeseran tanah ini untuk mencegah dampak yang lebih besar terhadap masyarakat di sekitar bencana,” tambahnya.

Berdasarkan data yang diterima, sedikitnya ada 33 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak dan terancam akibat bencana pergeseran tanah tersebut.

Terdapat ada dua wilayah RT yang terdampak, yaitu RT 02 RW 01 dengan 10 KK terdampak dan 15 KK terancam, serta RT 01 RW 01 dengan 7 KK terdampak dan 1 KK terancam.

Dengan demikian, Kompol Fajar Cahyono mengimbau kepada warga masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang dan mengukuti langkah-langkah antisipasi bencana lebih lanjut.

“Kami berharap masyarakat selalu hati-hati dan waspada, serta mengikuti arahan dari pihak berwenang,” tutupnya. (Lintas Priangan)

KDM Turun Tangan, Bantu Korban Geng Motor Tasik

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Munir, korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh berandalan bermotor di Jalan Tamansari, Kota Tasikmalaya, beberapa waktu lalu, mendapatkan kabar gembira yang membawa harapan baru dalam hidupnya.

Pria berusia 56 tahun asal Kampung Nagarasari, Kelurahan Tamanjaya, Kecamatan Tamansari, ini menerima telepon dari Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat terpilih, Selasa 11 Februari 2025 Malam Kemarin.

Kabar baik tersebut datang di tengah kebingungannya karena Munir harus menanggung biaya pengobatan rumah sakit yang mencapai Rp 8 juta.

Munir, yang sehari-hari bekerja sebagai petani dan pedagang kacang rebus, merasa sangat terbantu setelah mendengar perhatian dari Dedi Mulyadi, yang langsung menghubungi dirinya setelah mendengar pemberitaan media.

Setelah berbicara dengan Munir, Dedi mendelegasikan H. Mumu untuk membantu membayar sisa biaya pengobatan di RSUD Kota Tasikmalaya.

Tak hanya itu, Dedi juga berjanji untuk memberikan bantuan sebesar Rp 2 juta per bulan selama enam bulan ke depan, untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup keluarga Munir.

Bantuan tersebut diharapkan bisa mendukung keluarga Munir selama proses pemulihan pasca operasi pemasangan pen pada jari telunjuk kiri Munir.

“Ya, kata dokter, ini tangan baru bisa sembuh total dalam enam bulan ke depan,” Kata Munir, seperti yang dikutip dari akun YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Kamis, 13 Februari 2025 pagi.

Munir pun terharu dan sujud syukur atas perhatian yang diberikan oleh Dedi Mulyadi. “Bingung tentunya, karena untung dari bertani dan jualan kacang dan jagung rebus kan berapa,” ucap Munir yang didampingi istrinya, Emin (63).

Sebelumnya, Munir kesulitan untuk membayar biaya pengobatan karena biaya tersebut tidak dapat ditanggung oleh BPJS atau Kartu Indonesia Sehat.

Dalam kondisi tersebut, Munir hanya bisa berharap ada keringanan biaya atau bahkan pembebasan dari tagihan rumah sakit yang sangat besar.

Dalam percakapan video call dengan Dedi Mulyadi, Munir sempat bertanya, “Ari aki terang te saha abi (kakek tahu gak ini yang menelpon)?” Dedi pun bercanda mengenalkan dirinya sebagai “juragan padi” dari Majalengka dan meminta H. Mumu untuk datang menengok dan mengucapkan bela sungkawa.

Dengan adanya bantuan tersebut, Munir kini bisa lebih tenang dan fokus pada proses pemulihan fisiknya.

Sebelumnya, Munir harus menjalani operasi pemasangan pen pada jari telunjuk kirinya akibat kekerasan yang dialaminya, dengan estimasi biaya pengobatan sekitar Rp 9,5 juta. Beruntung, seorang kerabatnya membantu dengan membayar Rp 1,5 juta untuk biaya awal pengobatan.

Kini, dengan dukungan dari Dedi Mulyadi, Munir dan keluarganya merasa lebih lega, dan mereka bisa berharap pada pemulihan fisiknya dalam beberapa bulan ke depan. (Lintas Priangan)

CONCERT LYFE: Istilah Baru di 2025

0

lintaspriangan.com, RILIS. Salah satu hiburan yang paling banyak dicari adalah menonton konser musik. Selain bisa melihat penyanyi atau band favorit, aktivitas ini juga bisa menjadi ajang kita untuk bernyanyi dan menari dengan lepas. Menonton konser juga bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan dan memberikan dampak baik bagi kehidupan kita.

Ini dia manfaat nonton konser yang mungkin belum kamu ketahui.

Meningkatkan Mood

Suasana konser yang ramai serta penuh musik dapat memicu pelepasan hormon endorfin, atau dikenal juga sebagai hormon kebahagiaan. Hormon ini dapat meningkatkan mood, mengurangi stres, dan memberikan perasaan euforia.

Mengurangi Stres

Konser adalah waktu yang tepat untuk melepaskan penat dan beban pikiran dengan bernyanyi bersama, melompat, sekaligus menikmati musik. Hal ini tentunya dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan.

Momen Bersama Teman

Menonton konser dapat menjadi ajang untuk menghabiskan waktu bersama teman, terutama yang memiliki kesukaan yang sama. Kamu juga bisa bertemu dengan orang-orang baru, bahkan bergabung dalam komunitas.

Meningkatkan kreativitas

Manfaat lain dari menonton konser adalah kesempatan untuk meningkatkan kreativitas. Siapkan outfit terbaikmu karena musik dan penampilan panggung dapat memicu ide-ide baru dan segar!

Membangun koneksi dan relasi sosial

Musik adalah bahasa universal yang dipahami oleh siapa pun. Itulah sebabnya musik sering disebut dapat menghubungkan semua orang, terlepas dari usia, ras, jenis kelamin, etnis, negara, pekerjaan, dan lainnya. Karenanya saat menonton konser, kita memiliki kemungkinan besar bertemu orang dan komunitas dengan minat serupa.

Menjadi Sosok Concert Lyfe

Concert Lyfe, atau kehidupan konser adalah istilah yang mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Namun, bagi para pencinta musik, konser bukan hanya sekadar pertunjukan di atas panggung. Concert Lyfe merupakan sebuah pengalaman, sebuah perjalanan, dan sebuah kehidupan yang dimulai jauh sebelum hari pertunjukan dan berlanjut jauh setelahnya. Sebab, kenangan akan konser tersebut akan terus hidup dalam ingatan para penonton. Foto dan video yang diambil selama konser akan menjadi pengingat akan momen-momen indah yang telah berlalu. Bahkan, tidak jarang orang masih membicarakan konser yang mereka hadiri bertahun-tahun kemudian.

Namun, jika melihat dari istilah yang sedang populer, kata ini merujuk pada karakter berjiwa muda extrovert yang suka menonton konser, mudah bergaul, dan seorang social butterfly. Sosok ini bisa ditemukan di mana-mana karena energinya yang positif sering kali menginspirasi orang-orang di sekitarnya.

Menjadi sosok ‘concert lyfe’ bukan hanya tentang bersenang-senang, tetapi juga tentang memperluas jaringan, membangun relasi, dan membuka peluang baru. Mulailah dari hal-hal sederhana, seperti aktif dalam kegiatan di luar kampus atau kantor, inisiatif mengajak teman atau kolega untuk hangout, dan jangan ragu untuk memperluas lingkaran pergaulan.

Tips Agar Concert Lyfe Jadi Lebih Seru

Bagi kamu yang baru pertama kali ingin menonton konser, berikut adalah beberapa tips yang perlu diperhatikan:

● Pilih konser yang sesuai dengan minatmu: Jangan sampai salah pilih konser ataupun sekadar ikut-ikutan. Pastikan konser yang kamu pilih menampilkan artis atau genre musik yang kamu sukai.

● Beli tiket dari jauh-jauh hari: Tiket konser biasanya cepat habis, jadi pastikan kamu membelinya dari jauh hari.

● Siapkan outfit kece: Tampil menarik saat konser itu sah-sah saja. Pilih pakaian yang nyaman, sesuai dengan tema konser, dan tentunya membuat kamu percaya diri. Jangan lupa perhatikan juga cuaca dan lokasi konser.

Datang lebih awal: Selain dapat tempat yang strategis, datang lebih awal juga memberi kamu kesempatan untuk merasakan atmosfer konser sebelum acara dimulai. Kamu bisa melihat orang-orang yang datang, mencari spot foto menarik, atau bahkan bertemu teman baru.

Jaga barang bawaanmu: Konser adalah tempat yang ramai, jadi pastikan kamu menjaga barang bawaanmu dengan baik.

Nikmati konser sepenuhnya: Jangan lupa untuk menikmati konser sepenuhnya! Fokus pada suasana dan artinya dan hindari terlalu sibuk merekam video atau foto sepanjang konser. Keluarkan energimu untuk bernyanyi, menari, dan bersenang-senang bersama teman-teman!

Jaga Etika dan Sopan Santun: Ingat, kamu tidak sendiri di konser itu. Jangan dorong-dorongan, jangan serobot antrean, dan jangan buang sampah sembarangan. Hargai juga penonton lain yang ingin menikmati konser dengan nyaman.

Bawa Perlengkapan Tambahan: Beberapa barang ini mungkin akan berguna saat konser: tisu basah, hand sanitizer, permen atau makanan kecil, botol minum (jika diperbolehkan), dan obat-obatan pribadi jika diperlukan.

Istirahat yang Cukup: Sebelum konser, pastikan kamu sudah cukup istirahat. Jangan sampai kamu malah lemas dan tidak bisa menikmati konser karena kurang tidur.

Jangan Lupa! Tiket Kereta Api Lebaran 2025 Sudah Mulai Bisa Dipesan Setiap Pukul 00.00 WIB

0

lintaspriangan.com, RILIS.KAI secara resmi telah membuka penjualan tiket untuk periode Angkutan Lebaran 2025 pada 4 Februari kemarin. Pelanggan bisa mulai memesan tiket sejak H-45 sebelum jadwal keberangkatan, dengan pembelian yang dibuka setiap pukul 00.00 WIB melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi booking.kai.id, serta mitra Online Travel Agent (OTA) yang bekerja sama dengan KAI.

“Mulai tanggal 4 Februari kemarin, tiket untuk keberangkatan H-45 Lebaran sudah dapat dipesan mulai pukul 00.00 WIB. Jangan sampai kehabisan, segera atur perjalanan Anda dan dapatkan tiket dengan harga terbaik,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba.
Jadwal Pemesanan dan Keberangkatan
– Pemesanan pada 4 Februari 2025 untuk keberangkatan Jumat, 21 Maret 2025 (H-10)
– Pemesanan pada 5 Februari 2025 untuk keberangkatan Sabtu, 22 Maret 2025 (H-9)
– Pemesanan pada 6 Februari 2025 untuk keberangkatan Minggu, 23 Maret 2025 (H-8)
– Pemesanan pada 7 Februari 2025 untuk keberangkatan Senin, 24 Maret 2025 (H-7)
– Pemesanan pada 8 Februari 2025 untuk keberangkatan Selasa, 25 Maret 2025 (H-6)
– Pemesanan pada 9 Februari 2025 untuk keberangkatan Rabu, 26 Maret 2025 (H-5)
– Pemesanan pada 10 Februari 2025 untuk keberangkatan Kamis, 27 Maret 2025 (H-4)
– Pemesanan pada 11 Februari 2025 untuk keberangkatan Jumat, 28 Maret 2025 (H-3)
– Pemesanan pada 12 Februari 2025 untuk keberangkatan Sabtu, 29 Maret 2025 (H-2)
– Pemesanan pada 13 Februari 2025 untuk keberangkatan Minggu, 30 Maret 2025 (H-1)
– Pemesanan pada 14 Februari 2025 untuk keberangkatan Senin, 31 Maret 2025 (H)
– Pemesanan pada 15 Februari 2025 untuk keberangkatan Selasa, 1 April 2025 (H1)
– Pemesanan pada 16 Februari 2025 untuk keberangkatan Rabu, 2 April 2025 (H+1)
– Pemesanan pada 17 Februari 2025 untuk keberangkatan Kamis, 3 April 2025 (H+2)
– Pemesanan pada 18 Februari 2025 untuk keberangkatan Jumat, 4 April 2025 (H+3)
– Pemesanan pada 19 Februari 2025 untuk keberangkatan Sabtu, 5 April 2025 (H+4)
– Pemesanan pada 20 Februari 2025 untuk keberangkatan Minggu, 6 April 2025 (H+5)
– Pemesanan pada 21 Februari 2025 untuk keberangkatan Senin, 7 April 2025 (H+6)
– Pemesanan pada 22 Februari 2025 untuk keberangkatan Selasa, 8 April 2025 (H+7)
– Pemesanan pada 23 Februari 2025 untuk keberangkatan Rabu, 9 April 2025 (H+8)
– Pemesanan pada 24 Februari 2025 untuk keberangkatan Kamis, 10 April 2025 (H+9)
– Pemesanan pada 25 Februari 2025 untuk keberangkatan Jumat, 11 April 2025 (H+10)
KAI mengimbau pelanggan agar membeli tiket hanya melalui kanal resmi KAI untuk menghindari penipuan dan kendala lainnya. Perlu diketahui bahwa loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket secara go-show mulai 3 jam sebelum keberangkatan.
Selain itu, dengan diberlakukannya Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025, pelanggan disarankan untuk selalu mengecek jadwal keberangkatan agar tidak tertinggal.
“KAI terus berupaya menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan selama periode Angkutan Lebaran 2025. Kami terus meningkatkan layanan serta menghadirkan inovasi demi pengalaman mudik yang lebih baik,” tutup Anne.

Apa itu Barantum? Fitur dan Manfaatnya Untuk Bisnis Anda

0

lintaspriangan.com, RILIS. Barantum adalah solusi digital all-in-one yang membantu bisnis mengelola pelanggan, komunikasi, dan operasional dengan lebih efisien melalui CRM, Call Center, dan Omnichannel Chat. Dengan teknologi berbasis SaaS dan layanan yang responsif, Barantum mendukung transformasi digital untuk meningkatkan produktivitas dan loyalitas pelanggan.

Dalam era digital yang terus berkembang, kebutuhan akan sistem manajemen bisnis yang efisien semakin meningkat.

Barantum hadir sebagai solusi unggul untuk membantu bisnis di Indonesia mengelola berbagai aspek operasional mereka dengan lebih baik.

Dengan berbagai produk inovatif seperti CRM, Call Center, dan Omnichannel Chat, Barantum menjadi mitra strategis bagi bisnis yang ingin bertransformasi secara digital.

Perusahaan Penyedia CRM Ternama di Indonesia

Barantum didirikan dengan visi untuk menyediakan solusi digital yang memudahkan pengelolaan bisnis di berbagai sektor.

Sebagai salah satu perusahaan penyedia Customer Relationship Management (CRM) ternama di Indonesia, Barantum telah membantu ribuan perusahaan meningkatkan efisiensi operasional mereka.

Dengan fokus pada inovasi dan layanan pelanggan, Barantum terus berkembang menjadi salah satu pilihan utama dalam industri SaaS (Software as a Service).

Produk Barantum

Barantum menawarkan 4 fitur didalamnya, yaitu:

1. Aplikasi CRM

Aplikasi CRM dari Barantum dirancang untuk membantu bisnis mengelola hubungan dengan pelanggan secara terstruktur. Beberapa fitur unggulannya adalah:

Manajemen Kontak: Mengorganisir informasi pelanggan dalam satu platform.

Manajemen Leads: Memantau prospek leads dan progress setiap pelanggan dengan mudah.

Laporan Otomatis: Memberikan insight berbasis data untuk membantu pengambilan keputusan.

2. Sistem Call Center

Sistem Call Center Barantum memungkinkan bisnis untuk memberikan layanan pelanggan yang lebih baik. Fitur unggulannya mencakup:

Distribusi Panggilan Otomatis (Round Robin): Mengarahkan panggilan ke agen yang tepat secara otomatis.

Rekaman Panggilan: Merekam setiap interaksi untuk evaluasi dan peningkatan kualitas layanan.

Dashboard Real-Time: Memantau performa call center secara langsung.

3. Omnichannel Chat

Fitur Omnichannel Chat mempermudah bisnis dalam mengelola berbagai saluran komunikasi dalam satu platform. Keunggulannya:

Integrasi dengan 15+ Saluran: Mulai dari email, media sosial, hingga aplikasi pesan instan.

Antarmuka Sederhana: Memastikan kemudahan penggunaan bagi tim Anda.

Histori Percakapan Terpusat: Mencatat semua interaksi pelanggan untuk memastikan respons yang konsisten.

4. WhatsApp Business API

Dengan WhatsApp Business API, Barantum membantu bisnis memberikan pengalaman komunikasi terbaik. Fitur utamanya:

Pesan Massal: Mengirim pesan massal ke banyak pelanggan sekaligus

Respon Cepat: Mempercepat waktu tanggapan kepada pelanggan dengan teknologi AI.

Integrasi CRM: Menghubungkan percakapan WhatsApp dengan sistem CRM untuk pengelolaan yang lebih baik.

Kenapa Harus Barantum?

Dalam memilih solusi teknologi untuk bisnis, penting untuk mempertimbangkan keunggulan yang ditawarkan. Barantum tidak hanya menyediakan produk dengan fitur canggih, tetapi juga memberikan nilai tambah yang menjadikannya pilihan utama bagi banyak perusahaan di Indonesia. Berikut adalah beberapa alasan mengapa Barantum layak menjadi mitra bisnis Anda.

1. Solusi All in One & Kemudahan Integrasi

Barantum menawarkan solusi lengkap yang mencakup berbagai kebutuhan bisnis, mulai dari manajemen pelanggan, komunikasi, hingga analisis data. Sistem Barantum juga dapat dengan mudah diintegrasikan dengan aplikasi lain yang sudah digunakan oleh bisnis Anda.

2. Layanan Bantuan yang Cepat & Responsif

Barantum dikenal dengan layanan bantuan pelanggannya yang responsif. Tim support Barantum selalu siap membantu kapan saja untuk memastikan operasional bisnis Anda berjalan lancar tanpa hambatan.

Dengan berbagai fitur dan manfaat yang ditawarkan, Barantum adalah pilihan yang tepat untuk membantu bisnis Anda berkembang di era digital. Gunakan Barantum untuk kemudahan dalam mengelola bisnis Anda!

Tentang Barantum.com

Barantum.com adalah perusahaan penyedia aplikasi CRM, sistem omnichannel chat, call center software dan BSP WhatsApp terkemuka dengan layanan terbaik di Indonesia. Barantum.com cocok digunakan untuk divisi penjualan, pemasaran, pusat panggilan, layanan pelanggan, telemarketing dan telesales.

Pj Bupati Ciamis: Pemangkasan Anggaran Harus Dilakukan Secara Selektif

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Terkait efisiensi anggaran, Pj Bupati Ciamis, Budi Waluya, menegaskan pemotongan anggaran harus dilakukan secara selektif agar tidak menghambat pembangunan daerah.

Hal itu dikatakan Budi Waluya usai membuka workshop peningkatan kapasitas Pejabat Pengelola Keuangan-Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) bidang kesehatan lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis di Aula Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ciamis, Kamis (13/02/2025).

Dikatakan Budi, pihaknya sudah berdiskusi dan dibantu oleh Badan Pemeriksaan Keuangan Pusat (BPKP) untuk mengevaluasi perencanaan anggaran. Prioritas anggaran akan diarahkan ke sektor-sektor penting seperti ketahanan pangan, sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.

Menurutnya, evaluasi tersebut bertujuan untuk memastikan anggaran yang digunakan benar-benar mendukung sasaran strategis pembangunan daerah. Intinya jangan sampai menghambat pembangunan.

“Kita harus evaluasi mana yang mendukung rencana strategis seperti sektor ketahanan pangan, pertanian dan semua program dari pemerintah pusat. Jika ada program yang tidak mendukung tujuan tersebut, maka sebaiknya dihilangkan, bukan sekadar dikurangi,” ujarnya.

BACA JUGA: Tingkatkan Kapasitas PPK-BLUD, Pemkab Ciamis Gelar Workshop

Menjelang berakhirnya masa jabatan saya sebagai Pj Bupati Ciamis, dalam kesempatan itu, Budi Waluya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Ciamis yang telah mendukungnya selama Ia menjabat.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ciamis, termasuk rekan-rekan media, yang telah membantu kelancaran tugas saya disini. Mohon maaf juga jika selama ini ada hal-hal yang kurang berkenan atau pencapaian yang belum terlaksana secara maksimal,” ungkapnya.

Budi Waluya berharap dengan kepemimpinan bupati yang baru, nantinya Kabupaten Ciamis dapat semakin maju, infrastruktur lebih baik, dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

“Semoga segala pencapaian yang telah dirintis bisa berlanjut dan semakin berkembang,” pungkasnya. (Nank/lintaspriangan.com)

Tingkatkan Kapasitas PPK-BLUD, Pemkab Ciamis Gelar Workshop

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar workshop peningkatan kapasitas Pejabat Pengelola Keuangan-Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) bidang kesehatan lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis.

Workshop tersebut digelar atas kerjasama Pemkab Ciamis dengan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri dan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial Politik (LPPSP) FISIP Universitas Indonesia di Aula Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ciamis, Kamis (13/02/2025).

Pj Bupati Ciamis, Budi Waluya yang hadir sekaligus membuka kegiatan mengatakan pembangunan kesehatan merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang produktif secara sosial dan ekonomi.

“Pengelolaan keuangan BLUD harus profesional dan transparan agar dapat mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, workshop peningkatan kapasitas ini sangat strategis dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelola PPK-BLUD, terutama dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan keuangan.

Dengan penerapan praktik bisnis yang sehat, kita dapat memastikan layanan kesehatan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kita harapkan dengan kegiatan ini para pengelola keuangan bisa lebih cermat, lebih efesien, lebih transparan lagi dalam perencanaan dan pelaporan keuangan nya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, Dr. H. Yoyo, menjelaskan tujuan utama workshop adalah meningkatkan kompetensi pengelola PPK-BLUD dalam mengelola fleksibilitas keuangan berdasarkan prinsip ekonomi dan akuntabilitas.

BACA JUGA: Gereja Katolik Santo Yohanes Ciamis Gelar Kolaborasi Pertunjukan Wayang

“Workshop ini juga memberikan pemahaman terkait tata kelola BLUD yang memungkinkan layanan kesehatan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan dengan tetap memperhatikan aspek efisiensi,” ujarnya.

Kegiatan ini mencakup sesi sosialisasi dan asistensi penerapan kebijakan BLUD yang dipandu oleh tim dari Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri serta LPPSP FISIP UI.

“Workshop ini diikuti 150 orang peserta dari berbagai unit layanan kesehatan termasuk unsur dari RSUD, Puskesmas, Dewan Pengawas Rumah Sakit Kawali, dan Rumah Sakit Ciamis,” ungkapnya.

Yoyo berharap, adanya workshop tersebut pengelolaan keuangan BLUD bidang kesehatan di Kabupaten Ciamis semakin profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan layanan kesehatan masyarakat Tatar Galuh Ciamis. (Nank/lintaspriangan.com)

Bule Asal Amerika Aniaya Warga Pangandaran Hingga Pingsan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Seorang bule asal Amerika Serikat menganiaya warga Pangandaran hingga pingsan. Warga Negara Asing tersebut berinisial ZSS (51). Sementara korban yang ia aniaya adalah Nasimun, warga Pangandaran yang sudah berusia 60 tahun.

Pihak keluarga korban sudah mengadukan perlakuan ZSS ke Polres Pangandaran, dengan dugaan penganiayaan. Laporan tersebut sudah tercatat dengan nomor LP/B/30/II/SPKT/2025.

“Belum ada penahanan, masih dalam pendalaman,” terang Kapolsek Pangandaran, AKBP Mujianto, Rabu (12/02/2025).

Peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh bule asal Amerika Serikat itu dipicu oleh senggolan motor antara ZSS dengan Nasimun, yang saat itu sedang menjemput istrinya. Merasa tidak terima, ZSS kemudian melakukan penganiayaan. Ia bahkan sempat menendang dan menginjak Nasimun yang sedang terkapar di jalan. Kejadian ini disaksikan oleh wisatatan dan warga di sekitar lokasi kejadian.

Nasimun menyenggol motor ZSS karena berusaha menghindari tabrakan dengan mobil yang muncul tiba-tiba. Kebetulan, anak ZSS sedang duduk di atas motor. Karena tertabrak Nasimun, anak ZSS pun terjatuh.

ZSS yang ketika kejadian sedang menutup kontrakan, langsung emosi ketika melihat anaknya terjatuh dari motor karena disenggol Nasimun. Tanpa basa-basi, ia langsung menghajar Nasimun sampai babak belur. Helm yang dikenakan Nasimun bahkan sampai pecah akibat serangan dari ZSS.

Nasimun adalah seorng warga Kabupaten Pangandaran. Ia tercatat sebagai salah seorang warga Karangsari, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran. Pasca mengalami penganiayaan dari bule asal Amerika Serikat, dibantu warga dan petugas kepolisian, Nasimun dilarikan ke Rumah Sakit Pandega.

Polsek Pangandaran Amankan Ratusan Botol Arak Bali

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Polres Pangandaran berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) jenis arak bali Selasa, 11 Februari 2024, dini hari.

Ratusan botol miras tersebut diamankan dari seorang penjual yang berlokasi di Pasar Wisata, Dusun Karangsari, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.

Kapolsek Pangandaran, AKP Nandang Rokhmana, mengungkapkan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat mengenai peredaran miras ilegal di kawasan tersebut.

“Laporan masyarakat menginformasikan adanya peredaran miras di kawasan itu,” kata Kapolsek Pangandaran, AKP Nandang Rokhmana, saat ditemui di kantornya, Selasa dini hari.

Setelah menerima laporan, petugas segera melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan sejumlah botol miras arak bali yang disimpan di tempat penjual tersebut.

“Kami berhasil mengamankan ratusan botol miras jenis arak bali yang disimpan di sebuah toko,” Kata AKP Nandang.

Kapolsek juga menambahkan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan peredaran miras yang dapat membahayakan ketertiban masyarakat dan mengganggu keamanan lingkungan.

“Kami akan terus melakukan operasi dan penyelidikan untuk menindak tegas peredaran miras di wilayah Pangandaran,” tegas mantan Kasat Reskrim Polres Banjar tersebut.

Penjual dan barang bukti berupa ratusan botol miras itu kemudian dibawa ke Polsek Pangandaran untuk diperiksa lebih lanjut dalam rangka proses hukum.

“Ratusan botol miras beserta penjual kini telah diamankan di Polsek Pangandaran untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolsek.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk selalu berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan setiap tindak kejahatan yang terjadi di sekitar mereka.

“Tindak lanjut dari kasus ini diharapkan dapat mengurangi peredaran miras dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya miras bagi kesehatan dan ketertiban umum,” tutup AKP Nandang Rokhmana. (Lintas Priangan)

Gereja Katolik Santo Yohanes Ciamis Gelar Kolaborasi Pertunjukan Wayang

0

liintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Dalam rangka menyemarakkan dan memeriahkan perayaan Imlek 2576 Kongzili tahun 2025, Gereja Katolik Santo Yohanes Ciamis menggelar kolaborasi pertunjukan Wayang Potehi (Wayang Tiongkok) dan Wayang Golek dari Jawa Barat.

Kegiatan yang menampilkan dua dalang yaitu Andika Pratama selaku Sai Hu (Dalang) Wayang Potehi Xiao Peksan dari Jakarta Pusat dengan Rian Anugrah yang merupakan Dalang Wayang Golek dari Sanggar Genta Cakra Buana Giri Kabupaten Ciamis itu dilaksanakan di Gereja Santo Yohanes, Kampung Kerukunan, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Selasa (11/02/2025) malam.

Sekertaris Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Sekdis Budpora) Kabupaten Ciamis, Rd. Ega Anggara Al Kautsar, SH, MM, yang hadir dalam acara itu sangat mengapresiasi pertunjukan kolaborasi Wayang Potehi dan Wayang Golek tersebut.

Menurutnya, pagelaran seni klasik Wayang Potehi asli Tiongkok yang dikolaborasikan dengan Wayang Golek lokal Ciamis ini sangat menarik dan baru pertama kali dilaksanakan. Pagelaran wayang ini merupakan kesenian, maka jika berbicara tentang seni tentunya merupakan bahasa universal tidak hanya tentang manusia secara individu tapi tentang keberagaman dari manusia itu sendiri.

“Ini sangat menarik, karena menampilkan pertunjukan dua jenis wayang yang berbeda tetapi berjalan beriringan,” katanya.

Dijelaskan Ega, pagelaran yang mengusung tema merawat bumi rumah kita bersama ini pelaksanaannya didalam gereja dengan penonton yang beranekaragam budaya, etnis dan agama. Gereja tempat beribadah dijadikan tempat pagelaran kolaborasi wayang dan ditonton oleh umat dari lintas agama

“Ini mencerminkan kerukunan antar bangsa dan umat beragama. Keberagaman seni tradisi yang ada di Nusantara cukup tergambar dan terwakilkan di kampung kerukunan ini,” ujarnya.

Ega juga mengatakan, di Kampung Kerukunan atau Kampung Lebak ini berbagai kegiatan yang menggambarkan kerukunan antar umat beragama sering digelar, salah satunya pagelaran kolaborasi wayang. Kegiatan tersebut menjadi agenda tahunan di Kampung Kerukunan.

“Mudah-mudahan, semua teman-teman dan para generasi muda dapat belajar juga tentang wayang ini, sehingga nanti dapat mendongkrak potensi Kabupaten Ciamis di bidang kesenian,” ungkapnya.

Dalang Wayang Potehi Xiao Peksan dari Jakarta Pusat, Andika Pratama menjelaskan, pertunjukan kolaborasi Wayang Potehi dengan Wayang Golek merupakan penampilan pertama. Hal itu merupakan sejarah dalam perjalanan karirnya sebagai Sai Hu Wayang Potehi.

“Senang rasanya bisa berkolaborasi secara apik dengan wayang golek. Saya kesini bersama dengan senior grup dari Wayang Potehi Fu He An dari Gudo Jombang Jawa Timur,” jelasnya.

Menurut Andika, dalam pertunjukan tersebut, Ia menampilkan cerita tentang seorang pendekar yang ingin mengabdi kepada negara meskipun dia itu seorang perantauan tetapi sangat ingin mengharumkan negerinya. Dengan berbagai lika-liku yang dihadapi mulai dari kejahatan pejabat yang korup sampai dengan upaya penyelamatan seseorang.

Dari cerita yang dibawakan tadi kita bisa mengambil pesan, kalau setiap masalah dalam kehidupan kita harus berpatok pada kebaikan dan kebenaran. Juga adanya pesan mengenai berkebangsaan, disini terlepas dari identitas atau suku rasa apapun.

“Kita adalah warga Indonesia, meskipun kita dalam perantauan tetapi jiwa berbangsa bernegara ini harus ada,” tandasnya

Sementara itu, Dalang Wayang Golek dari Sanggar Genta Cakra Buana Giri Ciamis, Andika pratama merasa bangga dan senang bisa tampil bareng berkolaborasi dengan Wayang Potehi.

“Ini merupakan pengalaman yang luar biasa, saya sudah tahu tentang wayang potehi begitupun Sai Hu Andika karena sering menonton via virtual. Saya rasa kegiatan hari ini sangat spektakuler karena semuanya merupakan awal dan pengalaman perdana,” jelasnya

Rian mengungkapkan wayang golek yang ia bawakan hanya menampilkan beberapa tokoh ikonik saja. Karena disini hanya sebagai MC atau pembawa acara jadi penampilan intinya itu Wayang Potehi.

“Kita hanya membuka acara dan mengisi beberapa tektokan bercanda jadi saya hanya membawa tokoh wayang golek yang ikonik salah satunya Cepot dan ada juga si Buta,” ungkapnya.

BACA JUGA: Kejuaraan Karate Al Kautsar Open 2025, Ajang Tingkatkan Prestasi dan Jaring Atlet

Untuk diketahui, Wayang Potehi merupakan salah satu jenis wayang khas Tionghoa yang berasal dari Tiongkok bagian selatan. Kesenian ini dibawa oleh perantau etnis Tionghoa ke berbagai wilayah Nusantara pada masa lampau dan telah menjadi salah satu kesenian tradisional Indonesia. Wayang Potehi bukan hanya sarana hiburan tapi juga memiliki fungsi ritual.

Pementasan Wayang Potehi dilakukan di sebuah panggung berbentuk miniatur rumah berwarna merah biasa disebut Pay Low yang dibuat permanen atau bisa bongkar-pasang.

Untuk memainkan Wayang Potehi dibutuhkan dua orang, yaitu dalang dan asisten dalang. Musik pengiring dimainkan tiga musisi dengan alat musik seperti Gembreng Besar (Toa Loo), Rebab (Hian Na), Kayu (Piak Ko), Suling (Bien Siauw), Gembreng Kecil (Siauw Loo), Gendang (Tong Ko) dan Selompret (Thua Jwee).

Satu orang musisi dapat memainkan dua atau tiga alat musik. Dalam pertunjukan wayang Potehi di Gereja Santo Yohanes tersebut menampilkan kisah Sie Jin Kwie Sie.

Sedangkan Wayang Golek adalah seni pertunjukan tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Wayang Golek terbuat dari kayu dan memiliki kepala yang bisa bergerak. Wayang golek dipentaskan dengan diiringi gamelan dan dimainkan oleh seorang dalang.

Kolaborasi penampilan kedua wayang tersebut menjadi suguhan yang unik dan menarik untuk ditonton. (Nank/lintaspriangan.com)

Website Desa Anda Tak Terurus? Serahkan Pada Kami!

0

lintaspriangan.com, ADVERTORIAL. Website Desa Anda tak terurus? Bingung mau diisi apa? Tidak punya tenaga ahli menulis? Semua staf Anda sibuk? Tenang, serahkan pada kami. Website Anda akan tetap eksis dan up-to-date, tanpa harus membuat Anda repot. Anda tinggal duduk santai, dan menikmati banyak manfaat dari website desa Anda yang optimal.

Dalam sebuah pelatihan penulisan konten website, seorang narasumber pernah berkata, “Hadir dengan website seadanya, apalagi terbengkalai, sama saja dengan harakiri yang paling disengaja yang dilakukan lembaga Anda!”. Dengan kata lain, website itu seharusnya dijaga, jangan hanya tampil tapi dengan kondisi sekedarnya.

Kenapa demikian? Karena hadir di dunia maya dengan website yang tidak optimal, justru akan memperburuk citra lembaga Anda. Boleh jadi, sebenarnya kondisi lembaga Anda cukup baik, atau bahkan mungkin sangat baik. Tapi karena website Anda tidak mencerminkan kebaikan tersebut, akhirnya para pengunjung website beranggapan lembaga Anda tidak sebaik kenyataannya.

Website ibarat etalase lembaga kita di dunia maya. Seberapa menarik penampilan etalase tersebut, sebaik itulah penilaian orang terhadap lembaga kita. Begitupun dengan website desa. Seharusnya, website desa dapat menyediakan informasi yang cukup tentang kondisi desa, tentang perkembangan-perkembangan positif yang sedang dialami oleh desa, tentang program atau kegiatan unggulan desa, dan lain sebagainya. Dengan begitu, siapapun yang membuka website desa Anda, akan terhindar dari keraguan, sekaligus menaruh kepercayaan bahkan tertarik dengan desa Anda.

Namun memang, apalagi untuk sebuah lembaga di tingkat desa, memiliki website yang rutin memuat informasi baru itu tidak mudah. Bahkan, andaipun informasi terbaru sudah tersedia, belum tentu juga membuat website desa Anda mudah ditemukan oleh mesin pencari seperti Google. Hal ini karena menulis untuk konten website, tidak cukup hanya berbekal kemampuan menulis dan memahami Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia, tapi juga harus faham algoritma mesin pencari. Harus mengerti, tulisan seperti apa yang sebenarnya disukai Google. Itu intinya.

Merekrut staf baru untuk sekedar menjaga website desa sepertinya bukan pilihan yang bijak. Ini karena mengurus website, sebenarnya tidak butuh staf khusus yang harus standby setiap hari, dari pagi sampai sore. Terkecuali tentunya, untuk jenis-jenis website atau lembaga yang khusus, seperti website berita.

Untuk itulah, kami hadir sebagai solusi untuk membantu menjaga website Anda, agar bisa tampil optimal, tanpa Anda harus ribet dan kerepotan. Beri kami arahan, ingin konten seperti apa yang ditayangkan di website Anda, selanjutnya biar para penulis profesional dari kami, PT. Jaringan Media Priangan, yang akan menanganinya.

Berikut informasi teknis mengenai jasa manajemen konten website yang disediakan oleh PT. Jaringan Media Priangan. Ketika Anda menjadi mitra kami, Anda akan mendapatkan:

  1. Konten website dalam bentuk 24 tulisan. Topik tulisannya apa dan kapan harus ditayangkan sepenuhnya menjadi hak pemerintah desa. Kami hanya akan membantu memproduksi tulisan untuk konten website desa Anda. Ini artinya, minimal 2x dalam sebulan, website Anda akan memuat konten baru. Bisa diisi topik tentang kegiatan desa, profil kepala desa atau lembaga seperti BUMDes, atau misalnya produk-produk unggulan yang dimiliki desa;
  2. Konten website dalam bentuk 12 gambar display. Gambar berukuran 250×250 pixel ini cocok untuk media pengumuman, info kegiatan, promosi produk unggulan, atau ucapan hari-hari besar;
  3. Setiap konten tulisan berisi minimal 400 kata. Angka ini sesuai dengan algoritma mesin pencari Google;
  4. Setiap konten akan dicek terlebih dahulu dengan aplikasi pemeriksa kelayakan konten agar sesuai dengan yang diinginkan mesin pencari. Kami menggunakan aplikasi premium yang banyak digunakan di dunia;
  5. Backlink di domain-domain dengan authority tinggi;
  6. Dishare secara berbayar di media sosial;
  7. Desa Anda belum memiliki website? Kami buatkan, 100% gratis!

Berapa biaya layanan tersebut? Kami ingin memberikan harga terbaik untuk desa. Cukup dengan biaya Rp. 10.200.000,- Anda sudah berhak mendapatkan layanan manajemen konten website desa. Biaya tersebut untuk satu tahun penuh, dan sudah termasuk pajak sebesar 12%. Untuk order di bulan Februari 2025, dapatkan ekstrabonus yang pasti bikin Anda bahagia.

Masih ragu untuk memaksimalkan website lembaga Anda? Coba simak hasil survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di bawah ini:

“Menurut Survei APJII yang dirilis tahun 2024 lalu, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai sekitar 80% jumlah penduduk Indonesia. Dan sekitar 80% dari angka tersebut, mengaku memenuhi kebutuhan informasinya melalui internet.”

Hari ini, mayoritas manusia di dunia mengandalkan internet saat membutuhkan sebuah informasi. Anda masih berani tampil di dunia maya dengan website seadanya?

Jumlah penulis profesional yang kami miliki terbatas. Mustahil kami bisa melayani semua desa yang ada. Karena itu, lebih cepat Anda memesan layanan kami, lebih cepat juga website desa Anda tampil di dunia maya dengan performa terbaiknya.

Untuk pemesanan jasa manajemen konten desa ini dapat dilakukan melalui eKatalog LKPP dengan cara klik tombol di bawah ini:

Atau, Anda juga dapat menghubungi admin PT. Jaringan Media Priangan melalui whatsapp di nomor 0815 7373 1158.

Pengecekan Gerai ATM di Tasikmalaya oleh Polres Tasikmalaya Kota

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Untuk mencegah kejahatan dengan modus ganjal ATM, Satuan Samapta Polres Tasikmalaya Kota terus melakukan pengecekan rutin di berbagai outlet mesin ATM di wilayahnya.

Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan mesin-mesin ATM berfungsi dengan baik dan terhindar dari potensi kejahatan yang dapat merugikan nasabah.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh. Faruk Rozi, melalui Kasat Samapta AKP Hartono, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif dalam menghadapi modus kejahatan yang sering terjadi, di mana pelaku memasang alat ganjal di mesin ATM untuk menipu nasabah.

“Keamanan dan kenyamanan nasabah dalam menggunakan fasilitas perbankan menjadi prioritas kami,” kata AKP Hartono kepada wartawan Senin, 10 Februari 2025 malam.

Menurutnya, dengan melakukan pengecekan berkala, polisi berharap dapat mengurangi potensi terjadinya tindak kriminal di area tersebut.

“Kami berharap dengan rutin memeriksa kondisi mesin ATM, segala bentuk kejahatan dapat dihindari,” ujar AKP Hartono.
Selain itu, polisi juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat menggunakan mesin ATM.

“Nasabah diminta untuk memeriksa mesin ATM sebelum melakukan transaksi dan segera melapor jika menemukan hal yang mencurigakan di mesin atau sekitar area ATM,” terang AKP Hartono.

Dengan adanya pengecekan rutin ini, diharapkan masyarakat merasa lebih aman dan nyaman dalam melakukan transaksi perbankan.

“Kami juga akan terus berkoordinasi dengan pihak perbankan untuk memastikan fasilitas ATM di Kota Tasikmalaya selalu dalam kondisi baik dan aman digunakan,” pungkasnya. (Lintas Priangan )

Kapolres Tasikmalaya Kota Hadiri Reuni HISAMI ke-XXVII di Pondok Pesantren Miftahul Khoer.

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh. Faruk Rozi, turut menghadiri acara Reuni HISAMI (Himpunan Alumni Santri Miftahul Khoer) yang ke-XXVII, yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Miftahul Khoer, Pasirbatang, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu malam, 8 Februari 2025 Malam.

Reuni ini menjadi ajang silaturahmi bagi para alumni Pondok Pesantren Miftahul Khoer, sekaligus mempererat hubungan antar alumni, serta memberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan ilmu yang telah diperoleh selama menuntut ilmu di pesantren.

Kapolres AKBP Moh. Faruk Rozi, yang diwakili oleh Kasie Propam Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Yudi, menyampaikan bahwa pihaknya turut mendampingi Kapolres untuk berpartisipasi dalam acara penting tersebut.

“Kami hadir dalam kegiatan Reuni HISAMI ke-XXVII di Ponpes Miftahul Khoer Pasirbatang untuk mendukung acara ini,” ujar Iptu Yudi kepada wartawan Minggu, 9 Februari 2025.

Menurut Iptu Yudi, kegiatan ini sangat positif dalam mempererat silaturahmi serta mendekatkan Polri dengan tokoh masyarakat, santri, dan alumni pesantren.

“Acara ini memiliki nilai positif dalam mempererat tali persaudaraan antara alumni dan masyarakat,” tambah Iptu Yudi.

Acara reuni ini juga dihadiri oleh berbagai kalangan, baik alumni pesantren, masyarakat setempat, maupun sejumlah pejabat penting lainnya, seperti Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Mohamad Zen, Pimpinan Ponpes Miftahul Khoer KH. Miftah Faried, Camat Manonjaya, Kadir, Kasat Intelkam Polres Tasikmalaya AKP Aep Nano, Kapolsek Manonjaya AKP Endang Wijaya, S.Sos, Kasat Binmas Polres Tasikmalaya Kota AKP Dede Tarman, SH, Kasi Humas Polres Tasikmalaya Kota IPTU Jajang Kurniawan, serta perwakilan Danramil Manonjaya.

“Kegiatan berjalan lancar dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan yang selalu dijaga oleh Pondok Pesantren Miftahul Khoer dan para alumninya,” terang Iptu Yudi.

Dengan hadirnya Kapolres, diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Polres Tasikmalaya Kota dan masyarakat, serta mendukung terciptanya suasana yang aman, nyaman, dan harmonis di Kabupaten Tasikmalaya.

“Reuni HISAMI ke-XXVII ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran pesantren dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tutup Iptu Yudi. (Lintas Priangan)

Cegah Balap Liar, Polisi Bersama Tim Gabungan Di Kota Tasikmalaya Gelar Patroli Malam.

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dalam upaya mencegah aksi balap liar yang kerap mengganggu ketertiban umum, jajaran Kepolisian Polres Tasikmalaya Kota, bersama petugas gabungan TNI dan Satpol PP, menggelar patroli malam di beberapa titik rawan.

Patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menindak tegas pelaku balap liar yang kerap meresahkan.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh. Faruk Rozi, melalui Kasat Samapta AKP Hartono, mengungkapkan bahwa patroli malam ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk menciptakan suasana kondusif di wilayah Kota Tasikmalaya.

“Patroli Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD) ini kami lakukan secara rutin setiap malam untuk mencegah berbagai bentuk kejahatan,” kata Kasat Samapta Polres Tasikmalaya Kota, AKP Hartono, kepada wartawan Sabtu malam.

Menurutnya, aksi balap liar tidak hanya membahayakan para pelakunya, tetapi juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Patroli malam ini melibatkan seluruh elemen keamanan, baik dari kepolisian, TNI, maupun Satpol PP,” ujar AKP Hartono.

Pihaknya juga akan terus memantau dan menindak segala bentuk aksi kriminalitas dan balap liar di Kota Tasikmalaya.

“Kami akan terus memantau dan menindak tegas pelaku balap liar,” tambah AKP Hartono.

Selain itu, AKP Hartono juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing dengan melaporkan aktivitas mencurigakan.

“Kami berharap dengan adanya kerja sama antara pihak kepolisian, TNI, Satpol PP, serta partisipasi aktif masyarakat, aksi balap liar dapat segera diminimalisir,” ujarnya.

Patroli malam ini berlangsung dengan lancar dan tanpa kendala berarti, meskipun petugas sempat mendapati beberapa remaja yang tengah asyik meminum minuman keras (miras).

“Kami langsung melakukan pembinaan dan memberikan peringatan kepada para remaja agar tidak mengulanginya,” paparnya.

AKP Hartono juga menambahkan, kegiatan serupa akan terus digelar secara rutin untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kota Tasikmalaya.

“Kegiatan patroli ini akan terus digelar guna mencegah kejahatan jalanan dan aksi balap liar di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota,” tutup AKP Hartono. (Lintas Priangan)

Jenis Liputan yang Satu Ini Bahkan Bisa Membuat Presiden Terjungkal!

lintaspriangan.com, KELAS WARTAWAN. Pers adalah wathcdog, alias Anjing Penjaga. Pers juga kerap dianggap sebagai Pilar Demokrasi keempat, setelah Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif. Memangnya Pers punya apa? Banyak tentunya. Tapi yang paling membuat Pers berdaya adalah, adanya jenis liputan yang memang bisa menebar ancaman bagi para pelaku kejahatan. Bukan sekedar koruptor atau pejabat yang doyan mencuri uang rakyat, bahkan jaringan konglomerat dunia dan Presiden Amerika Serikat pernah dibuat terjungkal oleh jenis liputan yang satu ini.

Secara sederhana, jenis liputan bisa kita bagi ke dalam dua kategori. Yang pertama adalah Straight News (berita langsung), dan yang kedua Depth News (mendalam). Straight News cocok untuk berita cepat, yang hanya menyajikan fakta di lapangan yang mudah ditemukan. Misal seperti peristiwa bencana alam, kecelakaan atau seremonial. Sementara Depth News, butuh waktu lebih banyak. Berita ini menggali lebih dalam dari sekedar informasi-informasi yang mudah ditemukan di permukaan. Depth News tak cukup dengan nama, usia dan peran. Ia menggali lebih jauh, bagaimana latar belakang unsur Who yang ada dalam berita. Bagaimana latar belakang orang tersebut, keluarganya, pergaulannya, bahkan track record tentang sepak terjangnya.

Nah, jenis liputan yang banyak ditakuti oleh penjahat namanya adalah liputan investigatif. Liputan ini bisa dikategorikan jenis liputan mendalam karena eksplorasi informasinya memang dalam dan lebar. Tapi tidak sama persis artinya dengan Depth News.

Lalu dimana bedanya? Bedanya memang tidak terlalu kentara jika tidak dibantu dengan pengalaman nyata. Dalam pelatihan-pelatihan jurnalistik, masih banyak yang kabur dengan perbedaan apa itu Depth News, Investigatif News bahkan riset atau penelitian. Ketiganya sebenarnya akan terasa sekali berbeda, terutama di tataran praktis di lapangan.

Depth News memang menggali informasi mendalam dan sama-sama memiliki angle (sudut berita) yang sudah disepakati redaksi sebelumnya. Tapi Depth News tidak harus membuat Hipotesis. Ini yang paling membedakan Depth News dengan Investigatif News. Depth News hanya menggali informasi sedalam-dalamnya, dan sebanyak-banyaknya, tentang sebuah angle berita. Setelah semuanya dirasa cukup, informasi tersebut kemudian diramu menjadi sebuah berita dan ditayangkan, tanpa harus menjawab hipotesis apapun.

Lain halnya dengan Investigatif News. Selain berbekal angle (sudut berita), liputan yang satu ini juga harus diawali dengan hipotesis. Apa yang dimaksud dengan hipotesis dalam liputan investigatif? Hipotesis adalah kesimpulan sementara tentang angle berita yang dibuat secara subjektif oleh redaksi. Dan liputan yang dilakukan kemudian, pada akhirnya harus bisa menjawab hipotesis yang dibuat sebelumnya.

Agar lebih mudah difahami, mari terapkan dalam contoh. Misalnya, angle yang akan diliput tentang Berapa Besar Penghasilan Seorang Anggota DPRD Kota Tasikmalaya?

Dalam Depth News, angle tersebut sudah cukup untuk membuat wartawan bergerak ke lapangan. Wartawan akan menggali sedalam-dalamnya, seberapa besar pengasilan seorang anggota dewan. Mungkin seorang wartawan akan melakukan wawancara dengan beberapa angota dewan. Atau, wawancara dengan Sekretaris Dewan. Lalu menggali sumber-sumber regulasi tentang jenis dan besaran tunjangan seorang anggota dewan. Sampai ke uang rapat, uang transport, uang akomodasi, semuanya digali habis. Setelah terkumpul, lalu kemudian ditayangkan.

Lalu bagaimana dengan Investigatif News? Jenis liputan ini pun sama, pasti menggali semua informasi yang disebutkan di atas. Tapi, karena di awal sudah dibekali dengan sebuah hipotesis, pada praktiknya liputan investigatif perlu melakukan penajaman-penajaman pada sisi-sisi tertentu. Misal untuk angle yang sama dengan yang di atas, dalam investigatif news harus dilengkapi dengan hipotesis, misal pernyataan hipotesisnya seperti ini: “Ada banyak penghasilan lain yang diperoleh anggota DPRD Kota Tasikmalaya selain dari penghasilan resmi yang sudah diatur regulasi”.

Mulai kebayang kan? Liputan investigatif harus bisa menjawab hipotesis. Apakah benar seorang anggota DPRD di Kota Tasikmalaya memiliki ceruk cuan dari sumber lain yang statusnya temaram? Misalnya dengan menggali, apakah anggota DPRD banyak yang melakukan transaksi dalam urusan proyek? Apakah anggota DPRD banyak yang menjadikan sistem promosi dan mutasi pejabat jadi sumber pendapatan tambahan? Apakah biaya perjalanan dinas benar-benar habis tidak tersisa atau justru jadi sumber penghasilan lain? Ini harus digali semua, dengan berbagai cara, untuk menjawab hipotesis yang tadi ditetapkan sebelum wartawan terjun ke lapangan.

Apakah liputan investigatif ini dilindungi undang-undang? Bisa ya, bisa juga tidak. Jawabannya iya, ketika liputan investigatif yang kita lakukan, berkaitan dengan kepentingan rakyat. Tapi bisa jadi jawabannya tidak, ketika liputan investigatif dilakukan karena alasan personal, misalnya karena media menarget pejabat tertentu karena kesal tidak memberi jatah iklan.

Jadi, tugasnya seperti detektif ya? Betul. Sama persis, wartawan yang melakukan liputan investigatif itu bekerja seperti detektif. Bedanya, jika detektif melakukan semua itu untuk pro-justicia (penegakan hukum). Sementara wartawan, melakukannya agar bisa disampaikan kepada masyarakat luas.

Dengan jenis liputan investigatif, jangankan pejabat atau kepala daerah. Presiden di negara adidaya saja pernah terjungkal oleh liputan seperti ini. Seperti yang dialami Richard Nixon, Presiden Amerika Serikat, gara-gara skandal Watergate. Yang lebih dahsyat, apa yang terjadi dengan Panama Pappers, sebuah skandal global yang melibatkan perusahaan-perusahaan besar di ratusan negara, yang kemudian dibongkar oleh kerjasama ratusan wartawan dari berbagai medi di beberapa negara.

Dari paparan panjang di atas, satu yang paling harus diingat. Kalau mau lakukan liputan investigatif, lakukanlah demi kepentingan orang banyak. Dengan begitu, saat bertemu dengan tantangan bahkan ancaman seharga nyawa, wartawan tak perlu ragu untuk terus melaju!

Tetaplah Menjadi “Anjing Penjaga”

lintaspriangan.com, OPINI. “Seandainya saya harus memilih antara Pemerintah tanpa Pers, atau Pers tanpa Pemerintah, maka saya tidak akan ragu sedikitpun untuk memilih yang kedua.” Pernyataan singkat yang sangat populer di kalangan jurnalis ini adalah tulisan Thomas Jefferson pada tahun 1802, ketika ia menjadi Presiden ketiga Amerika Serikat. Jefferson sangat yakin, andai harus memilih, akan lebih baik pers tanpa campur tangan pemerintah, daripada pemerintah yang bebas tanpa “gangguan” pers. Padahal, selama menjadi “Penguasa” di Negeri Paman Sam, tak jarang Jefferson jadi sasaran berita buruk media massa Amerika.

Mengapa bisa demikian? Boleh jadi, keyakinan Jefferson itu berkaitan dengan fungsi pers. Sebagaimana kita fahami, setidaknya Pers memiliki empat fungsi. Yang pertama informatif, kedua edukatif, ketiga hiburan dan keempat kontrol sosial. Sepertinya, Jefferson begitu yakin dengan pendapatnya, karena pers memiliki keempat fungsi tersebut.

Dengan fungsi-fungsi di atas, Pers diyakini dapat menjadi antitesa dari adagium yang pernah diucapkan oleh Lord Acton, seorang sejarawan dunia berkebangsaan Inggris. Kata Lord Acton, “The power tends to corrupt, the absolute power tends to absolute corrupt“. Kekuasaan itun –memang pada dasarnya– cenderung korup. Dan Kekuasaan yang mutlak, dipastikan akan korup! Kurang lebih begitu terjemahan sederhananya.

Jadi Pers itu penting, agar pemerintah atau kekuasaan itu kecenderungannya korup. Kalau tidak ada Pers, pemerintah akan menjadi penguasa mutlak. Dan ketika mereka berada dalam posisi itu, pasti mereka korup. Pers hadir, untuk jadi penangkal kekuasaan mutlak. Dengan adanya Pers, beragam informasi bisa disampaikan kepada rakyat, sebagai pemilik kedaulatan tertinggi dalam sistem demokrasi. Ketika ada Pers, rakyat akan lebih terdidik dan semakin awas, tentang seperti apa kinerja pemerintahan di negaranya. Dengan adanya Pers, kekuasaan mutlak tidak akan terjadi karena ada kontrol sosial yang dilakukan oleh Pers. Dalam fungsi ini, di Indonesia, Pers seringkali diistilahkan sebagai Watchdog, alias Anjing Penjaga.

Memangnya, di Indonesia tidak ada lembaga atau pihak lain yang mengawasi penyelenggara negara? Apakah tugas mulia tersebut hanya disematkan di dada para kuli tinta? Tidak seperti itu juga. Di negara kita, kalau mau jujur, sebenarnya sudah banyak lahir “Anjing Penjaga”. Sebut saja misalnya lembaga-lembaga penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan dan pengadilan. Tak hanya penegak hukum, representasi rakyat dalam lembaga bernawa DPR/DPD/DPRD juga dilibatkan demi fungsi pengawasan. Selain itu, negara juga membidani lahirnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hanya itu? Ternyata tidak. Di luar itu, ada banyak kekuatan pendukung yang kurang lebih memiliki fungsi yang sama, sebagai “Anjing Penjaga”. Sebut saja misalnya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Aparat Pemeriksa Internal Pemerintah (APIP), lalu Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Terlebih, jika kita hitung juga eksistensi dari LSM profesional seperti ICW, FITRA, dsb. “Anjing-anjing penjaga” ini tersebar di seluruh wilayah di Nusantara.

Apakah kehadiran “Anjing Penjaga” sebanyak itu belum cukup untuk menjaga kepentingan publik di negeri? Atau, justru Pers yang memaksakan diri ingin turut eksis sebagai “Anjing Penjaga”? Untuk menjawab pertanyaan ini, simak data yang akan dipaparkan pada paragraf berikutnya.

Rilis KPK pada tahun 2023 mengulas fakta yang benar-benar bisa membuat kita mengurut dada. Bagaimana tidak, legislatif yang seharusnya jadi representasi rakyat, justru masuk dalam tiga besar segmen koruptor tertinggi di negeri. Bukan sekedar anggotanya, bahkan Ketua DPR-nya pun masuk bui. Dalam rentang 2004-2023, tak kurang dari 344 kasus korupsi yang pelakunya adalah anggota legislatif, . Meski “Anjing Penjaga” sudah dimana-mana, teryata ada lebih dari 350 pejabat korup yang dijebloskan ke penjara. Yang lebih miris, dalam rentang waktu yang sama, ada puluhan penegak hukum (hakim, jaksa dan polisi) yang juga diborgol karena kasus serupa: korupsi.

Paparan di atas memastikan, Pers harus tetap hadir. Seperti kata Jefferson, “Anjing Penjaga” ini harus tetap dijaga keberadaannya.

Untuk para jurnalis di negeri ini, tetaplah menjadi Anjing Penjaga, yang menggongong keras ketika sengkarut kasus e-KTP merugikan negara sebesar 2.3 T. Anjing Penjaga dengan penciuman tajam, hingga mampu mengendus kerugian negara sebesar ratusan milyar pada kasus Simulator SIM yang melibatkan perwira penegak hukum. Anjing Penjaga dengan telinga yang runcing, hingga bisa mendengar proyek minyak mentah Zatapi yang jadi bisnis haram oknum pejabat BUMN sekelas Pertamina. Anjing Penjaga yang memiliki kepekaan super, hingga mampu membongkar korupsi daging sapi wakil rakyat sesantun Tuan Lutfhi. Anjing Penjaga yang menyalak saat proyek Hambalang mengambang. Anjing Penjaga yang bernyali tinggi, seperti ketika membongkar human trafficking yang mengangkut ribuan warga Indonesia untuk dijual di negeri antah-berantah. Anjing Penjaga yang ngotot dan tak mau kalah, meski harus berhadapan dengan grup perusahaan raksasa segede Raja Garuda Mas!

“Selamat Hari Pers Nasional 2025, Selamat Ulang Tahun yang ke-5 untuk JMSI”.


Penulis adalah Redaktur Lintas Priangan

Kejuaraan Karate Al Kautsar Open 2025, Ajang Tingkatkan Prestasi dan Jaring Atlet

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Dalam rangka meningkatkan prestasi dan menjaring atlet berpotensi, Lembaga Al-Kautsar menggelar acara Kejuaraan Karate Al Kautsar Open 2025 di Gelanggang Galuh Taruna (GGT) Ciamis yang akan berlangsung selama dua hari mulai hari Sabtu – Minggu (08-09/02/2025).

Ketua Pelaksana Kejuaraan Karate Al Kautsar Open 2025, Ustadz Dadan Ramdani mengatakan, kejuaraan Karate Al Kautsar open tahun 2025 ini merupakan penyelenggaraan yang kedua. Untuk penyelenggaraan dilaksanakan selama dua hari, sedangkan tahun sebelumnya dilaksanakan satu hari.

“Kejuaraan ini tidak hanya sebagai kompetisi tetapi juga bagian dari penjaringan atlet karate berbakat yang nantinya akan dibina lebih lanjut. Para atlet yang berprestasi bisa ditindaklanjuti oleh bidang prestasi di kabupaten,” katanya, Sabtu (08/02/2025) di GGT Ciamis.

Kejuaraan Alkautsar memperebutkan Piala Kang Ega, hal ini sejalan dengan nama lembaga penyelenggara, AlKautsar dan kebetulan kang Ega namanya Ega Anggara Al Kautsar.

“Kejuaraan Karate Al Kautsar diikuti oleh karateka dari Dojo Bandung Karate Club (BKC) yang ada di Ciamis, Banjar dan Tasikmalaya ini dalam menjaring atlet Karate untuk berkiprah kejenjang lebih tinggi,” jelasnya.

Dadan berharap, adanya penyelenggaraan kejuaraan Karate Al Kautsar open 2025 bagi para atlet karate ini akan menghasilkan karateka handal yang bisa mewakili daerahnya ditingkat regional maupun nasional.

“Kegiatan ini lebih banyak diikuti oleh para Karateka Ciamis. Kita berharap nanti yang menjadi juara akan mewakili Kabupaten Ciamis ke tingkat provinsi,” harapnya.

Ketua BKC Ciamis yang juga Sekertaris Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Sekdis Budpora) Kabupaten Ciamis, Rd. Ega Anggara AlKautsar, SH, MM sangat mengapresiasi semangat para peserta. Ia mengatakan, dalam kejuaraan yang kedua tersebut jumlah peserta lebih banyak dibanding kejuaraan serupa ditahun sebelumnya.

“Event ini sudah berlangsung dua tahun berturut-turut dan tahun ini pesertanya semakin banyak. Tidak hanya dari Ciamis, tapi juga dari Kota Banjar dan Tasikmalaya,” katanya.

Ega juga menjelaskan, kejuaraan Karate Al Kautsar Open 2025 tersebut menjadi bukti, kalau pembinaan atlet karate di Ciamis terus berkembang dan mendapatkan dukungan luas. Menurutnya, kejuraan ini merupakan media seleksi para atlet karate Kabupaten Ciamis untuk ketingkat yang lebih tinggi, selain itu para karateka juga tidak jenuh karena ada aktivitas yang berjenjang terkait prestasi.

“Semoga ini menjadi momentum bagi para atlet karate Ciamis yang berbakat untuk kita persiapkan menjadi karateka yang profesional,” ungkapnya.

BACA JUGA: Hadiri Peringatan Isra Miraj, Budi Waluya Memohon Maaf

Selain itu, kejuaraan ini juga menjadi persiapan bagi atlet karate Ciamis menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Diharapkan kedepan semakin banyak ajang serupa digelar, sehingga dapat melahirkan karateka profesional yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

“Kami berharap atlet yang lolos adalah karateka lokal yang siap bersaing dan mencapai target sesuai yang diharapkan,” harapnya.

Menurutnya, kejuaraan seperti ini sangat penting untuk membina atlet muda sekaligus menjadi sarana positif bagi pelajar. Cabor karate ini dapat menghindarkan anak-anak dari hal negatif seperti bullying.

“Dengan bekal ilmu bela diri, mereka bisa lebih percaya diri dan disiplin,” ungkapnya.(Nank/lintaspriangan.com)