lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Rumah Jampidsus Febrie Dijaga TNI menjadi perhatian publik setelah puluhan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) terlihat berjaga di sekitar kediaman Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026) malam.
Penjagaan tersebut berlangsung setelah penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri melakukan penggeledahan di Kafe de’Clan Signature, Cipete, yang berkaitan dengan penyidikan sejumlah perkara dugaan korupsi.
Pemandangan yang tidak biasa itu langsung memicu perhatian masyarakat. Puluhan personel TNI tampak berjaga di sejumlah titik di sekitar rumah bercat putih milik Febrie Adriansyah, sementara aktivitas aparat berlangsung dengan pengamanan ketat.
Berita terkait: Penggeledahan Kafe di Jaksel, ditemukan Brankas Berisi Tumpukan Dolar!
Puluhan Prajurit Jaga Kediaman Jampidsus
Berdasarkan pantauan di lokasi, lebih dari satu regu prajurit TNI ditempatkan di sekitar gerbang utama rumah Jampidsus.
Sebagian personel terlihat membawa senjata laras panjang dan berjaga di pintu masuk. Sementara personel lainnya tampak berada di halaman depan maupun beristirahat di area sekitar rumah.
Selain prajurit TNI, sejumlah jaksa dari lingkungan Jampidsus juga terlihat keluar masuk kawasan rumah dengan mengenakan seragam korsa berwarna merah.
Terjadi Setelah Penggeledahan Kafe de’Clan
Penjagaan di rumah Febrie berlangsung pada hari yang sama ketika Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di Kafe de’Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan.
Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi, suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Selain kafe tersebut, penyidik juga menggeledah sejumlah lokasi lain, termasuk sebuah money changer. Dari salah satu lokasi, penyidik menemukan brankas berisi mata uang asing dan sejumlah dokumen yang kini diamankan sebagai barang bukti.
Terkait Tiga Perkara Dugaan Korupsi
Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto menjelaskan penggeledahan dilakukan dalam rangka penyidikan beberapa perkara yang tengah ditangani.
Perkara tersebut meliputi dugaan korupsi di PT Asabri, dugaan korupsi pasokan batu bara untuk sejumlah PLTU yang dikaitkan dengan peristiwa blackout, serta dugaan korupsi yang berkaitan dengan PT Krakatau Steel.
Secara keseluruhan, sedikitnya delapan lokasi digeledah penyidik untuk mencari alat bukti yang dibutuhkan dalam proses penyidikan.
Belum Ada Penjelasan Resmi soal Penjagaan
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari TNI maupun Kejaksaan Agung mengenai alasan penempatan puluhan prajurit di sekitar rumah Jampidsus Febrie Adriansyah.
Karena itu, belum dapat dipastikan apakah penjagaan tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan proses penyidikan yang sedang berlangsung.
Sementara itu, aparat penegak hukum menegaskan proses penyidikan terhadap perkara dugaan korupsi masih terus berjalan. Seluruh pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.(HS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
