Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf untuk Perlindungan Hukum dan Mencegah Konflik

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Pemerintah terus berupaya mempercepat sertifikasi tanah wakaf demi memberikan perlindungan hukum dan mencegah konflik di masa depan.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyatakan bahwa program sertipikasi tanah wakaf ini sangat penting untuk mendukung pemanfaatan aset wakaf secara optimal bagi kepentingan umat.

“Kalau ada pesantren yang belum bersertipikat, langsung daftarkan saja supaya tidak ada konflik,” ujar Nusron Wahid saat menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kantor Pertanahan di Jawa Barat dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU).

Acara ini berlangsung di Kantor PWNU Jawa Barat, Bandung, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan.

Menurut Nusron, tanah wakaf sering kali menjadi objek sengketa jika tidak memiliki sertipikat resmi. Oleh karena itu, pemerintah melalui ATR/BPN terus mendorong legalisasi aset tanah, termasuk tanah wakaf.

Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang sudah berjalan selama tujuh tahun terakhir merupakan salah satu upaya strategis untuk mencatat seluruh bidang tanah di Indonesia, termasuk tanah milik masyarakat, instansi pemerintah, dan organisasi sosial.

Sekarang kita menuju 120 juta bidang tanah terdaftar, dan ini akan terus dilanjutkan,” jelas Nusron.

Ia menekankan bahwa percepatan ini tidak hanya memberikan kepastian hukum tetapi juga memungkinkan tanah wakaf dimanfaatkan untuk kepentingan sosial dan pendidikan dengan lebih maksimal.

Kerja sama antara Kantor Pertanahan dan PCNU di Jawa Barat menjadi langkah penting dalam menyelesaikan persoalan aset wakaf milik Nahdlatul Ulama (NU).

Ketua PWNU Jawa Barat, Juhadi Muhamad, menyebutkan bahwa masih banyak tanah wakaf NU yang belum tersertifikasi. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan NU dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) terkait aset wakaf di wilayah Jawa Barat.

“Mudah-mudahan kerja sama ini ke depan bisa dimaksimalkan, sehingga apa yang menjadi PR bisa selesai,” ungkap Juhadi.

Juhadi juga menekankan bahwa keberhasilan ini sangat bergantung pada kinerja masing-masing pihak dalam mengelola dan mempercepat proses sertipikasi.

Dalam acara tersebut, empat Kepala Kantor Pertanahan menandatangani PKS dengan PCNU, yakni dari Kabupaten Bogor I, Kabupaten Bogor II, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Bandung. Kerja sama ini mencakup percepatan layanan pertanahan serta sertipikasi tanah wakaf yang dimiliki oleh NU.

Sebagai bagian dari acara tersebut, Menteri ATR/Kepala BPN juga menyerahkan tiga sertipikat tanah wakaf kepada pengurus NU. Tanah-tanah ini akan digunakan untuk rumah ibadah dan yayasan pendidikan di Kabupaten Bandung Barat.

Penyerahan ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam mendukung pengelolaan tanah wakaf demi kepentingan umat.

Proses sertipikasi tanah wakaf bukan hanya soal legalitas, tetapi juga menjadi upaya untuk melindungi aset umat dari potensi konflik di masa depan.

Dengan adanya sertipikat, masyarakat mendapatkan kepastian hukum atas tanah yang dikelola. Selain itu, sertipikasi juga membuka peluang pemanfaatan tanah wakaf untuk kegiatan produktif, seperti pembangunan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan keagamaan.

Nusron Wahid menegaskan, “Kami ingin tanah wakaf ini bisa benar-benar dimanfaatkan secara maksimal untuk kemaslahatan umat, bukan hanya sebatas legalitas di atas kertas,” pungkasnya.

BACA JUGA: PJ Bupati Ciamis Pastikan Seleksi Kompetensi PPPK Berjalan Lancar

Selain Menteri ATR/BPN, acara ini juga dihadiri oleh pejabat lain, seperti Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Jonahar; Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Yanuar Hikmat Ginanjar. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan percepatan sertipikasi tanah secara menyeluruh.

Bagi masyarakat, langkah ini memberikan harapan besar untuk mengelola tanah wakaf dengan lebih aman dan produktif. Diharapkan, percepatan sertipikasi tanah wakaf yang digagas pemerintah dapat menjadi fondasi yang kokoh untuk membangun kesejahteraan umat secara berkelanjutan.

Berita lainnya:

Beasiswa Guru Unpad Diluncurkan Besok, Buka Peluang Kuliah S2 Gratis

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL Beasiswa Guru Unpad akan diluncurkan pada Rabu, 20 Mei 2026. Program ini membuka peluang bagi guru di Indonesia...

Film Pesta Babi Viral Usai Banyak Ditolak, Cek 11 Fakta Menarik di Baliknya

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL  Film Pesta Babi mendadak menyita perhatian publik nasional. Dokumenter garapan Dandhy Laksono dan Cypri Dale itu ramai...

Rupiah Tembus Rp17.500, Ekonom Ramal Bisa Ambruk ke Rp25.000

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL Rupiah tembus Rp17.500 per dolar Amerika Serikat dalam perdagangan intraday, Selasa, 12 Mei 2026. Pelemahan ini menjadi sinyal...
  • iklan display lintas priangan - akun zoom premium

Terbaru

Pencarian Korban Jembatan Cirahong Hari ke-2, Ani Supiani Ungkap Skemanya

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Operasi pencarian korban Jembatan Cirahong kembali dilanjutkan...

Nobar Persib Serentak di 30 Kecamatan Bandung, Ini Daftar Lokasinya

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA.  Bandung bersiap membiru hari ini. Euforia dukungan...

Prediksi Skor Persib vs Persijap: Benteng GBLA Diuji Tamu Bandel!

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi skor Persib vs Persijap pada laga pamungkas...

Hari Kedua Pencarian Korban Bundir di Jembatan Cirahong, Saksi Mata Bicara

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Hari kedua pencarian korban Bundir di Jembatan Cirahong...

FPI Kabupaten Ciamis Temui Bupati, 11 Masalah Daerah Jadi Sorotan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. FPI Kabupaten Ciamis menemui Bupati Ciamis Herdiat Sunarya...

Persib vs Persijap Hari Ini: Bobotoh Diuji di Pintu Juara

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Persib vs Persijap hari ini bukan hanya...

Kepala Desa di Garut Bicara Blak-blakan ke Bupati, Ini yang Dikeluhkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT.  Sejumlah kepala desa di Garut bicara blak-blakan di...

Rumah Ambruk di Banjarsari Ciamis, Satu Keluarga Butuh Bantuan Mendesak

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Musibah rumah ambruk di Banjarsari menimpa keluarga Mulyadi,...

Pengamanan Persib di Tasikmalaya, Polres Siapkan Skema Pagar Betis!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pengamanan Persib di Tasikmalaya mulai disiapkan secara serius...

Di Tengah Pencarian Korban Cirahong, Live BPBD Tasikmalaya Bikin Bingung!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Di tengah pencarian korban Cirahong yang belum...

Priangan Timur

Pencarian Korban Jembatan Cirahong Hari ke-2, Ani Supiani Ungkap Skemanya

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Operasi pencarian korban Jembatan Cirahong kembali dilanjutkan...

Hari Kedua Pencarian Korban Bundir di Jembatan Cirahong, Saksi Mata Bicara

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Hari kedua pencarian korban Bundir di Jembatan Cirahong...

FPI Kabupaten Ciamis Temui Bupati, 11 Masalah Daerah Jadi Sorotan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. FPI Kabupaten Ciamis menemui Bupati Ciamis Herdiat Sunarya...

Kepala Desa di Garut Bicara Blak-blakan ke Bupati, Ini yang Dikeluhkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT.  Sejumlah kepala desa di Garut bicara blak-blakan di...

Rumah Ambruk di Banjarsari Ciamis, Satu Keluarga Butuh Bantuan Mendesak

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Musibah rumah ambruk di Banjarsari menimpa keluarga Mulyadi,...

Pengamanan Persib di Tasikmalaya, Polres Siapkan Skema Pagar Betis!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pengamanan Persib di Tasikmalaya mulai disiapkan secara serius...

Di Tengah Pencarian Korban Cirahong, Live BPBD Tasikmalaya Bikin Bingung!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Di tengah pencarian korban Cirahong yang belum...

Dugaan Bundir di Jembatan Cirahong, Warga Kenali Data KTP yang Ditemukan di Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dugaan bundir di Jembatan Cirahong kembali menyita perhatian...

Perspektif

Popular Categories