Macao Open 2026: Yusuf Menggiling, Bagas Menolak Dibajak

lintaspriangan.com, BERITA BULU TANGKIS. Dua tunggal putra Indonesia sama-sama menjaga napas di Macao Open 2026. Muhamad Yusuf dan Prahdiska Bagas Shujiwo berhasil melewati ujian pertama dengan kemenangan dua gim langsung di Kubah East Asian Games, Macao, Rabu (17/06/2026).

Namun, dua kemenangan itu datang dengan cerita yang berbeda. Yusuf menang seperti mesin yang rapi dan dingin. Bagas menang dengan drama, sempat nyaris dibajak lawan, lalu menutup laga lewat ketenangan di poin-poin tua.

Muhamad Yusuf lebih dulu memastikan kemenangan atas wakil Chinese Taipei, Kuo Kuan Lin. Berdasarkan data pertandingan, Yusuf yang menempati peringkat BWF 52 mengalahkan Kuo, peringkat BWF 115, dengan skor 21-12, 21-9.

Beberapa jam kemudian, Prahdiska Bagas Shujiwo menyusul. Bagas, yang tercatat berada di peringkat BWF 43, menundukkan wakil Malaysia, Lee Zii Jia, peringkat BWF 63, dengan skor 21-12, 22-20.

Hasil ini membuat dua tunggal putra Indonesia tersebut sama-sama melaju ke babak 16 besar Macao Open 2026. Bagi Indonesia, kemenangan ini penting karena sektor tunggal putra tidak hanya butuh hasil, tetapi juga butuh sinyal permainan yang meyakinkan.

Yusuf Menggiling, Kuo Kehilangan Jalan

Muhamad Yusuf tampil paling bersih. Pada gim pertama, ia langsung mengambil kendali sejak awal. Yusuf sempat unggul 3-0, menjaga jarak di fase tengah, lalu menutup gim pertama dengan skor 21-12.

Kuo Kuan Lin beberapa kali mencoba menahan laju Yusuf. Namun, setiap kali wakil Chinese Taipei itu mencuri poin, Yusuf selalu kembali menciptakan jarak. Pola permainannya stabil. Tidak terburu-buru, tetapi terus menekan.

Gim kedua sempat memberi sedikit tanda bahaya. Yusuf tertinggal 2-4 pada awal gim. Akan tetapi, situasi itu tidak lama. Setelah skor kembali ketat, Yusuf mulai mengambil alih arah pertandingan.

Momen paling menentukan terjadi saat Yusuf unggul 10-7. Dari titik itu, ia melesat dengan mencetak 10 poin beruntun hingga unggul 20-7. Kuo seperti kehilangan jalan pulang. Poinnya berhenti terlalu lama, sementara Yusuf terus menumpuk tekanan.

Kuo hanya sempat menambah dua angka sebelum Yusuf menutup gim kedua dengan skor 21-9. Total poin pertandingan pun sangat tegas: Yusuf mengumpulkan 42 angka, sedangkan Kuo hanya 21 angka.

Kemenangan ini bukan sekadar dua gim langsung. Ini kemenangan dengan kontrol penuh. Yusuf tidak memberi Kuo ruang untuk merasa nyaman. Sekali momentum masuk ke tangannya, permainan langsung dikunci rapat.

Bagas Menolak Dibajak Lee Zii Jia

Cerita berbeda terjadi pada laga Prahdiska Bagas Shujiwo melawan Lee Zii Jia. Dari skor akhir, Bagas memang menang 2-0. Namun, gim kedua menyimpan drama yang membuat kemenangan ini terasa lebih mahal.

Pada gim pertama, Bagas tampil dominan. Setelah sempat ketat di awal, ia mulai menjauh. Saat skor 11-9, Bagas menemukan momentum besar. Ia melaju hingga 20-9 sebelum akhirnya menutup gim pertama dengan skor 21-12.

Lee Zii Jia sempat mencuri tiga poin menjelang akhir gim pertama. Namun, jarak sudah terlalu lebar. Bagas tetap menutup gim pembuka dengan tenang.

Gim kedua awalnya juga terlihat akan menjadi milik Bagas. Ia unggul 3-0, lalu memperbesar jarak menjadi 10-3. Pada fase itu, laga tampak berjalan satu arah.

Namun, Lee bukan pemain yang mudah menyerah. Wakil Malaysia itu mulai merangkak mendekat. Dari tertinggal 11-6, Lee terus menekan hingga membuat Bagas masuk ke fase berbahaya.

Titik paling panas terjadi ketika Bagas unggul 15-11. Lee mencetak enam poin beruntun dan berbalik memimpin 17-15. Dalam hitungan menit, laga yang tadinya terlihat aman mendadak seperti pintu yang hampir direbut dari dalam.

Di sinilah nilai kemenangan Bagas terasa. Ia tidak runtuh. Bagas membalas hingga kembali unggul 19-17. Lee masih memaksa skor imbang 19-19, lalu 20-20.

Pada fase deuce, Bagas menunjukkan kepala dingin. Dua poin terakhir menjadi pembeda. Ia menutup gim kedua 22-20 dan memastikan kemenangan atas Lee Zii Jia.

Bagi Bagas, kemenangan ini penting bukan hanya karena lawannya punya nama besar. Lebih dari itu, ia berhasil keluar dari tekanan setelah momentum sempat direbut lawan. Menang mudah itu bagus. Tapi menang saat hampir terpeleset sering kali lebih berguna untuk babak berikutnya.

Dari dua laga ini, tunggal putra Indonesia membawa dua modal berbeda di Macao Open 2026. Yusuf membawa pesan dominasi. Bagas membawa pesan mental.

Yusuf menggiling lawan tanpa banyak drama. Bagas menolak dibajak saat pertandingan hampir berubah arah. Dua-duanya menang, dua-duanya lolos, dan dua-duanya memberi alasan bagi publik bulutangkis Indonesia untuk menunggu babak berikutnya. (AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Jejak Heroik Jabar: Dari Kabupaten Bandung, Suara Proklamasi Menembus Batas Negara

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Pagi 17 Agustus 1945, Soekarno dan...

Jejak Heroik Jabar: Perempuan-Perempuan LASWI di Balik Bandung Lautan Api

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Malam 23 Maret 1946, Bandung tidak sedang...

Bandung Lautan Api: Saat Kota Dibakar demi Republik

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Malam itu, Bandung tidak sedang kalah. Kota...

Ketika Bahasa Sunda Menolak Negara Boneka

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Pada Mei 1947, Belanda mencoba...

PRIANGAN TIMUR

Mulai Hari Ini RSIA Sayang Bunda Tasikmalaya Layani BPJS, Bagaimana Alur Rujukannya?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. RSIA Sayang Bunda Tasikmalaya mulai melayani peserta BPJS...

Konser Besar di Cilembang, Lalu Lintas hingga Sampah Diuji

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Konser musik berskala besar akan berlangsung di kawasan...

Galunggung untuk Pemula: Pilih 510 atau 620 Anak Tangga?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Akhir pekan pada Minggu, 2 Agustus 2026,...

38 Tahun Tirta Galuh Ciamis, Menjaga Air Tetap Mengalir

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Perumda Air Minum Tirta Galuh Ciamis memasuki...

Hilang Sejak Sore, Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Bendungan Panawangan Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Harapan keluarga untuk menemukan Eman (81)...

JAWA BARAT

Satu Tahun Buaya Muara Teror Situ Habibie Sukabumi, Warga Desak Penanganan Segera

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Teror kawanan buaya muara di Situ...

Farhan Geram Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Bandung, Ancam Bawa Kasus ke Ranah Pidana

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan geram...

Agustus Jadi Puncak Kemarau, Daerah Mana di Jabar Paling Rawan?

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Memasuki Sabtu, 1 Agustus 2026, Jawa Barat...

Sekolah Rakyat Cirebon Resmi Beroperasi, 540 Anak dari Empat Daerah Mulai Tempati Asrama

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Program Sekolah Rakyat Cirebon resmi memasuki...

127.206 Mahasiswa PTS Nonaktif, Alarm Serius Jabar-Banten

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Sebanyak 127.206 mahasiswa PTS nonaktif masih...

Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabar Hari Ini, Mana Saja?

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Hujan lebat dan angin kencang di Jabar...

9 Indikasi Korupsi Kabupaten Karawang Paling Telanjang, Belum Ada yang Digelandang?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Barang tidak pernah dikirim, tetapi dana BOS tetap...

Pemprov Setop Tambang Kapur, Bagaimana Nasib 95 Industri Pengolahan?

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Hingga Rabu (29/7/2026), penghentian sementara produksi dan...

Olahraga

Popular Categories