lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menggagalkan upaya begal saat melakukan patroli dini hari bersama aparat keamanan.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Binong, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, ketika Farhan berkeliling sekitar pukul 02.00 WIB untuk melihat langsung titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Farhan gagalkan begal setelah mendapati satu pengendara motor diduga sedang dikepung sejumlah pengendara motor lain.
Aksi itu berhasil dicegah sebelum berujung lebih buruk. Kepolisian kemudian mengamankan satu pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
“Di Binong ada satu motor lagi dikeroyok tujuh motor mau dibegal. Pas kita datang itu berhasil dicegah,” kata Farhan.
Polsek Kiaracondong disebut berhasil menangkap satu pelaku. Peristiwa ini menjadi alarm bahwa kejahatan jalanan di Kota Bandung masih harus diwaspadai, terutama pada malam hingga dini hari.
Farhan mengatakan, dirinya sudah dua pekan berturut-turut melakukan patroli keliling Kota Bandung pada waktu dini hari.
Dari patroli tersebut, ia menemukan sejumlah titik yang masih memiliki kerawanan gangguan ketertiban.
Bagi warga Bandung, temuan ini tentu bukan sekadar cerita patroli pejabat. Ini soal rasa aman di jalan, terutama bagi pengendara yang masih harus pulang atau berangkat kerja ketika kota mulai sepi.
Farhan menyebut, pola kejahatan jalanan seperti begal cenderung memanfaatkan waktu setelah tengah malam.
Pada jam-jam tersebut, kondisi jalan lebih lengang. Pengendara yang melintas sendirian atau dalam kondisi lengah berpotensi menjadi sasaran.
Karena itu, Pemerintah Kota Bandung akan memperkuat patroli bersama kepolisian, TNI, dan unsur kewilayahan di titik-titik rawan.
Kawasan Binong, Kiaracondong, menjadi salah satu perhatian setelah adanya peristiwa tersebut. Selain itu, aparat juga diminta meningkatkan kewaspadaan di wilayah lain yang memiliki potensi gangguan keamanan.
Farhan juga mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas yang tidak mendesak pada larut malam.
Jika harus bepergian pada dini hari, warga diminta lebih waspada, tidak melintas sendirian di jalur sepi, dan segera mencari bantuan petugas jika melihat gelagat mencurigakan.
Bandung memang dikenal sebagai kota yang hidup sampai malam. Tapi, hidupnya kota tetap harus dibarengi rasa aman. Jangan sampai jalan yang seharusnya jadi ruang mobilitas warga berubah jadi panggung para pelaku kejahatan.
Kasus Farhan gagalkan begal ini menjadi pengingat bahwa patroli tidak cukup hanya menjadi agenda seremonial.
Warga butuh kehadiran aparat yang nyata, terutama di jam-jam rawan ketika sebagian orang sedang lengah, dan sebagian pelaku kejahatan justru mulai mencari mangsa. (AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
