Beranda blog Halaman 106

Terdakwa Pengrusakan Hutan di Pangandaran Divonis Lima Tahun Penjara

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. M. Ijudin Rahmat, seorang terdakwa dalam kasus perusakan hutan di wilayah Pangandaran, dijatuhi hukuman lima tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Ciamis pada 8 Oktober 2024. Putusan ini dianggap sebagai langkah penting dalam upaya melindungi hutan Indonesia dari perusakan dan penebangan liar.

Kasus ini mendapat perhatian luas karena menyoroti perlunya penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran lingkungan, terutama dalam menjaga kelestarian hutan yang berperan penting bagi ekosistem dan masyarakat lokal.

Administratur Perhutani Ciamis, Deden Yogi Nugraha, menyambut baik keputusan tersebut, menilai bahwa vonis hakim sudah sesuai dengan beratnya kejahatan yang dilakukan. Menurut Deden, tindakan tegas semacam ini tidak hanya bertujuan menghukum pelaku, tetapi juga untuk memberikan efek jera bagi masyarakat luas yang mungkin berniat melakukan tindakan serupa.

“Hutan adalah sumber kehidupan bagi banyak spesies dan manusia, terutama bagi masyarakat di sekitar wilayah hutan. Jika dibiarkan, perusakan hutan bisa membawa bencana ekologis yang besar,” ujarnya.

Sinergi Penegakan Hukum dan Perlindungan Hutan

Kasus ini menunjukkan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan lembaga seperti Perhutani dalam menangani perusakan hutan. Dalam beberapa tahun terakhir, kasus perusakan hutan dan pembalakan liar di wilayah Jawa Barat, khususnya di Pangandaran, mengalami peningkatan. Tindakan ini tidak hanya mengancam ekosistem lokal tetapi juga merugikan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada hutan sebagai sumber daya alam.

Perhutani, sebagai pengelola kawasan hutan, bekerja sama erat dengan pihak kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan untuk memastikan bahwa setiap kejahatan kehutanan mendapatkan perhatian serius dari sisi hukum. Dalam kasus M. Ijudin Rahmat, kerja sama ini terbukti efektif.

Setelah menerima laporan tentang adanya perusakan hutan di Pangandaran, Perhutani segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwajib.

Penyidikan intensif dilakukan, dan akhirnya aparat penegak hukum berhasil menangkap Ijudin serta mengumpulkan bukti kuat yang mendukung tuduhan terhadapnya.

Dalam proses persidangan, jaksa penuntut umum memaparkan dakwaan dengan argumentasi yang kuat, didukung oleh hasil penyelidikan yang komprehensif. Hakim pun menjatuhkan hukuman lima tahun penjara, yang dianggap sebagai vonis yang tepat mengingat dampak dari tindakan perusakan hutan tersebut.

Pentingnya Efek Jera dan Kesadaran Hukum

Selain untuk menegakkan hukum, vonis ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan dan patuh pada undang-undang yang berlaku.

Deden Yogi menegaskan bahwa upaya untuk melestarikan hutan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga terkait, tetapi juga masyarakat luas. Merusak hutan tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merugikan banyak pihak, termasuk masyarakat sekitar yang sangat bergantung pada kelestarian hutan untuk kehidupan sehari-hari mereka.

Efek jera yang diharapkan dari putusan ini penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Selama ini, masyarakat sering kali menganggap tindakan seperti penebangan liar atau pembakaran hutan sebagai hal sepele, padahal dampaknya sangat luas.

Selain merusak lingkungan, tindakan tersebut dapat menyebabkan kerusakan ekosistem yang parah, mengakibatkan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, serta memperburuk perubahan iklim.

Perhutani sendiri tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga terus berupaya melakukan pencegahan melalui program edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, terutama di tingkat lokal.

Kini masyarakat harus sadar mengubah paradigma masyarakat tentang pentingnya melestarikan hutan dan dampak negatif dari perusakan hutan.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya memahami hukum, tetapi juga sadar akan pentingnya menjaga alam demi masa depan,” ungkap Deden Yogi.

Masa Depan Perlindungan Hutan Indonesia

Kasus M. Ijudin Rahmat ini menjadi contoh nyata bahwa penegakan hukum yang kuat dan kerja sama antar-lembaga merupakan kunci utama dalam menjaga kelestarian hutan.

Indonesia, dengan hutan tropisnya yang luas, memegang peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem global. Namun, perusakan hutan tetap menjadi tantangan besar yang membutuhkan upaya berkelanjutan dari berbagai pihak.

Penegakan hukum yang tegas, seperti yang terlihat dalam kasus ini, merupakan langkah awal untuk memastikan bahwa hutan Indonesia tetap lestari.

BACA JUGA: Jelang Piala Suratin Patroman FC Gelar Uji Coba dengan RCK Cianjur

Namun, upaya ini harus didukung dengan kesadaran yang lebih luas dari masyarakat. Peran aktif masyarakat dalam melaporkan tindakan ilegal yang mereka temui di sekitar hutan juga sangat penting untuk memastikan bahwa pelanggaran hukum segera ditindaklanjuti.

Deden Yogi menegaskan bahwa Perhutani akan terus berkomitmen untuk menjaga kelestarian hutan, baik melalui penegakan hukum maupun program edukasi kepada masyarakat.

“Hutan adalah warisan kita yang harus kita jaga bersama, dan hukum adalah instrumen yang memastikan warisan ini tetap lestari untuk generasi mendatang,” tutupnya.

Jelang Piala Suratin Patroman FC Gelar Uji Coba dengan RCK Cianjur

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Sebagai bagian dari persiapan menghadapi liga tiga, seri dua, Patroman FC mengadakan laga uji coba melawan RCK Cianjur pada Selasa (8/10/2024). Pertandingan ini berlangsung di Stadion Gelora Banjar Patroman (GBP) Langensari, Kota Banjar, yang dihadiri puluhan penonton setia yang mendukung tim kebanggaan masing-masing.

Uji coba ini penting tidak hanya untuk tim senior Patroman FC, tetapi juga untuk tim Patroman FC U17 yang tengah bersiap menghadapi turnamen Piala Suratin.

Prestasi Patroman FC U17 cukup membanggakan setelah mereka berhasil lolos ke babak 23 besar usai menjuarai Piala Suratin U17 di Garut, Jawa Barat.

Dalam babak 23 besar ini, kompetisi akan berlangsung dengan format knockout, di mana tim-tim dibagi ke dalam sembilan grup yang masing-masing terdiri dari empay tim. Mereka akan bersaing untuk mendapatkan tiket menuju tingkat nasional.

Pentingnya Uji Coba untuk Mengukur Kemampuan Tim

Pemilik Patroman FC, Atet Handiyana Sihombing, yang akrab disapa AHS, turut hadir dalam laga uji coba tersebut. Ia menekankan pentingnya laga uji coba ini untuk mengukur sejauh mana kesiapan para pemain, baik untuk liga tiga seri dua maupun Piala Suratin U17.

Menurut AHS, uji coba seperti ini diperlukan untuk melihat kemampuan dan kekompakan tim setelah melalui proses seleksi pemain.

“Untuk Piala Suratin U17, persiapan sudah dimulai. Uji coba ini juga merupakan bagian dari persiapan untuk menghadapi playoff. Kami berharap bisa melawan tim Garut nanti, dan untuk tim senior, persiapan sedang berjalan untuk Liga 3 Seri 2,” ujar AHS dalam keterangannya.

AHS juga menjelaskan bahwa uji coba ini penting mengingat sudah lima tahun Kota Banjar tidak pernah mengirimkan wakilnya dalam kompetisi sepak bola. Sebelumnya, tim Persikoban yang mewakili Kota Banjar kini sudah tidak lagi aktif.

Kehadiran Patroman FC pun menjadi angin segar bagi pecinta sepak bola di Kota Banjar, karena kini Patroman FC menjadi satu-satunya tim dari Banjar yang berkompetisi di liga tiga seri dua dan Piala Suratin U17.

“Setelah lima tahun, baru kali ini Kota Banjar terlibat dalam pertandingan resmi. Sebelumnya ada Persikoban, tapi sekarang sudah tidak eksis lagi,” jelas AHS dengan antusias.

Seleksi Pemain: Mayoritas dari Jawa Tengah dan Jawa Barat

Manajer Tim Patroman FC, Suwarno, yang akrab disapa Ano, turut memberikan pandangannya tentang persiapan tim. Menurutnya, seleksi pemain sudah dilakukan dengan berbagai tahapan, dan sebagian besar pemain yang terpilih berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Barat. Bahkan, ada satu pemain yang direkrut dari Lampung, yang menunjukkan bahwa Patroman FC tidak hanya membuka kesempatan bagi pemain lokal, tetapi juga dari luar daerah.

“Alhamdulillah, kami sudah melalui proses seleksi dengan baik, dan rata-rata pemain yang direkrut berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Barat. Ada juga satu pemain yang berasal dari Lampung,” ujar Ano.

BACA JUGA: Warga Cikajang Tolak Bergabung dengan Daerah Otonomi Baru Garut Selatan

Dengan kombinasi pemain yang datang dari berbagai daerah, diharapkan Patroman FC bisa membentuk tim yang solid dan kompetitif, baik di liga tiga seri dua maupun Piala Suratin U17.

Kompetisi ini juga diharapkan menjadi ajang unjuk gigi bagi para pemain muda berbakat yang ingin meniti karier di dunia sepak bola profesional.

Harapan untuk Masa Depan Patroman FC dan Pemain Muda

AHS memiliki harapan besar terhadap masa depan Patroman FC, terutama dalam mencetak pemain-pemain berbakat yang bisa berkiprah di tingkat nasional, bahkan internasional.

AHS berharap melalui kompetisi seperti Piala Suratin U17 dan liga tiga seri dua, talenta-talenta muda dari Kota Banjar bisa dilirik oleh klub-klub besar di liga nasional terutama Persib yang menjadi tujuan impian bagi banyak pemain sepak bola muda.

“Harapan saya, Patroman FC ini bisa menjadi wadah sekaligus penyalur para pemain berbakat yang nantinya bisa berkiprah di tingkat nasional maupun internasional. Setidaknya, kami berharap beberapa pemain bisa bergabung dengan klub besar seperti Persib,” ungkap AHS penuh optimisme.

Warga Cikajang Tolak Bergabung dengan Daerah Otonomi Baru Garut Selatan

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Penolakan sebagian besar warga Kecamatan Cikajang untuk bergabung dengan Daerah Otonomi Baru (DOB) Garut Selatan (Garsel) telah menjadi sorotan dalam diskusi pemekaran wilayah Kabupaten Garut.

Dari total 12 desa yang ada di Kecamatan Cikajang, sembilan desa dengan tegas menyatakan penolakan terhadap gagasan ini.

Warga berpendapat bahwa pemekaran ini, alih-alih membawa kemajuan, justru dianggap sebagai sebuah kemunduran. Mereka khawatir bahwa dengan bergabungnya Cikajang ke DOB Garsel, akses mereka terhadap layanan administrasi akan menjadi jauh lebih sulit.

Selama ini, Kecamatan Cikajang secara geografis lebih dekat dengan pusat pemerintahan Kabupaten Garut yang ada saat ini, sehingga warga merasa nyaman dan mudah mengakses layanan publik.

Salah satu tokoh masyarakat Cikajang, Gun Gumelar, yang juga mantan petinju profesional nasional, memberikan pandangannya mengenai penolakan ini. Gun menegaskan bahwa pemindahan pusat pemerintahan ke wilayah Garut Selatan akan memperpanjang jarak tempuh bagi warga Cikajang untuk mengurus berbagai keperluan administrasi.

“Selama ini, warga Cikajang merasa lebih dekat dan lebih mudah dalam mengurus administrasi di pusat pemerintahan Kabupaten Garut. Jika kita bergabung dengan DOB Garsel, justru kita akan semakin jauh dan repot,” ujar Gun.

Penambahan jarak dan waktu tempuh ini dinilai sebagai faktor utama yang membuat warga enggan bergabung dengan Garsel, terutama bagi mereka yang sering melakukan urusan administratif dan layanan publik lainnya.

Selain itu, warga Cikajang juga merasa bahwa pemekaran ini tidak menawarkan manfaat signifikan bagi mereka. Beberapa di antara mereka khawatir bahwa DOB Garsel mungkin tidak memiliki infrastruktur dan fasilitas yang memadai untuk memberikan pelayanan yang setara dengan yang mereka terima di Kabupaten Garut.

Kekhawatiran ini semakin diperparah oleh fakta bahwa banyak warga yang merasa terbantu oleh kemudahan akses ke layanan kesehatan, pendidikan, dan administrasi yang selama ini disediakan oleh Kabupaten Garut. Pergeseran ke wilayah yang lebih jauh, menurut mereka, akan menambah beban baik secara waktu maupun biaya.

Dengan penolakan dari sembilan desa di Cikajang, kini tinggal 15 kecamatan yang menyatakan kesiapannya untuk bergabung dengan DOB Garsel.

Kecamatan-kecamatan tersebut mencakup wilayah-wilayah seperti Pamulihan, Bungbulang, Pakenjeng, Caringin, Cisewu, Talegong, Mekarmukti, Cikelet, Pameungpeuk, Cibalong, Cisompet, Cihurip, Banjarwangi, Peundeuy, dan Singajaya.

Sebagian besar dari kecamatan ini memang berada di wilayah selatan Kabupaten Garut, yang secara geografis lebih terpencil dan merasa bahwa pemekaran akan memberikan peluang untuk pengembangan wilayah yang lebih terfokus. Namun, bagi warga Cikajang, pemekaran ini justru dipandang sebagai potensi masalah yang akan merugikan mereka dalam jangka panjang.

Gun Gumelar menegaskan kembali bahwa warga Cikajang lebih memilih untuk tetap berada di bawah Kabupaten Garut induk karena mereka merasa puas dengan pelayanan yang ada saat ini.

Menurutnya, perubahan yang diusulkan akan mempersulit kehidupan sehari-hari warga, terutama yang harus sering mengurus berbagai kebutuhan administratif.

“Kita sudah terbiasa dan puas dengan pelayanan dari pemerintah Kabupaten Garut. Kalau harus ke Garut Selatan, itu akan menambah banyak beban bagi masyarakat, terutama yang harus bolak-balik untuk urusan administrasi,” tegas Gun.

Perasaan nyaman dan familiar dengan kondisi yang ada membuat banyak warga enggan untuk mengambil risiko dengan perubahan yang mereka anggap tidak menguntungkan.

Penolakan ini juga dipicu oleh kurangnya sosialisasi mengenai manfaat pemekaran.

Banyak warga Cikajang merasa bahwa informasi yang mereka terima mengenai DOB Garsel sangat terbatas dan tidak cukup meyakinkan mereka tentang dampak positif dari pemekaran tersebut.

Beberapa di antaranya bahkan merasa bahwa proses pemekaran lebih didorong oleh kepentingan politik daripada kepentingan warga setempat.

Kekhawatiran ini menciptakan ketidakpastian di kalangan warga tentang masa depan jika mereka memutuskan untuk bergabung dengan Garsel.

BACA JUGA: Patroli Malam di Tasikmalaya: Penanganan Pesta Miras oleh Polisi

Secara keseluruhan, meskipun banyak kecamatan lain di selatan Garut yang mendukung pemekaran wilayah, penolakan dari warga Cikajang mencerminkan adanya kekhawatiran mendalam terkait dampak pemekaran terhadap aksesibilitas dan layanan publik.

Bagi mereka, pemekaran ini tidak menawarkan keuntungan yang jelas, dan justru dapat memperburuk kualitas hidup sehari-hari, terutama dalam hal akses terhadap layanan yang vital. Dengan alasan-alasan tersebut, Cikajang tetap memilih untuk menjadi bagian dari Kabupaten Garut yang ada saat ini.

Patroli Malam di Tasikmalaya: Penanganan Pesta Miras oleh Polisi

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Tim Maung Galunggung dari Polres Tasikmalaya Kota melakukan patroli rutin. Kegiatan ini bertujuan menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pilkada 2024, serta mencegah tindakan kriminal.

Dalam patroli, petugas menemukan sekelompok remaja yang sedang pesta minuman keras di beberapa lokasi. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Jalan Lewosari. Situasi serupa juga terpantau di Kampung Bantar Gedang dan Jalan Empang, menunjukkan masalah yang meluas.

Menyadari potensi masalah yang ditimbulkan, anggota polisi segera bertindak. Mereka memberikan pembinaan kepada remaja-remaja yang terlibat. Barang bukti berupa minuman keras yang ditemukan langsung diangkut ke Mapolres Tasikmalaya untuk diproses lebih lanjut.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Joko Sulistiono, menegaskan pentingnya tindakan ini. Melalui Kasat Samapta, AKP Hartono, ia menjelaskan bahwa remaja akan dibawa untuk mendapatkan pembinaan. Tujuannya mendidik mereka tentang bahaya konsumsi alkohol dan mendorong perubahan perilaku.

Hartono juga menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan interogasi untuk melacak asal minuman keras tersebut. Langkah ini penting untuk menanggulangi jaringan distribusi miras di sekitar. Remaja tersebut akan dihadapkan kepada orang tua setelah proses pembinaan selesai.

Kapolres Joko Sulistiono menyampaikan bahwa patroli akan ditingkatkan. Patroli tidak hanya dilakukan pada malam hari, tetapi juga sepanjang hari untuk meminimalisir tindak pidana.

“Kami akan memperluas cakupan patroli blue light,” jelas Hartono. Minggu, (06/10/2024).

Pihak kepolisian menyadari peran masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan aman. Mereka mendorong warga untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan. Kerjasama antara polisi dan masyarakat dapat memperkuat upaya menjaga keamanan, terutama menjelang Pilkada.

BACA JUGA: Dua Mobil Pembawa Miras Diamankan Maung Galunggung

Dalam situasi ini, penting bagi semua pihak berkontribusi menciptakan suasana kondusif. Patroli malam polisi adalah bentuk tanggung jawab mereka untuk memastikan keselamatan warga. Dengan upaya konsisten, diharapkan Kota Tasikmalaya terhindar dari permasalahan merugikan.

Melalui tindakan tegas, diharapkan dapat mengurangi jumlah remaja terjerumus perilaku merugikan. Ini juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan diri. Penegakan hukum dan pembinaan menjadi kunci untuk menciptakan generasi yang lebih baik.

Dua Mobil Pembawa Miras Diamankan Maung Galunggung

lintaspiangan.cim, BERITA DAERAH. Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota mengamankan dua mobil yang membawa ratusan botol miras. Penangkapan ini terjadi di Jalan Waskita Kusumah, Kelurahan Sukamaju, saat pelaksanaan Operasi Mantap Praja menjelang Pilkada 2024.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Joko Sulistiono, menyatakan bahwa pengamanan ini langkah serius untuk menjaga keamanan. “Kami akan terus melakukan operasi untuk mencegah peredaran miras,” ujarnya kepada wartawan.

AKP Hartono, Kasat Samapta Polres Tasikmalaya, mengungkapkan bahwa kedua mobil yang diamankan adalah Mitsubishi Cold dan Datsun. Sabtu, (05/10/2024).

“Kami menemukan kedua kendaraan terparkir di lahan kosong,” jelasnya.

AKP Hartono menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pengamanan ini. “Ini semua berkat bantuan dan informasi dari masyarakat melalui Call Center,” tuturnya.

Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan, dan polisi sangat menghargai dukungan tersebut.

Kendaraan pertama yang diamankan adalah Mitsubishi Cold, dikendarai RP, pria 22 tahun. Mobil ini mengangkut 13 dus miras, berisi total 156 botol.

“Dari kendaraan itu, kami mengamankan 13 dus miras,” kata AKP Hartono menjelaskan hasil penangkapan.

Informasi menyebutkan bahwa ratusan botol miras dari mobil ini direncanakan untuk diedarkan di wilayah Indihiang.

BACA JUGA: Pj Bupati Ciamis Tebar 40.000 Benih Ikan di Situ Golempang

“Kami langsung bergerak berdasarkan informasi dan berhasil mengamankan ratusan botol miras,” tambahnya.

Selain Mitsubishi Cold, polisi juga mengamankan minibus Datsun yang mengangkut 7 dus atau 84 botol miras. “Dari dalam mobil itu ditemukan 7 dus miras berbagai merek,” ungkapnya.

AKP Hartono menjelaskan bahwa kegiatan Operasi Mantap Praja bertujuan menciptakan situasi keamanan menjelang Pilkada.

Pj Bupati Ciamis Tebar 40.000 Benih Ikan di Situ Golempang

infopopriangan.com, BERITA DAERAH. Pj Bupati Ciamis, Engkus Sutisna, bersama jajaran pemerintah daerah, melakukan Saba Desa di Desa Wangunjaya, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini bertujuan mendekatkan pemerintah kepada masyarakat dan mendukung program ketahanan pangan yang sedang dilaksanakan di daerah tersebut. Hal ini menjadi wujud perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga.

Salah satu momen penting dalam acara ini adalah penebaran 40.000 benih ikan di Situ Golempang.

“Kami berharap penebaran benih ikan ini dapat membantu mengembangkan sumber daya perikanan dan menciptakan lumbung pangan bagi masyarakat,” kata Engkus.

Acara ini bertepatan dengan tradisi lokal, ‘Ngamumule Sumber Cai Situ Masyarakat Adat Golempang yang mencerminkan komitmen warga dalam menjaga lingkungan mereka.

Dalam sambutannya, Pj Bupati menekankan pentingnya menjaga kelestarian ikan yang ditebar. “Melalui restocking ini, kami berharap masyarakat di sekitar Situ Golempang dapat bersama-sama menjaga kelestarian ikan yang telah ditebar dan membiarkannya berkembang biak,” ujarnya.

Engkus juga mengungkapkan potensi kawasan tersebut sebagai situs budaya dan pariwisata yang dapat menarik perhatian pengunjung.

Kepala Dinas Perikanan Ciamis, Dr. Giyatno, melaporkan bahwa penebaran 40.000 benih ikan dengan total berat 200 kilogram merupakan langkah strategis untuk menjaga ekosistem.

Giyatno juga menjelaskan bahwa penanaman benih bertujuan meningkatkan populasi ikan dan hasil perikanan. “Dengan penanaman ini, diharapkan hasil perikanan meningkat dan menciptakan lumbung pangan bagi masyarakat,” jelasnya.

Pj Bupati dan jajaran pemerintah berharap warga teringat akan pentingnya melestarikan alam. Engkus Sutisna juga berharap agar agenda serupa dapat dilaksanakan setiap tahun.

“Ini adalah bagian dari upaya melestarikan adat dan budaya lokal,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat mendapatkan manfaat dari penebaran ikan dan lebih peduli terhadap lingkungan. Keterlibatan masyarakat dalam pelestarian sangat penting untuk menciptakan ekosistem yang seimbang dan berkelanjutan.

“Kami ingin menciptakan kesejahteraan dan keberlanjutan bagi masyarakat di sekitar Situ Golempang,” kata Engkus, l

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan ada peningkatan kualitas hidup masyarakat Ciamis secara keseluruhan. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk memupuk kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan dan sumber daya alam.

“Semoga tradisi ini terus dilestarikan dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

Situ Golempang untuk Pengembangan Potensi Lokal

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Bupati Ciamis, H. Engkus Sutisna, meresmikan Situ Golempang yang terletak di Desa Wangun Jaya, Kecamatan Cisaga, pada Jumat, 4 Oktober 2024.

Acara peresmian ini bertujuan untuk mengembangkan potensi sumber daya alam dan budaya di wilayah tersebut, sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati keindahan alam sekitarnya.

Situ Golempang diharapkan dapat menjadi titik tolak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta melestarikan lingkungan.

Dalam sambutannya, Engkus menyatakan bahwa acara ini adalah langkah awal untuk membangkitkan kembali potensi wisata di daerah tersebut, sehingga masyarakat dapat lebih menghargai dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Ciamis menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan Situ Golempang untuk generasi mendatang. Ia mengatakan,

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlanjutan sumber daya alam ini. Dengan pemeliharaan yang baik, akan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat, sehingga generasi mendatang juga bisa menikmati sumber daya tersebut,” kata Engkus.

Engkus juga meminta agar perangkat daerah dan masyarakat setempat bersinergi dalam mendukung pengembangan potensi yang ada, sambil memastikan bahwa tradisi dan budaya lokal tetap hidup.

Lebih jauh, Engkus menyoroti bahwa program pengembangan Situ Golempang sejalan dengan upaya pemerintah Kabupaten Ciamis dalam meningkatkan ketahanan pangan.

“Situ Golempang tidak hanya berfungsi sebagai penampungan air, tetapi juga sebagai lokasi wisata,” jelasnya.

Dalam konteks ini, penataan Situ Golempang tidak hanya dianggap sebagai sebuah proyek satu kali, tetapi harus berlanjut setiap tahun dengan keterlibatan semua pihak. Engkus menggarisbawahi pentingnya penataan yang berkelanjutan agar tempat ini bisa menjadi destinasi wisata budaya yang menarik bagi pengunjung dari luar daerah.

Engkus juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan Situ Golempang. Ia berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk memastikan keberhasilan proyek ini.

“Jadikan Situ Golempang sebagai contoh keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, demi menjaga lingkungan dan budaya bersama,” katanya.

Harapan ini menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat sangat krusial dalam menjaga dan mengembangkan potensi sumber daya alam yang ada di Ciamis.

BACA JUGA: IPB University dan PLN Luncurkan Program Biocofiring

Kedepannya, Engkus berharap Situ Golempang akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat.

Ia menyatakan kesediaannya untuk menerima kabar mengenai perkembangan Situ Golempang ke depan,

“Saya menunggu kabar tentang perkembangan ke depan,” pungkasnya.

Saya berharap dengan dukungan semua pihak, Situ Golempang tidak hanya menjadi sumber daya alam yang bermanfaat, tetapi juga menjadi ikon wisata yang menarik dan berkelanjutan di Kabupaten Ciamis.

IPB University dan PLN Luncurkan Program Biocofiring

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH.
Dalam upaya mendukung transisi menuju energi bersih dan ramah lingkungan, IPB University telah menjalin kerjasama dengan PLN Group melalui peluncuran Program Biocofiring.

Inisiatif ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara dengan memanfaatkan biomassa dari tanaman gamal dan kaliandra.

Menurut Dr. Soni Trison, Tenaga Ahli Perhutanan Sosial di IPB, program ini tidak hanya akan mendukung penggunaan energi yang lebih bersih tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat lokal.

Ia menegaskan, kolaborasi ini adalah langkah penting yang melibatkan berbagai pihak, termasuk PLN Group dan masyarakat setempat.

Program ini ditujukan khusus untuk PLTU Adipala di Cilacap, di mana sejumlah lahan milik masyarakat akan digunakan untuk penanaman tanaman tersebut dalam skema hutan rakyat.

Dengan memanfaatkan sumber daya lokal, diharapkan program ini dapat mengoptimalkan produksi energi dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Dalam konteks implementasi Program Biocofiring, penggunaan ranting pohon gamal dan kaliandra sebagai bahan bakar diharapkan mampu mengurangi penggunaan batu bara secara signifikan.

Dr. Soni juga menambahkan bahwa daun gamal dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sedangkan kotoran ternak dapat diolah menjadi kompos untuk memperbaiki kesuburan tanah.

“Model pertanian dan peternakan ini akan mendukung siklus biocofiring,” ungkapnya.

Masyarakat setempat, yang terlibat dalam proyek ini, diberi kesempatan untuk menjual ranting gamal kepada PLN, yang akan digunakan sebagai sumber energi alternatif.

Selain itu, inisiatif ini memberikan peluang bagi masyarakat untuk terlibat dalam praktik pertanian berkelanjutan yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Melalui kerjasama ini, PLN berupaya untuk memperkuat ketahanan energi dengan memanfaatkan sumber daya lokal, yang pada gilirannya dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Dalam mendukung keberhasilan program ini, IPB University bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), yang berkontribusi dengan menyumbangkan ternak kambing senilai Rp 30 juta.

Sumbangan ini dialokasikan untuk tiga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di lokasi proyek biocofiring. Dengan adanya ternak kambing, Dr. Soni menjelaskan, kotoran kambing tersebut dapat diolah menjadi kompos, sedangkan daunnya bisa dimanfaatkan sebagai pakan.

“Kami berharap sumbangan ini akan berkontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Program ini tidak hanya menciptakan sinergi antara sektor energi, pertanian, dan peternakan, tetapi juga menciptakan model yang dapat ditiru di daerah lain di Indonesia. Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan dapat tercipta ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan keberlanjutan lingkungan.

Harapan besar disematkan pada Program Biocofiring sebagai contoh model sukses dalam penerapan energi berkelanjutan di Indonesia.

Dr. Soni menyatakan bahwa program ini diharapkan tidak hanya mampu memproduksi energi yang lebih bersih tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat.

“Dengan dukungan bersama, kami optimis bahwa program ini dapat menjadi contoh bagi inisiatif serupa di seluruh Indonesia,” tuturnya.

BACA JUGA: Gebyar Dirgantara: Meriahkan HUT ke-79 TNI di Tasikmalaya

Dalam jangka panjang, diharapkan bahwa program ini akan menginspirasi lebih banyak kolaborasi antara institusi pendidikan, perusahaan energi, dan masyarakat untuk menciptakan solusi yang lebih berkelanjutan.

Dengan pendekatan yang integratif, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan secara signifikan melalui pengembangan energi yang ramah lingkungan. (AW/lintaspriangan.com)

Gebyar Dirgantara: Meriahkan HUT ke-79 TNI di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Lanud Wiriadinata menggelar Gebyar Dirgantara pada 6 Oktober 2024 untuk memperingati HUT ke-79 TNI dan Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-23. Acara ini menarik perhatian berbagai kalangan, memperkuat hubungan TNI AU dengan masyarakat.

Pembukaan acara dipenuhi beragam agenda hiburan dan edukasi. Jambore Aero Sport (JAS) menjadi daya tarik utama dengan pertunjukan udara menakjubkan. Pengunjung menikmati airshow paramotor, trike, dan pesawat TNI AU. “Kami ingin memberikan pengalaman mendidik sekaligus menghibur,” jelas Komandan Lanud Wiriadinata.

Seorang pengunjung, Rina, sangat antusias melihat pertunjukan udara tersebut. “Ini pengalaman yang tidak bisa saya lupakan!” ujarnya. Joy flight oleh Bandung Flying Club memberi kesempatan merasakan terbang, menambah kesan mendalam bagi pengunjung yang ingin merasakan pengalaman unik.

Acara ini juga mengangkat isu ketahanan pangan melalui peluncuran proyek peternakan domba. “Proyek ini bertujuan memperkenalkan teknik beternak berkelanjutan,” ujar salah satu petugas. Penaburan bibit ikan air tawar dilakukan sebagai langkah konkret mendukung pelestarian lingkungan dan keberlanjutan.

Kegiatan seni budaya juga menjadi sorotan utama dalam acara ini. Pasanggiri Jaipong Danlanud Cup 2024 melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan. “Kami berharap generasi muda semakin mencintai seni dan budaya lokal,” kata ketua panitia kompetisi.

Kebersamaan menjadi aspek penting dalam Gebyar Dirgantara. Silaturahmi Nasional Subuhan Bikers mempertemukan komunitas biker dari seluruh Indonesia.

“Kami ingin mempererat ukhuwah Islamiyah,” ujar perwakilan komunitas. Momen ini menciptakan interaksi antar generasi dengan jaringan yang lebih kuat.

BACA JUGA: Ahmad Syaikhu Tegaskan Tidak Ada Masalah dengan Anies Baswedan di Deklarasi Relasih

Dengan beragam kegiatan, Gebyar Dirgantara menjadi perayaan bermakna bagi masyarakat. “Acara ini bukan sekadar hiburan, tetapi sarana memperkuat patriotisme,” ungkap salah satu pengunjung.

Harapannya, Gebyar Dirgantara menciptakan sinergi positif antara TNI dan masyarakat. Ini adalah langkah nyata menuju masa depan lebih baik, berlandaskan kemandirian, solidaritas, dan rasa cinta terhadap tanah air. Acara ini menjadi simbol kebersamaan yang kuat di tengah masyarakat. (AW/lintaspriangan.com)

Try Out CPNS bersama Ivan Dicksan Diserbu Ribuan Peserta

0

lintaspriangan.com, advertorial. Try Out CPNS yang disponsori oleh Dr. H. Ivan Dicksan, salah seorang Calon Wali Kota Tasikmalaya, diserbu ribuan peserta. Try out tes CPNS yang digelar secara online tersebut berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 1 sampai hari ini, 4 Oktober 2024.

“Sampai siang ini (04/10), masih ada pendaftar. Kalau tidak kita batasi, bisa lebih dari 2000 peserta,” terang salah seorang panitia, Ai Indra Lesmana, S.E., M.Si.

Menurut Indra, total pendaftar yang sudah diberi akun mencapai 1318 orang. Sebagian besar dibuatkan grup whatsapp, sebagian lagi adalah para peserta bimbingan Tes CPNS yang sudah berinteraksi sejak jauh-jauh hari. Berdasarkan data yang ada, sekitar 87% dari jumlah tersebut tercatat sebagai warga Kota Tasikmalaya.

“Tidak 100% Kota Tasikmalaya. Sisanya agak sulit ditahan, terutama dari daerah-daerah yang berbatasan dengan Kota Tasikmalaya. Ada juga orang Kota Tasikmalaya tapi domisilinya sudah pindah, misal ada yang dari Badung, Bali. Dia dulunya warga Kota Tasikmalaya, tapi sudah dua tahun ini menetap di Bali. Ya kita layani juga. Kalau dibuka, nggak ada batasan wilayah, dari Priangan Timur saja bukan mustahil lebih dari 5.000,” tambah Indra.

Sekitar 1300-an peserta Try Out bersama H. Ivan Dicksan sudah mulai mengerjakan soal sejak tanggal 1 Oktober. Setiap orang, untuk awalnya diberi kesempatan satu kali mengerjakan. Mereka bebas mengerjakan di hari apapun, asal dalam rentang tanggal 1-4 Oktober 2024. Sistem dan mekanisme try out nya sudah menggunakan aplikasi CAT, dengan fitur yang relatif sama dengan tes aslinya. Kalau semua sudah mengerjakan, soal try out dapat dibuka kembali, dan dikerjakan berulang-ulang.

“Try out ini gratis, didukung oleh H. Ivan Dicksan. Dan selain gratis, nanti juga H. Ivan akan memberikan hadiah untuk 10 peraih skor tertinggi, tapi khusus warga Kota Tasikmalaya,” terang Indra.

Banyak manfaat dari try out, sebagaimana dipaparkan oleh H. Ivan Dicksan alam video yang diputar saat pembukaan try out, antara lain: peserta tes akan lebih mengenal jenis soal tes CPNS, lebih mengenal sistem CAT yang digunakan oleh BKN, dan yang lebih bermanfaat, setelah try out juga akan ada pembahasan langsung dari mentor.

Yani, salah seorang warga Nagarasari yang menjadi peserta Try Out CPNS bersama H. Ivan Dicksan mengaku sangat bergembira karena bisa berlatih sebelum menghadapi tes sebenarnya.

“Alhamdulillah, kita bisa berlatih dan lebih mendalami soal-soal tes CPNS. Hatur nuhun Pa Haji Ivan,” ujar Yani.

Hal senada juga disampaikan oleh Hendi, peserta try out yang tinggal di Purbaratu. Menurut Hendi, adanya try out ini menunjukkan Pa H. Ivan peka terhadap kebutuhan warganya.

“Keren, terima kasih Pak Ivan. Beliau faham yang sedang dibutuhkan sebagian warganya saat ini apa. Dan kami sangat mengapresiasi, ketika di video Pa Ivan bilang, semoga semua formasi CPNS Kota Tasikmalaya dapat terisi oleh putra daerah Kota Tasikmalaya. Semoga Pak Ivan suskes jadi Wali Kota Tasikmalaya, agar program-program nyata yang dibutuhkan warga seperti try out ini semakin sering dilaksanakan,” tukas Hendi.

Ahmad Syaikhu Tegaskan Tidak Ada Masalah dengan Anies Baswedan di Deklarasi Relasih

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu, menghadiri Deklarasi Relasih (Relawan Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie) pada Kamis, 3 Oktober 2024.

Dalam acara tersebut, Syaikhu menegaskan bahwa tidak ada masalah antara dirinya dan Anies Rasyid Baswedan. Ia merasa bahwa sering kali muncul kesalahpahaman yang menyebabkan anggapan bahwa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berusaha menjegal Anies.

“Saya kira, saya dengan Pak Anies tidak ada masalah. Seringkali yang ada hanya kesalahpahaman, seolah-olah PKS menjegal Pak Anies. Itu sesuatu yang tidak benar,” kata Syaikhu.

Ia juga menjelaskan bahwa sejak awal, dirinya memberikan dukungan kepada Anies dalam pencalonan.

Langkah pertama yang diambilnya kata Syaikhu adalah memberikan Surat Keputusan (SK) kepada Anies dan Sohibul Iman.

“Yang pertama saya SK-kan adalah Pak Anies dan Pak Sohibul Iman. Jadi, menjegalnya di mana? Kita yang berjuang mencari dan melengkapi empat kursi lainnya,” terangnya.

Ia mengakui bahwa meskipun telah berusaha keras, hingga tenggat waktu yang ditentukan, mereka tidak berhasil memenuhi jumlah kursi yang diperlukan untuk pencalonan.

Syaikhu juga menjelaskan bahwa, dengan situasi tersebut, PKS terpaksa mengambil opsi lain dalam pencalonan di Pilgub DKI.

“Ketika ini dipahamkan kepada masyarakat bahwa PKS sudah berjuang untuk mengusung Pak Anies di Pilgub DKI, tetapi hasilnya tidak memungkinkan untuk lanjut ke proses pencalonan,” tambahnya.

Syaikhu juga menyatakan rasa syukurnya karena banyak relawan Anies Baswedan yang telah memahami situasi ini.

“Makanya, saya juga bersyukur banyak relawan Anies yang sudah memahami bahwa PKS tidak pernah menjegal Pak Anies di DKI, sehingga mereka mau berjuang bersama PKS di Jawa Barat,” pungkasnya.

BACA JUGA: Menyingkap Tabir Korupsi: DPRD Kota Banjar Dalam Sorotan Hukum

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik dan terbuka antara semua pihak. Syaikhu mengajak semua relawan untuk bersatu dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat dan mewujudkan perubahan yang diharapkan di Jawa Barat.

Dengan optimisme yang tinggi, Syaikhu yakin bahwa dukungan untuk pencalonannya akan semakin menguat seiring dengan penjelasan yang jelas mengenai posisi PKS.

Menyingkap Tabir Korupsi: DPRD Kota Banjar Dalam Sorotan Hukum

infopriangan.com, BERITA DAERAH. Dugaan korupsi yang beredar di lingkungan DPRD Kota Banjar akhirnya menemui titik terang. Kejaksaan Negeri Kota Banjar secara resmi mengumumkan bahwa pada tanggal 26 September 2024, mereka telah meningkatkan status penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan tunjangan perumahan dan transportasi di Sekretariat DPRD Kota Banjar.

Pihak kejaksaan mengkonfirmasi bahwa status tersebut telah beralih dari penyelidikan ke penyidikan.

Sri Haryanto, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar, menjelaskan bahwa tim penyelidik telah melakukan serangkaian investigasi selama 28 hari sejak awal Agustus 2024.

“Kami telah melakukan penyelidikan yang mendalam untuk menemukan bukti-bukti yang diperlukan. Peningkatan status ini didasarkan pada dua Surat Perintah Penyelidikan, yaitu PRINT-449/M.2.32/Fd/08/2024 tertanggal 6 Agustus 2024 dan PRINT-495/M.2.32/Fd/08/2024 tertanggal 22 Agustus 2024,” kata Sri

Dalam proses penyelidikan,Sri mengatakan kejaksaan telah meminta keterangan dari 26 orang yang dianggap mengetahui peristiwa hukum yang terjadi.

Sri Haryanto juga menambahkan bahwa mereka juga melakukan analisis terhadap berbagai dokumen terkait.

“Berdasarkan hasil ekspose, kami menemukan indikasi kuat adanya perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi,” katanya

Sementara itu, Gede Maulana, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, menegaskan bahwa dugaan tindak pidana korupsi ini berpotensi menyebabkan kerugian keuangan negara.

“Kami mendapati bukti-bukti yang cukup untuk menyimpulkan bahwa telah terjadi pelanggaran yang serius,” ujarnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar juga menekankan pentingnya melanjutkan proses penyidikan.

“Dengan peningkatan status perkara ke tahap penyidikan, tim kami akan terus mengumpulkan bukti-bukti tambahan. Bukti-bukti tersebut diharapkan dapat memperjelas tindak pidana yang terjadi serta menemukan dan menetapkan tersangka,” ujarnya.

Sri Haryanto juga  meminta kepada masyarakat untuk bersabar dan memberikan dukungan terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Ia menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Kami ingin agar semua pihak memahami bahwa kami berkomitmen untuk mengungkap kasus ini dengan terang benderang,” katanya.

Selain itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi dan  berjanji akan memastikan bahwa pengelolaan anggaran negara berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari praktik korupsi, terutama dalam penggunaan anggaran publik,” ujarnya.

BACA JUGA: Tiga Dosa Besar Pendidikan: Membangun Kesadaran Siswa Melawan Kekerasan, Perundungan, dan Intoleransi

Kasus dugaan korupsi di Kota Banjar kini menjadi perhatian publik yang luas. Banyak pihak berharap agar kasus ini dapat diselesaikan dengan tuntas, mengingat pentingnya pengelolaan keuangan negara yang bersih dan bertanggung jawab.

Penggunaan anggaran publik yang baik dan transparan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperbaiki citra pemerintah daerah. Selain itu masyarakat diharapkan dapat terus memberikan dukungan terhadap upaya penegakan hukum.

Tiga Dosa Besar Pendidikan: Membangun Kesadaran Siswa Melawan Kekerasan, Perundungan, dan Intoleransi

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh (UNIGAL) baru-baru ini mengadakan sosialisasi bertema “Tiga Dosa Besar Pendidikan” di MI Totokan, Desa Bojongmalang, Kecamatan Cimaragas.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, (03/10/2024) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai kekerasan seksual, perundungan (bullying), dan intoleransi.

Para mahasiswa KKN menyampaikan materi dengan cara yang interaktif. Mereka menggunakan berbagai media, seperti video pendek dan gambar, untuk menjelaskan pentingnya pencegahan kekerasan seksual.

Dalam sebuah diskusi kelompok, mahasiswa juga menjelaskan bahwa saling menghormati tanpa melakukan perundungan sangatlah krusial.

Salah seorang mahasiswa, Rini, menyatakan bahwa sosialisasi ini sangat penting. Karena dengan pemahaman yang baik, anak-anak bisa tumbuh menjadi individu yang menghargai orang lain dan menghindari perilaku merugikan.

Selama sosialisasi, mahasiswa KKN memberikan simulasi situasi nyata yang mungkin dihadapi siswa sehari-hari. Mereka mengajarkan cara menghadapi tindakan perundungan di sekolah dan menjelaskan langkah-langkah yang harus diambil jika terdapat tanda-tanda pelecehan seksual.

“Para siswa didorong untuk berani melaporkan jika mereka atau teman-teman mereka mengalami situasi yang tidak aman kepada guru atau orang dewasa yang mereka percayai,” kata Rini.

Kepala Sekolah MI Totokan, Hasanah, sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran siswa. Hasanah mengatakan,

“Saya berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat lebih waspada dan bijak dalam bersikap terhadap sesama serta menjauhkan diri dari perilaku negatif yang dapat merugikan masa depan mereka,” ungka Rini.

Sebagai tambahan, mahasiswa KKN memberikan buku panduan sederhana yang dapat dibawa pulang oleh siswa. Buku ini berfungsi sebagai pengingat dan panduan untuk menjaga diri dari bahaya tiga dosa besar pendidikan.

“Buku ini akan membantu siswa untuk selalu ingat akan pentingnya menghindari perilaku yang merugikan,” kata Rini.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi tanya jawab yang sangat aktif. Pada kesempatan tersebut terlihat para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam memahami materi yang disampaikan. Beberapa siswa mengajukan pertanyaan yang relevan, menandakan bahwa mereka tidak hanya mendengarkan tetapi juga ingin tahu lebih banyak.

BACA JUGA: Viman Alfarizi Ramadhan Hadiri Safari “Viman Ngiring Ngaos” di Tasikmalaya

Rini berharap, siswa di MI Totokan akan lebih peka terhadap lingkungan sosial mereka. Mahasiswa KKN UNIGAL berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan yang bebas dari kekerasan, perundungan, dan intoleransi.

“Dengan edukasi yang tepat, generasi mendatang diharapkan akan menjadi individu yang lebih sadar, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi dengan sesama,” pungkasnya.

Viman Alfarizi Ramadhan Hadiri Safari “Viman Ngiring Ngaos” di Tasikmalaya

lintaspriangan com, BERITA DAERAH. Calon Walikota Tasikmalaya nomor urut 4, Viman Alfarizi Ramadhan, melakukan kunjungan ke Masjid Jami Azzahra di Jl. Cipicung, Kelurahan Tugujaya, pada 2 Oktober 2024.

Kunjungan ini merupakan bagian dari safari “Viman Ngiring Ngaos”, sebuah inisiatif untuk mendengarkan dan memahami permasalahan masyarakat secara langsung.

Dalam acara tersebut, Viman diundang oleh pengurus DKM masjid Azzahra untuk mengikuti pengajian rutin bersama ibu-ibu di wilayah tersebut. Kehadirannya disambut hangat oleh warga, yang terlihat antusias menyambut kehadiran calon walikota tersebut.

Acara ini juga dihadiri oleh pengurus DKM, RT, dan RW setempat, yang memberikan kesempatan bagi Viman untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Dalam penyampaian materinya, ia mengajak para jemaah untuk berdiskusi tentang berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pendidikan dasar dan kenakalan remaja.

Viman menjelaskan bahwa “Ngiring Ngaos” bertujuan untuk mengidentifikasi dan menangani masalah-masalah mental yang ada di Kota Tasikmalaya.

“Kami harus fokus pada penyelesaian yang holistik. Isu remaja perlu ditangani dari akar masalah, yang sering kali bersumber dari lingkungan rumah tangga,” katanya

Ia mengatakan betapa pentingnya peran ibu dalam membentuk karakter anak. “Perempuan dan ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Menurutnya, pembentukan mental yang baik harus dimulai sejak usia dini, terutama pada rentang usia 0 hingga 6 tahun. Ia menjelaskan bahwa 80% masalah yang muncul pada remaja, seperti kenakalan dan isu orientasi seksual, sering kali berakar dari pengalaman traumatis di masa kecil.

Viman juga menggarisbawahi pentingnya memenuhi tiga hak dasar anak: hak mendapatkan kasih sayang, hak untuk pendidikan yang layak, dan hak untuk didengarkan.

“Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang dan perhatian memiliki peluang lebih besar untuk berkembang secara sehat,” ujarnya

Dengan memastikan hak-hak ini terpenuhi, Viman berharap anak-anak dapat tumbuh dengan baik, sehingga risiko masalah di kemudian hari dapat diminimalkan.

Antusiasme jemaah terlihat jelas saat mereka aktif mengajukan pertanyaan mengenai langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasi isu-isu yang ada di komunitas mereka. Viman merespons pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan penuh semangat, menawarkan berbagai solusi yang praktis dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Safari “Viman Ngiring Ngaos” ini diharapkan menjadi lebih dari sekadar dialog, melainkan sebagai langkah awal untuk membangun kolaborasi antara masyarakat dan calon pemimpin.

Dalam pernyataannya, Viman mengungkapkan komitmennya untuk menciptakan program-program yang lebih relevan dan berdampak.

BACA JUGA: Kunjungan Edukatif Siswa SMA BPK Penabur ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Banjar

Kehadirannya di pengajian rutin ini menunjukkan keseriusannya untuk mendengarkan suara rakyat serta berupaya menangani masalah-masalah mendasar yang dihadapi masyarakat Kota Tasikmalaya.

Melalui pendekatan yang inklusif dan berfokus pada keluarga, Viman bertekad untuk berkontribusi pada perbaikan kualitas pendidikan dan pengembangan mental remaja di daerah tersebut. (AW/lintaspriangan.com)

Kunjungan Edukatif Siswa SMA BPK Penabur ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Banjar

lintaspiangan.com, BERITA DAERAH. Rombongan siswa dari SMA BPK Penabur melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjar. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), bertujuan untuk membangun karakter siswa melalui pendekatan berbasis proyek yang menekankan nilai-nilai Pancasila

Sebelum berkeliling, siswa mendapatkan penjelasan dari Kepala Lapas, Amico Balalembang. Ia menguraikan berbagai aspek mengenai situasi dan kondisi di dalam Lapas, termasuk tantangan yang dihadapi dalam proses pembinaan warga binaan.

Siswa juga diajak untuk mengunjungi berbagai fasilitas yang ada, seperti blok hunian, dapur, ruang kerja kemandirian, klinik pratama, dan ruang kantor. Sehingga mereka dapat melihat secara langsung bagaimana kehidupan sehari-hari warga binaan.

Amico mengungkapkan harapannya bahwa kunjungan ini bisa membuka wawasan generasi muda mengenai pentingnya empati dan tanggung jawab sosial. Rabu, (02/10/2024).

“Kunjungan ini menjadi sarana edukasi yang berharga untuk menanamkan rasa empati kepada siswa. Kami sangat mendukung program P5 ini,” katanya.

Sementara guru pembimbing, Armiana BR Sitepu, menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tujuan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

“Kegiatan seperti ini dapat membantu siswa memahami pentingnya gotong royong, empati, dan tanggung jawab sosial sebagai bagian dari nilai-nilai Pancasila. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal bagi mereka dalam berinteraksi di masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA: Petani Purwajaya Berhasil Panen Padi di Musim Kemarau

Suasana selama kunjungan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Para siswa menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi dan aktif berpartisipasi dalam diskusi. Mereka juga menggali berbagai informasi serta sudut pandang dari narasumber, yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mereka akan kompleksitas kehidupan sosial dan tantangan yang dihadapi oleh individu dalam sistem hukum.

Setelah kembali, siswa diharapkan membawa pelajaran berharga dari pengalaman tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru tetapi juga memperkuat karakter dan kepedulian sosial di kalangan mereka.

Petani Purwajaya Berhasil Panen Padi di Musim Kemarau

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Meskipun dilanda kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan, para petani di wilayah Desa Purwajaya , Kecamatan Purwadadi, berhasil memanen padi secara normal dari sawah yang digarapnya. 

Kepala Desa Purwajaya mengatakan, petani yang sekarang sedang panen adalah mereka yang sawahnya dekat dengan salah satu sungai kecil.

Sanen menyebutkan, para petani yang sedang panen padi di Desa Purwajaya, yang sawahnya dekat dengan sungai kecil ini ada sekitar 365 hektar.

“Alhamdulilah padi yang dipanen para petani cukup bagus, dengan hasil normal, 1 hektarnya bisa menghasilkan padi 6 ton,” ungkapnya.

Sanen mengatakan, para petani di Purwajaya lebih memilih menanam padi, meski kesulitan mendapatkan air. Karena padi menjadi komoditas yang lebih mudah dijual.

Sanen menambahkan, keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari arahan dan bimbingan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Purwadadi, yang selalu membina kelompok dan petani di desanya.

Selain menggunakan pola penanaman serempak, Sanen juga menjelaskan petani di wilayahnya menggunakan bibit padi Inpari dan Cakra Buana. Bibit padi ini selain adaptif di lahan kering, varietas ini juga dapat dibudidayakan di lahan sawah tadah hujan dengan sistem pengairan yang terbatas.

BACA JUGA: SMPN 1 Ciamis Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri Tingkat Nasional

“Diharapkan selain dapat meningkatkan produktivitas di lahan kering, Infari dan Cakra Buana dapat memenuhi kebutuhan gizi, dengan menggunakan varietas yang secara genetik mampu menghasilkan kadungan zinc dan protein tinggi sesuai dengan tingkat yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Keberhasilan panen di Desa Purwajaya ini menunjukkan bahwa wilayah Kecamatan Purwadadi para petaninya atau masyarakatnya bisa menjaga ketahanan pangan di musim kemarau, dan ini juga membuktikan para petani luar biasa semangatnya. (Redaksi/lintaspriangan.com)

SMPN 1 Ciamis Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri Tingkat Nasional

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Ciamis, yang dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Ciamis, baru-baru ini meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri Tingkat Nasional.

Penghargaan tersebut diserahkan pada tanggal 2 Oktober 2024 oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Raihan prestasi ini menjadi langkah penting bagi sekolah dalam upaya menciptakan lingkungan yang ramah.

Kepala Sekolah SMPN 1 Ciamis, Asep Surur Mulyadi, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas usaha yang telah dilakukan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkelanjutan.

“Penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri yang kami terima adalah bukti komitmen kami untuk menjadi Sekolah Ramah Lingkungan,” kata Asep.

Asep juga mengatakan, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerjasama seluruh warga sekolah, termasuk pendidik, tenaga kependidikan, komite sekolah, siswa, dan orang tua.

Proses menuju pengakuan sebagai “Sekolah Adiwiyata Mandiri” melibatkan berbagai inisiatif, seperti program pendidikan lingkungan, kegiatan penghijauan, dan kampanye kebersihan.

Asep juga menjelaskan bahwa SMPN 1 Ciamis aktif melibatkan siswa dalam kegiatan yang mendukung kesadaran lingkungan, termasuk penanaman pohon dan pengelolaan sampah.

“Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga mengajarkan siswa nilai-nilai tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam,” tambahnya.

Asep menekankan bahwa penghargaan ini adalah sebuah tanggung jawab yang harus dijaga dan dipertahankan. “Dengan diraihnya penghargaan ini, seluruh warga sekolah dapat lebih termotivasi untuk terus berkarya demi masa depan yang lebih baik,” kata Asep.

Asep juga mengajak semua pihak untuk bersinergi menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keindahan lingkungan sekolah.

BACA JUGA: P3I Dukung Yanto-KH Aminuddin Kembalikan Marwah Kota Santri

Melalui pencapaian yang diraih SMPN 1 Ciamis dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Indonesia dalam menerapkan prinsip-prinsip ramah lingkungan.

“Penghargaan Adiwiyata Mandiri diharapkan tidak hanya menjadi tujuan akhir, tetapi juga pemicu semangat untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas lingkungan belajar,” ungkap Asep.

Asep berharap generasi muda yang dihasilkan dari SMPN 1 Ciamis lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan, membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.

P3I Dukung Yanto-KH Aminuddin Kembalikan Marwah Kota Santri

0

Lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Perempuan Pejuang Perubahan Indonesia (P3I), yang sebelumnya aktif sebagai relawan dalam pemenangan Anis Baswedan dan Muhaimin Iskandar pada pemilihan presiden lalu, kini mengalihkan fokus dukungannya.

Organisasi relawan yang berbasis perempuan ini secara resmi menyatakan dukungan kepada pasangan calon Wali dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Yanto Aprianto dan KH Aminuddin, yang diusung dengan nomor urut 5 dalam Pemilihan Kepala Daerah.

Yoesrina, Ketua Umum P3I, menjelaskan bahwa keputusan untuk mendukung pasangan Yakin ini merupakan langkah strategis.

“Kita merupakan mantan relawan dari Koalisi Perubahan. PKB ini ada di Koalisi Perubahan, dan sekarang kami memiliki kewajiban untuk meneruskan dukungan dan memenangkan pasangan Yakin ini,” ungkapnya.

Hal ini menunjukkan komitmen P3I untuk tetap aktif dalam politik lokal, demi memastikan visi dan misi mereka terwujud.

Yoesrina juga menyoroti keunggulan pasangan Yanto-KH Aminuddin yang dianggap sebagai kombinasi ideal antara ahli hukum dan ulama.

“Pasangan ini memiliki kompetensi yang saling melengkapi. Dalam konteks Kota Tasikmalaya, ini sangat penting untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi,” lanjutnya.

Ia percaya bahwa latar belakang Yanto sebagai seorang praktisi hukum dan KH Aminuddin sebagai seorang ulama akan menciptakan sinergi yang kuat dalam kepemimpinan.

Dalam pandangannya, Kota Tasikmalaya saat ini menghadapi berbagai isu yang memerlukan perhatian serius.

“Kita lihat ada masalah seperti Genk Moror, peredaran miras, dan perkembangan LGBT yang cukup mengkhawatirkan. Situasi ini perlu ditangani dengan bijaksana dan penuh kepekaan sosial,” kata Yoesrina.

Ia berharap kepemimpinan yang dipimpin oleh sosok ulama seperti KH Aminuddin dapat mengembalikan marwah Kota Tasikmalaya sebagai Kota Santri, tempat yang dikenal dengan nilai-nilai keislaman yang kental.

“Semoga dengan adanya pemimpin dari kalangan ulama, kita dapat membangun kembali identitas Kota Tasikmalaya sebagai Kota Santri yang penuh dengan nilai-nilai moral dan etika,” tambahnya.

BACA JUGA: Penertiban Knalpot Brong oleh Polsek Indihiang di Lingkungan Sekolah

P3I yakin bahwa dengan dukungan dari masyarakat, pasangan Yanto dan KH Aminuddin akan mampu membawa perubahan positif dan menjadikan Kota Tasikmalaya sebagai tempat yang lebih baik untuk semua warganya.

Dukungan ini juga menegaskan komitmen P3I untuk terus berperan dalam politik lokal demi mendorong perubahan yang diharapkan, serta menjaga nilai-nilai yang dipegang oleh masyarakat Tasikmalaya. (AW/lintaspriangan.com)

Penertiban Knalpot Brong oleh Polsek Indihiang di Lingkungan Sekolah

iintaspriangn.com, BERITA DAERAH. Jajaran Polsek Indihiang, Polres Tasikmalaya Kota, telah mengambil langkah proaktif untuk menanggulangi masalah penggunaan knalpot brong di kalangan pelajar.

Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Joko Sulistiono, melalui Kapolsek Indihiang, Kompol H Iwan, menekankan pentingnya penertiban ini dalam rangka mengurangi gangguan yang disebabkan oleh suara bising dari knalpot yang tidak standar.

“Kami ingin mengedukasi pelajar dan masyarakat mengenai dampak negatif dari penggunaan knalpot bising,” ungkapnya.

Kapolsek Iwan juga menyebutkan bahwa mereka bekerja sama dengan pihak sekolah untuk melakukan penertiban. Setiap kunjungan ke sekolah dilakukan dengan izin dari kepala sekolah, yang menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan ketertiban di lingkungan pendidikan.

“Edukasi ini penting agar siswa memahami peraturan lalu lintas dan potensi bahaya dari knalpot yang bising,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, anggota kepolisian memeriksa semua sepeda motor yang berada di area sekolah. Mereka tidak hanya mengawasi pelajar, tetapi juga memberikan arahan dan penjelasan mengenai pentingnya menggunakan knalpot standar.

“Apabila ditemukan kendaraan dengan knalpot bising, kami meminta pemiliknya untuk membongkar dan mengganti dengan knalpot yang sesuai,” jelas Kompol Iwan.

Upaya ini juga diharapkan dapat mengurangi keluhan masyarakat mengenai suara bising yang mengganggu ketentraman.

“Selama ini, kami sering menerima laporan dari warga tentang kebisingan yang disebabkan oleh knalpot sepeda motor. Kami ingin memastikan bahwa jalanan menjadi lebih aman dan nyaman untuk semua pengguna,” katanya.

Kapolsek juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebatas penertiban, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran akan keselamatan di jalan.

BACA JUGA: Pelantikan Hj. Ida Nurlaila Membawa Harapan Baru untuk Pangandaran

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, siswa dapat menjadi contoh yang baik di masyarakat dan turut berkontribusi dalam menjaga ketertiban lalu lintas,” ujarnya.

Dengan langkah-langkah yang diambil, diharapkan situasi di Kota Tasikmalaya dapat semakin kondusif, terutama dalam hal keamanan dan ketertiban berlalu lintas, khususnya bagi pengendara sepeda motor.

“Saya berharap  semua pihak berperan aktif dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di jalan raya,” pungkasnya.

Pelantikan Hj. Ida Nurlaila Membawa Harapan Baru untuk Pangandaran

Lintaspriangan. Com, BERITA DAERAH.
Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) baru saja berlangsung, termasuk Hj. Ida Nurlaila Wiradinata yang berasal dari Kabupaten Pangandaran. Pelantikan ini membawa angin segar dan harapan baru bagi masyarakat di daerah tersebut.

Hj. Ida Nurlaila Wiradinata mewakili daerah pemilihan (Dapil) Kuningan, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran. Setelah pelantikan, berbagai ucapan selamat membanjiri dirinya dari berbagai lapisan masyarakat. Salah satu di antaranya adalah H Diana Surman, seorang warga Kabupaten Pangandaran, yang mengungkapkan rasa bangganya.

“Dengan adanya Hj. Ida dan Kang Agun Gunandjar Sudarsa yang juga terpilih dari dapil yang sama, kami berharap Kabupaten Pangandaran semakin maju. Keduanya bisa memperjuangkan kebutuhan masyarakat dengan lebih baik di pusat,” ujarnya. Selasa, (01/10/2024).

Diana menambahkan bahwa kehadiran dua wakil rakyat ini menjadi harapan besar bagi masyarakat Pangandaran, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan.

“Kami bangga memiliki wakil yang bisa memperjuangkan aspirasi kami di DPR RI,” ungkapnya.

Ucapan selamat juga datang dari berbagai kalangan, termasuk pejabat dinas, tokoh masyarakat, dan para milenial.

Mereka semua berharap agar Hj. Ida dan Kang Agun dapat berkolaborasi untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.

Sekjen DPD Partai Golkar Kabupaten Pangandaran, Idad, juga memberikan ucapan selamat kepada Kang Agun Gunandjar Sudarsa. Ia menilai kepercayaan masyarakat yang diberikan kepada Agun, yang terpilih kembali sebagai anggota DPR RI, adalah bukti bahwa kinerjanya selama ini telah diakui.

BACA JUGA: Menteri AHY Dukung Ujian Terbuka Doktor Jonahar di IPB

“Kami berharap Kang Agun dapat terus memperjuangkan kemajuan Kabupaten Pangandaran, baik dalam pembangunan infrastruktur maupun dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Idad.

Pelantikan Hj. Ida dan Kang Agun menjadi momen penting bagi masyarakat Pangandaran. Harapan agar kedua wakil rakyat ini dapat bekerja secara maksimal dan memperhatikan kebutuhan serta aspirasi masyarakat semakin menguat. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan mereka bisa menghadirkan perubahan yang positif dan berkelanjutan bagi Kabupaten Pangandaran.

Menteri AHY Dukung Ujian Terbuka Doktor Jonahar di IPB

0

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), hadir dalam Ujian Terbuka Doktor Jonahar, Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR). Selasa, (30/09/2024).

“Kehadiran saya di sini merupakan bentuk dukungan untuk pengembangan kebijakan yang berbasis ilmu pengetahuan,” ujar Menteri AHY.

Dalam sambutannya, Menteri AHY menekankan pentingnya pemangku kebijakan untuk dekat dengan dunia akademis.

“Para pemangku kebijakan harus terhubung dengan sains dan ilmu pengetahuan. Kombinasi keduanya akan menghasilkan kebijakan berbasis data yang relevan untuk diterapkan di lapangan,” jelasnya.

Disertasi Jonahar berjudul “Analisis Pelaksanaan, Percepatan, dan Integrasi Land Value Capture dalam Sistem Pendaftaran Tanah di Indonesia”.

“Disertasi ini adalah upaya strategis untuk memastikan administrasi pertanahan dan tata ruang tidak hanya memenuhi target pendaftaran tanah, tetapi juga menciptakan nilai tambah secara ekonomi dan sosial,” kata Menteri AHY.

Ia berharap, tanah rakyat dan tanah negara harus memiliki nilai yang semakin tinggi.

Jonahar menjelaskan tujuan penelitiannya. “Kami ingin melengkapi data bidang tanah yang selama ini hanya terdiri dari data fisik dan yuridis,” ujarnya.

Ia berambisi untuk mengembangkan sistem data tanah yang lebih komprehensif.

“Nantinya, data tanah akan berbasis bidang dengan informasi yang mencakup data fiskal, spasial, dan nilai tanah. Dengan adanya data yang lengkap, kemakmuran rakyat diharapkan dapat terjamin,” tambahnya.

Sidang promosi doktor ini dipimpin oleh Dekan Sekolah Bisnis IPB, Noer Azam Achsani. “Kami sangat menghargai kehadiran Menteri AHY dan semua tamu undangan di acara ini,” katanya saat membuka sidang. Rektor IPB, Arif Satria, juga memberikan sambutan.

Acara ini dihadiri oleh beberapa mantan Menteri ATR/BPN, seperti Sofyan Djalil dan Hadi Tjahjanto, serta pejabat tinggi di Kementerian ATR/BPN.

BACA JUGA: Pemdes Purwajaya Siapkan Pompa Hadapi Banjir di Area Pertanian

Kehadiran berbagai pihak dalam acara ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan praktisi dalam pengembangan kebijakan pertanahan yang efektif dan berkelanjutan di Indonesia.

“Kami harus bekerja sama untuk mencapai kemajuan dalam administrasi pertanahan,” tutup Jonahar.

Pemdes Purwajaya Siapkan Pompa Hadapi Banjir di Area Pertanian

0

Lintaspriangan. Com, BERITA DAERAH.
Pemdes Purwajaya, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, terus bersiap menghadapi musim penghujan yang diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan dimulai pada akhir Oktober.

Kepala Desa Sanen menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan beberapa pompa untuk mengendalikan banjir yang sering mengganggu sektor pertanian.

Pompa-pompa ini dirancang untuk memompa air ke sistem drainase yang lebih besar, dengan fokus utama pada blok pesawahan.

Sanen menjelaskan bahwa meskipun pompa ini memiliki ukuran yang lebih kecil dan bentuk yang sederhana, kapasitas sedotnya cukup besar, yaitu mencapai 50 liter per detik.

“Dengan adanya pompa ini, diharapkan penanganan banjir yang merendam area pesawahan di Desa Purwajaya dapat dimaksimalkan,” ungkap Sanen.

Pembangunan infrastruktur pengendalian banjir ini merupakan program berkelanjutan dari desa, dan dibiayai oleh Dana Desa tahun 2024.

Sanen menegaskan bahwa tujuan utama dari pembangunan ini adalah untuk meningkatkan daya tampung saluran dan sungai, sehingga dapat mencegah luapan air dari kali dan saluran ke permukiman warga.

Dalam menghadapi potensi banjir yang mungkin terjadi, Pemdes Purwajaya juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan saluran air.

Sanen berharap, dengan adanya pompa dan sistem drainase yang lebih baik, dampak negatif dari musim hujan dapat diminimalisir.

Masyarakat juga diharapkan berpartisipasi dalam menjaga kebersihan saluran air agar fungsi pompa dan drainase dapat berjalan optimal.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah desa dan warga, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman dan nyaman, terutama dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem,” ujarnya.

Pemdes Purwajaya berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat, terutama di sektor pertanian yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi desa.

Keberadaan pompa ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang dalam mengatasi masalah banjir, sehingga petani dapat bekerja dengan tenang tanpa khawatir akan kerugian akibat banjir.

BACA JUGA: Musyawarah Anggota Paskibra : Mendukung Visi Misi Kabupaten Ciamis

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Sanen yakin bahwa Desa Purwajaya akan lebih siap dalam menghadapi musim hujan dan bisa meminimalisir dampak buruk yang ditimbulkan, terutama bagi sektor pertanian.

“Dengan langkah ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola sumber daya dan infrastruktur untuk menghadapi tantangan cuaca,” pungkasnya.

Musyawarah Anggota Paskibra : Mendukung Visi Misi Kabupaten Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Musyawarah Anggota Paskibra Kabupaten Ciamis dilaksanakan pada Minggu, 29 September 2024, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Kesbangpol, Ketua PPI Kabupaten Ciamis beserta jajarannya, serta anggota Paskibra dari berbagai sekolah di wilayah Ciamis.

Tujuan utama musyawarah ini adalah merumuskan program-program unggulan yang mendukung pengembangan Paskibra dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Tatar Galuh Ciamis.

Ketua Pengurus PPI Kabupaten Ciamis, Hari Kurnia, berharap kegiatan ini dapat menghasilkan keputusan yang bermanfaat dan mendukung visi misi Kabupaten Ciamis untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik dan sejahtera.

Hari menekankan pentingnya Paskibra sebagai kegiatan ekstrakurikuler yang berperan dalam mencetak generasi muda penerus bangsa.

Ia juga menjelaskan bahwa anggota Paskibra berpotensi menjadi cikal bakal Paskibraka di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Persiapan fisik, akademis, dan mental yang kuat sangat diperlukan bagi calon anggota yang akan mengikuti seleksi.

Dalam kesempatan ini, juga terpilih Ketua Bakor Paskibraka Kabupaten Ciamis untuk periode 2024-2025, Malika Azzahra Sakina Kurnia, yang berasal dari satuan SMA Negeri 1 Ciamis.

Malika menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen untuk menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.

“Saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai Ketua Bakor Paskibra Kabupaten Ciamis. Saya mohon bimbingan dari para senior lam menjalankan tugas. Saya tidak akan mampu menjalankan semua tugas ini tanpa bantuan kalian semua,” tutur Malika

Malika berharap dapat mengembangkan inovasi, keterampilan, serta nilai-nilai positif seperti disiplin dan ketangguhan, dan meminta bimbingan dari para seniornya dalam menjalankan tugas ini.

BACA JUGA: 400 Dosis Vaksin Tabies Diterima Dinkes Pangandaran

Malika juga mengatakan akan menjalankan amanah ini dengan penuh dengan rasa tanggung jawab untuk kemajuan Paskibra Kabupaten Ciamis.

“Acara ini merupakan momen penting bagi saya dalam mengembangkan inovasi, keterampilan, dan nilai-nilai positif seperti disiplin dan ketangguhan. Saya mohon bimbingan dari para akang teteh dun teteh untuk saya menjalankan tugas,” pungkasnya.

400 Dosis Vaksin Tabies Diterima Dinkes Pangandaran

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Kabupaten Pangandaran baru-baru ini menerima tambahan 400 dosis vaksin rabies, menambah total menjadi 500 dosis setelah sebelumnya memperoleh 100 dosis.

Deni Rakhmat, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, menyatakan rasa syukurnya atas tambahan vaksin tersebut. Menurutnya, semakin banyak hewan peliharaan yang dapat divaksin, semakin besar kesempatan untuk mencegah penyebaran rabies.

Dalam keterangannya, Deni menjelaskan bahwa vaksinasi akan dilakukan secara bertahap. “Kemarin tanggal 25 September sudah dilakukan pendistribusian,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, vaksinasi telah dilaksanakan di Desa Batukaras, di mana sebanyak 44 hewan telah disuntik. Deni merinci, dari jumlah tersebut, terdapat 27 ekor kucing dan 17 ekor anjing.

Vaksinasi berikutnya direncanakan pada hari Selasa, 1 Oktober, di wilayah Cijulang. Deni berharap vaksinasi ini dapat menjangkau lebih banyak hewan peliharaan. “Kita harapkan bisa banyak yang disuntik vaksin anti rabies ini,” tuturnya.

Dia juga menekankan pentingnya pendaftaran hewan peliharaan sebelum divaksin. Pemilik hewan diharapkan untuk mendaftarkan hewan mereka ke Puskesmas dan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.

Deni juga mencatat bahwa vaksinasi tidak hanya ditujukan untuk anjing dan kucing.  Hal ini menunjukkan perhatian Dinas Kesehatan Pangandaran terhadap berbagai jenis hewan yang mungkin menjadi pembawa virus rabies.

Deni juga menjelaskan, vaksin rabies sangat penting, mengingat penyakit ini dapat berdampak serius pada kesehatan hewan peliharaan dan manusia. Deni berharap dengan program vaksinasi ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya melindungi hewan peliharaan mereka.

“Kita ingin memastikan semua hewan peliharaan yang berpotensi terpapar rabies dapat mendapatkan vaksinasi yang diperlukan,” pungkasnya.

BACA JUGA: Kampanye Imam keun Dongkrak Target 50 Persen

Dengan meningkatnya kesadaran dan dukungan masyarakat, Deni optimis bahwa program vaksinasi ini dapat berhasil. Ia mengajak seluruh pemilik hewan untuk berpartisipasi aktif dalam program ini demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat.

“Vaksinasi ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan peran penting dari setiap individu dalam menjaga kesehatan masyarakat,” pungkas Deni.

Kampanye Senam ‘Vimankeun’, Dongkrak Target Suara 50 Persen

0

LintasPriangan, TAJUK LINTAS – Senam ceria Vimankeun yang digagas oleh Pasangan Calon Wali Kota – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Viman-Dicky kian gencar dilaksanakan. Kegiatan ini sebagai pesan bahwa melakukan kampanye dengan riang gembira akan selalu dilaksanakan oleh pasangan Viman-Dicky,

Disyukuri setiap titik kegiatan senam selalu diikuti antusias masyarakat, “kata Evi Silviana, usai kegiatan Senam Vimankeun yang digelar di Gunung Ceuri Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya pada Minggu 29-9-2024″. Jadi Dimasa Kampanye, Koalisi Harapan Baru Tasik Maju akan terus melanjutkan program sosialisasi Calon Walikota Dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya.” Lebih lanjut Evi berujar

Program senam akan terus dilanjutkan diseluruh kelurahan di Kota Tasikmalaya dan dibantu oleh seluruh partai koalisi seperti sore ini dibantu oleh partai Nasdem,” ujarnya.

“Untuk itu, seluruh partai Koalisi yang tergabung dari mulai Gerindra, Nasdem, Gelora, Umat dan PBB bersama-sama untuk memenangkan pasangan Nomor 4 dengan target suara 50% bisa tercapai.

“Melalui senam ini kita sosialisasikan paslon dengan riang gembira dan masyarakat insyaallah suka, dengan kegiatan senam ini lanjutnya. Sebagaimana pesan tadi dari Cagub kita Kang Dedy Mulyadi, kalau calon pemimpin pidato untuk masyarakat itu sudah jenuh, makanya masyarakat harus riang gembira seperti pilpres Pak Prabowo kemarin.

Kampanye riang gembira, joged-joged dan masyarakat bisa rileks tapi pasti. Sementara itu,Ketua DPD Partai Nasdem Tjahya Wandana menambahkan untuk itu, ada pesan waktu deklarasi damai bersama KPU Kota Tasikmalaya menyatakan kita semua bersaudara, “ujarnya serta untuk melakukan kampanye harus riang gembira dan ini wujud nyata kampanye riang gembira jadi dengan bersantai dan berjoged.

Untuk itu, yang penting masyarakat senang dan akhirnya memilih pasangan yang tepat yaitu Viman-Diky nomer 4, kalau menang akan lompat, artinya segi pembangunan dan pendidikan di Kota Tasikmalaya akan cepat.
(AW)

Kegiatan Yaumul Ijtima’ Muslimat NU di Banjar: Memperkuat Pemberdayaan Perempuan

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Ratusan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dari Langensari berkumpul untuk menghadiri kegiatan Yaumul Ijtima’ di Dusun Sukarahayu, Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Minggu, (29 September 2024).

Acara ini menjadi momen penting bagi komunitas Muslimat NU, di mana mereka berkumpul untuk berdiskusi dan memperkuat jaringan sosial serta penguatan pemberdayaan perempuan.

Dalam acara tersebut, terlihat kehadiran dua kandidat calon pemimpin daerah. H. Bambang Hidayah, calon Wali Kota Banjar dari paslon nomor urut 4. Bambang menyatakan rasa syukurnya bisa berpartisipasi dalam pengajian tersebut.

Ia merasa senang dapat bertemu langsung dengan masyarakat Waringinsari. “Muslimat NU adalah kekuatan pemberdayaan perempuan, dan ini harus semakin ditingkatkan lagi,” ungkapnya saat ditanya tentang pentingnya peran Muslimat di masyarakat.

H. Bambang kemudian menekankan komitmennya terhadap pemberdayaan perempuan. Ia berjanji bahwa, sesuai dengan visi misinya, program-program yang mendukung perempuan tidak hanya akan diimplementasikan di bidang keagamaan, tetapi juga di berbagai sektor lainnya.

“Ke depannya, pemberdayaan perempuan akan lebih ditingkatkan, bukan hanya di bidang keagamaan saja, namun di berbagai bidang,” jelasnya.

Sementara itu, H. Mujamil, calon Wakil Wali Kota Banjar dari paslon nomor urut 1, juga memberikan pandangannya. Sebagai pengurus PC NU Kota Banjar, ia menyadari pentingnya kegiatan internal yang mendukung organisasi.

“Kegiatan-kegiatan ini tentunya bukan hanya untuk Muslimat saja, tetapi juga untuk kegiatan lain yang sedang dirintis oleh PAC NU, seperti Lailatul Ijtima,” katanya.

H. Mujamil berharap bahwa kegiatan-kegiatan serupa dapat menjadi lebih aktif di masa mendatang. Ia menginginkan agar pembinaan umat terus berlangsung, sehingga nilai-nilai An-Nahdiyah dapat tersosialisasikan dengan baik kepada warga NU di Kota Banjar.

“Mudah-mudahan ke depannya, kegiatan ini bisa lebih aktif daripada Muslimat,” ujarnya optimis.

Dalam diskusi yang berlangsung, para peserta sangat antusias. Mereka mengapresiasi kehadiran kedua calon pemimpin tersebut, yang dianggap sebagai langkah positif untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat.

Salah satu peserta, seorang anggota Muslimat NU, menyatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk memberikan ruang bagi perempuan dalam berpartisipasi aktif di bidang sosial dan politik.

“Kami butuh pemimpin yang memahami kebutuhan perempuan di komunitas kami,” tuturnya.

Kegiatan Yaumul Ijtima’ ini juga dilihat sebagai platform untuk memperkuat solidaritas di antara anggota Muslimat NU. Dengan berkumpul dan berdiskusi, mereka merasa lebih termotivasi untuk terlibat dalam program-program pemberdayaan yang diusung oleh organisasi. H. Bambang dan H. Mujamil pun berjanji akan mendengarkan aspirasi dan masukan dari anggota Muslimat NU untuk merumuskan program yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Salah satu isu yang dibahas dalam acara tersebut adalah pentingnya pendidikan dan pelatihan untuk perempuan. H. Bambang menyoroti bahwa peningkatan akses pendidikan bagi perempuan merupakan langkah awal untuk mencapai pemberdayaan yang lebih baik.

“Saya percaya, pendidikan adalah kunci untuk membuka berbagai peluang bagi perempuan,” ujarnya.

Ia mengajak anggota Muslimat NU untuk berperan aktif dalam mempromosikan pendidikan di kalangan perempuan di daerah mereka.

Tak hanya itu, H. Mujamil juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga-lembaga pendidikan dan organisasi keagamaan. Ia mengatakan, dengan bekerja sama, kita bisa menciptakan program yang lebih efektif dan berdampak langsung kepada masyarakat.” Pernyataan tersebut disambut antusias oleh para peserta, yang merasa terinspirasi untuk mengembangkan inisiatif serupa.

BACA JUGA: Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Pasar Leweung

Kedua calon pemimpin juga mengajak seluruh anggota Muslimat NU untuk tetap berkomitmen dalam pemberdayaan perempuan dan penguatan komunitas. Mereka mengingatkan bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

“Mari kita bersama-sama wujudkan masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya,” ajak H. Bambang.

Secara keseluruhan, kegiatan Yaumul Ijtima’ Muslimat NU ini bukan hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga sebagai momentum untuk merumuskan langkah-langkah nyata dalam pemberdayaan perempuan dan penguatan masyarakat

Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Pasar Leweung

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Pasar Leweung, sebuah acara yang digelar oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, berlangsung di Pantai Balekambang, Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 27 hingga 28 September 2024 dan berhasil menarik perhatian masyarakat baik dari lokal maupun luar daerah.

Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah 7 Ciamis, Cucu Andriyawan Noor, menjelaskan bahwa Pasar Leweung merupakan kegiatan rutin yang bertujuan untuk mendorong peningkatan ekonomi petani hutan.

Dalam pernyataannya, ia menyebutkan, Pasar Leweung ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap acara ini menjadi solusi bagi para petani untuk memasarkan produk mereka langsung kepada konsumen,” katanya.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 2000 pengunjung, yang menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat. Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa berbagai pedagang turut serta dalam acara tersebut, menjajakan berbagai produk seperti asinan, kerajinan tangan, dan hasil hutan lainnya. Pengunjung tampak bersemangat menjelajahi berbagai stand yang ada, menciptakan suasana yang meriah di pantai.

Cucu juga menambahkan bahwa pemilihan lokasi di Pantai Balekambang bertujuan untuk meningkatkan wisata lokal di Pangandaran. “Sebenarnya, kami memiliki beberapa opsi lokasi untuk acara ini, termasuk wisata Madasari yang sudah terkenal. Namun, kami ingin mengangkat Pantai Balekambang yang belum banyak tereksplorasi,” ujarnya.

Dengan keindahan alam yang dimiliki, Cucu percaya bahwa pantai ini memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu tujuan wisata yang diminati.

Seorang pedagang di Pasar Leweung, Mia Jumiarsih, mengungkapkan kebahagiaannya atas suksesnya acara ini. “Dagangan kami sangat laku. Produk yang kami jual adalah hasil olahan sendiri, dan ini menjadi kesempatan bagus untuk mempromosikan usaha kami,” katanya.

Di antara produk yang dijualnya terdapat Jus Honje Laka, Kripik Pakis, dan Snak Rumput Laut. Mia juga merasa bersyukur atas dukungan Dinas Kehutanan yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

Cucu Andriyawan menyatakan harapannya agar kegiatan ini bukan hanya sekadar acara, tetapi juga sebagai langkah awal untuk pengembangan wisata di Pantai Balekambang. “Kami berharap Pemdes dan masyarakat dapat mengelola potensi wisata ini ke depannya,” ungkapnya.

Selain itu, Cucu menjelaskan bahwa kegiatan Pasar Leweung diharapkan dapat memberikan nilai tambah dalam mengembangkan potensi wisata di daerah tersebut. “Pantai Balekambang sangat indah dan memiliki daya tarik tersendiri. Semua tergantung pada pengelolaan yang dilakukan oleh masyarakat setempat,” tegasnya.

Selama dua hari acara berlangsung, berbagai kegiatan turut menghiasi Pasar Leweung. Masyarakat terlihat antusias mengikuti berbagai kegiatan yang disediakan, termasuk demo produk dan berbagai lomba yang melibatkan pengunjung.

Acara ini juga memberikan ruang bagi petani hutan untuk berinteraksi langsung dengan konsumen, sehingga memperkuat jaringan pemasaran mereka.

Cucu berharap bahwa dengan adanya Pasar Leweung, masyarakat tidak hanya mendapatkan keuntungan secara ekonomi, tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian hutan.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya fokus pada keuntungan jangka pendek, tetapi juga mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan,” jelasnya.

Mia menambahkan bahwa kegiatan ini sangat membantu para petani dan pengrajin lokal. “Kami bisa menjual produk kami langsung ke konsumen tanpa perantara. Ini sangat menguntungkan bagi kami,” ujarnya.

Dengan dukungan seperti ini, Mia berharap akan ada lebih banyak acara serupa di masa depan yang dapat membantu memperkenalkan produk lokal ke masyarakat luas.

BACA JUGA: Ada Kotak Kosong di Pilkada Ciamis, Ini Kata Ketua KPU

Dalam penutupan acara, Cucu Andriyawan mengingatkan semua pihak untuk tetap bersinergi demi kemajuan daerah.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan acara ini merupakan cerminan dari kerjasama antara pemerintah dan masyarakat. “Mari kita tingkatkan kerja sama ini untuk mengembangkan potensi yang ada, bukan hanya di bidang ekonomi tetapi juga di bidang pariwisata,” ujarnya.

Dengan harapan yang besar, Pasar Leweung di Pantai Balekambang diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi dan wisata di daerah mereka.

Ada Kotak Kosong di Pilkada Ciamis, Ini Kata Ketua KPU

0

lintaspriangan.com BERITA DAERAH. Ketua KPU Kabupaten Ciamis, Oong Ramdani, memberikan tanggapannya terhadap seruan dukungan untuk kotak kosong yang muncul dari salah satu tokoh muda Banjarsari. Tanggapan ini disampaikan saat acara semarak senam sosialisasi pilkada PPK yang diadakan di rest area Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari.

Ketua KPU Ciamis Oong menyatakan bahwa seruan untuk memilih kotak kosong adalah sah. Ia menjelaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk menentukan pilihannya dalam pemilu. Namun, Oong menekankan pentingnya tidak ada pihak yang mengajak masyarakat untuk tidak mencoblos, karena hal tersebut dapat dianggap sebagai pelanggaran hukum.

“Silahkan mau memilih nomor satu atau dua, itu semuanya pilihan,” ujarnya tegas.

Dengan penuh semangat, Oong mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemilu mendatang dengan hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tanggal 27 November 2024. “Partisipasi masyarakat sangat penting dalam proses demokrasi ini,” tambahnya.

Terkait dengan adanya gerakan kotak kosong, Oong mengatakan bahwa hal itu merupakan bagian dari pilihan yang sah dalam demokrasi. Ia menyadari bahwa setiap orang berhak memiliki pandangan masing-masing, termasuk memilih kotak kosong.

“Kami tidak bisa membatasi pilihan tersebut, karena itu merupakan bagian dari demokrasi,” ungkap Oong. Minggu, (29/09/2024).

Oong juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang menghalangi orang untuk datang ke TPS. “Demokrasi adalah sebuah pilihan. Yang penting adalah jangan sampai ada yang menghalangi seseorang untuk tidak datang ke TPS pada waktunya,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa semua orang harus merasa bebas untuk menentukan pilihan mereka tanpa tekanan dari pihak manapun.

Mengenai tahapan kampanye berikutnya, terutama terkait dengan debat calon. Oong menjelaskan bahwa hanya ada satu pasangan calon dalam pemilu ini, sehingga debat akan lebih fokus pada pendalaman visi dan misi yang akan disampaikan.

“Ini penting untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada masyarakat tentang calon yang akan memimpin,” jelasnya.

Oong berharap bahwa melalui debat tersebut, masyarakat dapat lebih mengenal calon pemimpin mereka dan membuat keputusan yang lebih bijaksana.

Ia menekankan bahwa meskipun hanya ada satu pasangan calon, masyarakat tetap memiliki hak untuk mendapatkan informasi yang jelas dan transparan. “Kami akan memastikan bahwa proses ini berjalan dengan baik dan fair,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut, Oong juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bertanya. Beberapa peserta mengungkapkan keprihatinan mengenai minimnya informasi yang didapat terkait pemilu. Oong menjawab dengan menyatakan bahwa KPU akan terus berupaya meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat memiliki akses informasi yang cukup agar dapat membuat keputusan yang tepat,” katanya.

Selain itu, Oong menyoroti pentingnya kesadaran politik di kalangan masyarakat. Ia berharap agar masyarakat tidak hanya menjadi pemilih pasif, tetapi juga aktif dalam mengikuti perkembangan politik di daerah mereka.

“Kesadaran politik sangat penting agar masyarakat dapat berperan dalam proses demokrasi,” tambahnya.

BACA JUGA: DPK dan OKP Desak DPD KNPI Jabar Ambil Alih KNPI Pangandaran

Melalui sambutannya, Oong Ramdani berharap agar masyarakat Ciamis dapat menyongsong pemilu dengan semangat dan kesadaran yang tinggi. Ia mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam menciptakan pemilu yang bersih, transparan, dan demokratis.

Dengan semangat kebersamaan, Oong percaya bahwa pemilu dapat menjadi ajang untuk memperkuat demokrasi di Kabupaten Ciamis.

Oong juga mengatakan bahwa keberhasilan pemilu tidak hanya ditentukan oleh banyaknya suara yang masuk, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat.

“Mari kita jaga demokrasi kita dengan baik dan gunakan hak suara kita dengan bijak,” pungkasnya.

DPK dan OKP Desak DPD KNPI Jabar Ambil Alih KNPI Pangandaran

lintaspriangan.com, BERITA  DAERAH. Sejumlah DPK dan OKP meminta DPD KNPI Provinsi Jawa Barat mengambil alih kepengurusan KNPI Kabupaten Pangandaran untuk kepentingan Musyawarah Daerah (MUSDA).

Ketua DPK KNPI Parigi Tian Kadarisman mengatakan, Musyawarah Daerah harus tetap dilaksanakan melihat Surat Keputusan (SK) DPD KNPI Provinsi Jawa Barat Nomor : KEP. 83/KNPI-JB/VII/2021 sudah habis bahkan sudah ada surat Surat Himbauan dari DPD KNPI Jabar.

“Kemarin kita sudah melaksanakan Rapimpurda guna melakssanakan Musda KNPI Pangandaran. Ini juga salah satu peraturan bagi PJS Bupati Kabupaten Pangandaran, yang mana harus mengetahui matinya KNPI Kabupaten Pangandaran, karena peranan pemuda sangat penting bagi kemajuan suatu daerah,” kata Tian, Minggu, (29/09/2024).

Tian menjelaskan, Rapimpurda adalah rapat untuk menentukan waktu pelaksanaan musda, peserta Rapimpurda kemarin sudah membahas sidang komisi, dan forum sepakat untuk pelaksaan musda pada tanggal 24 september tahun 2024.

“Namun tidak diindahkan dan sampai saat ini masih belum jelas terkait pelaksanan musda ini, DPD KNPI Pangandaran berpendapat ditundanya dengan alasan, jika musda digelar pada saat pilkada maka akan rawan terjadi gesekan dan akan berpotensi ricuh,” katanya.

Menurutnya, hal itu tidak menjadi alasan yang urgent untuk menundanya musda knpi, ada yang lebih urgent dari itu, yaitu keberlangsuangan KNPI di Kabupaten Pangandaran.

“Sejatinya musda KNPI dengan Pilkada tidak ada korelasinya apalagi jika dikaitkan dengan keributan. Sayang sekali jika KNPI dianggap berpotensi seperti itu,” ujar Tian.

Sementara itu, Ketua DPK KNPI Kecamatan Cijulang Asep Irvan menyampaikan, ia berpandangan yang sama. Bahwasanya melihat periode pengurus DPD KNPI Kabupaten Pangandaran sudah berakhir pada 21 Juli 2024 dan seharusnya sudah selayaknya untuk menggelar Musda.

“Maka DPD KNPI Provinsi Jawa Barat harus mengambil langkah tegas guna menyelesaikan apa yang sedang terjadi di Kabupaten Pangandaran,” katanya.

BACA JUGA: Pelatihan di PKBM Hidayah Galuh Mendukung Peningkatan Keterampilan

Selain mengambil alih, menurutnya juga meminta Pengurus DPD Provinsi Jawa Barat segera memperjelas status kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Pangandaran.

“Biasanya jika kejadiannnya seperti ini, SK Carteker harus keluar. Sebab, selain fungsi KNPI untuk membina DPK dan OKP yang ada di bawah naungannya, juga sebagai wadah perjuangan pemuda dalam kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan,” tambahnya.

KNPI juga dapat  berfungsi sebagai forum komunikasi dan penyalur aspirasi organisasi kemasyarakatan pemuda dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan Kabupaten Pangandaran saat ini membutuhkan ponit itu.

“Kami berharap Kepengurusan baru KNPI kedepannya lebih baik dari priode saat ini, yang mati suri,” ujarnya.

Pelatihan di PKBM Hidayah Galuh Mendukung Peningkatan Keterampilan

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. PKBM Hidayah Galuh sukses menggelar pelatihan keterampilan pembuatan cupcake bagi masyarakat di sekitar Ciamis. Kegiatan ini diadakan sebagai salah satu bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang terampil, sekaligus mendukung perekonomian lokal.

PKBM Hidayah Galuh adalah pusat kegiatan belajar masyarakat yang berfokus pada pendidikan kesetaraan dan pelatihan keterampilan, yang bertujuan memberdayakan masyarakat lokal melalui berbagai program pendidikan dan peningkatan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari.

Pelatihan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Hj. Iyus Rosmiati selaku Ketua PKBM Hidayah Galuh, Drs. Asep Sudrajat sebagai Penilik Kesetaraan, serta Ketua Yayasan Galuh Hurip Mandiri.

Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat, terutama ibu-ibu, yang diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan keterampilan membuat cupcake, para peserta berpeluang mengembangkan usaha kecil-kecilan dari rumah yang nantinya bisa meningkatkan pendapatan keluarga. Ini adalah bagian dari upaya PKBM Hidayah Galuh untuk memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi.

“Kami sangat senang bisa menyelenggarakan pelatihan ini. Dengan keterampilan yang mereka peroleh, kami berharap para peserta dapat memanfaatkannya untuk menciptakan peluang usaha yang bermanfaat bagi ekonomi keluarga dan masyarakat secara umum,” ujar Iyus.

Pelatihan ini berlangsung di gedung PKBM Hidayah Galuh di Ciamis pada tanggal 29 September 2024, dengan melibatkan instruktur yang berpengalaman di bidang pembuatan kue.

BACA JUGA: Warga Difabel Meriahkan HUT PT KAI ke-79 di Stasiun Tasikmalaya

Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis mendukung penuh inisiatif ini sebagai bagian dari upaya mengurangi angka pendidikan yang rendah di daerah.

“kehadiran PKBM sangat membantu dalam meningkatkan tingkat pendidikan non-formal di Ciamis, yang termasuk yang tertinggi di Jawa Barat,” kata Asep.

Melalui kegiatan ini, PKBM Hidayah Galuh berharap dapat terus berkontribusi dalam mengembangkan potensi lokal dan mendorong terciptanya usaha-usaha baru berbasis kuliner di daerah Ciamis. Selain meningkatkan keterampilan, pelatihan ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan sosial antar peserta, sehingga terjalin kolaborasi dalam menjalankan usaha di masa depan. (PTS/lintaspriangan.com)