Beranda blog Halaman 104

Surat Suara Pilgub dan Pilwalkot Diterima KPU Banjar

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar pada Minggu (27/10/2024) menerima logistik surat suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar. Surat suara dikirim langsung dari Gramedia Printing Group Jakarta, salah satu percetakan yang ditunjuk oleh KPU.

Logistik surat suara tiba di Gudang Logistik di Jalan Siliwangi, Purwaharja, Kota Banjar sekitar pukul 17.40 WIB, dikawal ketat oleh pihak Kepolisian Polres Banjar. Pengiriman menggunakan kendaraan besar, mengingat jumlah surat suara yang banyak.

“Pengawalan ini penting demi keamanan dan kelancaran logistik,” ujar petugas kepolisian.

Ketua KPU Kota Banjar, Muhammad Mukhlis, menyampaikan bahwa jumlah surat suara yang diterima sebanyak 158.434 lembar untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta 160.434 lembar untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

“Jumlah ini sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan,” jelas Mukhlis.

Mukhlis menjelaskan bahwa ada tambahan 2.000 lembar surat suara khusus untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Tambahan ini sesuai ketentuan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang mengharuskan penyediaan surat suara cadangan untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) jika diperlukan.

Selain itu, Mukhlis menambahkan bahwa KPU Kota Banjar juga menerima tambahan 2.000 surat suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang dititipkan di KPU Provinsi Jawa Barat.

“Surat suara tambahan ini akan digunakan bila terjadi Pemungutan Suara Ulang,” terangnya lebih lanjut.

KPU Kota Banjar akan segera melakukan pemeriksaan terhadap logistik yang diterima untuk memastikan bahwa semua surat suara dalam kondisi baik dan siap digunakan. M

“Pemeriksaan ini penting untuk menjaga kelancaran proses Pilkada nanti.” ucap Mukhlis.

Proses pemeriksaan logistik akan dilakukan bersamaan dengan proses sortir dan pelipatan (sorlip) surat suara.

Menurut Mukhlis, pihaknya akan memutuskan dalam rapat pleno apakah proses sorlip akan melibatkan masyarakat atau anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS). Hal ini ditujukan agar proses berjalan lancar.

Mukhlis berharap agar seluruh tahapan persiapan logistik berjalan tanpa kendala, sehingga pelaksanaan Pilkada pada 27 November 2024 dapat berjalan sukses.

“Kami berharap semua pihak dapat bekerjasama dengan baik demi kelancaran Pilkada ini,” ungkap Mukhlis.

Pengawalan logistik oleh pihak kepolisian juga mendapatkan apresiasi dari KPU Kota Banjar. Mukhlis mengungkapkan bahwa pihaknya sangat menghargai dukungan Polres Banjar dalam mengawal surat suara sehingga tiba dengan aman.

“Keamanan adalah prioritas utama kami,” tuturnya kepada awak media.

BACA JUGA: Honor Pegawai Honorer di Pangandaran Telat Dibayar

Dengan logistik yang telah tiba dan berbagai persiapan lainnya, KPU Kota Banjar optimis proses Pilkada akan berjalan dengan baik. Mukhlis menegaskan bahwa semua kebutuhan logistik dan persiapan telah sesuai jadwal, sehingga tidak ada kendala berarti.

“Kami siap melaksanakan Pilkada,” katanya.

Penyerahan logistik surat suara ini juga menjadi simbol kesiapan KPU Kota Banjar dalam menyukseskan Pilkada. Mukhlis menyampaikan harapan agar masyarakat Banjar turut mendukung dan menjaga situasi kondusif menjelang pemilihan. “Partisipasi aktif masyarakat akan sangat membantu,” pungkasnya.

Honor Pegawai Honorer di Pangandaran Telat Dibayar

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, mengungkapkan keprihatinannya mengenai keterlambatan pembayaran honor pegawai honorer di sejumlah instansi.

Dalam sebuah pernyataan pada 26 Oktober 2024, Asep menekankan bahwa Pemerintah Daerah perlu mengevaluasi sumber daya manusia yang ada.

Menurutnya, evaluasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa pegawai honorer menerima haknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia berpendapat bahwa keberadaan pegawai honorer harus dipertimbangkan secara menyeluruh.

Asep juga menyoroti pentingnya efektivitas kerja pegawai dalam evaluasi tersebut. Dia mengajak Pemerintah Daerah untuk menilai apakah pegawai yang ada sudah bekerja secara optimal.

“Apakah keefektifan pegawai di dalam bekerja ini harus dievaluasi atau tidak? Ini penting untuk menilai kebutuhan tenaga honorer, PPPK, dan non-PNS,” ujarnya.

Dengan begitu, diharapkan bahwa evaluasi menyeluruh ini dapat membantu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sebagai arahan DPRD, Asep menyatakan bahwa saran dan masukan dari mereka terhadap Pemerintah Daerah sangat diperlukan.

“Kami punya tanggung jawab yang sama. Bagaimana memberikan saran dan masukan kepada pemerintah daerah terkait menanggulangi kondisi yang demikian,” tegasnya.

Dia menjelaskan bahwa DPRD memiliki kewajiban untuk memberikan rekomendasi, termasuk dalam hal pengelolaan anggaran dan kebijakan yang diambil oleh Pemda.

Asep melanjutkan dengan menekankan perlunya efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan program-program pemerintah.

Dia menyarankan agar Pemda dapat memilah antara program-program yang mendesak dan yang kurang penting.

“Pemda harus bisa memilah mana program kegiatan yang tidak begitu penting,” imbuhnya.

Dengan pendekatan ini, Asep berharap Pemerintah Daerah dapat fokus pada inisiatif yang benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat.

Lebih jauh, Asep juga menekankan pentingnya meningkatkan pendapatan daerah. “Harus pinter memilah mana program kegiatan yang sekiranya bisa meningkatkan sumber pendapatan daerah,” katanya.

Dia percaya bahwa dengan prioritas yang tepat, Pemda dapat lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Asep optimis bahwa dengan komitmen yang kuat, kondisi keuangan daerah dapat pulih dalam waktu satu atau dua tahun ke depan.

Mendengar pernyataan ini, banyak pihak berharap agar Pemda segera merespons dan mengambil tindakan yang diperlukan. Evaluasi yang komprehensif terhadap pegawai honorer dan program yang ada diharapkan dapat memperbaiki situasi saat ini.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, mengungkapkan keprihatinannya mengenai keterlambatan pembayaran honor pegawai honorer di sejumlah instansi.

Dalam sebuah pernyataan pada 26 Oktober 2024, Asep menekankan bahwa Pemerintah Daerah perlu mengevaluasi sumber daya manusia yang ada.

Menurutnya, evaluasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa pegawai honorer menerima haknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia berpendapat bahwa keberadaan pegawai honorer harus dipertimbangkan secara menyeluruh.

Asep juga menyoroti pentingnya efektivitas kerja pegawai dalam evaluasi tersebut. Dia mengajak Pemerintah Daerah untuk menilai apakah pegawai yang ada sudah bekerja secara optimal.

“Apakah keefektifan pegawai di dalam bekerja ini harus dievaluasi atau tidak? Ini penting untuk menilai kebutuhan tenaga honorer, PPPK, dan non-PNS,” ujarnya.

Dengan begitu, diharapkan bahwa evaluasi menyeluruh ini dapat membantu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sebagai arahan DPRD, Asep menyatakan bahwa saran dan masukan dari mereka terhadap Pemerintah Daerah sangat diperlukan.

“Kami punya tanggung jawab yang sama. Bagaimana memberikan saran dan masukan kepada pemerintah daerah terkait menanggulangi kondisi yang demikian,” tegasnya.

Dia menjelaskan bahwa DPRD memiliki kewajiban untuk memberikan rekomendasi, termasuk dalam hal pengelolaan anggaran dan kebijakan yang diambil oleh Pemda.

Asep melanjutkan dengan menekankan perlunya efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan program-program pemerintah.

Dia menyarankan agar Pemda dapat memilah antara program-program yang mendesak dan yang kurang penting.

“Pemda harus bisa memilah mana program kegiatan yang tidak begitu penting,” imbuhnya.

Dengan pendekatan ini, Asep berharap Pemerintah Daerah dapat fokus pada inisiatif yang benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat.

Lebih jauh, Asep juga menekankan pentingnya meningkatkan pendapatan daerah. “Harus pinter memilah mana program kegiatan yang sekiranya bisa meningkatkan sumber pendapatan daerah,” katanya.

Dia percaya bahwa dengan prioritas yang tepat, Pemda dapat lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Asep optimis bahwa dengan komitmen yang kuat, kondisi keuangan daerah dapat pulih dalam waktu satu atau dua tahun ke depan.

Mendengar pernyataan ini, banyak pihak berharap agar Pemda segera merespons dan mengambil tindakan yang diperlukan. Evaluasi yang komprehensif terhadap pegawai honorer dan program yang ada diharapkan dapat memperbaiki situasi saat ini.

BACA JUGA: NasDem Ciamis Gelar Konsolidasi Pemenangan Pilkada 2024

Para pegawai honorer yang telah bekerja keras juga patut mendapatkan perhatian dan hak-haknya. Sebuah langkah nyata dari Pemerintah Daerah akan menjadi sinyal positif bagi semua pegawai yang terlibat.

Situasi ini tentunya menjadi tantangan bagi Pemda untuk lebih bijaksana dalam mengelola sumber daya manusia dan anggaran. “Insyaallah dengan langkah-langkah yang tepat, kita bisa mengatasi permasalahan ini,” tutup Asep.  (KMP/infopriangan com)

Para pegawai honorer yang telah bekerja keras juga patut mendapatkan perhatian dan hak-haknya. Sebuah langkah nyata dari Pemerintah Daerah akan menjadi sinyal positif bagi semua pegawai yang terlibat.

Situasi ini tentunya menjadi tantangan bagi Pemda untuk lebih bijaksana dalam mengelola sumber daya manusia dan anggaran. “Insyaallah dengan langkah-langkah yang tepat, kita bisa mengatasi permasalahan ini,” tutup Asep.  (KMP/infopriangan com)

NasDem Ciamis Gelar Konsolidasi Pemenangan Pilkada 2024

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Pada Minggu (27/10/2024), Partai NasDem Ciamis menggelar Rapat Konsolidasi Pemenangan Pemilu 2024 di Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis.

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Jawa Barat, Saan Mustopa, menjelaskan bahwa agenda konsolidasi tersebut berfokus pada persiapan Pilkada Kabupaten Ciamis dan memperkuat struktur partai.

Saan mengatakan bahwa Partai NasDem sejak awal telah mendukung Herdiat Sunarya dan Yana D. Putra sebagai calon pasangan di Pilkada Ciamis.

“Meski lawannya cuma kotak kosong, kita tetap menjalankan tahapan Pilkada untuk mendapatkan suara yang mutlak.” tegasnya.

Saan juga menyinggung alasan tidak adanya calon lain di Ciamis selain Herdiat. Menurutnya, untuk proses kotak kosong di Ciamis berbeda dengan daerah lain.

“Ini murni karena tidak ada figur lain dan adanya kesadaran dari seluruh partai untuk mendukung Herdiat. Dengan dukungan penuh dari partai-partai lain, Herdiat tidak memiliki pesaing dalam Pilkada kali ini,” bebernya.

Selain membahas Pilkada, pertemuan ini juga bertujuan untuk memanaskan mesin partai, terutama setelah keberhasilan NasDem meraih tambahan kursi di DPRD Ciamis, DPRD Provinsi, dan DPRD RI dalam Pemilu 2024.

BACA JUGA: Penebaran Ribuan Benih Ikan di Leuwi Keris untuk Ekosistem

“Mesin partai harus tetap kita panaskan agar struktural partai NasDem makin kuat.” ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya seluruh kader NasDem di Ciamis untuk mengajak masyarakat, terutama keluarga mereka, memilih pasangan Herdiat-Yana pada 27 November mendatang.

“Jangan cuma berbicara antar anggota saja,” tegasnya, “tapi kita juga harus bisa mengajak keluarga dan seluruh masyarakat Ciamis.” (Imas/lintaspriangan.com)

Penebaran Ribuan Benih Ikan di Leuwi Keris untuk Ekosistem

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Asep Rahmat dari Partai Amanat Nasional (PAN), menyatakan bahwa ia telah melakukan penebaran ribuan benih ikan mujair jenis wanayasa di perairan Leuwi Keris.

Asep mengungkapkan, “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan populasi ikan serta menjaga keseimbangan ekosistem perairan sebagai dukungan terhadap ketahanan pangan,” kata Asep.

Asep juga menjelaskan bahwa pemilihan ikan mujair wanayasa didasarkan pada beberapa pertimbangan.

“Kami memilih ikan ini karena daya tahannya tinggi, nilai ekonomisnya bagus, cepat berkembang biak, dan adaptif dengan lingkungan setempat,” jelas Asep.

Lebih jauh, Asep berharap program restocking ini mampu meningkatkan pendapatan masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan.

“Kami berharap masyarakat sekitar mendapatkan penghasilan tambahan dari hasil perikanan ini,” ujarnya.

Selain itu, Asep menekankan pentingnya kolaborasi masyarakat dalam menjaga ekosistem Leuwi Keris.

Menurutnya, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk keberhasilan program ini.

“Kami membutuhkan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan tidak menggunakan alat tangkap yang merusak. Dengan adanya dukungan masyarakat, Asep optimis bahwa keseimbangan ekosistem di Leuwi Keris dapat tetap terjaga,” jelasnya.

Asep mengaku kegiatan ini merupakan agenda rutinnya, dan ia ingin menjadikannya sebagai program berkelanjutan.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi agenda berkelanjutan untuk mendukung perikanan lokal,” jelasnya penuh semangat.

Asep berharap agar restocking tidak hanya dilakukan sekali tetapi terus berlanjut setiap tahunnya.

Asep juga melihat potensi pengembangan pariwisata berbasis perairan dari kegiatan restocking ini. Menurutnya, dengan populasi ikan yang meningkat, wisata perairan dapat menjadi daya tarik tersendiri.

“Saya berharap bahwa ke depan Leuwi Keris dapat menjadi tujuan wisata memancing yang diminati oleh wisatawan,” harap Asep.

Sementara Kepala Desa Handapherang, Tantan Sontani, melalui Kadus Cikatomas Suprianto mengapresiasi langkah Asep dalam mendukung keseimbangan ekosistem Leuwi Keris.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Asep yang peduli pada kelestarian lingkungan perairan di wilayah kami,” ungkapnya.

Suprianto, Kepala Dusun Cikatomas, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan Asep Rahmat. “Terima kasih, Pak Asep, telah menyebarkan benih ikan di Leuwi Keris,” ujarnya.

Suprianto berjanji akan mendampingi masyarakat agar tujuan pelestarian lingkungan dan peningkatan ekonomi ini tercapai.

Lebih lanjut, menambahkan bahwa Pemdes Handapherang terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem perairan.

BACA JUGA: Bukit Baros: Destinasi Agrowisata Populer di Desa Ciomas Ciamis

Asep berharap agar Kabupaten Ciamis dapat menjadi contoh dalam menjaga kelestarian ekosistem perairan.

“Kami ingin Kabupaten Ciamis menjadi pelopor pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Asep optimis bahwa dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat, program ini akan sukses dan berdampak positif bagi ekonomi serta lingkungan.

Bukit Baros: Destinasi Agrowisata Populer di Desa Ciomas Ciamis

lintaspriangan com, BERITA DAERAH.  Bukit Baros, yang terletak di Dusun Baros, Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kini semakin populer sebagai de.stinasi wisata alam dan agrowisata.

Bukit ini sudah lama dikenal sebagai lahan subur yang menghasilkan berbagai tanaman.

Warga setempat melihat peluang ini sebagai cara meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dengan mengembangkan sektor pariwisata berbasis pertanian.

Warga Desa Ciomas mengelola lahan pertanian di Bukit Baros secara berkelompok, dipimpin oleh Dedi Rosadi.

“Kami memutuskan menanam tembakau setelah mendengar apresiasi dari tamu luar kota yang mencoba hasil panen kami,” ujar Dedi.

Berkat dorongan positif ini, warga mulai menanam tembakau jenis Darwati, varietas lokal unggulan, di area seluas empat hektar.

Dedi menyampaikan bahwa para pengunjung merasa kagum dengan rasa khas tembakau Bukit Baros.

“Beberapa waktu lalu, ada tamu luar kota yang mencicipi tembakau kami. Katanya rasanya sangat enak, bahkan membuatnya ingin kembali,” ungkap Dedi sambil tersenyum.

Motivasi dari pengunjung ini mendorong warga untuk memperluas lahan tanam tembakau di Bukit Baros.

Untuk memastikan kualitas tembakau yang terbaik, kelompok tani di Bukit Baros mengikuti pelatihan khusus.

“Kami ingin memastikan bahwa tembakau yang kami hasilkan memiliki kualitas terbaik,” jelas Dedi.

Pelatihan tersebut mencakup teknik-teknik menanam, merawat, dan memanen tembakau, sehingga hasilnya mampu memenuhi permintaan pasar, terutama dari para wisatawan yang tertarik mencoba produk lokal.

Bukit Baros juga ditanami berbagai sayuran, sehingga menambah daya tarik sebagai lokasi agrowisata.

Dedi berharap konsep ini memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan, terutama yang ingin belajar lebih dalam tentang pertanian lokal.

Pengunjung dapat menikmati panorama alam sambil menyaksikan langsung proses pengelolaan pertanian di bukit ini.

Dedi menyatakan bahwa rencana ini sejalan dengan upaya pemerintah desa untuk meningkatkan kesejahteraan warga melalui pemanfaatan potensi lokal.

“Kami sangat mendukung inisiatif ini. Potensi Bukit Baros sebagai agrowisata bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun dari luar kota,” ujarnya.

Harapan warga adalah agar Bukit Baros juga menjadi pusat belajar yang bermanfaat secara ekonomi bagi masyarakat.

BACA JUGA: DPMD Ciamis Gelar Sharing Knowledge

Dengan pengelolaan yang baik, Bukit Baros diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan serta meningkatkan ekonomi desa.

“Kami optimis, ke depannya Bukit Baros akan menjadi destinasi wisata yang diminati banyak orang, tidak hanya karena keindahannya, tetapi juga karena potensi pertaniannya yang khas,” tambah Dedi. 

Hari ke-1 Polling Pilkada Kota Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Lebih dari 600 responden turut berpartisipasi mengikuti Online Polling Pilkada Kota Tasikmalaya 2024. Polling yang digelar oleh Media Online Lintas Priangan tersebut mulai online sejak hari kemarin, Jumat (25/10). Rencananya, polling ini akan dilaksanakan sampai tanggal 24 November 2024.

“Dalam 24 jam polling berjalan, sudah lebih dari 600 responden berpartisipasi,” terang Arief Nurahmat, S.Kom., C.Pro., webmaster lintaspriangan.com.

Menurut pengakuan Arief, agar keberadaan polling ini diketahui oleh masyarakat luas, akan dilakukan dua tahap sosialisasi. Tahap pertama, dilakukan sosialisasi melalui nomor whatsapp, khususnya ke para pasangan calon dan tim sukses. Tahap pertama ini akan dilangsungkan pada 10 hari pertama. Lalu pada tahap kedua, lintaspriangan.com akan mempromosikan online polling ini melalui media sosial berbayar.

“Harapan kami tentu saja keberadaan polling ini diketahui oleh sebanyak-banyaknya warga Kota Tasikmalaya. Di tahap pertama, kami sudah sebar link polling ini ke 5 kubu pasangan calon, kami share secara serentak, jadi kelima kubu mendapatkan kesempatan yang sama. Link-nya kami sebar via whatsapp, baik ke kontestan langsung maupun kontak-kontak tim sukses,” ujar Arief.

Arief memastikan, dalam melaksanakan Online Polling Pilkada Kota Tasikmalaya 2024 ini, lintaspriangan.com berupaya untuk fair. Salah satunya adalah dengan menyebarkan link polling ke lima pasangan calon, baik langsung melalui nomor calon, maupun melalui tim sukses.

Pada online polling tersebut juga diberlakukan beberapa pembatasan. Misalnya, setiap gadget (alat) yang digunakan, benar-benar dibatasi hanya bisa satu kali mengikuti polling. Dengan demikian, diharapkan hasil polling dapat lebih menggambarkan kondisi sebenarnya.

“Sistem vote-nya sudah dibatasi oleh dua hal, yakni IP address dan cache. Jadi satu handphone atau laptop, tidak bisa digunakan untuk mengikuti polling lebih dari satu kali,” terang Arief.

Lalu bagaimana dengan hasilnya? Di hari pertama online polling ini, pasangan nomor urut 5, yakni Yanto Aprianto – Muhammad Aminudin, sementara memimpin dengan raihan di atas 52%. Posisi kedua ditempati ooleh paslon nomor urut 1, Nurhayati – Muslim, dengan raihan di atas 29%. Hasil lengkap dari online polling ini dapat dipantau secara real-time di lintaspriangan.com.

“Kami sebar linknya kemarin sekitar waktu subuh. Dukungan untuk pasangan nomor urut 5 langsung melesat, sempat meraih 60% suara responden. Pasangan lain mulai mendapat dukungan responden pada siang hingga malam. Tentu saja, hasil perolehan 24 jam pertama ini sangat mustahil dijadikan gambaran realitas sebenarnya. Kita sama-sama lihat perkembangannya,” terang Arief.

Untuk warga Kota Tasikmalaya yang ingin berpartisipasi dalam Online Polling Pilkada Kota Tasikmalaya 2024, silahkan klik tombol di bawah ini:

DPMD Ciamis Gelar Sharing Knowledge

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mengadakan kegiatan Sharing Knowledge Desa Cerdas pada Jumat, 25 Oktober 2024, yang bekerja sama dengan Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Kegiatan bertempat di Aula BKPSDM Ciamis, kegiatan ini ditujukan untuk mendukung digitalisasi desa di Kabupaten Ciamis dengan mengedukasi para Kader Desa Digital.

Penjabat (Pj) Bupati Ciamis, H. Engkus Sutisna, membuka acara tersebut di hadapan tamu undangan dari berbagai kalangan, termasuk perwakilan dari Kemendes PDTT, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, serta para Kepala Desa dan Kader Desa Digital se-Kabupaten Ciamis.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Engkus menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran jajaran Kemendes PDTT di Ciamis.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Kemendes PDTT dalam pengembangan desa di Ciamis,” ujarnya.

Engkus menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya Kabupaten Ciamis sebagai pilot project dari program Desa Cerdas ini.

Menurutnya, langkah ini akan sangat membantu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses teknologi dan informasi di pedesaan.

“Ini merupakan langkah awal yang baik untuk memperkuat pembangunan desa berbasis digital,” katanya.

Engkus berharap bahwa inisiatif ini mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa yang masih tertinggal.

Selain sharing knowledge, acara ini juga mencakup penyerahan bantuan perangkat komputer kepada 20 desa terpilih di Kabupaten Ciamis.

Dengan bantuan ini, desa-desa tersebut diharapkan bisa lebih siap dalam menghadapi era digital dan memanfaatkan teknologi untuk pengembangan ekonomi lokal.

“Komputer ini adalah sarana penting untuk mengakses informasi dan memperkuat administrasi desa,” jelas Pj. Bupati Engkus.

Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kemendes PDTT, Cece Tusuf, menyampaikan bahwa pembangunan daerah sangat bergantung pada keberhasilan pembangunan desa.

Ia menambahkan bahwa digitalisasi desa harus terus ditingkatkan untuk mendukung produktivitas ekonomi dan kemajuan masyarakat secara menyeluruh.

“Pembangunan desa yang sukses berarti sukses pula pembangunan nasional,” jelasnya. Cece menekankan pentingnya teknologi dalam meningkatkan layanan dan efisiensi di tingkat desa.

Program Desa Cerdas ini merupakan bagian dari upaya nasional yang dikembangkan oleh Kemendes PDTT untuk mempercepat digitalisasi di wilayah pedesaan.

Cece mengatakan bahwa Kabupaten Ciamis dipilih sebagai percontohan karena potensinya dalam mengadopsi teknologi baru.

“Kami berharap, Ciamis dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam pengembangan desa berbasis digital,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan penyerahan simbolis perangkat komputer kepada perwakilan desa-desa yang terpilih.

Sebanyak 20 desa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ciamis menerima bantuan ini, di antaranya Desa Karyamukti dari Kecamatan Banjaranyar, Desa Baregbeg dari Kecamatan Baregbeg, serta Desa Sukakerta dari Kecamatan Panumbangan.

“Masing-masing desa ini akan memanfaatkan perangkat tersebut untuk meningkatkan kapasitas administrasi dan layanan publik,” katanya.

Dengan adanya bantuan komputer ini, pemerintah berharap agar perangkat yang disalurkan dapat menjadi sarana belajar yang efektif bagi masyarakat desa.

Salah seorang kepala desa mengungkapkan rasa syukur dan harapannya, “Kami akan memaksimalkan perangkat ini demi pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.

Perangkat komputer tersebut diharapkan bisa memacu desa dalam meningkatkan pelayanan publik dan mengakses informasi secara mandiri.

BACA JUGA: Ribuan Anak Paud Ikuti Manasik Haji

Secara keseluruhan, kegiatan Sharing Knowledge Desa Cerdas di Kabupaten Ciamis ini menandai langkah penting dalam upaya digitalisasi di tingkat desa.

Harapan besar disampaikan oleh pemerintah daerah dan Kemendes PDTT agar program ini tidak hanya berhenti pada pemberian perangkat, tetapi terus dikembangkan dengan pelatihan dan pendampingan.

“Semoga langkah ini menjadi awal yang baik untuk kemajuan desa-desa di Ciamis,” pungkasnya.

Ribuan Anak Paud Ikuti Manasik Haji

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) wilayah Eks Kewadanaan Banjarsari mengadakan kegiatan manasik haji untuk mengenalkan tata cara ibadah haji kepada ribuan anak PAUD. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Dakwah Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis. Kamis, (24/10/2024).

Yayat, Ketua HIMPAUDI Kecamatan Banjarsari, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan 1.900 peserta dari 60 lembaga PAUD yang tersebar di beberapa kecamatan.

“Ada peserta dari Kecamatan Banjarsari, Banjaranyar, Purwadadi, dan Lakbok,” ujarnya.

Menurut Yayat, kegiatan manasik haji ini bertujuan untuk menambah pengetahuan anak-anak mengenai ibadah haji.

“Kami ingin anak-anak memahami tahapan ibadah haji dengan cara yang menyenangkan dan edukatif,” jelasnya.

Ini merupakan kali pertama HIMPAUDI Banjarsari menyelenggarakan kegiatan manasik haji, sehingga panitia sempat mengalami beberapa kendala dalam pelaksanaannya. Yayat mengakui bahwa jumlah peserta yang banyak membuat mereka sedikit kewalahan.

“Kami sedikit repot karena baru pertama kali mengadakan acara sebesar ini,” tambahnya.

Meskipun begitu, Yayat merasa bersyukur karena acara tersebut berjalan lancar dan sukses.

“Kami senang melihat banyaknya peserta yang berpartisipasi, dan kegiatan ini bisa dibilang cukup berhasil. Dukungan dari berbagai pihak membuat kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik, meskipun ada tantangan di lapangan,” ungkapnya.

Terkait anggaran, Yayat menjelaskan bahwa biaya penyelenggaraan kegiatan ini diperoleh dari hasil patungan orang tua siswa.

“Kami meminta iuran sebesar Rp 45.000 hingga Rp 50.000 per anak,” ujarnya.

Dana tersebut digunakan untuk kebutuhan peserta selama mengikuti manasik haji, seperti peralatan dan perlengkapan lainnya.

Selain meminta kontribusi dari orang tua siswa, HIMPAUDI juga meminta partisipasi dari setiap PC sebesar Rp 15.000. Yayat menjelaskan bahwa tambahan ini digunakan sebagai cadangan untuk menutupi biaya tak terduga yang mungkin muncul.

“Kami perlu dana tambahan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga selama acara,” ungkapnya.

Walaupun sudah ada tambahan dana dari partisipasi orang tua dan PC, Yayat mengaku bahwa anggaran yang terkumpul masih dirasa kurang.

Ketika ditanya mengenai alasan kekurangan dana tersebut, Yayat memilih untuk tidak mengungkapkan detail lebih lanjut.

“Ini akan menjadi pelajaran bagi kami untuk mengelola anggaran lebih baik ke depannya,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi di masa mendatang, HIMPAUDI telah menyarankan kepada orang tua siswa untuk memberikan infaq sebesar Rp 2.000. Dana tersebut nantinya akan digunakan sebagai kas bagi HIMPAUDI dan disalurkan ke setiap PC sebagai dana taktis.

BACA JUGA: Defisit Anggaran di Pangandaran Akibat Pengelolaan Keuangan Tidak Efektif

“Infaq ini penting untuk mendukung kegiatan PAUD di masa mendatang,” tambah Yayat.

Yayat berharap kegiatan manasik haji ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya dengan persiapan yang lebih matang.

“Kami berharap acara ini bisa menjadi agenda tahunan dan terus memberikan manfaat bagi anak-anak,” tutupnya.

Defisit Anggaran di Pangandaran Akibat Pengelolaan Keuangan Tidak Efektif

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Penggiat Sarasa Pangandaran, Tedi Yusnanda, mengungkapkan bahwa Kabupaten Pangandaran saat ini menghadapi defisit anggaran akibat pengelolaan keuangan yang tidak efektif.

Menurutnya, masalah ini bukan hanya bersifat politik, tetapi merupakan tanda dari tata kelola keuangan yang buruk.

“Persoalan ini bukan sekadar isu politik, melainkan masalah tata kelola yang perlu diperbaiki,” ungkapnya.

Ia menyoroti bahwa keterlambatan pembayaran Tunjangan Penghasilan Aparatur Perangkat Desa (TPAPD) dan penundaan gaji honorer adalah dampak langsung dari defisit anggaran ini. Banyak pihak yang khawatir bahwa masalah keuangan ini bisa memperburuk pelayanan publik.

“TPAPD dan gaji honorer yang tertunda hanya contoh kecil dari dampak defisit ini,” tambahnya.

Tedi menekankan bahwa masyarakat harus realistis dalam menghadapi masalah ini, bukan hanya menyalahkan pihak-pihak tertentu.

Ia berpendapat bahwa Pangandaran memerlukan pemimpin yang mampu mengatasi defisit anggaran secara sistematis dan berpikir jangka panjang.

“Pangandaran butuh pemimpin yang tak hanya pandai berjanji, tapi juga mampu memberikan solusi nyata,” kata Tedi.

Menurutnya, pemimpin yang ideal harus memiliki dua karakter penting: arsitek yang handal dalam merancang pembangunan berkelanjutan dan dokter spesialis yang bisa mendiagnosis masalah akut di sektor keuangan.

“Kita butuh pemimpin yang mampu melihat ke depan dan merancang pembangunan yang berkelanjutan. Selain itu, pemimpin ini harus bisa menangani masalah keuangan yang sudah sangat parah,” jelasnya.

Tedi menambahkan, pemimpin dengan karakter seperti arsitek akan merencanakan pembangunan yang memiliki dampak besar pada kesejahteraan masyarakat. Ia mengibaratkan pemimpin ideal ini sebagai seseorang yang mampu merancang masa depan Pangandaran dengan pijakan yang kuat dan strategi yang matang.

“Pemimpin yang kita butuhkan harus punya visi jelas untuk pembangunan jangka panjang,” katanya.

Namun, karakter arsitek saja tidak cukup. Menurut Tedi, situasi keuangan Pangandaran yang kritis memerlukan seorang pemimpin dengan kapasitas sebagai “dokter spesialis”.

Pemimpin ini harus mampu mendiagnosis masalah secara tepat dan memberikan solusi yang efektif agar Pangandaran bisa pulih dari krisis anggaran.

“Keuangan daerah kita seperti pasien dengan penyakit kronis, butuh penanganan khusus,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa krisis keuangan ini bukanlah masalah yang bisa diatasi dengan janji-janji politik semata. Tedi mengkritik praktik politik yang sering kali mengedepankan popularitas tanpa memperhatikan kapabilitas dan rekam jejak yang jelas.

“Pemimpin tidak bisa hanya diambil dari mereka yang populer. Kita butuh bukti kapasitas dan kinerja yang nyata,” katanya.

Dalam situasi yang semakin mengkhawatirkan ini, Tedi menegaskan bahwa masyarakat Pangandaran harus lebih cerdas dalam memilih pemimpin.

Menurutnya, masa depan Pangandaran tergantung pada kemampuan masyarakat untuk memilih pemimpin yang memiliki solusi konkret dan pengalaman nyata dalam mengatasi masalah anggaran.

BACA JUGA: Pendekatan Pemerintah dalam Menanggulangi Perkawinan Anak

“Ini soal masa depan daerah, bukan sekadar mengisi jabatan kosong,” tegasnya.

Tedi berharap Kabupaten Pangandaran dapat segera pulih dari krisis anggaran ini. Ia percaya bahwa dengan pemimpin yang tepat, Pangandaran bisa bangkit dan kembali menuju arah yang lebih baik.

“Saya yakin, jika kita memilih dengan bijak, Pangandaran bisa keluar dari krisis ini,” pungkasnya.







Pendekatan Pemerintah dalam Menanggulangi Perkawinan Anak

lintaspriangan com, BERITA DAERAH. Penjabat Bupati Ciamis, Engkus Sutisna, secara resmi membuka acara pertemuan multi stakeholder yang bertujuan untuk memperkuat pusat pembelajaran keluarga (Puspaga) dan program keluarga berencana dalam pencegahan perkawinan anak di Kabupaten Ciamis.

Acara yang berlangsung di Aula BKPSDM Ciamis pada Kamis (24/10) ini, dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi pemuda, organisasi kewanitaan, serta berbagai organisasi terkait lainnya.

Pertemuan ini diadakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara berbagai pihak dalam upaya menanggulangi masalah perkawinan anak di wilayah Jawa Barat khususnya di Kabupaten Ciamis.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Ciamis menegaskan bahwa memaksa anak untuk menikah di bawah umur merupakan pelanggaran serius terhadap hak anak. I

a menekankan bahwa anak-anak yang terpaksa menikah akan kehilangan hak-hak dasar mereka dalam pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan gizi, serta berisiko menghadapi berbagai bentuk kekerasan dan perlakuan salah.

Engkus Sutisna menjelaskan bahwa konsekuensi dari perkawinan anak tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga membawa risiko yang lebih besar, termasuk kekerasan fisik, psikis, dan seksual.

Ia mengingatkan bahwa perkawinan di bawah umur juga memiliki dampak jangka panjang yang dapat menurunkan status sosial dan ekonomi mereka.

“Perkawinan anak adalah pelanggaran terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya perlindungan anak sebagai kegiatan untuk menjamin dan melindungi hak anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Saat ini Pemerintah Ciamis terus berupaya melakukan pencegahan perkawinan anak melalui berbagai kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, serta Forum Anak Daerah.

“Langkah-langkah ini sejalan dengan lima amanat Presiden Republik Indonesia mengenai penghentian perkawinan anak,” yegas Pj Bupati.

“Pencegahan dan pengurangan jumlah perkawinan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan adanya pertemuan multi stakeholder ini, kami berharap dapat mengurangi jumlah perkawinan anak di Kabupaten Ciamis dan Jawa Barat secara umum, serta memastikan pemenuhan dan perlindungan hak anak dapat dilaksanakan dengan baik,” tutup Engkus Sutisna.

Sementara itu, Drh Iin Indasari dari Dinas P3AKB Provinsi Jawa Barat menerangkan salah satu ancaman bagi pembentukan keluarga yang berkualitas di jawa barat adalah perkawinan anak, dimana Perkawinan anak adalah isu yang sangat serius dan memerlukan perhatian khusus.

“Data menunjukkan bahwa jawa barat masih menghadapi angka perkawinan anak yang cukup tinggi, berdasarkan data pengadilan tinggi agama bandung, jumlah dispensasi kawin di jawa barat tahun 2023 sebanyak 4.599 kasus,” terangnya.

BACA JUGA: Jembatan KA Cijulang-Banjar Tinggal Kenangan

Iin menjelaskan untuk memperkuat upaya pencegahan perkawinan anak terutama di daerah sangat penting untuk membangun komitmen dengan multi stakeholder untuk memperluas jejaring dan meningkatkan kolaborasi dalam pencegahan perkawinan anak.

Melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah dan stakeholder, diharapkan Kabupaten Ciamis dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi anak-anak, serta memberikan perlindungan yang maksimal terhadap hak-hak anak.

Jembatan KA Cijulang-Banjar Tinggal Kenangan

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Jembatan kereta api di Kabupaten Pangandaran, peninggalan kolonial Belanda, menjadi saksi bisu sejarah jalur kereta api yang dulu melintasi kawasan tersebut.

Meski kini hanya tersisa sebagai monumen berkarat dengan rel yang sebagian besar hilang, jembatan ini masih terlihat kokoh dan memiliki nilai sejarah yang penting bagi masyarakat setempat.

Menurut Sugeng, Kepala Bidang Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran, jembatan ini berusia hampir 100 tahun dan sedang diajukan sebagai objek cagar budaya.

“Jembatan ini berusia hampir 100 tahun dan sedang diajukan sebagai objek cagar budaya,” kata Sugeng.

Bagi masyarakat lokal seperti Ajat Jatnika, jembatan ini membangkitkan kenangan masa kecil saat kereta masih beroperasi di jalur Cijulang-Banjar.

Ajat juga menceritakan bagaimana perjalanan kereta dulu menjadi bentuk rekreasi bagi anak-anak dan keluarga di masa itu.

BACA JUGA: Seleksi Perangkat Desa Bangunharja: Ujian Tertulis, Wawancara dan Komputer

Sugeng berharap, dengan pengajuan jembatan ini sebagai cagar budaya, situs bersejarah ini dapat dilestarikan dan dijadikan objek wisata edukatif yang menarik perhatian wisatawan.

Inisiatif ini sejalan dengan misi Disparbud untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya Pangandaran, agar generasi muda tetap mengenal sejarah penting daerah mereka.

Seleksi Perangkat Desa Bangunharja: Ujian Tertulis, Wawancara dan Komputer

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Hari ini merupakan salah satu momen penting bagi masyarakat Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, karena akan dilaksanakan seleksi perangkat desa untuk posisi Kepala Seksi Pelayanan (Kaslay).

Seleksi ini diikuti oleh sembilan calon peserta satu orang tidak bisa mengikuti tes karena ikut CPNS di Bandung. Kedelapan peserta yang akan menjalani serangkaian ujian untuk menentukan siapa yang paling layak menduduki posisi tersebut. Proses seleksi ini mencakup tiga jenis ujian, yaitu tes tertulis, tes wawancara, dan ujian komputer.

Kepala Desa Bangunharja, Carikin, menjelaskan bahwa seleksi perangkat desa ini bukanlah hal yang sepele.

“Perangkat desa memiliki peran krusial dalam menjalankan roda pemerintahan di tingkat desa. Mereka adalah ujung tombak yang memastikan program-program pembangunan dan pelayanan masyarakat bisa berjalan dengan baik, Oleh karena itu, proses seleksi ini harus dilakukan dengan teliti dan penuh tanggung jawab,” kata Carikin.

Tes tertulis menjadi bagian pertama dari seleksi, yang bertujuan untuk menguji pemahaman calon perangkat desa terhadap berbagai regulasi dan kebijakan terkait tugas-tugas di desa.

Menurut Carikin, tes tertulis ini dirancang untuk melihat sejauh mana calon memahami aturan yang akan menjadi dasar mereka bekerja nantinya.

“Ujian tertulis akan menguji pemahaman calon perangkat desa terhadap regulasi dan kebijakan yang berkaitan dengan tugas dan perangkat desa,” tambahnya.

Setelah tes tertulis, para peserta akan menjalani tes praktek komputer. Dalam tes ini, calon perangkat desa akan dinilai berdasarkan kemampuan mereka dalam menggunakan perangkat lunak kantor seperti Microsoft Word dan Excel. Carikin menjelaskan bahwa keterampilan mengolah dokumen dan spreadsheet sangat penting dalam pekerjaan administratif di desa.

“Tes praktek komputer akan mengevaluasi sejauh mana calon mampu menggunakan perangkat lunak untuk keperluan administrasi sehari-hari,” ujarnya.

Selain itu, ada juga tes wawancara yang akan menguji kemampuan komunikasi dan cara berpikir para calon. Dalam wawancara, tim penguji akan menilai kejelasan visi dan misi para peserta terkait dengan pekerjaan sebagai perangkat desa.

Kemampuan mereka dalam menyampaikan pendapat dan solusi juga akan dinilai secara mendalam. Carikin mengingatkan bahwa sikap dan etika juga merupakan aspek penting dalam penilaian ini.

“Para peserta harus menjunjung tinggi etika dan sportivitas. Kemampuan untuk bekerja sama dan berkolaborasi juga akan menjadi nilai tambah yang akan dinilai dalam proses seleksi ini,” tegasnya.

Proses seleksi ini tidak dilakukan sembarangan. Menurut Carikin, ada beberapa orang ahli yang menjadi tim penguji dalam seleksi ini. Semuanya memiliki pengalaman yang luas dalam bidang administrasi dan pengelolaan desa, sehingga diharapkan dapat memberikan penilaian yang objektif dan adil.

“Tim penguji bertanggung jawab atas penyusunan soal, pelaksanaan tes, serta penilaian calon dengan objektif dan adil,” ungkapnya.

Carikin juga berharap bahwa seluruh proses seleksi ini bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kendala berarti. Ia menekankan bahwa hasil seleksi akan menentukan kualitas pelayanan yang akan diberikan oleh perangkat desa kepada masyarakat Desa Bangunharja di masa depan.

BACA JUGA: Kondisi Bekas Stasiun Cijulang Memprihatinkan

“Saya berharap semuanya bisa berjalan sesuai rencana dan peserta yang terbaik akan terpilih menjadi perangkat desa yang dapat bekerja secara optimal untuk masyarakat,” katanya penuh harap.

Sementara salah seorang warga juga berha dengan seleksi ini perangkat Desa Bangunharja ini akan mendapatkan perangkat desa yang kompeten, mampu bekerja dengan profesional, dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap keputusan yang diambil.

“Semoga tes perangkat desa ini bisa menciptakan perangkat desa yang handal, propesional, mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi dan membawa Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

Kontroversi Penyebaran APK di Ciamis Tanpa Informasi Lengkap

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Masalah penyebaran banner alat peraga kampanye (APK) di Kabupaten Ciamis telah memicu perdebatan di kalangan masyarakat. Mereka mempertanyakan mengapa banner-banner tersebut tidak mencantumkan visi, misi, program pasangan calon, serta tanda gambar partai politik seperti yang diatur dalam PKPU.

Seorang warga bernama Prima Pribadi menyampaikan keprihatinannya terkait hal ini. Prima menekankan bahwa alat peraga kampanye yang disediakan oleh KPU seharusnya mematuhi aturan yang berlaku.

“Semua APK harus mencantumkan visi misi pasangan calon dan tanda gambar partai politik,” katanya.

Ia khawatir bahwa tanpa informasi tersebut, pemilih akan kebingungan dalam menentukan pilihannya pada saat pemilu nanti.

Ia juga menyoroti pentingnya memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat.

“Kalau informasinya tidak lengkap, bagaimana masyarakat bisa memilih dengan bijak?” tambah Prima.

Menurutnya, pemilu bukan hanya tentang memilih seorang pemimpin, tetapi menentukan nasib Kabupaten Ciamis untuk lima tahun ke depan.

Prima kemudian menceritakan pengalamannya di salah satu desa di mana seorang pengawas pemilu melarang pemasangan banner yang tidak sesuai aturan.

“Jangan dipasang di sini, bahaya kalau dipasang,” ujar pengawas tersebut. Prima menganggap hal ini menunjukkan kurangnya koordinasi antara KPU dan pengawas di lapangan.

Ia juga menyatakan bahwa perbedaan pandangan antara KPU dan masyarakat terkait alat peraga kampanye perlu segera diselesaikan.

Prima menekankan pentingnya aturan ditegakkan dengan lebih baik agar masyarakat mendapat informasi yang memadai. “Aturan ini harus ditegakkan, karena setiap suara masyarakat berharga,” tegasnya.

BACA JUGA: Kondisi Bekas Stasiun Cijulang Memprihatinkan

Pada akhirnya, Prima menilai bahwa koordinasi antara KPU, pengawas, dan masyarakat perlu diperbaiki. Dengan aturan yang lebih jelas dan ditegakkan secara konsisten, masyarakat akan lebih mudah memahami calon yang mereka pilih, yang pada akhirnya berdampak pada pemilihan pemimpin yang tepat untuk Kabupaten Ciamis.

Kondisi Bekas Stasiun Cijulang Memprihatinkan

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Bekas Stasiun Kereta Api Cijulang di Kabupaten Pangandaran kini dalam kondisi memprihatinkan. Berdasarkan pantauan lintapriangan.com  di lapangan, area tersebut terlihat rusak dan kumuh, dengan rumput liar serta pepohonan yang merusak tampilan stasiun. Ini menambah keprihatinan atas lamanya proses reaktivasi Jalur Kereta Api (KA) Banjar-Cijulang yang sedang direncanakan.

Sekretaris Bappeda Kabupaten Pangandaran, Asep Suhendar, menjelaskan bahwa proses reaktivasi jalur tersebut akan memakan waktu yang cukup lama.

“Proses perencanaannya pun membutuhkan waktu lama, mulai dari review Feasibility Study (FS), DED, hingga dampak sosial,” ujarnya.

Menurut Asep, salah satu tantangan dalam proyek ini adalah pembebasan lahan, yang memerlukan waktu sebelum pembangunan dapat dimulai. Ia memperkirakan bahwa pembangunan baru bisa dilaksanakan sekitar lima tahun mendatang.

“Saya kira pembangunannya baru bisa dilaksanakan sekitar lima tahun ke depan,” ungkapnya saat diwawancarai.

Asep juga mengungkapkan bahwa rencana pembangunan jalur kereta Banjar-Cijulang sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). “DED diperkirakan baru bisa mulai pada tahun 2025, sedangkan pembangunan mungkin baru akan dilaksanakan pada 2030,” jelasnya.

Selain itu, Asep menyebut bahwa anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan jalur tersebut diperkirakan mencapai Rp 2,2 triliun berdasarkan perhitungan tahun 2022.

“Itu perhitungan tahun 2022, pasti ada kenaikan di tahun-tahun berikutnya,” jelasnya.

Meski prosesnya panjang, Asep optimistis bahwa reaktivasi jalur kereta ini akan memberikan dampak positif bagi Kabupaten Pangandaran.

BACA JUGA: Edukasi Geologi dan Pemberdayaan Masyarakat di Fosil Tambaksari

Salah satu manfaat utamanya adalah peningkatan aksesibilitas ke kawasan wisata. “Aksesibilitas adalah kendala utama pariwisata kami, jarak tempuh yang lama harus diperbaiki,” tambahnya.

Dengan reaktivasi jalur kereta Banjar-Cijulang, Asep berharap akan ada peningkatan kunjungan wisatawan karena waktu tempuh yang lebih singkat.

“Kami berharap jalur kereta ini bisa memperbaiki konektivitas dan mendukung pertumbuhan pariwisata di Pangandaran,” tutupnya.

Peringati Hari Santri Nasional Pawai Ta’aruf di Tasikmalaya Diikuti Ribuan Santri

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Satuan Samapta Polres Tasikmalaya Kota menggelar pengamanan dan pengawalan untuk Pawai Ta’aruf dalam rangka Hari Santri Nasional. Selasa, (22/10/2024).

Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.00 WIB dari Kompleks Olahraga Dadaha hingga Taman Kota Tasikmalaya. Ribuan santri dari berbagai pesantren di Kota Tasikmalaya turut serta dalam acara tersebut, menambah semarak peringatan ini.

Kasat Samapta Polres Tasikmalaya, AKP Hartono, menyampaikan pesan bahwa peringatan Hari Santri Nasional adalah momen penting.

“Kami ingin menunjukkan bahwa melalui santri, mereka bisa semakin eksis, maju, dan berguna bagi bangsa serta agama,” kata Hartono.

AKP Hartono juga menegaskan bahwa pengamanan tersebut dilakukan demi memastikan keamanan dan kenyamanan bagi para peserta.

“Personel kami siap mengambil tindakan cepat jika terjadi insiden yang mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Hartono menyatakan bahwa pawai ini juga bertujuan mengurangi kemacetan, dengan tetap memprioritaskan keselamatan semua peserta.

Selama berlangsungnya kegiatan, beberapa santri mengalami pingsan akibat kelelahan. Pihak kepolisian segera bertindak cepat dengan mengevakuasi santri-santri tersebut ke Pos Polisi di Taman Kota Tasikmalaya untuk mendapatkan penanganan medis.

BACA JUGA: Kesepakatan Damai Akhiri Kasus Politik Uang di Pilkada

“Beberapa santri memang harus dievakuasi ke pos polisi, tetapi kondisinya kini telah stabil,” jelas Hartono.

AKP Hartono berharap kegiatan ini dapat menciptakan suasana aman dan nyaman bagi semua peserta, serta memperkuat peran santri di tengah masyarakat. Ia menambahkan.

“Kami berharap peringatan Hari Santri Nasional ini dapat berjalan lancar dan menjadi momentum bagi santri untuk lebih berkontribusi bagi negara.” pungkasnya.

Kesepakatan Damai Akhiri Kasus Politik Uang di Pilkada

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Dalam Pilkada Pangandaran 2024, kasus dugaan praktik politik uang akhirnya diselesaikan dengan cara damai atau islah. Hal ini disampaikan oleh tim kuasa hukum pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Ai Giwang Sari, pada Senin, 21 Oktober 2024.

Menurutnya, pihaknya menerima hasil pembahasan dari Gakkumdu yang menyatakan bahwa laporan dugaan money politic yang diajukan telah memenuhi unsur. Dari 14 orang yang dilaporkan, sembilan di antaranya terbukti sebagai penerima dan pemberi yang diduga terlibat.

Ai Giwang Sari menambahkan bahwa pihaknya sempat diberi waktu 24 jam untuk melanjutkan laporan tersebut ke pihak kepolisian. Mereka pun sempat datang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk menindaklanjuti kasus ini. Namun, mereka tidak memilih untuk melaporkan hal tersebut ke polisi, melainkan mengambil langkah untuk berdamai.

“Kami bukan untuk melaporkan, tetapi untuk melakukan perdamaian,” ungkap Ai.

Keputusan untuk berdamai ini, menurut Ai, diambil karena paslon nomor 02 ingin menjaga kondusivitas Pilkada 2024 di Pangandaran.

Mereka tidak ingin ada masyarakat yang dipidanakan akibat kasus politik uang ini. “Paslon kami legowo, mereka tidak ingin ada warga yang terkena dampak hukum karena kasus ini,” jelasnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar ke depan, Pilkada dapat berjalan dengan lebih bersih dan adil.

Ai juga menyebutkan bahwa pihak terlapor dan pelapor telah membuat surat kesepakatan bersama. Dalam kesepakatan tersebut, para terlapor berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut di masa mendatang.

“Kami sepakat untuk tidak melanjutkan permasalahan ini. Ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak,” tuturnya.

Ia berharap agar praktik politik uang tidak terulang kembali pada tahap-tahap selanjutnya di Pilkada.

BACA JUGA: GMNI Banjar Soroti Pemasangan APK Asal-asalan dan Langgar Aturan

Perwakilan dari Tim Sukses Paslon 02, Otang Tarlian, juga memberikan komentarnya. Menurutnya, inti dari permasalahan ini adalah keinginan pihaknya untuk mengikuti Pilkada dengan bersih.

“Kami ingin kontestasi yang sehat dan bersih,” katanya.

Otang merasa bersyukur memiliki pasangan calon yang bijaksana dalam mengambil keputusan, dan berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak yang terlibat dalam Pilkada.

GMNI Banjar Soroti Pemasangan APK Asal-asalan dan Langgar Aturan

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Banjar mengkritik pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang difasilitasi oleh KPU Banjar, yang dinilai asal-asalan.

Kresty Amelania, Ketua DPC GMNI Banjar, menyatakan banyak APK dipasang di lokasi yang dilarang, seperti di tiang listrik, pohon, dan flyover.

“Ini jelas melanggar aturan dan mengganggu ketertiban,” ujarnya.

KPU Banjar sebelumnya telah membagikan 38 ribu APK berupa baliho, spanduk, brosur, poster, pamflet, dan flyer kepada empat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar.

Setiap paslon mendapatkan lima baliho, 20 umbul-umbul di kecamatan, dan dua spanduk di setiap desa. Sayangnya, penerapannya di lapangan kurang tertib.

Menurut Kresty, pemasangan APK yang tidak sesuai aturan tersebut menciptakan kekacauan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Pemasangan APK di tempat yang tidak semestinya menunjukkan ketidakpedulian terhadap keamanan dan estetika kota,” katanya.

Kresty menekankan bahwa tindakan ini bertentangan dengan misi KPU untuk menjaga demokrasi yang berkualitas, bermartabat, dan berintegritas.

Kresty menuntut KPU segera menertibkan APK yang melanggar aturan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja jajarannya.

“KPU harus lebih teliti dan bertanggung jawab dalam pemasangan APK,” tegas Kresty.

Selain itu, Kresty mengingatkan bahwa masa kampanye seharusnya menjadi sarana pendidikan politik bagi masyarakat.

“Masa kampanye harus diisi dengan pendidikan politik yang baik, bukan justru menciptakan kesan buruk tentang penyelenggara pemilu,” ujarnya.

Menurutnya, pemasangan APK yang sembarangan justru memberikan contoh buruk bagi masyarakat.

BACA JUGA: Kejari Ciamis Adakan Kampanye Anti Korupsi di Alun-alun, Bukan Peringatan

Kresty juga berharap pihak-pihak terkait lainnya segera menindaklanjuti masalah ini untuk memastikan Pilkada Kota Banjar 2024 berjalan aman dan damai.

“Kita semua berharap Pilkada dapat berlangsung tertib tanpa merugikan pihak manapun,” katanya.

Ia menegaskan pentingnya koordinasi agar penyelenggaraan Pilkada sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kejari Ciamis Adakan Kampanye Anti Korupsi di Alun-alun, Bukan Peringatan

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Kejaksaan Negeri Ciamis menggelar kampanye Anti Korupsi di Alun-alun Ciamis pada Selasa, 22 Oktober 2024. Dalam kegiatan tersebut, Kasi Intelijen Kejari Ciamis, Arief Gunadi, SH, menjelaskan bahwa kampanye ini bukan peringatan Hari Anti Korupsi.

“Ini bukan hari Anti Korupsi, itu tanggal 9 Desember,” ucapnya.

Kejari Ciamis juga membagikan stiker dan flyer yang berisi pesan-pesan tentang kewaspadaan terhadap tindakan korupsi. Arief berharap kampanye ini dapat menekan angka korupsi di wilayah Ciamis.

“Semoga kasus korupsi di Ciamis bisa lebih baik, artinya kasus bisa ditekan atau dihilangkan,” katanya.

Mengenai kasus korupsi yang sedang ditangani, Arief menyebut ada tiga kasus yang sedang dikembangkan. Salah satu kasus tersebut melibatkan kerugian negara sebesar Rp56 miliar, namun ia belum bisa mempublikasikan detailnya.

“Sekarang ada yang dalam tahap penyidikan, tapi jangan dimuat dulu karena ada hal-hal yang sifatnya rahasia,” ungkapnya kepada media.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan segera mempublikasikan perkembangan terbaru terkait kasus-kasus tersebut, termasuk penetapan tersangka.

BACA JUGA: Pemkab Ciamis Gelar Apel Peringatan Hari Santri Nasional

“Sekarang masih tahap pengembangan,” tandas Arief.

Kejari Ciamis berkomitmen untuk terus menangani kasus korupsi secara serius dan mencegah terjadinya tindak pidana yang merugikan negara di masa depan.

Pemkab Ciamis Gelar Apel Peringatan Hari Santri Nasional

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Pada peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis, Selasa, 22 Oktober 2024, Pj Bupati Engkus Sutisna memberikan sambutannya di hadapan para santri dan masyarakat. Kegiatan ini juga disertai dengan aksi donor darah yang melibatkan banyak peserta.

Pj Bupati menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi momen penting untuk mengenang peran besar kaum santri dalam perjuangan bangsa. “Kaum santri memiliki kontribusi besar dalam sejarah kemerdekaan Indonesia,” ujar Engkus Sutisna.

Dalam pidatonya, Engkus menekankan bahwa santri merupakan kelompok penting dalam sejarah perjuangan bangsa. Ia mengatakan bahwa kaum santri dulu aktif menggerakkan perlawanan terhadap penjajah.

“Santri adalah garda terdepan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” jelasnya.

Menurutnya, sejarah mencatat bahwa santri tidak hanya berjuang dengan senjata, tetapi juga dengan semangat dan ilmu untuk membangun bangsa.

Tema yang diusung pada peringatan Hari Santri kali ini, yaitu “Menyambung Juang, Merangkuh Masa Depan,” diartikan oleh Engkus sebagai pesan bagi generasi santri masa kini.

“Santri harus terus melanjutkan perjuangan para pendahulunya,” katanya.

Namun, ia juga menekankan bahwa tantangan santri di masa kini berbeda dengan masa lalu.

“Jika dulu mereka melawan penjajah, kini mereka harus berjuang melawan kebodohan dan ketertinggalan,” tambahnya.

Engkus Sutisna juga memberikan motivasi kepada para santri agar memiliki kepercayaan diri untuk meraih masa depan yang gemilang.

BACA JUGA: Kolaborasi STIKes Ciamis dan UiTM Perkaya Wawasan Mahasiswa

Engkus juga mencontohkan beberapa tokoh nasional yang berasal dari kalangan santri, seperti Presiden KH. Abdurrahman Wahid dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin.

“Santri bisa menjadi apa saja, termasuk pemimpin negara,” ujarnya penuh keyakinan.

Engkus berharap agar peringatan Hari Santri tahun ini memberikan dampak positif. “Semoga peringatan ini dapat memotivasi para santri untuk terus belajar dan berjuang,” pungkasnya.

Kolaborasi STIKes Ciamis dan UiTM Perkaya Wawasan Mahasiswa

lintaspriangan com, BERITA DAERAH. Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik, STIKes Muhammadiyah Ciamis melakukan kolaborasi dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. Sebagai bagian dari Memorandum of Agreement (MoA), sejumlah dosen dan pimpinan STIKes Ciamis berpartisipasi dalam perkuliahan yang diadakan di kampus UiTM.

Ketua STIKes Ciamis, Nur Hidayat, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan mahasiswa, terutama di bidang farmasi dan teknologi laboratorium medis.

“Kami menyampaikan materi yang relevan dengan perkembangan terbaru di bidang ini. Tujuannya untuk berbagi pengetahuan dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa depan,” ujarnya. Senin (21/10/2024).

Nur Hidayat menekankan pentingnya kelanjutan kolaborasi antara kedua perguruan tinggi. Ia berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan potensi akademik mahasiswa.

“Kami berharap ini dapat membuka pintu kerja sama yang lebih luas, khususnya dalam bidang penelitian dan pengembangan farmasi,” tambahnya.

BACA JUGA: Kapolres Banjar Luncurkan Program Makan Siang untuk Siswa

Dalam acara tersebut, para dosen STIKes Muhammadiyah Ciamis juga menyampaikan paparan ilmiah mengenai perkembangan terbaru dalam praktik farmasi, regulasi obat-obatan, serta teknologi laboratorium medis.

“Kerja sama melalui kuliah pakar ini mencerminkan komitmen kedua institusi dalam mengembangkan pendidikan dan penelitian di tingkat internasional,” pungkasnya.

Kapolres Banjar Luncurkan Program Makan Siang untuk Siswa

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Kapolres Banjar, AKBP Danny Yulianto, menunjukkan komitmen terhadap pendidikan dan kesejahteraan anak-anak sekolah di wilayahnya dengan meluncurkan program makan siang gratis di SDN 2 Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Senin. (21/10/2024).

Program tersebut, yang juga merupakan bagian dari kebijakan nasional yang diinisiasi oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih, bertujuan untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak melalui pemenuhan gizi di sekolah.

Makan siang yang diberikan kepada siswa-siswi SDN 2 Raharja terdiri dari nasi, lauk-pauk seperti telur dan ikan, sayuran, buah-buahan, serta susu kotak.

Kapolres Banjar secara langsung membagikan makanan ini bersama Wakapolres Kompol Dani Prasetya dan Kabaglog Kompol Cucu Juhana, serta disaksikan oleh para guru dan kepala sekolah.

Dalam sambutannya, Kapolres Banjar mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat belajar siswa-siswi melalui penyediaan makan siang gratis.

Ia berharap program ini dapat meningkatkan motivasi anak-anak untuk rajin bersekolah dan belajar lebih giat.

“Semoga melalui program ini anak sekolah lebih semangat karena sudah disiapkan makan siang. Diharapkan siswa-siswi belajar lebih rajin dan berprestasi,” ujar AKBP Danny Yulianto.

Menurutnya, di masa depan anak-anak ini diharapkan bisa menjadi generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

BACA JUGA: Rapat BPD Cikaso Akan Evaluasi Kinerja Usai Aduan Warga

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 2 Raharja, Asep Ended, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program tersebut. Ia menekankan pentingnya inisiatif seperti ini untuk mendukung pendidikan dan gizi anak-anak.

“Alhamdulillah, berkat dukungan dari Kapolres Banjar, anak-anak bisa merasakan program makan siang gratis ini,” kata Asep.

Ia juga berharap program ini bisa berjalan lancar dan berkelanjutan, karena menurutnya, dengan makanan bergizi, anak-anak akan menjadi lebih cerdas dan berprestasi di sekolah

Rapat BPD Cikaso Akan Evaluasi Kinerja Usai Aduan Warga

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Ketua BPD Desa Cikaso, Sumirin, merencanakan rapat internal guna merespons permintaan warga terkait evaluasi kinerja BPD setelah adanya dugaan penyalahgunaan wewenang oleh salah satu anggota.

Menurutnya, setelah menerima laporan dari masyarakat, ia akan segera mengumpulkan seluruh anggota BPD untuk melakukan klarifikasi.

“Rencananya malam ini saya akan melakukan rapat internal,” ujarnya. Senin, 21 Oktober 2024.

Sumirin mengaku belum mengetahui isi surat yang dibuat oleh sekretaris BPD terkait komplain warga tersebut.

“Jujur saja, saya pun tidak pernah diajak musyawarah terlebih dahulu mengenai adanya surat tersebut, dan saya baru mengetahuinya dari orang lain. Meski saya berencana mengecek salinan surat itu dalam rapat malam nanti untuk memastikan kebenarannya,” ungkapnya.

Sumirin  menegaskan pentingnya musyawarah dalam menangani aduan warga dan berharap seluruh anggota BPD selalu melibatkan lembaga desa sebelum mengambil tindakan.

“Jangan sampai aduan tersebut langsung ditindaklanjuti tanpa musyawarah terlebih dahulu dengan lembaga yang ada,” pesannya.

Sumirin berharap kasus ini menjadi pelajaran agar tidak terulang di masa depan.

Di sisi lain, Hendra Juhara, tokoh pemuda Desa Cikaso, menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengirimkan surat permohonan evaluasi kinerja kepada BPD.

“Surat itu sudah dikirimkan dan diterima oleh BPD, saya berharap mereka tidak menunda-nunda terkait permohonan tersebut,” jelas Hendra.

BACA JUGA: Respati Pertanyakan Kinerja Bawaslu Terkait APK Ivan Dicksan

Hendra juga mempertanyakan penggunaan kop surat pemerintah Kabupaten Ciamis yang dianggap tidak tepat.

Hendra berharap rapat yang akan diadakan oleh BPD bisa berlangsung terbuka dan hasilnya segera diumumkan kepada masyarakat.

“Kalau bisa, hasil rapat tersebut segera diumumkan agar permasalahan ini tidak berlarut-larut,” pungkasnya.

Herdiat-Yana Gelar Roadshow Konsolidasi Relawan di Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ciamis 2024-2029, Herdiat Sunarya dan Yana D Putra, melanjutkan kampanye mereka melalui Roadshow Konsolidasi Relawan di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Cimaragas dan Kecamatan Cijeungjing, pada 21 Oktober 2024.

Kegiatan ini menarik ratusan relawan serta warga yang antusias mendukung pasangan nomor urut 2 ini.

Dalam sambutannya, Herdiat menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat selama lima tahun kepemimpinannya, seraya berharap diberi kepercayaan lagi untuk melanjutkan program-program yang belum terselesaikan.

Herdiat juga mengatakan tentang pentingnya partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 agar rencana pembangunan bisa terus berjalan. Meski didukung 18 partai politik, Herdiat menekankan bahwa suara masyarakat adalah faktor penentu kemenangan.

Yana D Putra menyoroti fokus program mereka jika terpilih kembali, termasuk pengembangan wirausaha muda dan ekonomi desa, dengan program unggulan “Satu Desa Satu Produk” untuk mendorong kemandirian desa.

BACA JUGA: Primajasa Tunjukan Komitmen Dukung Pendidikan

Yana juga mengajak masyarakat untuk terus menyosialisasikan visi dan misi mereka, berharap semakin banyak warga mendukung pada hari pemungutan suara, 27 November 2024.

Primajasa Tunjukan Komitmen Dukung Pendidikan

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Primajasa, sebuah perusahaan bus terkenal asal Tasikmalaya, telah menunjukkan komitmennya dalam dunia pendidikan melalui program “Primajasa Peduli Pendidikan,” yang telah berjalan sejak tahun 2004.

Program ini awalnya hanya diperuntukkan bagi anak-anak karyawan perusahaan, namun seiring waktu, penerima manfaatnya semakin luas hingga mencakup masyarakat umum.  Hal ini disampaikan oleh Presiden Primajasa Foundation, Viman Alfarizi Ramadhan, dalam sebuah acara yang diadakan di Ballroom Hotel Asri Asia Plaza. Minggu, (20/10/2024).

Dalam acara tersebut, Viman menyampaikan bahwa pada tahun ini, hampir 500 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK, pesantren, hingga perguruan tinggi, telah menerima beasiswa dengan total bantuan mencapai Rp1,5 miliar.

“Alhamdulillah, program ini memberikan manfaat tidak hanya bagi anak-anak karyawan Primajasa, tetapi juga masyarakat luas,” kata Viman.

Pernyataan ini menggarisbawahi bagaimana perusahaan tersebut telah memperluas jangkauan programnya untuk mencakup lebih banyak penerima manfaat.

Viman juga mengungkapkan harapannya agar program ini dapat berkembang lebih jauh di masa depan. 

“Kami berharap ke depan, penerima beasiswa tidak hanya terbatas di Tasikmalaya, tetapi juga meluas ke wilayah Priangan Timur, Jawa Barat, bahkan hingga tingkat nasional.” ungkapnya.

Selain itu, Viman menekankan pentingnya peran pendidikan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), terutama menjelang pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Dalam sambutannya, ia menyatakan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam menciptakan generasi yang siap bersaing di masa depan.

“Untuk mencapai pendidikan yang berkualitas, Tasikmalaya tidak bisa bergerak sendiri,” ujar Viman.

Ia menekankan bahwa kolaborasi antara berbagai pihak sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program ini dan demi kemajuan pendidikan di daerah tersebut.

Menurut Viman, tanpa adanya kerjasama yang erat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, sulit untuk menciptakan pendidikan yang merata dan berkualitas.

Viman mengajak para pengusaha di Tasikmalaya untuk turut serta dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program bantuan serupa.

“Saya berharap lebih banyak pihak yang tergerak untuk memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan di wilayah kita,” tambahnya.

Acara “Primajasa Peduli Pendidikan” dihadiri oleh berbagai tamu undangan, termasuk perwakilan dari instansi pendidikan setempat, karyawan perusahaan, serta keluarga penerima beasiswa.

BACA JUGA: PSI Tasikmalaya Dukung Ivan-Dede di Pilkada 2024

Para pelajar yang menerima beasiswa merasa sangat terbantu dengan adanya program ini, karena meringankan beban biaya pendidikan mereka.

Salah satu penerima beasiswa, seorang siswa SMA bernama Rizki, menyatakan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi keluarganya.

“Dengan adanya beasiswa ini, saya bisa lebih fokus belajar tanpa khawatir tentang biaya sekolah,” ujar Rizki

PSI Tasikmalaya Dukung Ivan-Dede di Pilkada 2024

lintaspriangan com. BERITA DAERAH. Menghadapi Pilkada Kota Tasikmalaya 2024, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan dukungan penuh untuk pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 2, Ivan Dicksan dan Dede Muharam.

PSI, yang dikenal dengan target pemilih kaum milenial, berkomitmen menggalang suara dari generasi muda di Kota Tasikmalaya. Melalui konsolidasi di Hotel Crown pada 20 Oktober 2024, PSI siap bekerja keras memenangkan pasangan ini.

Ketua DPD PSI Kota Tasikmalaya, Erick Stephen, menegaskan partainya fokus menyasar pemilih muda. “Mayoritas kader PSI adalah kaum milenial, dan semangat ini menjadi kekuatan kami,” ujar Erick.

Erick menyatakan bahwa dukungan PSI bukan hanya soal politik, tetapi juga karena melihat Ivan Dicksan dan Dede Muharam sebagai sosok yang kompeten dan berpengalaman.

Dalam konsolidasi tersebut, para kader PSI mengenakan kaos berwarna merah muda, yang menjadi simbol optimisme dan perjuangan generasi muda di Kota Tasikmalaya.

“Merah muda melambangkan semangat kami untuk mengantarkan Ivan-Dede menuju kemenangan di Pilkada Kota Tasikmalaya,” tambah Erick.

Warna ini dianggap mencerminkan karakter kaum milenial yang penuh energi dan semangat perubahan.

Selain itu, Erick mengungkapkan alasan kuat mengapa PSI memilih untuk mendukung pasangan Ivan-Dede.

“Kami mendukung Ivan Dicksan karena beliau memiliki pengalaman panjang di bidang birokrasi, dan Dede Muharam memiliki rekam jejak yang baik di legislatif,” katanya.

Erick meyakini kombinasi keduanya akan membawa angin segar bagi pemerintahan Kota Tasikmalaya.

Erick juga menekankan keyakinannya bahwa masyarakat akan memberikan suara untuk pasangan Ivan-Dede pada Pilkada yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024.

“Kami sangat optimis masyarakat akan datang ke TPS dan memilih Ivan-Dede,” jelasnya.

Menurut Erick, dukungan generasi muda akan menjadi salah satu faktor penting dalam memenangkan Pilkada ini.

Sementara itu, calon Wali Kota Ivan Dicksan mengapresiasi dukungan dari PSI. Ia merasa bangga mendapat dukungan dari partai yang mengutamakan pemilih muda.

“Alhamdulillah, hari ini saya dan Pak Dede mendapatkan tambahan dukungan dari partai anak muda, yaitu PSI,” ungkap Ivan.

Menurutnya, dukungan ini menambah kekuatan politik mereka, khususnya dalam meraih suara dari generasi milenial.

Ivan juga mengakui peran penting generasi muda dalam Pilkada kali ini.

“Semangat anak muda dari PSI akan menjadi kekuatan besar dalam menarik suara milenial,” kata Ivan.

Ivan berharap, dengan adanya dukungan ini, kolaborasi antara PSI dan partai-partai pengusung lainnya bisa berjalan dengan baik dan efektif. Ini diharapkan dapat membawa kemenangan bagi pasangan Ivan-Dede.

Dukungan ini juga disambut dengan optimisme oleh calon Wakil Wali Kota, Dede Muharam. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PSI dan berkomitmen untuk bekerja sama meraih kemenangan.

“Kami sangat menghargai dukungan dari PSI dan akan berjuang bersama-sama untuk memenangkan Pilkada,” kata Dede.

Dede percaya bahwa kolaborasi ini akan berjalan dengan solid dan membawa hasil positif.

Melalui konsolidasi ini, PSI berharap bisa lebih dekat dengan kaum milenial dan menggerakkan mereka untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkada.

“PSI siap menjadi garda terdepan dalam menyukseskan pasangan Ivan-Dede,” kata Erick. Selain itu, ia menyebut bahwa para kader PSI sudah mulai bergerak di lapangan untuk melakukan kampanye, terutama di kalangan pemilih muda.

PSI juga menargetkan peningkatan partisipasi politik dari generasi milenial yang selama ini dinilai kurang aktif dalam kegiatan politik.

“Kami ingin generasi muda lebih terlibat dan memiliki suara dalam menentukan masa depan Kota Tasikmalaya,” tegas Erick.

Menurutnya, partisipasi pemilih muda sangat penting untuk menciptakan perubahan yang diinginkan dalam Pilkada ini.

Dengan dukungan penuh dari PSI, pasangan Ivan-Dede optimis dapat meraih kemenangan di Pilkada Kota Tasikmalaya.

“Kami sangat yakin bahwa kolaborasi dengan PSI dan partai pengusung lainnya akan membawa hasil maksimal,” kata Ivan.

BACA JUGA: Primajasa Gelar Nobar Pelantikan Presiden

Ia berharap dukungan yang kuat dari pemilih milenial akan memberikan dampak besar dalam menentukan hasil Pilkada 2024 ini.

Pada akhirnya, Ivan Dicksan dan Dede Muharam berkomitmen untuk terus bekerja keras dan mendekati berbagai lapisan masyarakat, termasuk kaum milenial.

“Kami akan terus turun ke lapangan dan mendengarkan aspirasi masyarakat, terutama generasi muda,” tutup Ivan. Dengan strategi yang matang dan dukungan kuat, pasangan ini optimis mampu membawa perubahan positif bagi Kota Tasikmalaya.

Respati Pertanyakan Kinerja Bawaslu Kota Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Masih banyaknya Alat Peraga Kampanye (APK) Ivan Dicksan yang menggunakan logo Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membuat salah satu komunitas relawan Hj. Nurhayati mempertanyakan kinerja Bawaslu Kota Tasikmalaya. Komunitas relawan tersebut adalah Respati (Relawan Strategis Pro Nurhayati).

“Bawaslu Kota Tasikmalaya kemana ini? Ada calon walikota yang menggunakan lambang partai yang bukan pendukungnya, kok dibiarkan,” tanya salah seorang pengurus Respati, Deni Heryanto di hadapan lintaspriangan.com, Minggu (20/10).

Deni mengatakan, Partai Persatuan Pembangunan secara resmi telah mendukung Nurhayati dalam Pilkada Kota Tasikmalaya 2024. Secara administratif proses pendaftaran di KPU sudah tuntas. Artinya, seharusnya tidak boleh ada calon lain yang menggunakan logo partai PPP selain Nurhayati. Tapi di lapangan, faktanya masih banyak APK Ivan Dicksan yang begitu leluasa menggunakan logo PPP.

“Kenapa dibiarkan terus? Atau boleh kami yang menertibkan? Mau dibungkus dengan istilah apapun, mau PPP Idaman, PPP Bayangan, atau barangkali mau ada yang bikin PPP Siluman misalnya, selama yang dimaksud adalah Partai Persatuan Pembangunan, maka yang berhak menggunakannya hanya Nurhayati!” tegas Deni.

Deni mengaku, banyak relawan Nurhayati yang ingin berinisiatif untuk menertibkan, namun masih dapat diberi pengertian agar menunggu sikap Bawaslu Kota Tasikmalaya.

“Jangan karena ada segelintir mantan pengurus PPP yang mendukung Ivan Dicksan, lalu identitas resmi partai digunakan seenaknya. Pendukung Nurhayati juga ada yang berlatar-belakang partai lain selain koalisi PPP dan PDIP. Apa boleh kami juga memasang logo-logo partai lain di APK Nurhayati? Kan tidak demikian,” terang Deni.

Menurut Deni, meski dia dan rekan-rekannya di Respati bukan berasal dari partai koalisi pendukung Nurhayati, namun banyaknya APK Ivan Dicksan yang menggunakan logo PPP jelas merugikan Nurhayati. Karena itu, sebagai relawan pendukung Nurhayati, Respati juga berhak untuk menyuarakan keberatan.

Dalam waktu dekat, Respati akan segera menggelar rapat khusus untuk membahas kinerja Bawaslu Kota Tasikmalaya, khususnya terkait dengan penertiban APK Ivan DIcksan yang masih menggunakan logo PPP. Opsi yang mungkin mengemuka dalam rapat, bisa beragam. Mulai dari korespondensi, menggelar audiensi, atau bukan mustahil juga melakukan aksi massa ke Bawaslu.

“Ya, besok kami akan rembuk dulu. Yang pasti, akan ada langkah dari Respati terkait hal ini,” pungkas Deni.

Primajasa Gelar Nobar Pelantikan Presiden

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Primajasa mengadakan acara nonton bareng (nobar) pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Primajasa mengadakan acara nonton bareng (nobar) pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, di Graha Asia, Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, pada Minggu. (20/10/2024).

Acara tersebut berhasil mengumpulkan ratusan pelajar dan warga setempat, yang turut berpartisipasi dalam perayaan momen bersejarah ini.

Acara ini juga dipadukan dengan program sosial berupa pemberian beasiswa berprestasi melalui inisiatif  “Primajasa Peduli Pendidikan”.

Koordinator kegiatan, Usman Kuamana, menyebutkan bahwa acara nobar ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga bentuk kebersamaan serta ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang yang ditempuh oleh Prabowo Subianto dalam mencapai posisi sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Acara nobar ini juga merupakan wujud syukur kami atas amanah yang telah diberikan rakyat kepada Pak Prabowo,” ujar Usman kepada wartawan saat diwawancara.

Lebih lanjut, Usman menegaskan bahwa pelantikan Prabowo Subianto sebagai presiden adalah momen yang patut dirayakan, mengingat mantan Danjen Kopassus tersebut kini resmi memimpin negara.

Selain menyaksikan pelantikan, acara ini juga menjadi wadah bagi Primajasa untuk memberikan beasiswa kepada para pelajar berprestasi, mulai dari tingkat SD hingga mahasiswa.

Program “Primajasa Peduli Pendidikan” menjadi salah satu pilar penting dalam acara ini. Usman menjelaskan.

“Hari ini kami memberikan beasiswa kepada para siswa berprestasi, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa, dengan harapan dapat membantu mereka meraih pendidikan yang lebih baik,” ungkapnya.

H. Amir Mahpud, Direktur Utama Primajasa sekaligus Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, turut hadir dalam acara ini. Menurut Usman, kehadiran H. Amir Mahpud merupakan bentuk rasa syukur dan kebahagiaan atas pelantikan Prabowo sebagai Presiden.

“Direktur kami ingin berbagi kebahagiaan melalui acara ini, sekaligus memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui pendidikan,” imbuhnya.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang merayakan pelantikan Prabowo Subianto, tetapi juga diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk semakin mencintai negara dan pemimpinnya. Salah satu elemen penting dalam kegiatan ini adalah pemberian beasiswa penuh kepada sekitar 500 pelajar.

“Kami memberikan beasiswa penuh kepada 500 pelajar dari berbagai tingkatan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Ini adalah bentuk dukungan nyata Primajasa untuk pendidikan di Indonesia,” jelas Usman.

Lebih lanjut, Usman berharap bahwa beasiswa yang diberikan dapat meringankan beban pendidikan bagi para siswa berprestasi yang memerlukan bantuan finansial.

Ia juga menekankan bahwa acara ini diharapkan dapat meningkatkan rasa nasionalisme di kalangan pelajar.

“Kami berharap dengan mengikuti acara ini, para pelajar dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air dan memahami pentingnya pemimpin dalam menjaga negara,” katanya.

BACA JUGA: Polsek Indihiang Tangkap Pelaku Spesialis Bongkar Counter Handphone

Dalam suasana yang penuh semangat, ratusan pelajar yang hadir tampak antusias mengikuti acara ini. Mereka tidak hanya menyaksikan pelantikan Prabowo Subianto sebagai presiden, tetapi juga merasakan kebanggaan karena dapat ikut serta dalam perayaan momen bersejarah ini.

Usman menambahkan bahwa acara tersebut dapat memberikan kesan positif kepada para pelajar dan masyarakat secara umum, serta memotivasi mereka untuk lebih aktif dalam pembangunan bangsa.

Melalui kegiatan ini, Primajasa mempertegas komitmennya terhadap pendidikan dan juga dukungan terhadap pemerintahan baru. “Kami ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama generasi muda. Melalui pendidikan, kita bisa menciptakan masa depan yang lebih baik untuk bangsa,” pungkas Usman.

Polsek Indihiang Tangkap Pelaku Spesialis Bongkar Counter Handphone

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Kota Tasikmalaya kembali dikejutkan oleh aksi pencurian di sebuah counter handphone. Namun, kesigapan dan koordinasi antara Unit Reskrim Polsek Indihiang dan Tim Resmob Polres Tasikmalaya Kota berhasil membuahkan hasil gemilang. Pelaku pencurian, yang diketahui berinisial YR (31), berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah melakukan aksinya.

Penangkapan dilakukan di kontrakan pelaku di Kampung Gunung Kanyere, Kelurahan Mulyasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, pada Jumat, (18/10/2024). Malam.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Joko Sulistiono, melalui Kapolsek Indihiang, Kompol H. Iwan, menyampaikan bahwa aksi kejahatan ini terjadi pada Jumat dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. Lokasi pencurian berada di sebuah counter handphone di Jalan Dr. Moh. Hatta, Kampung Kalangsari, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.

“Semua berkat kerja cepat serta koordinasi yang baik antara Unit Reskrim Polsek Indihiang dan Tim Resmob Polres Tasikmalaya Kota, kita berhasil mengidentifikasi dan melacak keberadaan pelaku,” ujar Kompol Iwan dalam keterangan persnya pada Sabtu siang, (19/10/2024).

Setelah menerima laporan dari korban, pihak kepolisian segera melakukan serangkaian penyelidikan. Dalam waktu singkat, polisi berhasil menemukan lokasi persembunyian pelaku.

Kompol Iwan menjelaskan bahwa pelaku YR ditangkap di wilayah Kecamatan Tamansari beserta sejumlah barang bukti. Barang-barang bukti tersebut meliputi satu unit sepeda motor Supra berwarna hitam, yang digunakan pelaku sebagai alat transportasi saat beraksi, 40 lembar voucher Axis dan XL, satu obeng yang digunakan untuk merusak gembok, serta satu gembok yang sudah dirusak.

“Barang bukti handphone yang dicuri masih dalam pencarian,” tambahnya.

Dalam keterangannya, Kapolsek Indihiang juga menjelaskan modus operandi yang dilakukan oleh pelaku. Pelaku biasanya mencari target secara acak dengan mengincar toko atau counter handphone yang memiliki pengamanan minim.

Setelah menentukan sasaran, pelaku menggunakan obeng untuk merusak kunci gembok rolling door.

“Pelaku merusak atau membongkar kunci gembok rolling door dengan cara mencungkil menggunakan obeng yang sudah dipersiapkan,” ungkapnya.

Kompol Iwan juga menjelaskan, setelah berhasil masuk, pelaku kemudian mengambil berbagai barang berharga yang ada di dalam counter. Barang-barang tersebut meliputi handphone, voucher kartu, serta uang tunai sekitar Rp500.000 yang disimpan di dalam etalase.

Setelah mendapatkan barang curian, pelaku segera meninggalkan lokasi dan mencari sasaran lain.

“Setelah kunci gembok berhasil dirusak, pelaku masuk ke dalam counter dan mengambil beberapa barang berupa handphone, kartu voucher, serta uang tunai,” lanjut Kapolsek.

Saat ini, pelaku masih ditahan di Mapolsek Indihiang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi terus melakukan pendalaman kasus guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam tindak kejahatan serupa di lokasi lain. Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang memiliki ancaman hukuman penjara selama tujuh tahun.

Kompol Iwan mengimbau kepada pemilik usaha untuk meningkatkan keamanan di tempat usaha mereka agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi. Ke depannya, kami berharap agar semua pemilik toko lebih waspada dan memperkuat sistem keamanan mereka,” tutupnya.

Jeje Wiradinata Janjikan Revitalisasi Pasar Panumbangan Ciamis Jika Terpilih

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Jeje Wiradinata, calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2, berjanji akan memprioritaskan revitalisasi Pasar Desa Panumbangan di Kabupaten Ciamis jika terpilih nanti.

Dalam kunjungannya ke Ciamis pada Kamis, 17 Oktober 2024, Jeje mengungkapkan bahwa pasar tersebut akan menjadi pasar pertama yang diperbaiki.

“Saya berjanji Pasar Desa Panumbangan akan menjadi prioritas saya,” katanya kepada wartawan.

Jeje merasa nostalgia setiap kali berkunjung ke Ciamis, mengingat masa lalunya di wilayah tersebut. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD, Ketua DPRD, dan Wakil Bupati Ciamis.

“Karena saya besar di Ciamis, maka saya ingin memberikan perhatian lebih untuk daerah ini, termasuk memperbaiki Pasar Panumbangan yang kondisinya cukup memprihatinkan,” tambahnya.

Dalam kunjungannya ke beberapa daerah di Jawa Barat, Jeje selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi pasar tradisional. Menurutnya, pasar adalah pusat ekonomi rakyat dan harus diperhatikan dengan baik.

“Pasar tradisional adalah penggerak ekonomi, jadi kita harus membenahinya agar bisa bersaing dengan pasar modern,” jelas Jeje.

Jeje juga menjelaskan bahwa mengunjungi pasar adalah salah satu cara untuk melihat daya beli masyarakat secara langsung. Ia berpendapat bahwa kondisi pasar bisa mencerminkan seberapa besar pergerakan ekonomi di suatu daerah.

“Daya beli masyarakat paling nyata terlihat di pasar, maka saya selalu mendatangi pasar dalam kunjungan saya,” ujarnya.

Salah satu pedagang di Pasar Panumbangan, Imas, merasa senang atas kedatangan Jeje dan berharap niat baiknya untuk memajukan pasar tradisional dapat terwujud.

“Kami mendoakan Bapak Jeje terpilih menjadi gubernur, semoga beliau bisa memperbaiki pasar tradisional agar bisa bersaing dengan pasar modern,” kata Imas dengan penuh harapan.

BACA JUGA: Warga Desa Neglasari Yakin Calon Wali Kota Banjar Nana Suryana Bawa Perubahan

Jeje mengakhiri pernyataannya dengan menyampaikan harapan agar dirinya bisa memimpin Jawa Barat dan memajukan seluruh daerahnya.

“Mudah-mudahan saya ditakdirkan memimpin Jawa Barat, karena saya ingin Jabar untuk semua,” pungkasnya.

Dukungan dari masyarakat semakin kuat, terutama dari para pedagang yang merasakan dampak langsung dari revitalisasi pasar yang dijanjikannya.