lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Suasana bahagia terlihat di Pondok Pesantren Assalafiyyatul Huda Tasikmalaya (YASHUDA), Sukahurip, Kecamatan Sukaratu, saat para siswa menerima bantuan kursi belajar baru dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan furnitur Chitose.
Bantuan tersebut juga disalurkan ke SDIT Al-Fattah Sukahurip, Kecamatan Rajapolah, sebagai bentuk dukungan dunia usaha dalam meningkatkan fasilitas pendidikan.
Sejak kursi-kursi baru tiba, para siswa tampak antusias. Mereka langsung mencoba dan menata kursi di ruang belajar. Senyum dan rasa senang terlihat jelas, terutama karena sebelumnya sebagian kursi yang digunakan sudah tidak layak.
“Alhamdulillah, kursinya sekarang baru dan nyaman. Jadi lebih semangat belajar,” ujar salah satu siswa.
Pihak pesantren menyampaikan bantuan tersebut sangat membantu kegiatan belajar mengajar. Fasilitas yang lebih baik dapat menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan kondusif.

Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengaku turut senang melihat respons para siswa.
Menurutnya, fasilitas sederhana seperti kursi yang layak bisa berdampak besar terhadap semangat belajar.
“Kita bisa lihat sendiri, anak-anak sangat gembira. Artinya bantuan ini memang dibutuhkan dan dirasakan langsung manfaatnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan perlu terus diperkuat untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Kami berharap dukungan seperti ini terus berlanjut agar anak-anak bisa belajar dengan lebih baik dan optimal,” kata Cecep.
Baca Juga : SPMB 2026 Gunakan Sistem Baru Disdik Ciamis Mulai Persiapan
Dikatakan Cecep penyaluran bantuan CSR menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan mampu menghadirkan dampak langsung bagi peningkatan kualitas pembelajaran.
“Tidak selalu harus melalui program besar, dukungan terhadap kebutuhan dasar seperti penyediaan kursi belajar yang layak terbukti dapat memberikan perubahan signifikan,” katanya.
Cecep berharap kedepannya bantuan dan kerjasama yang sama dapat diperluas dan berkelanjutan, sehingga semakin banyak lembaga pendidikan yang merasakan manfaatnya.
“Dengan keterlibatan aktif berbagai pihak, upaya mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing dapat terwujud secara lebih merata,” pungkasnya.

