lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Tujuh menit. Hanya selama itulah Argentina mengubah ancaman tersingkir menjadi tiket final. Argentina ke final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Inggris 2-1 dalam semifinal dramatis di Atlanta Stadium, Rabu, 15 Juli 2026 waktu setempat.
Lionel Messi tidak mencetak gol. Namun, ketika mimpi Argentina mulai mengecil dan Inggris tinggal beberapa menit dari final pertamanya sejak 1966, bola dari kaki Messi dua kali mengubah segalanya. Enzo Fernández menyamakan skor pada menit ke-85. Lautaro Martínez kemudian menghantam Inggris pada menit 90+2. Stadion bergemuruh. Inggris membeku.
Inggris Unggul, Argentina Mengepung
Babak pertama berakhir tanpa gol. Inggris bertahan disiplin, mempersempit ruang, dan membuat serangan Argentina berkali-kali kehilangan ujung.
Kebuntuan pecah pada menit ke-55. Morgan Rogers melepaskan umpan silang lambung yang akurat ke kotak penalti. Anthony Gordon menyambutnya dengan tembakan cepat ke sudut kiri bawah gawang.
Skor berubah 1-0. Untuk sesaat, jalan menuju final terlihat begitu nyata bagi Inggris.
Namun, gol itu justru membangunkan Argentina.
Tim asuhan Lionel Scaloni meningkatkan tekanan. Bola terus bergerak di wilayah pertahanan Inggris. Jordan Pickford dipaksa bekerja keras, termasuk menggagalkan sundulan Nicolás González pada menit ke-69.
Tujuh menit kemudian, tiang gawang menyelamatkan Inggris. Alexis Mac Allister menyambut umpan silang Rodrigo de Paul, tetapi bola membentur tiang.
Inggris masih memimpin. Akan tetapi, pertandingan mulai terasa seperti pintu yang terus-menerus didobrak. Pertanyaannya tinggal satu: berapa lama pintu itu sanggup bertahan?
Angka pertandingan memperlihatkan besarnya tekanan Argentina. La Albiceleste menguasai 64 persen bola, melepaskan 15 tembakan, memperoleh enam tendangan sudut, dan mencatat nilai expected goals 1,84.
Sebaliknya, Inggris hanya menghasilkan lima tembakan, satu tendangan sudut, dan expected goals 0,53. Argentina juga mencatat akurasi operan 91 persen, lebih tinggi daripada Inggris dengan 84 persen.
Keunggulan Inggris ada di papan skor. Kendali pertandingan berada di tangan Argentina.
Dua Umpan Messi, Inggris Runtuh
Lionel Scaloni kemudian mengambil keputusan penting. Lautaro Martínez dimasukkan pada menit ke-81 menggantikan Nicolás Tagliafico.
Empat menit berselang, benteng Inggris akhirnya roboh.
Bermula dari skema sepak pojok pendek, Messi kembali menerima bola di sisi kanan. Ia melihat Enzo Fernández berdiri bebas di luar kotak penalti, lalu mengirimkan operan kepadanya.
Enzo mengambil satu sentuhan sebelum melepaskan tembakan keras dari sekitar 25 meter. Bola bergerak tajam menuju sudut jauh. Pickford, yang sebelumnya beberapa kali menyelamatkan Inggris, kali ini tidak mampu menjangkaunya.
Skor menjadi 1-1 pada menit ke-85. Mimpi Inggris mulai retak.
Argentina belum selesai.
Memasuki menit kedua waktu tambahan, Messi kembali mendapatkan bola di sisi kanan. Ia melewati penjagaan Nico O’Reilly, mengangkat kepala, lalu mengirimkan umpan silang melengkung menuju tiang jauh.
Lautaro menyelinap di antara John Stones dan Reece James. Striker yang baru berada di lapangan sekitar 11 menit itu menyambut bola dengan sundulan keras dari jarak dekat.
Gol.
Argentina berbalik unggul 2-1. Inggris yang beberapa menit sebelumnya berada di ambang final mendadak harus mengejar waktu yang nyaris habis. Marcus Rashford dan Ivan Toney baru dimasukkan pada menit 90+6, tetapi keadaan sudah terlambat.
Peluit panjang mengakhiri semuanya. Argentina ke final, sementara penantian Inggris untuk kembali ke partai puncak Piala Dunia bertambah panjang. Jalannya pertandingan dan dua gol penentu tersebut juga dikonfirmasi dalam laporan pertandingan The Guardian dan Associated Press.
Argentina selanjutnya menghadapi Spanyol di New York New Jersey Stadium. Final dijadwalkan berlangsung Minggu, 19 Juli 2026 pukul 15.00 waktu setempat, atau Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB. Jadwal dan lokasi tersebut tercantum dalam agenda resmi FIFA.
Kini Messi tinggal satu pertandingan dari sesuatu yang bahkan belum pernah dicapai Argentina: mempertahankan gelar Piala Dunia. Ia mungkin tidak mencetak gol ke gawang Inggris. Namun, dalam tujuh menit paling menentukan, dua sentuhan terakhirnya cukup untuk mengubur satu negara dan membawa negaranya sendiri ke final. (AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
