Pentingnya Membangun Madrasah Yang Sehat, Aman Dari Bullying

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Bullying atau perundungan di lembaga pendidikan merupakan masalah serius yang perlu ditangani. Madrasah atau sekolah-sekolah di seluruh Indonesia meluncurkan kampanye “Stop Bullying” untuk meningkatkan kesadaran di kalangan peserta didik, pendidik dan orang tua tentang fardhu ‘ain hukumnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung. Bullying mencakup kekerasan fisik, verbal dan sosial, dan berdampak jangka panjang pada korban terlebih kesehatan mental. Bullying menyebabkan kurangnya rasa percaya diri bagi korban dan kecenderungan untuk menarik diri dari lingkungan sosial. Oleh karena itu, penting bagi pihak madrasah atau sekolah untuk mengambil langkah preventif dan memastikan bahwa setiap siswa merasa aman dan dihargai.

Pentingnya Pengetahuan Anti-Bullying

Kampanye Stop Bullying yang digelar oleh KPAI Daerah Kabupaten Tasikmalaya bersama sejumlah lembaga pendidikan ini bertujuan untuk mengedukasi peserta didik dan pendidik mengenai pentingnya saling menghormati dan menjaga toleransi di madrasah. Melalui berbagai kegiatan, seperti workshop, seminar, edukasi  dan diskusi. Diharapkan kegiatan-kegiatan tersebut bisa mengubah sikap dan perilaku peserta didik serta dapat memperkenalkan cara-cara positif untuk menyelesaikan konflik tanpa kekerasan.

“Bullying tidak hanya merugikan korban, tetapi juga menciptakan suasana yang tidak sehat di Madrasah. Kita harus menciptakan lingkungan yang ramah, inklusif dan penuh kasih sayang, yang setiap siswanya dapat berkembang tanpa dihantui rasa takut,” ujar Komisioner KPAI Daerah Kabupaten Tasikmalaya, H. Asep Nurjaeni, SH., M.Si. Sosok yang lebih dikenal Abah Asnur ini juga menambahkan bahwa selama tahun 2024, KPAID Kabupaten Tasikmalaya menerima 482 pengaduan terkait kasus bullying. “Di Kabupaten Tasikmalaya ada 482 pengaduan dari kasus bullying yang kita terima sepanjang tahun 2024”. 

Testimoni Peserta Didik dan Pendidik

Salah satu sekolah yang telah sukses menjalankan kampanye ini adalah Madrasah Tsanawiyah Al-muniroh Sukahurip Kecamatan Sukaratu, Kepala MTs Almuniroh, Kikim Abdul Hakim, S.Ag., menyatakan bahwa mereka telah mengadakan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif untuk mengedukasi tentang bullying di kalangan peserta didik. “Kami telah mengadakan sesi konseling dan pelatihan bagi para pendidik untuk menangani permasalahan bullying dengan lebih efektif. Selain wali murid, kami juga melibatkan peserta didik  itu sendiri untuk menjadi pribadi yang berakhlakul karimah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat,” kata Kikim Abdul Hakim, S.Ag., Kamis (9/01/2025).

Diharapkan para peserta didik merasa lebih aman dengan adanya kampanye ini. “Dulu mah, saya teh merasa cemas pergi ke sekolah karena sering diejek oleh teman-teman. Sekarang, saya merasa lebih dihargai dan didukung oleh teman-teman saya, berkat program anti-bullying ini” ujar Zahra, seorang peserta didik kelas 8 Madrasah Tsanawiyah Al-muniroh Sukahurip yang pernah menjadi korban bullying.

Langkah Konkret dalam Mengatasi Bullying

Selain kampanye, pihak sekolah juga menerapkan kebijakan tegas terhadap tindakan bullying. Setiap kasus bullying yang dilaporkan akan ditangani dengan serius dan sanksi yang sesuai akan diberikan. Orang tua juga dilibatkan dalam proses ini, agar mereka dapat membantu mendukung perkembangan anak di rumah dan berperan aktif dalam menjaga kesehatan mental anak.

Harapan ke Depan

Kampanye Stop Bullying di madrasah diharapkan dapat menciptakan perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Dengan memperkuat pemahaman tentang dampak buruk bullying dan pentingnya tasamuh atau saling menghargai, diharapkan para peserta didik dapat tumbuh menjadi individu yang lebih empati, peduli dan bertanggung jawab.

“Ini adalah langkah awal yang baik, tetapi tantangan kita masih panjang. Kami berharap semua pihak, mulai dari sekolah, orang tua, hingga masyarakat, dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari bullying,” kata Abah Asnur.

Dengan upaya bersama, diharapkan bullying dapat ditekan dan setiap peserta didik dapat belajar, berkembang dan berprestasi tanpa takut atau merasa terintimidasi. Kampanye ini menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak mendapatkan lingkungan belajar yang sehat dan penuh kasih sayang.

Berita lainnya:

Bupati Pertegas Peran Pemda dalam Program MBG Tasikmalaya

lintaspriangan com. BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mempertegas perannya dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui rapat koordinasi...

Gembira, Siswa di Tasikmalaya Sambut Kursi Baru Dari CSR

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Suasana bahagia terlihat di Pondok Pesantren Assalafiyyatul Huda Tasikmalaya (YASHUDA), Sukahurip, Kecamatan Sukaratu, saat para siswa...

Kyai di Tasikmalaya Dianiaya, Santri dan Warga Tersulut

Lintas Priangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Kabar tentang kyai di Tasikmalaya dianiaya menyebar cepat dan memicu gelombang reaksi yang tidak kecil. Peristiwa ini...

Terbaru

Diduga DPO, Anggota DPRD Kota Banjar Mangkir 10x Paripurna

lintaspriangan.com. BERITA BANJAR. Publik dibuat bertanya-tanya. Seorang anggota DPRD Kota...

Mencekam! Siswa SD di Pangandaran Dibacok Lansia saat Belajar di Kelas

lintaspriangan.com. BERITA PANGANDARAN. Suasana belajar yang seharusnya tenang mendadak berubah...

LPM Kelurahan Ciamis Ditantang Mandiri, Fokus Ekonomi Warga

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pelantikan Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM)...

Diserang Jam Istirahat, Satu Siswa SD Pangandaran Terluka

lintaspriangan.com. BERITA PANGANDARAN. Insiden kekerasan mengejutkan terjadi di lingkungan...

Mangkir Paripurna 10X, Begini Nasib Anggota DPRD Banjar

lintaspriangan.com. BERITA BANJAR. Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Banjar...

Bupati Pertegas Peran Pemda dalam Program MBG Tasikmalaya

lintaspriangan com. BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mempertegas perannya...

Gembira, Siswa di Tasikmalaya Sambut Kursi Baru Dari CSR

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Suasana bahagia terlihat di Pondok Pesantren...

Kyai di Tasikmalaya Dianiaya, Santri dan Warga Tersulut

Lintas Priangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Kabar tentang kyai di Tasikmalaya dianiaya menyebar...

SPMB 2026 Gunakan Sistem Baru, Disdik Ciamis Mulai Persiapan

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis...

Disiplin ASN Diuji di Era WFH, Pemkab Ciamis Terapkan Absensi Ketat Tiga Kali Sehari

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Kebijakan Work From Home (WFH) yang...

Priangan Timur

Diduga DPO, Anggota DPRD Kota Banjar Mangkir 10x Paripurna

lintaspriangan.com. BERITA BANJAR. Publik dibuat bertanya-tanya. Seorang anggota DPRD Kota...

Mencekam! Siswa SD di Pangandaran Dibacok Lansia saat Belajar di Kelas

lintaspriangan.com. BERITA PANGANDARAN. Suasana belajar yang seharusnya tenang mendadak berubah...

LPM Kelurahan Ciamis Ditantang Mandiri, Fokus Ekonomi Warga

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pelantikan Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM)...

Diserang Jam Istirahat, Satu Siswa SD Pangandaran Terluka

lintaspriangan.com. BERITA PANGANDARAN. Insiden kekerasan mengejutkan terjadi di lingkungan...

Mangkir Paripurna 10X, Begini Nasib Anggota DPRD Banjar

lintaspriangan.com. BERITA BANJAR. Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Banjar...

Bupati Pertegas Peran Pemda dalam Program MBG Tasikmalaya

lintaspriangan com. BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mempertegas perannya...

Gembira, Siswa di Tasikmalaya Sambut Kursi Baru Dari CSR

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Suasana bahagia terlihat di Pondok Pesantren...

Kyai di Tasikmalaya Dianiaya, Santri dan Warga Tersulut

Lintas Priangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Kabar tentang kyai di Tasikmalaya dianiaya menyebar...

Perspektif

Popular Categories